Articles
Regulasi Diri Pengguna Media Sosial dengan Motivasi Belajar Siswa
Kaimuddin, Sitti Mikarna;
Barlian, Barlian;
Nuningsih, Nuningsih
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v2i1.15432
Kehadiran media sosial dikalangan remaja membuat mereka mengabaikan tugasnya sebagai pelajar karena sering menghabiskan waktu mengakses media sosial yang berdampak pada motivasi belajarnya. Siswa yang memiliki motivasi belajar yang baik diharapkan mampu mengatur perilakunya dalam menggunakan media sosial yang ditandai dengan adanya pengaturan diri dalam menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara regulasi diri pengguna media sosial dengan motivasi belajar siswa di SMAN 1 Kendari. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 65 orang siswa kelas XI di SMAN 1 Kendari yang menggunakan media sosial lebih dari 8 jam dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling jenis purposive sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala regulasi diri pengguna media sosial dan motivasi belajar. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Data penelitian dianalisis menggunakan melalui uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan  nilai  signifikansi  sebesar 0,000. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi diri pengguna media sosial dengan motivasi belajar siswa SMAN 1 Kendari. Lebih lanjut peneliti menemukan hubungan positif antara regulasi diri pengguna media sosial dan motivasi belajar dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0.608. Artinya, semakin tinggi regulasi diri pengguna media sosial, maka semakin tinggi pula motivasi belajar siswa.
Status Ekonomi Orang Tua dengan Motivasi Belajar Siswa
Andreasari, Nayla;
Aspin, Aspin;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 1 (2021): Januari
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v2i1.14777
Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena dengan motivasi, siswa akan semangat dalam proses belajar. Motivasi terbagi atas dua yaitu intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi ekstrinsikmencakup keluarga. Status ekonomi orang tua dapat mempengaruhi motivas belajar; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara status ekonomi orang tua dengan motivasi belajar siswa SD Negeri Matabaho dan SD Negeri 7 Langara Kecamatan Wawonii Barat; Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 106 orang siswa yang terdiri dari kelas IV sampai dengan kelas VI. Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Total Sampling sehingga ditemukan sampel sebanyak 89 orang siswa; Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala status ekonomi orang tua dan skala motivasi belajar; Teknik analisis data menggunakan formula korelasi Product Moment Pearson dengan menggunakan Statistical Product and Survice Solution (SPSS) 20.0; Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai signifikansi sebesar 0,510 yang artinya tidak ada hubungan antara status ekonomi orang tua dengan motivasi belajar siswa SD Negeri Matabaho dan SD Negeri 7 Langara Kecamatan Wawonii Barat.  Â
Efikasi Diri dengan Strategi Coping Mahasiswa yang Sedang Menyusun Skripsi
Murfika, Murfika;
Kaimuddin, Sitti Mikarna;
Bahar, Hartati
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 2 (2021): Mei
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v2i2.18063
Strategi coping merupakan usaha-usaha yang dilakukan mahasiswa untuk menangani suatu masalah atau teakanan yang muncul selama proses penyusunan skripsi. Kesullitan yang dihadapi, biasanya berkaitan dengan kesulitan menentukan judul penelitian, kesulitan mencari referensi, keterbatasan biaya, sulit mengatur jadwal, dan kesulitan untuk bertemu dosen pembimbing. Berbagai kesulitan tersebut akan berdampak pada efikasi diri yang dimiliki mahasiswa, dimana mereka menjadi tidak yakin terhadap kemampuan yang dimilikinya untuk dapat menyelesaikan skripsinya. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara efikasi diri dengan strategi coping pada mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi. Subjek penelitian ini berjumlah 100 orang mahasiswa Universitas Halu Oleo. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive convinience sampling, yaitu penarikan sampel berdasarkan karakteristik dan paling mudah dijumpai. Berdasarkan analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dari pearson, diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,045 p value =0,655 >0,05 yang artinya tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dengan strategi coping pada mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN PERILAKU PROKRASTINASI PADA MAHASISWA FKIP UHO YANG SEDANG MENYUSUN SKRIPSI
