Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

SAKU SEHAT MILENIAL : EDUKASI PEMANFAATAN PARE (Momordica charantia L.) DAN BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) DALAM MENGOBATI DIABETES DI MADRASAH ALIYAH SWASTA AL-WASHLIYAH 30 BINJAI Syafitri, Anggun; Rahmi, Sofia; Hayati, Silmi; Tamba, Agnes Clara; Br Barus, Lidia Klorida
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i1.1633

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik yang disebabkan oleh gagalnya organ pankreas dalam memproduksi hormon insulin secara memadai. Terapi farmakologi diabetes melitus saat ini masih terbatas pada penggunaan obat-obatan seperti hipoglikemik oral (OHO) dan masyarakat yang menderita diabetes sebagian besar melakukan swamedikasi dengan obat tradisonal yang digunakan bersamaan dengan obat antidiabetes sintesis. Salah satu contoh tanaman yang dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah buah pare dan bunga rosella yang memiliki kandungan flavonoid untuk menurunkan glukosa darah dengan cara meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin dan merangsang pelepasan insulin pada sel β pancreas. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi kepada siswa Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah tentang obat antidiabetes yang berasal dari bahan alam yaitu buah pare dan bunga rosella. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta memiliki pengetahuan yang baru tentang cara pengolahan bahan alam seperti buah pare dan bunga rosella sebagai terapi pengobatan diabetes melitus yang aman dan efektif.
Pengenalan Tumbuhan Lokal Untuk Kosmetik Kepada Gen Z : Edukasi Formulasi Sediaan Pomade Estrak Daun Meniran ((Phyllanthus Niruri L ) Sebagai Perangsang Penumbuh Rambut Syafitri, Anggun; Rahmi, Sofia; Tamba, Agnes Clara; Hayati, Silmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 4 No 3 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v4i3.1828

Abstract

Health Vocational High School is a place of education where students study. Busy student activities can sometimes reduce students' knowledge regarding the use of natural materials. The method applied in community service activities is providing counseling and education in the form of lectures and questions and answers directly by practicing making pomade cosmetics. Students' lack of knowledge regarding the use of natural ingredients from meniran leaves (Phyllanthus niruri L) as the main ingredient in natural pomade cosmetics which functions as a hair growth stimulant. For this reason, students are given education and understanding about the formulation of meniran leaf extract pomade preparations. The aim of holding service activities for students is "Introducing Local Plants for Cosmetics to Gen Z: Education on the Formulation of Meniran Leaf Extract Pomade Preparations as a Hair Growth Stimulator". To provide knowledge and understanding to Dewantara Husada Health Vocational School students regarding the introduction of local plants for cosmetics in the formulation of meniran leaf extract pomade as a hair growth stimulant. The conclusion of this PKM activity was carried out using the lecture and question and answer method, and practice. Based on the high level of participation in this PKM activity, it was classified as very good, participants in the question and answer session were considered to have a special interest in the material
UJI EFEK ANTIINFLAMASI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN GYMNANTHEMUM AMYGDALINUM DEL. DAN ELAEIS GUINEENSIS JACQ. Wahyudi, Wahyudi; Masnawati, Masnawati; ., Ismayuni; Rahmi, Sofia; Berkat Waruwu, Syukur
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jfm.v3i1.377

Abstract

Inflammation is a response from the body to injury or infection, flavonoids contained in African leaves (Gymnanthemum Amygdalinum Del.) And palm oil leaves (Elaeis Guineensis Jacq.) have anti-inflammatory effects. This study aims to examine the anti-inflammatory effects of a combination of ethanol extracts of Gymnanthemum Amygdalinum Del. And Elaeis Guineensis Jacq. on white rat foot edema which is induced by carrageenan 1% subplantar, and effective dosage as anti-inflammatory. The extract was made by maceration method using 96% ethanol solvent. The antiinflammatory effect test was divided into 5 treatment groups. The first group (negative control) was given 0.5% CMC Na suspension, the group (positive control) was given diclofenac Na suspension 2.25 mg / kg bw, and the suspension group was a combination of African leaf extract (Gymnanthemum Amygdalinum Del.) And palm oil leaves ( Elaeis Guineensis Jacq.) Dose 200 + 62.5 mg / kg bw, 400 + 125 mg / kg bw, and 800 + 250 mg / kg bw. Inflammation volume measurements were measured using a pletismometer for 180 minutes at 30 minute intervals after 1% carrageenan was induced. The results showed that negative controls had significant differences with other treatment groups which did not show anti-inflammatory effects. In conclusion, the suspension of a combination of ethanol extract of African leaves and palm oil leaves has an effective anti-inflammatory effect at a dose of 800 + 250 mg / kg bw.
PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF MELALUI SIARAN RADIO MARIA INDONESIA 104.2 FM Hutabarat, Vitrilina; Rahmi, Sofia; Tambunan, Rika Puspita; Silalahi, Yosy Cinthya Eriwaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23329

