Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Perancangan Buku Cerita Bergambar Sebagai Pengenalan Kumbang Tanduk Pada Anak Istiqomah, Mutiara Aisah; Rukiah, Yayah; Nuriyanti, Widya
Cipta Vol 4, No 1 (2025): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v4i1.4337

Abstract

Tujuan penelitian ini, untuk merancang buku cerita bergambar tentang kumbang tanduk yang berjudul Yuk! Mengenal Kumbang Tanduk yang dapat memberikan pengetahuan baru kepada anak-anak. Buku cerita bergambar dirancang dengan cerita yang mudah dimengerti oleh anak-anak dan ilustrasi yang ditampilkan dibuat dengan warna yang menarik agar saat dibaca anak tidak merasa bosan. Perancang buku cerita bergambar ini merupakan media yang cukup penting di tengah kemajuan teknologi, anak-anak yang sudah lebih banyak menggunakan gadget ketimbang membaca buku menjadikan media buku menjadi tidak cukup terkenal. Dan oleh karena itu dengan adanya media buku cerita bergambar ini anak-anak diharapkan dapat lebih aktif dan kembali membaca buku, selain itu dengan membaca buku dapat membantu daya imajinasi anak agar menjadi lebih ekspresif pada lingkungan di sekitarnya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Metode kualitatif deskriptif atau menggunakan metode dengan cara mengumpulkan data-data terkait yang berasal dari observasi melalui buku, jurnal dan juga artikel, lalu mendapatkan. data melalui wawancara narasumber. Hasil pengumpulan data menunjukkan bahwa kumbang tanduk bukan hanya sebuah serangga, namun kumbang tanduk memiliki peran dalam ekosistem tumbuhan. Tapi banyak yang mengira jika kumbang hanyalah hama bagi tumbuhan, maka dari itu buku cerita gambar ini dirancang untuk anak-anak agar dapat mengenal kumbang tanduk agar dapat mengubah pemikiran anak-anak sejak usia dini.
EKSISTENSI FIGUR SEMAR PADA MEDIA VISUAL LOGO STUDI KASUS: LOGO ANGKRINGAN KHAS JOGJA SEMAR Rukiah, Yayah; Sugihartono, Ranang Agung; Sarwanto, Sarwanto; Sunardi, Sunardi
Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya Vol 8, No 1 (2025): Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/vh.v8i1.14820

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengkaji eksistensi figur Semar pada media visual logo, dengan studi kasus pada logo Angkringan Khas Jogja Semar. Figur Semar, sebagai ikon budaya Jawa yang kaya akan makna filosofis, dieksplorasi representasinya dalam konteks branding bisnis kuliner tradisional, yaitu angkringan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi dan menginterpretasikan elemen-elemen visual pada logo Angkringan Khas Jogja Semar yang merepresentasikan figur Semar. Hasil analisis menunjukkan bahwa visual Semar dalam logo tersebut mengadaptasi karakteristik tradisionalnya untuk membangun identitas visual yang kuat dan membedakan angkringan ini dari yang lain. Representasi Semar tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik visual, tetapi juga membawa konotasi nilai-nilai Jawa seperti kesederhanaan, kearifan lokal, dan kedekatan dengan masyarakat, yang selaras dengan citra angkringan sebagai ruang sosial dan kuliner yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan figur Semar dalam logo Angkringan Khas Jogja Semar secara efektif memperkuat eksistensi merek, membangun identitas visual yang unik, serta memanfaatkan kekayaan budaya lokal sebagai elemen pembeda dalam lanskap bisnis kuliner Yogyakarta
Citra (Image) Perempuan sebagai Objek Seksualitas dalam Iklan Studi Kasus Iklan Axe Rukiah, Yayah
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 1 No. 02 (2017): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v1i02.20

Abstract

Television commercials began in 1947 in the form of sponsorship advertisements. Advertising is one of mass communication.The world of advertising is now growing very rapidly, making ad entrepreneurs must compete and be more creative in finding ideas. The purpose of this article is to find out the image of women in advertising aa an object of sexuality axe ad case studies. Image can have a strong emotional effect on people, and some imagery has historical significance. Sensuality becomes significant because often advertising gives a biased portrayal of a female figure, who rely solely on her body. An ad usually offers an image, which in the context of an ad language can be described as a mental picture of something that does not actually exist. Image has a very important role, as the definition of social relationships. Image or image displayed in this ad is the men who use this ax perfume will be a man who is liked by all women even angels can be enamored of the fragrance.
Kajian Kemasan Tape Ketan sebagai Identitas Khas Kuningan Jawa Barat: Studi Kasus: Merek Harum Sari Rukiah, Yayah
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 2 No. 02 (2018): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v2i02.37