Octafiani, Indah Ayu;
Aspin, Aspin;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 1 (2020): Jurnal SUBLIMAPSI
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i1.10536
Stres bisa menjadi pemicu munculnya prokrastinasi, dimana prokrastinasi merupakan suatu kecenderungan perilaku dalam diri individu untuk menghabiskan waktu, menunda, dan secara sengaja tidak segera mengerjakan sesuatu yang seharusnya diselesaikan. Dalam hal ini stres yang dialami mahasiswa dapat membuat mahasiswa tidak termotivasi dan malas untuk mengerjakan skripsi sehingga pada akhirnya melakukan prokrastinasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan perilaku prokrastinasi pada mahasiswa FKIP UHO yang sedang menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIP UHO yang sedang menyusun skripsi berjumlah 127 mahasiswa yang dipilih berdasarkan teknik puprposive sampling. Tingkat stres diukur dengan menggunakan Skala DASS 42 yang telah di modifikasi dan perilaku prokrastinasi dengan Tuckman Procrastination Scale versi adaptasi. Analisis data menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment yang menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) = 0,644 dengan nilai signifikansi (p) = 0,000 (p < 0,05) sehingga dapat diartikan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara tingkat stres dengan perilaku prokrastinasi pada mahasiswa FKIP UHO yang sedang menyusun skripsi. Kata Kunci: Tingkat Stres, Perilaku Prokrastinasi
STUDI KOMPARATIF PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER DENGAN YANG TIDAK MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER DI SMA NEGERI 1 KENDARI
Dayanti, Wiwied Tri;
Aspin, Aspin;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 2 (2020): Jurnal SUBLIMAPSI
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i2.12004
ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana tingkatan prokrastinasi akademik siswa yang mengikuti ekstrakurikuler, (2) Bagaimana tingkatan prokrastinasi akademik siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler, (3) Bagaimana perbandingan prokrastinasi pada siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dengan yang tidak mengikuti ekstrakurikuler. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian studi kausal komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI dengan sampel sebanyak 29 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dan 34 siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan skala prokrastinasi akademik. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t pada program SPSS 21.0 dengan taraf signifikan p=0,05. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Prokrastinasi akademik siswa yang mengikuti ekstrakurikuler terkategori sedang,(2) Prokrastinasi akademik siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler juga terkategori sedang,(3) Hasil uji t memperoleh nilai signifikansi 0,037 > 0,05, maka artinya terdapat perbandingan prokrastinasi akademik siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dan siswa yang tidak tidak mengikuti ekstrakurikuler. Kata kunci: Ekstrakurikuler, Prokrastinasi Akademik.
Regulasi Emosi terhadap Kecemasan Tahanan
Sari, Silmi Sagita;
Sumarna, Nana;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 3 (2021): Juli
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/js.v2i3.17898
Hidup dalam Rutan dapat menimbulkan kecemasan bagi tahanan. Kecemasan merupakan bentuk emosi negatif. Kondisi ini merupakan hal yang dapat berdampak buruk bagi tahanan sehingga diperlukan alternatif atau cara dalam mengatur emosi negatif tersebut. Dengan regulasi emosi, tahanan mampu untuk mengatur serta mengelola emosi negatif menjadi emosi positif. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui peran regulasi emosi terhadap kecemasan tahanan Rutan Kelas IIA Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah  kuantitatif ex-post facto dengan teknik purpossive sampling dengan kriteria subjek dengan usia 20-50 tahun sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 107 subjek. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran skala regulasi emosi dan skala kecemasan. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi untuk melihat peran variabel X terhadap variabel Y. Hasil penelitian menunjukkan regulasi emosi paling banyak dialami pada kategori sedang sebanyak 65% sedangkan kecemasan sebanyak 64%. Koefisien determinasi R square sebesar 17,7% dimana regulasi emosi menyumbang nilai efektif sebesar 17,7%. Koefisien korelasi menunjukan nilai negatif negatif dimana hal ini menjelaskan semakin tinggi regulasi emosi maka semakin rendah kecemasan sehingga pengajuan hipotesis diterima.
