Articles
Analysis of The Influence of CEO by Gender on Tax Aggressiveness in Manufacturing Companies Listed on The Indonesian Stock Exchange
Dewi, Sari;
Hermawan, Jasmine Azzizah;
Hendi
Global Financial Accounting Journal Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Management, Universitas Internasional Batam
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37253/gfa.v8i1.8758
Purpose - The study aimed to determine the effect of CEO gender variables, CEO age, as well as CEO gender reassignment on tax aggressiveness. Taxes are one of the burdens for companies that will reduce the company's profits. A company tends to do tax evasion to reduce its tax burden through a variety of means. Thus, companies are becoming more aggressive towards taxes. Tax aggressiveness is an action taken by companies to engineer taxable income through tax planning in a legal (tax avoidance) or illegal (tax evasion). Research Method - This research is applied with cross sectional and time series methods. The technique used in sampling data in this study is purposive sampling. This method is done by selecting a research sample through certain considerations or criteria, based on the purpose of the research. The sample population in this study is the annual report and financial statements of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange that have been audited in 2017 to 2020 with a total of 193 companies. Information about the annual report data and financial statements is obtained from the site contained on the Indonesia Stock Exchange, namely www.idx.co.id. Findings - The research results of CEO gender and CEO age have no effect on tax avoidance as proxied by the effective tax rate. This shows that gender differences and the increasing age of a company's CEO do not influence the occurrence of tax aggressiveness in a company. There are several control variables that are considered to have a significant positive influence on tax aggressiveness
Perancangan Sistem Informasi Perpustakaan Pada Sma Negeri 8 Tangerang Selatan Berbasis Web
Hendi;
Samsoni
LOGIC : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Logic : Jurnal Ilmu Komputer dan Pendidikan
Publisher : Shofanah Media Berkah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perpustakaan adalah sebuah institusi yang melakukan pengelolaan koleksi buku berupa digital maupun non digital, berbentuk tulisan, cetak maupun rekaman yang terstruktur menggunakan system yang akurat guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi pemustaka. Untuk meningkatkan mutu pendidikan maka diperlukan sistem yang memadai yang lebih terorganisir sehingga mudah diakses oleh pengguna. Sebagai sumber informasi perpustakaan hendaknya menyediakan koleksi bahan pustaka tertulis, cetak dan terekam untuk keperluan pendidikan, penelitian dan rekreasi intelektual bagi masyarakat. Dikarenakan di perpustakan SMA Negeri 8 Kota Tangerang Selatan masih menggunakan cara konvensional yaitu masih memakai Microsoft excel belum adanya system web online jadi siswa/siswi masih kesulitan mencari buku yang dicari. Perancangan system web perpustakaan ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) dan untuk bahasa pemrogramannya menggunakan bahasa PHP serta basis datanya menggunakan MySQL. Para siswa bisa mengakses aplikasi perpustakaan 24 jam, dengan hasil pengujian terhadap sasaran pengguna menggunakan perhitungan skala likert yaitu 83,1% dengan kriteria kelayakan yaitu “Sangat Layak”. Menjadi memudahkan pelayanan dengan hasil pengujian terhadap sasaran pengguna yaitu 87,4%. Membantu para siswa dalam hal peminjaman dan pengembalian buku menjadi lebih mudah dilakukan, dengan hasil pengujian terhadap sasaran pengguna yaitu 85,0% dengan kriteria kelayakan yaitu “Sangat Layak”.
Analisis Iman Abraham Sebagai Model Iman Masa Kini Berdasarkan Surat Galatia 3:6-9
Ruy, Margareta;
Hendi
REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen Vol. 2 No. 1 (2024): REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Kristen
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69748/jrm.v2i1.169
Artikel ini akan mencoba membahas mengenai iman Abraham sebagai model iman masa kini. Dewasa ini, iman menjadi pusat baru orang Kristen merasa terjamin dalam kehidupannya. Sehingga, yang dipikirkan hanyalah iman yang diwarisi sudah cukup menyelamatkan akhir kehidupan. Namun lebih dari itu, orang percaya yang beriman bukan sekedar iman warisan, tetapi orang percaya harus mengorientasikan iman sebagai orang percaya kepada Allah yang dipercayai seperti Abraham yang menjadi model iman orang percaya. Meneladani Abraham akan memberikan keuntungan tersendiri bagi orang percaya. Meneladani iman Abraham membuat kepercayaannya akan diperhitungkan oleh Allah. Sebab, kepercayaan Abraham terhitung sebagai kebenaran sehingga orang yang beriman adalah anak-anak Abraham dan semua orang yang beriman diberkati seperti Abraham. Karena itu, penulis akan memaparkan model iman Abraham sebagai contoh bagi orang percaya masa kini. Dalam penulis artikel ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode eksegesis. Penulis memaparkan menggunakan metode eksegesis. Penulis memperoleh data dari teks Surat Galatia 3:6-9 yang diambil dari The Greek New Testam ent Nestle-Aland 28th Edition of the Greek New Testament. Kemudian penulis menganalisis data menggunakan metode eksposisi yang mencari dan menemukan makna spiritual dalam isi semantis di balik teks Surat Galatia 3:6-9. Kemudian teks tersebut akan menjadi fokus utama berinteraksi dengan teks lain dan literatur yang mendukung.