Abstract

Radio Maria Indonesia berada Gedung Christosophia Chatolic Centre Building Lantai 5 di Jl. Mataram No. 21, Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152. Penggemar Radio Maria Indonesia berasal dari berbagai kalangan, baik dari kalangan umum, agamawan, maupun rohaniawan. Radio Maria Indonesia (RMI) adalah radio yang memiliki misi untuk menyampaikan pesan kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia, sehingga bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin mendengarkan pesan-pesan kebaikan dan inspiratif yang sudah berjalan sampai 15 tahun dengan bantuan penyiar dan narasumber dari relawan-relawan. Situs web resmi RMI di www.radiomaria.co.id dapat mendengarkan siaran langsung RMI secara online atau live streaming. Juga dapat didengarkan melalui aplikasi mobile RMI yang dapat didownload dari play store yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS. Mayoritas pendengar RMI adalah yang berumur dewasa dan lanjut usia, yang kurang memiliki akses untuk menikmati siaran di TV sehingga hobi mendengarkan radio melewati waktu senggangnya. Atau orang dewasa yang biasanya mendengarkan radio di mobil dalam keadaan kondisi lalu lintas macet. Siaran RMI yaitu ruang anak, ruang doa, program bible SMS dan request lagu, ruang katekese, ruang keluarga, ruang berita katolik, ruang hukum, ruang kisah santo santa dan ruang kesehatan. Penyiar dan narasumber di RMI berasal dari relawan yang mau membantu menjalankan program walaupun tanpa dibayar. Sehingga program siaran RMI tak jarang mengalami perubahan baik itu secara bulanan, mingguan, maupun harian. Perubahan itu sering disebabkan oleh karena narasumber yang berhalangan datang untuk memenuhi jadwal. Maka urgensi pengabdian masyarakat ini adalah memberikan program Kesehatan yang secara kontinu. Menambah minat orang muda untuk mendengarkan radio. Dan tujuan pengabdian masyaraat ini adalah untuk memberikan informasi tentang pelayanan Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup para pendengar. Dan untuk menambah hiburan yang positif bagi anak muda.
PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF MELALUI SIARAN RADIO MARIA INDONESIA 104.2 FM Hutabarat, Vitrilina; Rahmi, Sofia; Tambunan, Rika Puspita; Silalahi, Yosy Cinthya Eriwaty
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23630

