Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Regional Government Strategies to Preserve the Keris Industry in Sumenep Rahmadhani, Noviana Dwi; Fajar, Moh. Ibnu; Abdullah, Saiful
TRUNOJOYO LAW REVIEW Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Faculty of Law Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/tlr.v6i1.23289

Abstract

This research aims to analyze the importance of establishing regulations for the Aeng Tong-tong tourist village in Sumenep Regency, which are used to strive to develop and promote keris sectarian culture in Sumenep Regency. This research method is legal research using a sociological juridical approach, with observation and interview methods. The results of this research indicate that the keris as one of the world's non-material human heritage requires a re-emphasis on the values and role in society contained in the keris so that there are no misunderstandings in the placement of the keris. The conclusion of this research is the form of local government legal protection as an effort to preserve the keris industry in Sumenep Regency as a form of maintaining keris cultural crafts and also making Sumenep the city of Keris with the highest number of keris makers in Sumenep Regency. This form of legal protection is so that there are clear legal regulations.
Implikasi Penetapan Darurat Masa Covid-19 Sebagai Keadaan Force Majeure Pada Perjanjian Sektor Pariwisata Yogahastama, Riesta; Fajar, Moh. Ibnu
Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 5, No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.75 KB) | DOI: 10.17977/um019v5i2p398-409

Abstract

This study aimed to determine the implications of force majeure due to the Covid-19 pandemic on tourism sector agreements. This study used a sociological juridical approach. This research emphasized secondary sources of material, both field data, conditions in the field, and the form of regulations and legal theories. The results showed that the impact during the pandemic and the new normal was very significant. The factor that caused force majeure to take effect in the tourism sector in the Madura island region at the time of the Covid-19 epidemic was an excuse for not being able to fulfill obligations due to the disappearance of objects or destinations that are the subject of the agreement. The impact was arising from the imposition of force majeure on the tourism sector agreement in the Madura region during the Covid-19 pandemic, the tourism sector business actors canceled the agreement unilaterally by causing losses to the tourism sector business actors.
Implementasi Digitalisasi Desa melalui Sosialisasi Web Desa di Tlomar, Kabupaten Sampang Fajar, Moh. Ibnu; Qatrunnada, Nabila Rifdah; Makrufah, Auliya; Inayah, Nazatul
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i2.133

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital mendorong penerapan digitalisasi desa sebagai upaya strategi untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan digitalisasi melalui sosialisasi dan pembuatan web desa di Desa Tlomar, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan. Program kerja ini meliputi tahapan perizinan, survei kebutuhan, sosialisasi, pembuatan website, dan pelatihan perangkat desa. Website yang dikembangkan mencakup berbagai fitur seperti profil desa, agenda kegiatan, layanan publik, serta formulir pengaduan yang didukung dengan teknologi barcode. Hasil implementasi menunjukkan bahwa website Desa Tlomar mampu meningkatkan literasi digital masyarakat, mempermudah akses informasi, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan desa. Inovasi ini menjadi langkah awal dalam menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus menjadikan Desa Tlomar sebagai model digitalisasi desa yang berhasil.
EVALUASI KOMPREHANSIF MEKANISME PARTISIPASI PUBLIK DI DPRD KABUPATEN BANGKALAN DALAM RANGKA MEWUJUDKAN TATA KELOLA PEMERINTAHAN YANG INKLUSIF DAN AKUNTABEL Triana Wati; Moh Ibnu Fajar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 7 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Juli
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v3i7.2488

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas mekanisme partisipasi publik di DPRD Bangklaan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang inklusif dan akuntabel. Menggunakan pendekatan empiris dengan data primer dari wawancara anggota DPRD serta data sekunder, studi ini menemukan bahwa DPRD Bangkalan memahami pentingnya partisipasi. Reses menjadi metode paling efektif untuk menyerap aspirasi yang kemudian diwujudkan dalam program, sementara Public Hearing fokus pada perumusan peraturan daerah meskipun jangkauannya terbatas. Namun identifikasi signifikan menunjukkan celah dalam inklusivitas dan akuntabilitas. Partisipasi kelompok petani masih rendah, terhambat oleh akses teknologi dan kurangnya informasi, berisiko menghasilkan kebijakan yang kurang relevan. Ketiadaan mekanisme umpan balik yang transparan dan sistematis mengenai tindak lanjut aspirasi juga dapat mengikis kepercayaan publik. Sebagai Kesimpulan, DPRD Bangkalan perlu diversifikasi metode partisipasi yang lebih adaptif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, serta mengembangkan sistem umpan balik yang transparan dan akuntabel. Rekomendasi meliputi edukasi literasi digital, analisis tren aspirasi berkala, dan publikasi lapora tindak lanjut guna memperkuat akuntabilitas dan relevansi kebijakan.
ANALISIS YURIDIS KEKUATAN MENGIKAT AKTA PERDAMAIAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA HAK MILIK TANAH DI PENGADILAN Adinda Diva Silvi Zaila Putri; Devita Antikasari; Moh. Ibnu Fajar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/a525w655