The Semantics and Theology of Joy in the Philippians: A Revision of William G. Morrice’s Thesis On Joy
Hendi
Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Vol 2 No 1 (2022): DPJTMG: Mei
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54170/dp.v2i1.82
Joy is a fundamental doctrine in Christianity since it is the core message of the gospel and the fruit of the Spirit that distinguishes Christians' lives. William G. Morrice particularly investigated this issue, and this article tries to revise his thesis of joy to be more comprehensive. Joy must be viewed as a concept or meaning rather than a single word. With a discourse analysis approach and semantic domain, the writer tries to complete Morrice's research by improving his method, which only examines eleven synonymous words of joy. The Philippians is chosen as a sample discourse because this is the epistle of Joy from the Apostle Paul. Joy in the Philippians is a matter of relations with God (as Morrice views) and believers' relations with others (church), personal, ministry and mission, and material needs, and the environment.
Makna Spiritual Aku Hitam dalam Teks Kidung Agung 1:6
Juliawati, Fransiska;
Hendi
Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Vol 2 No 2 (2022): DPJTMG: November
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54170/dp.v2i2.87
The article is a commentary on the Spritual significance in the song of Solomon 1:6 based on Origen view of the song of song commentary and homilies origen and another book by Gregory of nysa as homilies on the song of song. It was a book that blotted out the black spiritual significance of the song of Solomon. Many of god’s servants today have been inspired to convey only the literal meaning of the song of Solomon, and are then complemented by the experience and testimony of that servant of God. With the intent of making the hearts of the congregation rejoice even if the message of the text that is presented is irrelevant to the lives of the congregation the servants of the Lord often underestimate or take for granted the spiritual meaning of the song of Solomon because it is viewed only as a song representing the love of a man and a woman who love each other. There are not few servants of the Lord who view the text of the song of Solomon as relevant only to married congregations or to those in their 17th year of age or older. Because it’s so rare that the song of Solomon is preached because it is considered irrelevant in the modern age because it is just plain. This was the basic for the writer’s conception to discuss the book song of Solomon 1:6. Artikel ini adalah sebuah ulasan tentang Makna Spritual Dalam Kidung Agung Ps. 1:6 pandangan berdasarkan Origen dengan judul The Song of Songs Commentary and Homilies Origen dan buku lain oleh Gregory of Nysa yaitu Homilies on the Song of Songs. Yaitu sebuah buku yang membahas mengenai makna spiritual hitam dalam kitab kidung agung. Kebanyakan di zaman sekarang ini banyak hamba Tuhan yang hanya menyampaikan makna dari teks Kidung Agung secara literal saja, kemudian di lengkapi dengan pengalaman serta kesaksian hamba Tuhan tersebut. Dengan maksud membuat hati para jemaat menjadi senang meskipun pesan dari teks yang disampaikan tidak relevan dengan kehidupan jemaatnya. Hamba Tuhan seringkali menyepelekan atau tidak serius dalam menyampaikan makna spiritual dari teks Kidung Agung, karena dianggap hanya sebagai suatu nyanyian yang melambangkan antara cinta seorang pria dan wanita yang saling mencintai. Tidak sedikit hamba Tuhan yang berpandangan bahwa teks Kidung Agung ini dianggap relevan hanya bagi jemaat yang sudah berkeluarga atau kepada jemaat yang sudah menginjak usia 17 tahun ke atas. Oleh sebab itu Kidung Agung sangat jarang di khotbahkan karena dianggap tidak relevan di zaman kekinian sebab hanya ditujuhkan kepada kalangan-kalangan tertentu saja. Pandangan ini merupakan pandangan yang dangkal karena salah diartikan. Hal itulah yang mendasari penulis sehingga penulis tertarik untuk membahas kitab kidung agung 1:6.
