Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Perancangan Banner dan Sticker Sebagai Media Promosi UMKM Soto Tangkar Bang Dul Yayah Rukiah; Febrianto Saptodewo; FC. Ndaru Ranuhandoko
SENADA : Semangat Nasional Dalam Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2021): SENADA: Semangat Nasional Dalam Mengabdi
Publisher : Politeknik Bina Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56881/senada.v2i1.92

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah salah satu kewajiban dari tridarma dosen. Kegiatan ini dilakukan dengan mengambil salah satu pedagang yaitu UMKM Soto Tangkar Bang Dul yang berlokasi di Jalan Adhi Karya I Rt 011 Rw 002 Kelurahan Kedoya Selatan Kecamatan Kebun Jeruk Jakarta Barat. Sebelumnya, tim pengusul melakukan observasi dan pengamatan UMKM Soto Tangkar Bang Dul salah satu usaha yang sempat vakum atau berhenti jualan dikarenakan pemiliknya meninggal dunia. Saat ini, oleh pewarisnya dibuka kembali dengan tetap menggunakan nama Soto Tangkar Bang Dul. Berdasarkan hal tersebut tim kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan mengenai merek dagang, izin usaha dan pentingnya media promosi. Merek dagang dibutuhkan untuk memperkenalkan suatu usaha, begitupun izin usaha yang merupakan legalitas usaha. Kami memberikan rancangan media promosi UMKM Soto Tangkar Bang Dul berupa banner untuk di media sosial, sticker promosi aplikasi dan sticker yang digunakan pada kemasan plastik untuk membangkitkan ingatan kembali pelanggan dan sebagai pemberitahuan kalau UMKM Soto Tangkar Bang Dul sudah berjualan kembali dan tidak akan merubah rasa soto yang lalu. Harapan kami dengan penyuluhan yang akan kami berikan dapat memberikan manfaat kepada pemilik/ pewaris dari UMKM Soto Tangkar Bang Dul.
Perancangan Infografis SOP Prosedur Pemilihan Sampah pada Bank Sampah Sawo Kencana Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah; Akbar, Faisal
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i2.22206

Abstract

Kebutuhan manusia akan sandang, pangan dan papan, adalah kebutuhan pokok sehari-hari yang harus dipenuhi dan saling terkait. Segala aktifitas keseharian manusia dalam memenuhi kebutuhan dasar tersebut terutama pangan, pada akhirnya menimbulkan limbah rumah tangga yang biasa disebut dengan sampah. Seiring bertambahnya jumlah penduduk juga jumlah pemukiman yang semakin padat, ini berdampak pada jumlah sampah yang semakin banyak. Bertambahnya limbah rumah tangga jika dibiarkan dapat menimbulkan permasalahan baru, oleh sebab itu permasalahan sampah ini menjadi perhatian khusus bagi masyarakat sekitar hingga pemerintah. Permasalahan limbah rumah tangga atau sampah ditimbulkan akibat minimnya kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah yang baik dan benar. Saat ini, masih banyak masyarakat yang belum menerapkan prinsip reduce, reuse dan recycle. Serta bagaimana mengelola sampah dengan tepat, agar masyarakat sudah mulai mengontrol sampah-sampah yang ada di lingkungan sekitar dan menjadi solusi yang dapat diaplikasikan di setiap lingkungan perumahan. Konsep mengelola sampah yang tepat digunakan pada lingkungan perumahan yaitu adanya Bank Sampah. Pada kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan saat ini diharapkan memiliki hasil target luaran yang dapat membantu masyarakat sekitar mendapatkkan informasi perihal prosedur pemilihan sampah yaitu berupa infografis yang berisi SOP Prosedur Pemilihan Sampah. Dibuat dalam ukuran 60x120 cm dalam bentuk portrait, bahan yang digunakan adalah Flexy Banner pemilihan bahan yang tahan segala cuaca, penggunaan tinta Solvent Base yang tidak cepat pudar karena akan diletakkan di luar ruangan. SOP Prosedur Pemilihan Sampah akan diberikan pada tanggal 25 November 2023, bertepatan dengan acara ulang tahun Bank Sampah. Diharapkan agar para tamu undangan yang hadir dapat mengetahui tata cara pemilihan sampah yang benar, sehingga memdahkan para pengurus Bank Sampah dalam bekerja.
Desain Photo Booth sebagai Media Penanaman Nilai Kerja Keras untuk Mengejar Cita-Cita Rukiah, Yayah; Anwar, Syaiful
Darma Cendekia Vol. 1 No. 1 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i1.3

