Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 Agustin, Nelly; Pratiwi, Liliek; Permatasari, Leya Indah
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9 No 2 (2020): Edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jik umc.v9i2.1684

Abstract

Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon Tahun 2019 Nelly Agustin1, Liliek Pratiwi2, Leya Indah Permatasari2 Mahasiswi Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon1, Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon2 Abstrak Hipertensi dalam pada kehamilan adalah hipertensi yang terjadi saat kehamilan berlangsung dan biasanya pada bulan terakhir kehamilan atau lebih setelah 20 minggu usia kehamilan pada wanita yang sebelumnya normotensif, tekanan darah mencapai nilai 140/90 mmHg, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan tekanan diastolik 15 mmHg di atas nilai normal. Ibu hamil yang mengalami rasa cemas beresiko mengalami tekanan darah meningkat sehingga timbul kejadian preeklampsia. Jenis penelitian adalah metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling sebanyak 45 orang. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan lembar observasi. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan persentase dan analisa bivariat dengan uji Spearman Rho. Kecemasan ibu hamil diperoleh lebih dari setengahnya responden (57,8%) mengalami kecemasan sedang dan Kejadian hipertensi pada ibu hamil diperoleh lebih dari setengahnya responden (66,7%) mengalami hipertensi stage I. Hasil uji Spearman Rho diperoleh ? value= 0,000 < ? (0,05) dengan demikian menunjukkan bahwa Ha diterima artinya terdapat hubungan antara kecemasan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Susukan Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon tahun 2019 (p = 0,000, ? = 0,05).Kesimpulan hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapat hubungan antara kecemasan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil, sehingga hendaknya ibu hamil dapat menambah informasi mengenai kondisi kehamilan dan persalinan. Kata Kunci : Kecemasan, Hipertensi, Ibu Hamil Daftar Pustaka : 44 (2012-2018)
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PSYCHOLOGICAL WELL BEING PADA REMAJA DI SMA N 1 KERSANA KABUPATEN BREBES Leya Indah Permatasari; Liliek Pratiwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 11 No 2 (2022): Edisi Juli-Desember 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/

Abstract

  Latar Belakang: Ketidakmampuan remaja dalam menyelesaikan sebuah masalah akan memberikan tekanan sehingga menyebabkan remaja mengalami kestresan, keadaan ini bisa membuat remaja merasa tidak puas dalam hidup dan tidak bahagia. Kurangnya kebahagiaan remaja dikarenakan belum tercapainya psychological well being atau kesejahteraan psikologis sehingga menimbulkan dampak perilaku kenakalan remaja. Salah satu faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja adalah kecerdasaan emosional. Metodelogi: Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 970 orang remaja SMA N 1 Kersana dan sampel sebanyak 90 orang dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Penelitian ini menggunakan 2 kuesioner yang terdiri dari kuesioner skala kecerdasan emosional dan kuesioner skala kesejahteraan psikologis. Adapun analisa data dalam penelitian menggunakan teknik Statistic Kuantitatif. Hasil Penelitian: Hasil uji chi square didapatkan nilai p value sebesar 0,005 (p value<0,05) maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan psychological well being pada remaja di SMA N 1 Kersana Kabupaten Brebes. Kesimpulan: Semakin rendah tingkat kecerdasan emosional yang dimiliki siswa maka tingkat psychological well being siswa juga akan ikut semakin rendah begitupun sebaliknya.
Development of Crispy Brownies As A Protein Source Made From Soybean Flour and Red Bean Flour As A Supplementary Food For Pregnant Women Ramadhani, Fachrunisa; Khoiriyah, Nur; Permatasari, Leya Indah
Urecol Journal. Part C: Health Sciences Vol. 5 No. 2 (2025): August-Dec
Publisher : Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of pregnant women suffering from chronic energy deficiency (CED) in Indonesia remains a public health issue. Pregnant women experiencing CED may face complication related to pregnancy and are at risk of giving birth to low birth weight (LBW) infants. LBW is one of the risk factors for children to experience stunting. The protein needs of pregnant women can be fulfilled by utilizing plant-based food sources. Plant-based food have the potential to be used as additional protein sources. This research aims to develop a crispy brownie product using soybean flour and red bean flour as a source of protein food. The research design used a Complete Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 2 replications. The treatments applied were the use of a base material of soybean flour and red bean flour with F1 (90%:10%), F2 (80%:20%), F3 (70%:30%), F4 (60%:40%). The analyses conducted were organoleptic characteristics, chemical analysis, nutrient contribution and production costs. Data analysis used the Kruskal wallis test and the Man-whitney follow up test. The hedonic quality results significantly differ in the color and texture parameters. Meanwhile, the hedonic test significantly differs in the color parameter. F2 is designated as the selected formula. The selected brownies crispy formula contains 4.3% moinsture content; 3,9% ash content; 26.5% protein; 39,3% fat; 30,2% carbohydrates. One serving of brownies crispy contributes 406 kcal of energy. Brownies crispy made from soy flour and selected red bean flour meet the requirements to claim as a source of protein. It is hoped that brownies crispy made from soybean flour and redbean flour can serve as a supplementary food source of protein for pregnant women
Efektivitas Crossword Puzzle Therapy Terhadap Kemampuan Kognitif Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Klampok Brebes Maulida Nurapipah; Leya Indah Permatasari; Feishal Farhan Siddiq
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55267