The Moderating Effect of Sustainability Reporting on the Influence of Tax Avoidance on Firm Value
Hendi;
Pramesti, Desinta;
Harsono, Budi
Ilomata International Journal of Tax and Accounting Vol. 5 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Yayasan Ilomata
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52728/ijtc.v5i1.1048
The purpose of this research is to obtain empirical evidence supporting the hypothesis that sustainability reports can reduce shareholders' negative reactions to tax avoidance. The selected research sample consists of non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange over a period of five years (2018-2022). The research data were tested using panel regression methods. The results of the test on 1.690 observation data indicate that only 40% of the samples engage in sustainability reporting. This suggests that a considerable number of publicly listed companies in Indonesia do not engage in sustainability reporting. The results of the analysis indicate that tax avoidance does not have a significant impact on the company's value. Sustainability reporting as a moderating variable has a positive effect on the relationship between tax avoidance and the company's value. Several control variables have a significant impact on firm value, namely leverage, profitability, and plant assets. This study contributes to the analysis of the impact of tax avoidance on the value of companies in Indonesia, moderated by sustainability reporting.
Kajian Eksegetikal Iman yang Teruji dalam Penganiayaan Berdasarkan Wahyu 2:8-11
Jimmy Sabtu;
Hendi
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 2 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64005/jtpk.v2i1.27
Penderitaan tidak selalu memiliki makna hukuman Tuhan atas dosa. Penderitaan dan penganiayaan yang dialami oleh jemaat Smirna bukan karena hukuman Tuhan atas dosa. Penderitaan dan penganiayaan yang dialami oleh jemaat Smirna adalah penderitaan dan penganiayaan oleh iman kepada Kristus. Penderitaan ini menunjukan iman yang dimurnikan sebab iman yang murni adalah iman yang teruji. Kristus yang tahu semua yang dialami oleh jemaat Smirna, memberikan pengharapan atas mereka yang menang atau mereka setia dalam iman kepada Kristus yakni mahkota kehidupan. Namun bagi mereka yang tidak setia kepada Kristus akan disakiti oleh kematian kedua. Tujuan dari penelitian ini agar pembaca dapat memahami Spiritual meaning dalam kitab Wahyu 2:8-11. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dan mengunakan metode eksegesis 4 lapisan makna Alkitab. 4 lapisan makna Alkitab yaitu historia, theoria, moral dan anagogic. Itu sebabnya hasil dari penelitian ini adalah iman yang murni adalah iman yang teruji. Iman mendatangkan pengharapan, dan pengharapan mendatangkan kehidupan kekal yakni mahkota kehidupan. Namun hal ini dilakukan dengan kesetiaan dalam penderitaan yang dikuasai oleh iblis. Jika seseorang menang atas pencobaan ini, maka ia akan memperoleh mahkota kehidupan yakni kehidupan kekal bersama dengan Kristus. Jadi penderitaan dan penganiayaan terhadap jemaat Smirna adalah penderitaan dan penganiayaan terhadap iman yang akan memurnikan spiritual yang berkenan kepada Kristus.
Konsep Eskatologi Menurut St. Kirill dari Yerusalem
Pananda, Ika Santi;
Hendi
Paramathetes : Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol. 3 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Sola Gratia Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.64005/jtpk.v3i2.183
Abstract. The doctrine of the End Times (Eschatology) holds a fundamental place in Christian theology, addressing the ultimate destiny of creation and humanity. This subject has generated continuous discussion and diverse interpretations throughout the history of the Church, reflecting varying theological emphases and responses to historical contexts. While interpretations differ on the precise nature and timing of future events, a core tenet for Christians is the belief in the Second Coming of Jesus Christ, marking the culmination of God's redemptive plan. Despite the explicit biblical affirmation that the exact time of this event is known only to God the Father (Mark 13:32), believers are consistently exhorted to live in vigilance and preparedness. This article undertakes a qualitative study utilizing a literature review approach to explore the eschatological concepts presented by Saint Cyril of Jerusalem in his seminal work, the Catechetical Lectures. Drawing primarily from Cyril's own words within these lectures, supplemented by relevant secondary academic literature, the research analyzes and synthesizes his teachings on key eschatological themes such as the Second Coming, the signs preceding it (including the Antichrist), the resurrection of the dead, the universal judgment, and the eternal destinies. The aim is to articulate Cyril's specific contribution to early Christian eschatology as conveyed in a catechetical context and to explore the pastoral implications embedded within his teachings regarding the end times. By focusing on this influential 4th-century Church Father, the study offers insights into the development of orthodox eschatological thought and its enduring relevance for Christian faith and practice. Abstrak. Doktrin tentang Akhir zaman (Eskatologi) merupakan topik pembimbacaraan yang terus berkembang dari masa kemasa. Ada beragam penafsiran yang dipakai seseorang menafsirkan akhir zaman itu seperti apa. Diantaranya ada penafsir yang menafsirkan akhir zaman sebagai penyesaan. Ada juga yang menafsirkan akhir zaman sebagai perkara-perkara akhir atau akhir dari segala sesuatu. Orang Kristen mempercayai akhir zaman sebagai hari kedatang Tuhan Yesus yang kedua kalinya, namun waktunya tidak ada seorang pun yang tahu bahkan Anak dan Malaikat pun tidak tahu hanya Bapa yang tahu. Oleh karena itu orang percaya semestinya berjaga-jaga. Artikel ini ditulis dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan mengumpulkan berbagai data. Data tersebut dijadikan pendukung dari apa yang dikatakan oleh St. Cyrill of Jerusalem . Sumber yang paling utama digunakan dalam penulisan artikel ini adalah buku katekisasi yang di tulis oleh St. Kirill. Artikel ini ditulis dengan berfokus pada pandangan St. Kirill dari Yerusalem tentang akhir dari alam semesta ini.