Abstract

SMAN 1 Serang Baru terletak di kompleks perumahan Kota Serang Baru Blok E, Kelurahan Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Pada dasarnya menyampaikan pesan dalam suatu kegiatan tidak selalu tersurat, tetapi bisa juga tersirat. Pendekatan yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah menyampaikan pesan secara tersirat. Dalam satu kesatuan kegiatan “AKSARA” diperlukan sebuah tempat untuk berfoto. Pertimbangannya adalah kebutuhan masyarakat dalam media sosial. Tidak bisa dipungkiri saat ini setiap aktivitas selalu didokumentasikan lalu diunggah di media sosial. Hal itulah yang menjadi pertimbangan untuk menyediakan photo booth. Konsep photo booth mempunyai pesan semangat untuk maju atau terbang yang tinggi dalam menggapai cita-cita atau kehendak yang mulia. Sudah menjadi suatu keniscayaan bahwasanya Lembaga Pendidikan harus mampu memotivasi masyarakat untuk selalu memberikan yang terbaik. Konsep photo booth dilambangkan dengan sayap dan warna emas. Sayap bermakna sanggup terbang untuk menggapai sesuatu. Warna emas bermakna sesuatu yang baik dan berharga. Jadi, pesan secara keseluruhan adalah masyarakat atau peserta didik harus mampu terbang atau mengejar yang menjadi kehendaknya dalam hal kebaikan atau sesuatu yang positif
Pelatihan Batik Tie Dye kepada Kader Dasawisma sebagai Peningkatan Kreativitas Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah; Saptodewo, Febrianto
Darma Cendekia Vol. 1 No. 2 (2022): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v1i2.7

Abstract

Batik yang kini telah menjadi identitas masyarakat Indonesia yang merupakan warisan budaya nenek moyang yang harus terus dilestarikan. Sebagaimana seperti yang diberitakan bahwa Batik sudah ditetapkan sebagai Indonesian Cultural Heritage, yaitu warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada 2 Oktober 2009.  Oleh karenanya pengabdian masyarakat kali ini mengadakan pelatihan membatik, agar semua lapisan masyarakat turut membantu pelestarian batik.  Pelatihan batik kali ini adalah teknik batik jumputan yang lebih dikenal dengan sebutan Tie Dye, dimana batik yang dihasilkan melalui teknik ikat celup, teknik ini tidak begitu sulit karena tidak menggunakan lilin dan canting, sehingga siapa pun bisa melakukannya. Pelatihan membatik ini ditujukan untuk ibu-ibu Kader Dasawisma. Ibu-ibu Kader Dasawisma merupakan salah satu penggerak dan keberadaannya dapat menjadikan wadah bagi para ibu rumah tangga agar dapat menjadi perempuan yang aktif dan kreatif. Sehingga menjadikan masyarakat yang produktif. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, para peserta. Merasa sangat senang dan antusias terhadap pelatihan batik Tie Dye ini, selain itu peserta merasa mendapat keahlian baru yang sangat bermanfaat, dan bisa dijadikan keahlian untuk menciptakan peluang dalam meningkatkan perekonomian. Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Kader Dasawisma memiliki peranan yang sangat penting dalam lingkungan, sehingga keberadaan nya di dalam masyarakat sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi, diharapkan dengan adanya pelatihan membatik ini, kreativitas peserta dapat digunakan untuk suatu hal yang positif.
Sosialisasi Memperkokoh Jiwa Bhinneka Tunggal Ika pada Diri Siswa-Siswi SMA Negeri 51 Jakarta Melalui Media Mural Subianto, Ismail Bambang; Hadiprawiro, Yulianto; Rukiah, Yayah
Darma Cendekia Vol. 2 No. 1 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i1.41

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemahaman para siswa-siswi kelas X Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta mengenai teknik mural. Di setiap sekolah saat ini menggunakan sistem Merdeka Belajar. Merdeka Belajar adalah kebijakan terobosan yang diluncurkan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, yang bertujuan untuk mengembalikan otoritas pengelolaan pendidikan kepada sekolah dan pemerintah daerah. Kurikulum merdeka dimaknai sebagai desain pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar dengan tenang, santai, menyenangkan, bebas stres dan bebas tekanan, untuk menunjukkan bakat alaminya. Selain belajar dalam kelas para siswa juga dapat belajar diluar kelas dengan sistem belajar praktik. Sekolah SMA Negeri 51 Jakarta, di kelas X ada mata pelajaran seni rupa yang membahas mengenai Mural. Dalam kurikulum merdeka ini untuk mata pelajaran seni rupa ada teori dan praktik langsung. Mural merupakan salah satu karya seni elemen ruang yang diwujudkan dalam bentuk lukisan ukuran besar mengisi dinding, langit-langit dan permukaan datar lainnya. Berdasarkan hal tersebut di atas, kami selaku tim pengabdian kepada masyarakat memberikan pelatihan berupa pemaparan materi mengenai teknik mural dimulai dari sejarah, peralatan yang dibutuhkan sampai teknik-teknik mural yang digunakan. Pada saat pelaksanaan gambar di dinding tim mendampingi siswa-siswa dan tim juga menggambar pada dinding yang sudah disediakan dengan tema yang sudah ditentukan oleh sekolah sesuai dengan kurikulum merdeka.
Perancangan Konten Edisi khusus Rekomendasi Aplikkasi Ramah Anak pada Media Sosial Instagram Belihhaoe.id Susanti, Khikmah; Rukiah, Yayah; Putra, Rizki Saga
Darma Cendekia Vol. 2 No. 2 (2023): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v2i2.62