Abstract

Proses menua menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada lansia, yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Salah satu upaya non-farmakologis untuk mempertahankan fungsi kognitif adalah Crossword Puzzle Therapy yang merangsang memori, perhatian, dan kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas Crossword Puzzle Therapy terhadap kemampuan kognitif lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Klampok Brebes. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Quasi-Experimental Design metode Intact Group Comparison. Sampel berjumlah 40 lansia dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk dan paired sample t-test. Sebelum intervensi, 70% responden berada pada kategori kemungkinan terdapat gangguan kognitif, 20% tidak mengalami gangguan, dan 10% mengalami gangguan. Setelah intervensi, tidak ada responden dengan gangguan kognitif (0%), jumlah kemungkinan gangguan menurun menjadi 60%, dan kategori tanpa gangguan meningkat menjadi 40%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (p > 0,05) Crossword Puzzle Therapy terhadap kemampuan kognitif lansia. Crossword Puzzle Therapy tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan kognitif lansia, namun menunjukkan tren positif perbaikan. Panti lansia disarankan tetap menggunakan Crossword Puzzle Therapy dengan durasi, frekuensi, dan tingkat kesulitan yang dimodifikasi. Penelitian selanjutnya memperbesar sampel, memperpanjang waktu intervensi, serta membandingkan dengan terapi kognitif lain.
HEALTH COUNSELING ON HOW TO OVERCOME ANXIETY WITH PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION IN THE ELDERLY IN TUKMUDAL VILLAGE, SUMBER DISTRICT Riza Arisanty Latifah; Leya Indah Permatasari; Aningsih
Jurnal Abdisci Vol 1 No 10 (2024): Vol 1 No 10 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i10.407

Abstract

Anxiety is a psychological disorder characterized by excessive and persistent feelings of fear and worry. Anxiety often occurs in the elderly, which makes the elderly feel anxious and excessively restless, so it interferes with daily activities. Symptoms of anxiety are restlessness, trembling, headaches, and the heart rate becomes faster than usual. The purpose of this health counseling is to increase public knowledge on how to overcome anxiety. The implementation method starts with a survey and then conducts counseling with education, role play, and evaluation. The results achieved in this counseling are that the elderly who participate in health education activities about overcoming anxiety in the elderly can understand how to overcome anxiety in the elderly in Tukmudal Village and increase public knowledge about anxiety. The conclusion is that this counseling has been carried out and based on the results of the evaluation of the implementation during the activity, it is known that there has been an increase in the knowledge of the elderly about anxiety and how to overcome anxiety in Tukmudal Village, Sumber District, Cirebon Regency.
HOME CARE POST FEMUR FRACTURE SURGERY ON MR. A IN THE WATUBELAH AREA, CIREBON REGENCY IN 2024 Leya Indah Permatasari; Aldi Ramadan; Dian Amelia; Hoirunnisa Hoirunnisa; Nanda Meilizha; Nurliana Nurliana; Seli Juliyanti; Uun Kunaena
Jurnal Abdisci Vol 2 No 1 (2024): Vol 2 No 1 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v2i1.526

Abstract

Home Care is a health service carried out at home and aims to improve, maintain, and increase the independence of patients and families. The home care activities at Mr. A aim to be a form of community service with the hope that the family can be independent in caring for Mr. A. The implementation of community service in the form of home care services uses a family nursing care approach, starting from conducting assessments, determining diagnoses, and providing interventions, documentation, and evaluations. The implementation of home care services is carried out for three days by providing education and wound care. After the wound was treated, Mr. A's wound no longer had fluid coming out of the wound, and when given education, Mr. A and his family understood what was conveyed.