Pelatihan Pemrograman Dasar Python Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Siswa di Bidang Informatika
Wati, Masna;
Hatta, Heliza Rahmania;
Bahtiar , Andi Alfian;
Ervan, Muhamad Gusti Keyandi;
Hendi;
Gading, Fazri Rahmad Nor;
Nuzulan, Alan;
Sembiring, Wahyu Harry Saputra
Inovasi Teknologi Masyarakat (INTEKMAS) Vol. 1 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Wadah Inovasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53622/intekmas.v1i2.229
Pada era teknologi dan digitalisasi ini, peluang kerja yang membutuhkan keahlian program aplikasi menggunakan bahasa pemrograman Python sangat besar. Namun, pengenalan program aplikasi Python ini masih terbilang jarang di kalangan anak-anak sekolah di Indonesia. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membekali wawasan dan pengalaman di bidang pemrograman terutama bahasa pemrograman Python yang dapat menunjang kemampuan siswa sehingga mempunyai modal untuk bekerja dan bisa bersaing di dunia atau di tingkat pendidikan yang lebih tinggi. Pelaksanaan kegiatan berlokasi di SMA Negeri 11 Samarinda. Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam pengabdian pada masyarakat ini berupa pelatihan melalui metode ceramah, diskusi dan praktik. Tahap pelaksanaan kegiatan ini dimulai dari tahap persiapan, terdiri dari survei lokasi dan penyusunan modul materi pelatihan Python, serta tahap pelaksanaan pelatihan selama 4 hari. Hasil pelaksanaan kegiatan Kegiatan mendapatkan respon dan antusias dari para peserta dan pengurus sekolah, dimana 70,3% menilai kegiatan berjalan sangat baik. Materi yang diberikan kepada peserta dapat diterima dengan baik dan dipahami oleh peserta. Kegiatan pengabdian ini telah menambah minat, wawasan dan keterampilan dasar siswa dalam mengasai bahasa pemrograman Python, 64,9% peserta menyatakan pelatihan ini sangat bermanfaat.
ANALISIS PERBANDINGAN KARAKTERISTIK FISIK MELALUI UJI KEKERASAN VICKERS PADA MATERIAL KOMPOSIT BERBASIS SERAT ALAMI DAN SERAT SINTETIS
Hendi;
Maulana, Muhammad Ikhsan;
Patria, Suci;
Adib, Adam Zuyyinal;
Setiawan, Yudi
Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology Vol. 3 No. 3 (2025): VOLUME 3 ISSUE 3 YEAR 2025 (NOVEMBER 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32497/jmeat.v3i3.7158
Composite materials have become highly important in the manufacturing industry. However, the development of composites often faces the challenge of finding effective, economical, and environmentally friendly reinforcing materials. This study aims to analyze the comparison of physical characteristics in composite materials reinforced with natural fibers through Vickers hardness testing and then compare these hardness values with composite materials reinforced with synthetic fibers. The Vickers hardness testing method adheres to the ASTM E348 microhardness testing standard. The results show that the addition of fibers to composite materials tends to increase the likelihood of voids or trapped air bubbles within the composite material, which increases its porosity value. Furthermore, the use of synthetic fibers, especially carbon fiber, is still superior to pineapple leaf fiber (PALF) because the hardness value of carbon fiber is indeed superior to other fibers. However, pineapple leaf fiber (PALF) has advantages in its stability, is more environmentally friendly, and has a lower production cost compared to synthetic fibers.