Abstract

Tidak dapat dipungkiri, anak-anak merupakan kelompok umur yang paling mudah untuk terpapar berbagai dampak teknologi, khususnya dalam perilaku penggunaan ponsel. Beragam aplikasi mulai dari permainan daring hingga media sosial dapat dengan mudah diakses anak-anak sehingga muncul banyak fenomena baik positif maupun negatif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi serta rekomendasi terkait dengan aplikasi ramah anak melalui media sosial dengan menggandeng mitra Belihape.id yang berfokus pada konten edukasi seputaran teknologi gawai terbaru serta beragam rekomendasi bagi masyarakat yang membutuhkan informasi terkait ponsel pintar. Luasnya cangkupan followers dari mitra serta waktu unggah konten edisi khusus yang bertepatan dengan hari anak nasional menjadi nilai utama dalam perancangan feed Instagram terkait rekomendasi aplikasi ramah anak dengan mengedepankan aspek visual berupa set desain yang terdiri dari tiga buah ilustrasi sebagai ciri edisi khususnya.
Eksistensi Ornamen Gigi Balang Sebagai Identitas Masyarakat Betawi Studi Kasus: Masjid Raya Baitul Ma’mur Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah; Putra, Rizki Saga Putra
Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Seni Nasional Cikini Vol. 10 No. 1
Publisher : Riset, inovasi dan PKM - Institut Kesenian Jakarta, DKI Jakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52969/jsnc.v10i1.294

Abstract

Ornamen Gigi Balang yang dikenal sebagai elemen dekoratif tradisional masyarakat Betawi memiliki peran penting dalam menggambarkan identitas budaya dan sejarah lokal. Meskipun demikian, seiring dengan perkembangan zaman dan modernisasi, keberadaan ornamen ini semakin jarang ditemui dalam arsitektur kontemporer. Penelitian ini mengkaji eksistensi ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur di Jakarta sebagai tempat peribadatan kaum muslim sekaligus representasi identitas budaya masyarakat Betawi. Penelitian ini dilakukan mengingat pentingnya pelestarian warisan budaya lokal yang terancam punah. Ornamen Gigi Balang bukan hanya sekadar elemen dekoratif, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Betawi. Dalam konteks globalisasi, ada kekhawatiran bahwa elemen-elemen visual pada budaya tradisional seperti ini akan tergeser oleh pengaruh budaya asing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis eksistensi ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur, serta memahami bagaimana ornamen ini merepresentasikan identitas masyarakat Betawi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi masyarakat setempat terhadap ornamen ini dan upaya pelestariannya. Penelitian ini menemukan bahwa ornamen Gigi Balang pada Masjid Raya Baitul Ma’mur tidak hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan dan identitas budaya masyarakat Betawi. Ornamen ini mencerminkan nilai-nilai tradisional dan sejarah panjang masyarakat Betawi yang kaya akan warisan budaya. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya upaya pelestarian ornamen Gigi Balang sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Betawi. Temuan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan lembaga budaya untuk merancang kebijakan dan program yang mendukung pelestarian elemen budaya tradisional dalam arsitektur dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
Redesign Pitch Deck sebagai Media Presentasi Perusahaan blihape.id Faisal Akbar; Khikmah Susanti; Rukiah, Yayah
Darma Cendekia Vol. 4 No. 1 (2025): Darma Cendekia
Publisher : CV Buana Prisma Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60012/dc.v4i1.142