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan mengikat secara yuridis dari akta perdamaian dalam penyelesaian sengketa hak milik tanah di pengadilan, sebagai alternatif penyelesaian yang efisien dari jalur litigasi yang prosesnya lama dan berbelit). Akta perdamaian, yang lahir dari kesepakatan para pihak di hadapan hakim sesuai Pasal 130 Herziene Inlandsch Reglement (HIR), memiliki kedudukan hukum istimewa yang setara dengan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Kekuatan mengikatnya bersumber dari tiga aspek utama: kekuatan mengikat mutlak (ne bis in idem) yang mencegah gugatan kembali untuk perkara yang sama, kekuatan pembuktian sempurna sebagai akta autentik, dan kekuatan eksekutorial yang memungkinkan pihak yang dirugikan dapat mengajukan permohonan eksekusi langsung kepada Ketua Pengadilan. Dari perspektif Hukum Perdata, akta perdamaian memadukan kekuatan kontraktual dan yudisial, sehingga memberikan perlindungan hukum yang optimal. Sementara dari perspektif Hukum Agraria, akta perdamaian dapat dijadikan alas hak yang sah untuk melakukan perubahan data kepemilikan di Kantor Pertanahan, menjadikannya solusi efektif yang memberikan kepastian hukum dan efisiensi dalam mengatasi sengketa hak milik tanah
PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PENGEMUDI KENDARAAN BERMOTOR DALAM PENGARUH ALKOHOL YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG LAIN: ANALISIS PASAL 311 AYAT (5) JO. PASAL 106 AYAT (1) UU NOMOR 22 TAHUN 2009 Novi Tri Ulfatul Fajriah; Raiyan Faitul Abbror; Moh. Ibnu Fajar
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/5jxrmg73

Abstract

Penelitian ini menganalisis pertanggungjawaban pidana pengemudi kendaraan bermotor dalam pengaruh alkohol yang mengakibatkan matinya orang lain serta mengkaji penerapan sanksi pidana dalam Pasal 311 ayat (5) jo. Pasal 106 ayat (1) UU Nomor 22 Tahun 2009 terkait aspek keadilan dan efek jera. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dengan analisis peraturan perundang-undangan dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan pengemudi yang mengemudi dalam pengaruh alkohol dapat dimintai pertanggungjawaban pidana berdasarkan prinsip actio libera in causa dengan bentuk kesalahan culpa lata. Meskipun ketentuan hukum memberikan ancaman maksimal 12 tahun penjara, penerapan sanksi di pengadilan menunjukkan disparitas signifikan dengan putusan yang jauh lebih ringan. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai keadilan bagi korban dan efektivitas efek jera. Penelitian menyarankan perlunya pedoman pemidanaan yang jelas, penguatan pembuktian, konsistensi penegakan hukum, dan upaya pencegahan non-hukum untuk meningkatkan efektivitas sanksi pidana.
STRATEGI PENCEGAHAN KORUPSI SEKTOR PENDIDIKAN TINGGI: MENDORONG INTEGRITAS AKADEMIK DAN TATA KELOLA KAMPUS YANG BERSIH Moses Rio Adib Wirda; Moh. Ibnu Fajar; Fauzin; Abd. Wachid Habibullah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/yytjgx95

