Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS JERAMI PADI DAN MOL TERHADAP KETERSEDIAAN N, P, K, DAN PERTUMBUHAN JAGUNG DI TANAH ALLUVIAL Gans Silalahi, Gio Andi; Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci; Manurung, Rinto
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4609

Abstract

Alluvial land in Indonesia, especially in West Kalimantan, has the potential as an agricultural area but has obstacles that can reduce productivity. Utilization of organic matter such as rice and mole straw compost is an alternative that can be used to overcome alluvial soil problems. This study aims to determine the effect of giving compost of rice straw and mole of banana tag on the availability of nutrients N, P, and K, and the growth of corn plants (Zea mays saccharata L.). The study was conducted on the land of Karya I Hamlet I Kuala Dua Village, Kubu Raya Regency. The study used the field experimental method with a complete random design pattern (RAL) with 1 factor, consisting of 5 treatment levels including J0 = 0 (control), J1 = 280 g/polybag (10 tons/ha), J2 = 560 g/ Polybag (20 tons/ha), J3 = 840 g/polybag (30 tons/ha), and J4 = 1120 g/polybag (40 tons/ha). Each treatment is repeated 5 times, and there are 25 polybags. The research parameters observed were soil pH, C-organic, N-total, P-available, K-Available, Plant Height, Stem Diameter, and Dry Root Weight. The results showed that the administration of rice straw compost and mole of banana tubes significantly affected soil pH, soil c-organic, soil phosphorus, plant height, stem diameter, and root dry weight. Keywords: corn, rice straw compost, and mol, alluvial land
PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR TANKOS DAN BIOCHAR KOTORAN AYAM TERHADAP KETERSEDIAAN UNSUR HARA NPK DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays L. Saccharata Sturt) DI TANAH ALUVIAL Pramesti, Febi Regita Ardia; Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci; Sulakhudin, Sulakhudin
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 13, No 1
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v13i1.70234

Abstract

Pemanfatan tanah Aluvial yang digunakan sebagai lahan pertanian memerlukan sejumlah perbaikan yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi biochar tankos dan biochar kotoran ayam terhadap ketersedian unsur hara N, P, K dan pertumbuhan tinggi tanaman jagung manis di tanah Aluvial. Penelitian ini di lakukan dari bulan Desember hingga Maret, dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dosis biochar tankos 25% dan biochar kotoran ayam 75% : B0 0 ton/ha, B1 20 ton/ha, B2 40 ton/ha, B3 60 ton/ha, B4 80 ton/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian biochar tankos dan biochar kotoran ayam pada perlakuan B4 (80 ton/ha) berpengaruh nyata terhadap parameter pH, C-organik, N-total, P-tersedia, K-tersedia, tinggi tanaman dan diameter batang. Perlakuan biochar tankos dan biochar kotoran ayam pada dosis 628,8 g/polybag dapat meningkatkan pH, C-organik, N-total, dan P-tersedia, K-tersedia, Tinggi tanaman dan diameter batang dibandingkan dengan kontrol (tanpa biochar tankos dan biochar kotoran ayam).Kata Kunci : Tanah Aluvial, Jagung Manis, Biochar Tankos, Biochar Kotoran Ayam
ANALISIS SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL PADA LAHAN KARET DENGAN TANAMAN PENUTUP DAN TANPA TANAMAN PENUTUP DI KECAMATAN BENGKAYANG Firadila, Rulia Alda; Yulies Vitri Indrawati, Urai Suci; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol 15, No 2: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v15i2.103690

Abstract

Tanah Ultisol menunjukkan potensi yang cukup besar bagi bidang pertanian di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat, namun jika tidak dikelola dengan efektif penggunaan tanah ini dihadapkan pada hambatan yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman khususnya tanaman perkebunan. Masalah umum tanah Ultisol mencakup tingkat kemasaman yang tinggi, kejenuhan Al yang tinggi, kekurangan unsur hara makro terutama P, K, Ca, dan Mg, serta kandungan bahan organik yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat kimia tanah Ultisol pada beberapa lahan karet dengan tanaman penutup dan tanpa tanaman penutup tanah serta memberikan saran pemupukan N, P, K yang sesuai pada lahan karet di Kecamatan Bengkayang. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif dengan melakukan survei pada jenis tanah Ultisol di beberapa lahan karet di Kelurahan Sabalo, Kecamatan Bengkayang. Berdasarkan hasil analisis tanah di laboratorium dan pengamatan lapangan diketahui bahwa lahan karet dengan tanaman penutup rumput gajah mini memiliki nilai C-organik dan N-total yang lebih baik, lahan karet dengan tanaman penutup paku harupat menunjukkan sifat kimia yang buruk dibandingkan dengan lahan karet tanpa tanaman penutup, dan lahan karet tanpa tanaman penutup memiliki nilai P-tersedia lebih baik dibandingkan lahan lainnya.