Keterampilan Mengajar Guru dengan Motivasi Belajar Siswa
Anggraini, Wa Ode Susi;
Karsadi, Karsadi;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v5i1.42789
Guru merupakan seorang yang terhormat dalam kehidupan masyarakat, karena guru dianggap mampu membekali siswa dengan memberikan ilmu pengetahuan yang nantinya akan digunakan siswa dalam perjalanan hidupnya. Motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh kualitas proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu, untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, proses pembelajaran di dalam kelas harus belangsung dengan baik, berdaya guna dan efektif. Proses pembelajaran akan berlangsung dengan baik apabila didukung oleh guru yang kompeten di bidangnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa kelas XI SMK Negeri 6 Kendari. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel yang didapatkan sebanyak 71 siswa dari 247 siswa kelas XI SMK Negeri 6 Kendari. Metode pengumpulan data menggunakan skala keterampilan mengajar guru dan skala motivasi belajar siswa. Teknik analisis data menggunakan metode uji korelasi pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara keterampilan mengajar guru dengan motivasi belajar siswa kelas XI SMK Negeri 6 Kendari.
Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kecenderungan Perilaku Narsistik Pada Remaja
Zariah, Ainun;
Abas, Muhammad;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i3.36488
Kecenderungan narsistik merupakan rasa cinta pada diri sendiri yang berlebihan atau dapat juga diartikan sebagai perhatian yang sangat berlebihan pada diri sendiri. Individu narsistik memanfaatkan hubungan interpersonal hanya untuk memdapatkan perhatian, mencapai popularitas, serta melakukan segala hal yang menyenangkan untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja SMAN 4 Kendari. Jenis penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi berjumlah 376 siswa/siswi yang telah di screening dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau pengambilan jumlah sampel yang dilakukan menggunakan angket dari 376 siswa/siswi dan didapat yang sesuai kriteria dengan jumlah 89 orang. Teknik pengumpulan data adalah skala Narcissistic Personality Inventory (NPI) dan skala intensitas penggunaan media sosial (SIPMS). Analisis data dilakukan dengan cara menguji persyaratan dan mengunakan uji hipotesis Uji korelasi Product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja di SMAN 4 Kendari.
Motivasi Belajar dengan Academic Burnout Pada Mahasiswa
Sahab, Nurlin;
Abas, Muhamad;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i3.41593
Academic burnout merupakan kondisi yang membuat berkurangnya minat individu dalam memenuhi tugas, rendahnya motivasi, dan kelelahan karena persyaratan pendidikan, sehingga munculnya perasaan yang tidak di inginkan dan perasaan tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara motivasi belajar dengan academic burnout pada mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur di Universitas Halu Oleo. Subjek dalam penelitian berjumlah 78 responden yang ditentukan dengan teknik random sampling. Jenis penelitian berupa penelitian kuantitatif korelasional. Instrumen penelitian menggunakan skala motivasi belajar dan skala academic burnout. Pengujian hipotesis dianalisis dengan menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara motivasi belajar dengan academic burnout pada mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur di Universitas Halu Oleo. Nilai koefisien korelasi Pearson yang diperoleh menunjukkan nilai sebesar -0,621 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (ρ < 0,05). Hal ini berarti bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara motvasi belajar dengan academic burnout pada mahasiswa jurusan Teknik Arsitektur di Universitas Halu Oleo. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hipotesis diterima.
Persepsi Fear Appeal Pada Kemasan Rokok Dan Motivasi Berhenti Merokok Remaja
Husnaya, Irdha;
Aspin, Aspin;
Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i3.42992
Abstrak : Angka kematian akibat rokok terus meningkat. Pemerintah menetapkan beberapa kebijakan untuk mengendalikan masalah rokok. Salah satunya adalah dalam peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan menteri kesehatan Nomor 28 Tahun 2013 tentang pencantuman peringatan kesehatan dan informasi kesehatan pada kemasan produk tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi fear appeal pada kemasan rokok dengan motivasi berhenti merokok remaja Madrasah Aliyah Desa Lasalimu. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 32 orang, yang diambil dengan menggunakan teknik total sempling. Instrumen penelitian ini menggunakan skala persepsi fear appeal pada kemasan rokok dan skala motivasi berhenti merokok. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment, Koefisien korelasi ditemukan dengan nilai sebesar -0,256 dan nilai signifikansi 0,158 nilai ini lebih besar dari 0,05 sehingga dikatakan tidak ada hubunganantara persepsi fear appea pada kemasan rokok dengan motivasi berhenti merokok remaja Madrasah Aliyah Desa Lasalimu, sehingga hipotesis dalam penelitian ini ditolak. Kata kunci : motivasi berhenti merokok; persepsi; remaja