Abstract

Radio Maria Indonesia berada Gedung Christosophia Chatolic Centre Building Lantai 5 di Jl. Mataram No. 21, Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara 20152. Penggemar Radio Maria Indonesia berasal dari berbagai kalangan, baik dari kalangan umum, agamawan, maupun rohaniawan. Radio Maria Indonesia (RMI) adalah radio yang memiliki misi untuk menyampaikan pesan kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia, sehingga bisa dinikmati oleh siapa saja yang ingin mendengarkan pesan-pesan kebaikan dan inspiratif yang sudah berjalan sampai 15 tahun dengan bantuan penyiar dan narasumber dari relawan-relawan. Situs web resmi RMI di www.radiomaria.co.id dapat mendengarkan siaran langsung RMI secara online atau live streaming. Juga dapat didengarkan melalui aplikasi mobile RMI yang dapat didownload dari play store yang tersedia untuk perangkat Android dan iOS. Mayoritas pendengar RMI adalah yang berumur dewasa dan lanjut usia, yang kurang memiliki akses untuk menikmati siaran di TV sehingga hobi mendengarkan radio melewati waktu senggangnya. Atau orang dewasa yang biasanya mendengarkan radio di mobil dalam keadaan kondisi lalu lintas macet. Siaran RMI yaitu ruang anak, ruang doa, program bible SMS dan request lagu, ruang katekese, ruang keluarga, ruang berita katolik, ruang hukum, ruang kisah santo santa dan ruang kesehatan. Penyiar dan narasumber di RMI berasal dari relawan yang mau membantu menjalankan program walaupun tanpa dibayar. Sehingga program siaran RMI tak jarang mengalami perubahan baik itu secara bulanan, mingguan, maupun harian. Perubahan itu sering disebabkan oleh karena narasumber yang berhalangan datang untuk memenuhi jadwal. Maka urgensi pengabdian masyarakat ini adalah memberikan program Kesehatan yang secara kontinu. Menambah minat orang muda untuk mendengarkan radio. Dan tujuan pengabdian masyaraat ini adalah untuk memberikan informasi tentang pelayanan Kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup para pendengar. Dan untuk menambah hiburan yang positif bagi anak muda.
EFEKTIVITAS ANTI-AGING DALAM SEDIAAN SERBUK MASKER WAJAH DENGAN KOMBINASI AMPAS TAHU - KOLANG KALING Lubis, Minda Sari; Ayuningrum, Annisa; Rahmi, Sofia; Zulhij, Fizrya
Jurnal Farmanesia Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v9i1.3423

Abstract

Ampas tahu dapat dimanfaatkan sebagai kosmetika. Ampas tahu memiliki senyawa yang hampir sama dengan hormon esterogen yaitu senyawa isoflavon yang terbukti dapat berperan sebagai antioksidan alami dalam mengurangi proses penuaan dini. Serbuk kolang-kaling dapat diformulasikan sebagai sediaan masker. Kandungan pektin yang terdapat pada kolang-kaling dapat menjaga kelembaban kulit, membantu proses peremajaan kulit dan dapat membantu proses pengelupasan atau pengangkatan sel kulit mati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas anti-aging dalam sediaan serbuk maser wajah kombinasi ampas tahu dan kolang-kaling dan untuk melihat perbandingan ampas tahu dan kolang-kaling yang paling efektif sebagai anti-aging
PENGENALAN PROFESI APOTEKER DAN PENYULUHAN PEMANFAATAN TANAMAN OBAT DAUN SALAM UNTUK PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT ASAM URAT PADA MASYARAKAT DI PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG Syafitri, Anggun; Rahmi, Sofia; Harahap, Nurul Dahlia; Amar, Ageng AZ; Hayati, Silmi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i1.2125

Abstract

Gout is a disease that affects the joints caused by the accumulation of uric acid crystals. High uric acid levels in the body can be caused by high protein levels. The increasing number of elderly people in Indonesia has prompted the government to formulate health policies aimed at improving their quality of life. Uric acid disease, especially gouty arthritis, is one of the common health conditions faced by the elderly, with a high preval_ence in various regions. The accumulation of uric acid crystals, caused by excessive purine consumption and lack of public awareness, is the main trigger for this condition. Frequently used pharmacological therapies have the risk of side effects, so safer alternatives are needed. One of them is the use of salam leaves (Syzygium polyanthum Wight) which contains flavonoids, functions as an antioxidant and inhibitor of the enzyme xanthine oxidase, which is proven to be able to reduce uric acid levels. Through community service activities in Salam Tani Village, Pancur Batu, education about gout and the utilization of salam leaves was carried out. The results showed an increase in community knowledge regarding the benefits of salam leaves in reducing uric acid levels and the role of pharmacists in health services. This education is expected to affect to reducing the preval_ence of gouty arthritis in the elderly.
SOSIALISASI ORANGTUA SEBAGAI PENDAMPING UTAMA DALAM PENDIDIKAN ANAK DI RUMAH Subagiharti, Heni; Nasution, Atikah Rahmah; Rambe, Nurhaliza Amria; Antika, Tari; Rahmi, Sofia; Marpaung, Novi Indriani; Aurel, Silvia; Alfath, Nurhalizah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2459