Abstract

MEA (ASEAN Economic Community) entered into Indonesia in 2016. One of the industries that is the pillar of the populist economy is UMKM industry. This industry goes into culinary Enterprises. Culinary business that enter into the group of SMEs among them is Tape Ketan Business which is generally produced by home industry. This research method is a critical study on the circulation of design work in the form of packaging design and plastic content of glutinous tape product typical of Kuningan brand Harum Sari. Typical glutinous tape is packed in a unique way. Although actually not much different, the uniqueness is there because the tape is packed in a bucket and the content of plastic contained therein endanger health. But the black bucket will not be replaced and still be used because this is typical of typical sticky tape packaging of Kuningan Regency of West Java.
Logo Kerupuk Mie "Kembang Matahari" dari Prespektif Estetika DeWitt Parker Rukiah, Yayah; Purnengsih, Iis; Pratama, Dendi; Dawami, Angga Kusuma
Magenta | Official Journal STMK Trisakti Vol. 3 No. 02 (2019): Magenta : Jurnal Ilmiah Komunikasi dan Media
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Media Komunikasi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61344/magenta.v3i02.48

Abstract

Visual identity is the main thing that must be built by an entity to be known to the wider community through appropriate visual communication. The forms of visual communication carried out can take the form of anything, such as logos, corporate identities, to the visual formation of their branding. Visual communication that is constantly being built will make people more familiar with the products or services offered to the community. Mie Kupuk "Kembang Matahari" is trying to shape its visual identity, starting with the logo it made. The method used is descriptive qualitative method with visual analysis of identity. The approach to creativity and aesthetic theory is elaborated to find out more about how the Visual Identity will be built by Crackers Noodle "Kembang Matahari". Through excavation of ideas, construction of corporate identity, overall design, the visual identity to be built by crackers noodle and the making of "Kembang Matahari" is a superior product of the city of Bogor. This paper discusses the visual of a new logo on Crackers Noodle "Kembang Matahari" and the visual identity that the company wants to build by using the aesthetic theory formulated by Parker. This paper concludes that the new logo form that will be used as the visual identity of Crackers Noodle "Kembang Matahari" has the power of ideas that are sufficient to be introduced to the wider community as seen from the principle of Unity, Principle of principle, Principle of variation, Principle of balance, Principle of Development, Principle of Layout seen from the logo of Mie Kupuk "Kembang Matahari".
Konsep Trep pada Wanda Semar Wayang Kulit Purwa Gaya Surakarta Yayah Rukiah
Jurnal Desain Vol 7, No 3 (2020): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4963.179 KB) | DOI: 10.30998/jd.v7i3.6352

Abstract

Dalam pewayangan Semar merupakan rokoh yang mempunyai pengaruh besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan konsep pada wanda Semar terhadap lakon-lakon yang Semar lakukan. Penelitian ini berfokus pada wayang kulit purwa gaya Surakarta khususnya Semar. Semar dalam pewayangan memiliki lakon bersama Punakawan maupun lakon sendiri, pada setiap lakon Semar menggunakan wanda berbeda. Pada penelitian ini menggunakan metode studi literatur, dimana literatur yang didapat berupa buku, artikel jurnal dan rekaman pertunjukan pada media sosial khususnya tentang Semar yang akan ditelaah untuk mencari konsep antara lakon dan wanda Semar. Rekaman pertunjukan yang digunakan adalah lakon Laire Ismoyo dengan dalang KI Purbo Asmoro. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan konsep antara lakon dan wanda Semar yang digunakan, dan konsep yang ditemukan yaitu konsep Trep atau kesesuaian. Konsep kesesuaian penggunaan wanda untuk peran tertentu pada lakon pertunjukan wayang tertentu pula, konsep ini disebut dengan trep. Disebut trep apabila peran wayang Semar dalam suatu lakon pewayangan menggunakan wanda yang sesuai dengan fungsi peran tersebut.
Analisis Kampanye Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2017 Kabupaten Klaten Angga Kusuma Dawami; Yayah Rukiah; M. S. Andrijanto
Jurnal Desain Vol 6, No 01 (2018): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.531 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v6i01.2620

Abstract

Ajang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) adalah ajang untuk organisasi difabel menunjukkan dirinya merupakan bagian dari masyarakat yang utuh. Semangat untuk menjadi setara merupakan semangat yang terus digaungkan dimanapun HDI dilakukan. Difabel Klaten merupakan salah satu merek persatuan difabel, yang berbentuk organisasi, namun menjadi merek perjuangan untuk organisasi-organisasi disabilitas di Kabupaten Klaten pada HDI Klaten 2017. Materi-materi kampanye yang diproduksi oleh Difabel Klaten menjadi corak tersendiri yang mewarnai HDI tahun 2017. Produksi visual pada Kampanye Sosial oleh Difabel Klaten memberikan gambaran yang menarik dalam mencerminkan dirinya sebagai salah satu merek dalam perjuangan advokasi dari yang pernah ada. Difabel Klaten memproduksi kampanye secara visual secara terstruktur, dari Logo, Maskot, E-Banner, dll. Tulisan ini membahas tentang analisis kampanye yang dilakukan oleh Difabel Klaten pada Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2017 di Kabupaten Klaten. Dengan menggunakan deskriptif analitik, materi-materi kampanye Difabel Klaten dibahas secara komprehensif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat konsistensi atas ide-ide komunikasi visual yang diproduksi oleh Difabel Klaten; (2) adanya kesinambungan antar ide kreatif dengan semangat perjuangan Difabel yang dilihat dari logo, maskot, dan produksi visual lainnya.