Abstract

Korupsi di sektor pendidikan tinggi merupakan persoalan serius yang tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga mengancam integritas akademik dan kredibilitas institusi perguruan tinggi sebagai pusat pembentukan nilai moral dan intelektual. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan merumuskan strategi pencegahan korupsi di lingkungan perguruan tinggi melalui pendekatan konseptual berbasis tinjauan pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan literature review terhadap jurnal ilmiah, buku akademik, serta regulasi dan dokumen kebijakan yang relevan dengan isu pencegahan korupsi, tata kelola perguruan tinggi, dan integritas akademik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pencegahan korupsi yang efektif di perguruan tinggi memerlukan penerapan strategi ganda yang saling melengkapi, yaitu reformasi struktural melalui penerapan Good University Governance dan penguatan kultural melalui penanaman integritas akademik dan pendidikan anti korupsi. Reformasi tata kelola berperan dalam menutup celah sistemik melalui transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan internal yang kuat, sementara pendekatan kultural berfungsi membentuk kesadaran moral dan komitmen etis sivitas akademika. Sinergi antara kedua strategi tersebut menjadi prasyarat utama untuk menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang bersih, berintegritas, dan berkelanjutan dalam mencegah praktik korupsi.
INTEGRASI PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI DAN HAM SEBAGAI INSTRUMEN PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA Serly Desvita Eka Putri; Moh. Ibnu Fajar; Abd. Wachid Habibullah
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/6hp37z56

Abstract

Fenomena korupsi di Indonesia bukan hanya dapat dipahami sebagai persoalan finansial semata, tetapi juga merupakan masalah struktural yang berdampak luas pada kehidupan masyarakat. Korupsi secara langsung maupun tidak langsung melanggar Hak Asasi Manusia (HAM), karena praktik tersebut menghambat akses masyarakat terhadap layanan publik dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi pendidikan anti-korupsi dan nilai-nilai HAM dapat berfungsi sebagai instrumen strategis dalam membentuk karakter mahasiswa agar memiliki kesadaran moral dan sosial yang tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui pengumpulan data akademik dan kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian nilai anti-korupsi dan HAM melalui kurikulum formal maupun kegiatan ekstrakurikuler terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap integritas, kejujuran, empati, serta tanggung jawab sosial pada mahasiswa. Peran Pusat Pendidikan Anti-Korupsi dan HAM Universitas Trunojoyo Madura menjadi contoh konkret komitmen institusi pendidikan dalam melahirkan generasi yang sadar dan menolak praktik koruptif. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai proses edukasi, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk memastikan mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki fondasi etika yang kuat dalam melawan korupsi.
PEMANFAATAN PENANAMAN MAGROVE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ABRASI DI DESA SABIYAN Moh. Ibnu Fajar; Muchammad Zulkifli Fajar Irawan; Ilham Abdillah Farhan; Ach karimolloh; Mahmudi
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/r5t4yb32

Abstract

Kegiatan penanaman mangrove merupakan upaya strategis dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan mencegah abrasi pantai. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif mahasiswa dan relawan dalam rehabilitasi hutan mangrove di kawasan pesisir. Penanaman dilakukan langsung di area pasang surut dengan menanam bibit mangrove pada substrat berlumpur untuk memperkuat struktur tanah dan meredam energi gelombang laut. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami pantai, meningkatkan kualitas lingkungan perairan, menyediakan habitat bagi berbagai biota laut, serta mendukung keseimbangan rantai makanan ekosistem pesisir. Keterlibatan mahasiswa memberikan dampak ekologis sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pesisir yang berkelanjutan dan mendorong peran aktif generasi muda dalam pelestarian lingkungan serta mitigasi perubahan iklim di kawasan pesisir.
PELATIHAN PEMBUATAN KERAJINAN TANGAN DARI LIMBAH CANGKANG KERANG SEBAGAI WUJUD PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DESA SABIYAN Moh. Ibnu Fajar; Santiayu Wulan Sari; Fella Sufa Dwi A.; Riska Setianingsih; Muhammad Muhtar R.
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/tjjbhx20

Abstract

Penumpukan limbah cangkang kerang di wilayah pesisir Desa Sabiyan, Kabupaten Bangkalan menimbulkan permasalahan lingkungan, gangguan kesehatan, dan menghambat potensi pariwisata. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui pelatihan pembuatan kerajinan berbahan limbah cangkang kerang untuk pengelolaan lingkungan dan peningkatan ekonomi kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat, meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas masyarakat dalam mengolah limbah cangkang kerang menjadi produk bernilai estetika dan ekonomis seperti hiasan dinding dan cendera mata. Kegiatan ini berkontribusi terhadap pengurangan limbah pesisir sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal yang berkelanjutan, menjadikan limbah sebagai sumber daya produktif bagi pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.