Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MENGATASI TINGKAT PENGANGGURAN DI KABUPATEN BATANG Nurrohman; Meriwijaya; Maulani, Wihda
JUSTICE: Journal of Social and Political Science Vol 3 No 1 (2024): JUSTICE: Journal of Social and Political Science
Publisher : JUSTICE Journal Of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/justice.v3i2.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam mengatasi tingkat pengangguran di Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teori yang digunakan dalam menganalisis merujuk teori dari Iyas Yusuf yaitu peran pemerintah sebagai regulator, dinamisator, dan fasilitator. Hasil penelitian yaitu peran pemerintah sebagai regulator adalah pemerintah Kabupaten Batang mengeluarkan peraturan Bupati Nomor 42 tahun 2021 Tentang Layanan Penempatan Kerja melalui System Informasi di Kabupaten Batang. Peran pemerintah sebagai dinamisator adalah  pemerintah Kabupaten Batang memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait adanya Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kawasan Industrial Park yang mana dari kedua kawasan tersebut akan membutuhkan tenaga kerja 20.613 orang. Peran pemerintah sebagai fasilitator adalah pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang melakukan berbagai jenis pelatihan kepada masyarakat yang dilakukan di gedung Balai Latihan Kerja yang tersebar di berbagai Kecamatan di Kabupaten Batang. Ketiga peran pemerintah tersebut ditujukan untuk mengatasi pengangguran di kabupaten Batang.
Integrating BAZNAS and Sharia Microfinance for Inclusive Economic Empowerment in Indonesia Damayanti, Sari; Nurrohman; Ridwan, Ahmad Hasan; Anggadini, Sri Dewi
Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIMKES Edisi January 2026
Publisher : LPPM Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jimkes.v14i1.4931

Abstract

The Sharia economy in Indonesia has great potential to improve public welfare but faces challenges such as limited capital access, low Islamic finance literacy, and dependence on illegal loans. Micro Sharia financing has proven capable of empowering MSMEs, improving community livelihoods, and reducing reliance on exploitative credit, thus strengthening the national economy. BAZNAS Microfinance, through productive zakat integration, provides interest-free capital, business support, and capacity building for mustahik, enhancing economic independence. This study examines an integrated model between Sharia Microfinance (LKMS/BMT) and BAZNAS Microfinance as a strategic instrument for economic empowerment within the maqāṣid al-sharīah framework. Using a qualitative-descriptive method with conceptual and normative-synthetic analysis, it combines Islamic economics theory, maqāṣid al-sharīah, and socio-financial practices of BAZNAS and LKMS. Findings show that synergy between Islamic social funds and commercial microfinancing creates a sustainable Islamic economic ecosystem. Through social incubation, productive financing, and economic circulation, the model reduces dependence on exploitative loans while expanding inclusive access to halal capital and supporting long-term community resilience. Theoretical foundations, including maqāṣid al-sharīah, ontology, axiology, and charity theory, strengthen its sustainability and relevance for equitable and inclusive economic development.