Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbandingan Potensi Medication Error Pada Rawat Inap dan Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Ganesha Gianyar Jaya, I Wayan Mahendra; Maharianingsih, Ni Made; Reganata, Gde Palguna; Widowati, I Gusti Ayu Rai
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 5, No 1 (2024): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v5i1.17283

Abstract

Medication error adalah kesalahan pengobatan yang dapat dicegah yang menyebabkan pemakaian obat yang tidak sesuai atau membahayakan pasien. Medication error dapat terjadi pada 4 fase yaitu prescribing, transcribing, dispensing dan administration. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan potensi kejadian medication error pada rawat inap dan rawat jalan di rumah sakit. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan penelitian cross-sectional, yang dilakukan pada bulan April 2023. Sampel penelitian ini adalah 50 resep pasien rawat inap, 50 resep pasien rawat jalan. Penilaian potensi medication error pada fase prescribing sebanyak 14 parameter, fase transcribing sebanyak 8 parameter, fase dispensing sebanyak 6 parameter dan fase administration sebanyak 5 parameter. Kejadian medication error pada prescribing yang terjadi paling banyak pada rawat inap dan rawat jalan yaitu tidak ada berat badan pasien (100%), fase transcribing yang terjadi paling banyak yaitu tidak jelas bentuk sediaan, pada rawat inap sebanyak (40%), dan pada rawat jalan sebanyak (42%), pada fase dispensing dan administration tidak ditemukan medication error. Perbandingan medication error rawat inap dan rawat jalan mendapatkan hasil pada fase prescribing (P=0,000), fase transcribing (P=0,961), fase dispensing (P=1.000), dan fase administration (P=1.000). Simpulan penelitian yaitu adanya perbedaan yang signifikan potensi medication error antara pasien rawat inap dan pasien rawat jalan pada fase prescribing, dimana potensi lebih banyak terjadi di rawat inap. Sehingga diperlukan perbaikan medication error dengan cara melakukan penambahan tenaga kerja dan pengetahuan kefarmasian di Instalasi Farmasi, hal ini dilakukan agar dapat mengurangi potensi kejadian medication error di RSU Ganesha Gianyar.
Penyuluhan Dan Penanaman Tananam Obat Keluarga (Toga) Di Desa Wisata Gunung Salak Tabanan Setiawan, Putu Yudhistira Budhi; Sutema, Ida Ayu Manik Partha; Maharianingsih, Ni Made; Dewi, Dewa Ayu Putu Satrya; Wintariani, Ni Putu
UNBI Mengabdi Vol. 3 No. 2 (2022): UNBI Mengabdi Juli
Publisher : Universitas Bali Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan  pengabdian  ini  dilakukan  di  Desa  Wisata Gunung Salak Tabanan. Desa Wisata ini berdasarkan  letak  geografis  dalah  desa  yang berada pegunungan sehingga mayoritas masyarakatnya bertani dan berkebun. Desa ini memiliki potensi  untuk dikembangkan, salah satunya dengan penanaman tumbuhan yang dapat  digunakan  sebagai  obat  keluarga untuk menambah daya tarik wisata dan menambah wawasan dalam pemanfaatan tanaman obat.  Metode  kegiatan  meliputi  penanaman tanaman obat, outbond, penyuluhan pembuatan  obat  menggunakan tanaman yang dilakukan selama dua hari yaitu pada 28-29 Oktober 2019. Hasilnya  dari pengabdian ini  tersedianya  lahan dengan  tanaman obat  yang   dapat   dikelola   dan   dimanfaatkan   oleh masyarakat.  Selain itu adanya penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan  pemanfaatan tanaman untuk pengobatan.  Penanaman pinang sepanjang jalan pedesaan menambah suasana dengan menjadi asri. Pengabdian ini berhasil meningkatkan wawasan masyarakat penggunaan tanaman obat dan menambah daya tarik desa
The Community Service on Antibiotics Use at Banjar Pinda Gianyar Ida Ayu, Manik Partha Sutema; Suryaningsih, Ni Putu Aryati; Widowati, I Gusti Ayu Rai; Maharianingsih, Ni Made
Journal of Health Community Service Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Health Community Service: 2025 January
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-medication with antibiotics elevates the threat of resistance, which increases morbidity and mortality. Antibiotic resistance (AMR) in humans must be avoided and reduced. The objective of this community service was to educate housewives about the crucial role of restricting self-medication with antibiotics in the fight against AMR. On March 14, 2023, the Department of Pharmacy at Bali International University executed this community service. The health education intervention was carried out in Banjar Pinda, Gianyar Regency. At least 79 housewives were attending. The event went well, and participants interacted with the presenters enthusiastically. It is implied that community service in Banjar Pinda-Gianyar imparts knowledge about health and the importance of AMR awareness. This program should be expanded to involve other community groups such as craftsmen, the elderly, and young people.