Abstract

This service activity aims to invite parents and children to participate in fostering good relationships at home, both parents as the main pillars in building children's education at home. This service activity uses a descriptive method using a qualitative approach. In this service activity, the data collection techniques used are observation, interviews and documentation. The result of this service is that the community in Sidodadi sub-district has a better understanding of the importance of the role of parents in children's education at home, involvement in children's education at home, can increase children's motivation and learning outcomes so that there is an increase in education in Sidodadi sub-district, such as increasing student achievement, increasing student participation in learning activities and increasing student interest in learning.Keywords:  Parents, Children's Education, Students
Sosialisasi Pemanfaatan Obat Tradisional dalam Pencegahan Penyakit Degeneratif di Puskesmas Delitua Sumatera Utara: Socialisation of The Use of Traditional Medicine in The Prevention of Degenerative Diseases at Puskesmas Delitua, North Sumatra Rahmi, Sofia; Bunga Rimta Barus; Anggara, Elysa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan oleh tim pengabdi dari Institut Kesehatan Deli Husada Delitua dengan tema sosialisasi pemanfaatan obat tradisional dalam pencegahan penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi dengan banyaknya masyarakat yang datang berobat ke Puskes Delitua untuk berobat tanpa mengetahui efek samping obat yang mereka konsumsi dari puskesmas dan alternatif lain yang dapat dilakukan untuk meminimalkan timbulnya efek samping tersebut. Selain itu terkait dengan hal-hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti mengkonsumsi obat tradisonal. Metode yang dilakukan untuk kegiatan pengabdian yatu metode sosialisasi dan ceramah tentang penyakit degeneratif dan penjelasan tentang beberapa obat tradisional yang dapat dimanfaatkan dalam pencegahan penyakit degeneratif. Selain itu adanya evaluasi yang dilakukan setelah kegiatan sosialisasi berupa tanya jawab tentang penerapan obat tradisional di rumah masing-msing. Hasil kegiatan pengabdian yaitu masyarakat cukup antusias dalam menerima sosialisasi dari tim pengabdi. Masyarakat yang awalnya tidak memahami tentang penyakit degeneratif dan penggunaan obat tradisional, semakin bertambah pengetahuannya dengan adanya sosialisasi tersebut. Abstract: Community service activities have been carried out by a team of servants from the Deli Husada Delitua Health Institute with the theme of socialisation of the use of traditional medicine in the prevention of degenerative diseases. This community service activity is motivated by the number of people who come to the Delitua Health Centre for treatment without knowing the side effects of the drugs they consume from the puskesmas and other alternatives that can be done to minimise the onset of these side effects. In addition, it is related to things that can be done to increase endurance such as consuming traditional medicine. The method used for community service activities is the method of socialisation and lectures on degenerative diseases and an explanation of some traditional medicines that can be used in the prevention of degenerative diseases. In addition, there is an evaluation carried out after the socialisation activity in the form of questions and answers about the application of traditional medicine in their respective homes. The results of the community service activities are that the community is quite enthusiastic in receiving socialisation from the service team. People who initially did not understand about degenerative diseases and the use of traditional medicine, increased their knowledge with the socialisation.
EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PEMILIHAN TEMPAT BEROBAT TRADISIONAL DAN KONVENSIONAL Harahap, Nurul Dahlia; Rahmi, Sofia; Tarigan, Ratna Sari; Sembiring, Pintata; Harahap, Indah Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v5i2.2232

Abstract

The success of a treatment is assessed based on the therapeutic effects achieved and the duration of the treatment. The choice of treatment place, whether traditional or conventional, is influenced by several parameters including age, occupation, education, gender, family support, and the use of health insurance. Based on that, health education was conducted in Mompang I Village, Halongonan Timur, Padang Lawas Utara. This activity was conducted to enhance the community's understanding of indications and side effects based on the place of treatment. Health education in the form of counseling was conducted on March 2, 2025, to 66 members of the community, with 37 people (56%) choosing conventional healthcare facilities for treatment. With this mechanism, the community will be more prudent in determining treatment for a health condition that requires medical intervention. From the responses, it was found that education and occupation factors have a strong correlation with the use of conventional medicine, while the use of traditional medicine is based on family support and has been used for generations.