Abstract

Belihape.id salah satu perusahaan yang berkecimpung di dunia media digital, yang fokus memberikan informasi terkini mengenai teknologi gawai. Salah satu permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya alat presentasi yang efektif untuk menyampaikan nilai bisnis dan potensi pasar kepada calon pemangku kepentingan. Dalam konteks ini, kebutuhan akan pitch deck yang komprehensif dan menarik menjadi sangat krusial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendesain ulang pitch deck dengan konsep yang baru ini dapat membuat Belihape.Id memperluas jangkauan target audience di seluruh wilayah Jakarta (khususnya) bahkan hingga seluruh Indonesia. Pitch deck adalah presentasi singkat yang dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang bisnis atau proyek kepada calon investor atau mitra (Sugiyono, 2019). Metode yang digunakan pada merancang ulang pitch deck untuk Belihape.id ini terbagi 3 tahapan yaitu tahap 1 perencanaan yang berisikan observasi, wawancara dan pengamatan, tahap 2 persiapan dimana tim mempersiapkan untuk merancang dengan membuat sketsa layout, tight tissue dan merancang. Tahap 3 adalah pelaksanaan dimana desain pitch deck yang baru dengan konsep baru telah selesai dan diserahkan pada Belihape.id. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ini menghasilkan bentuk desain ulang pitch deck perusahaan Belihape.id yang digunakan untuk menarik investor pada saat pitching.
PERANCANGAN FILM DOKUMENTER KECIMPRING SEBAGAI KOMODITAS UTAMA MASYARAKAT LEMBANG JAWA BARAT Dwisatrio, Muhammad Akbar; Rukiah, Yayah; Susanti, Khikmah
Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Vol. 18 No. 1 (2021): Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/dim.v18i1.10609

Abstract

Abstract The design of a documentary film kecimpring as the main commodity of the people of Lembang, West Java, as well as an effort to be able to provide understanding to the wider community and also to tourists who often visit the West Java area. The research method used is a descriptive qualitative analysis approach, because this study aims to obtain an authentic understanding in other words to understand the phenomenon of what is experienced by research subjects in a special natural context. This descriptive qualitative method is used to produce descriptive data in the form of words and writings on the medium of the kecimpring documentary film. The data obtained is the result of a search for literature studies in the form of books, journals, observations, and interviews with competent sources in their fields. With the data collected, it shows that kecimpring is one of the traditional snacks typical of West Java that must be preserved and preserved, and this kecimpring documentary is an effective medium for an introduction to history, how to make kecimpring, and how to preserve traditional snacks. typical of West Java.Keywords: Kecimpring, main commodity, traditional food, West Java Abstrak Perancangan film dokumenter Kecimpring sebagai komoditas utama masyarakat Lembang Jawa Barat, serta sebagai upaya untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas dan juga para turis yang sering kali berkunjung ke daerah Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan analisis kualitatif deskriptif, karena penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman otentik dengan kata lain memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian pada konteks khusus yang alamiah. Metode kualitatif deskriptif ini digunakan untuk menghasilkan data secara deskriptif dalam bentuk kata-kata maupun tulisan mengenai media film dokumenter     kecimpring. Data yang didapat adalah hasil dari pencarian studi literatur berupa      buku, jurnal, observasi, dan wawancara dengan narasumber yang berkompeten dibidangnya. Dengan data yang dikumpulkan menunjukkan bahwa kecimpring       adalah salah satu makanan ringan tradisional khas Jawa Barat yang wajib dijaga      dan dilestarikan keberadaannya dan film dokumenter kecimpring ini merupakan salah satu media yang efektif untuk pengenalan mengenai sejarah, bagaimana cara pembuatan kecimpring, dan cara untuk melestarikan makanan ringan tradisional khas Jawa Barat.Kata kunci: Kecimpring, komoditas utama, makanan tradisional, Jawa Barat 
Perancangan Film Animasi Sebagai Pengenalan Sejarah Asal Usul Cina Benteng Suwarsih, Lisda; Rukiah, Yayah; Limbong, Edo Galasro
Cipta Vol 3, No 3 (2025): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v3i3.3948

Abstract

Cina Benteng merupakan sebutan sekelompok masyarakat dan menjadi bagian dari warisan budaya Tionghoa khususnya di wilayah Tangerang, Banten. Namun, seiring berjalannya waktu dalam perkembangan zaman modern saat ini, dengan adanya perubahan sosial, pola pikir dan gaya hidup, menyebabkan menurunnya tingkat kesadaran untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah, seni dan budaya sebagai identitas dari mana asal-usulnya, karena dinilai terlalu kuno. Tujuan penelitian untuk merancang film animasi “Asal-usul Cina Benteng” sebagai media yang berisi informasi tentang warisan budaya Cina Benteng di wilayah Tangerang, Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dilakukan dalam bentuk studi literatur, studi observasi maupun wawancara kepada narasumber yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi mengenai Cina Benteng. Hasil dari penelitian ini adalah film animasi yang menceritakan kisah sejarah awal mula kedatangan nenek moyang etnis Tionghoa di tanah nusantara, adanya proses akulturasi seni budaya dan perkawinan orang Tionghoa dengan penduduk setempat (lokal) yang dikenal dengan peranakan Tionghoa. Dengan menggunakan gaya digital animasi 2D dengan proses pembuatannya frame by frame menjadikan pergerakan animasi ini terlihat unik dan tidak terlalu berlebihan, sehingga diharapkan pesan dan cerita dalam film ini dapat lebih menarik dan mudah dipahami