Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH POLA MAKAN BURUK TERHADAP PERFORMA ATLET Muhammad Ikhsan Kamil; Gadis Ayu Anistasya; Nasywa Zalfaa Afiifah Darma; Yunita Wati; Muhammad Iskandar
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 12 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Desember 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i12.1341

Abstract

Pola makan yang buruk masih menjadi tantangan utama dalam upaya peningkatan performa dan kesehatan atlet di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pola makan buruk terhadap performa fisik, komposisi tubuh, serta peran faktor psikososial, khususnya body image dan pengetahuan gizi, sebagai mediator atau moderator hubungan tersebut. Studi ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 80 atlet usia 15–25 tahun dari berbagai cabang olahraga. Data pola makan dikumpulkan melalui Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan food recall 2x24 jam, sedangkan performa fisik diukur dengan uji daya tahan aerobik (VO2 max), kekuatan otot (handgrip test), dan waktu reaksi. Komposisi tubuh dianalisis menggunakan bioelectrical impedance analysis (BIA), sementara faktor psikososial dinilai menggunakan Body Shape Questionnaire (BSQ) dan Nutrition Knowledge Questionnaire. Hasil analisis menunjukkan bahwa 62,5% atlet memiliki pola makan buruk, yang berkorelasi dengan penurunan signifikan pada VO2 max, kekuatan otot, serta peningkatan lemak tubuh dan waktu reaksi yang lebih lambat (p < 0,05). Body image negatif ditemukan memediasi dampak pola makan buruk terhadap performa fisik, sedangkan pengetahuan gizi yang tinggi mampu memoderasi efek negatif tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi gizi berbasis bukti dan edukasi psikososial yang terintegrasi untuk mendukung performa dan kesehatan atlet secara optimal. Penelitian ini merekomendasikan agar program pembinaan atlet tidak hanya berfokus pada asupan nutrisi, tetapi juga memperhatikan aspek psikososial untuk hasil jangka panjang yang berkelanjutan.  
PERANCANGAN DESIGN CHARACTER VIDEO ANIMASI 3D SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAHAYA ARUS LAUT RIP CURRENT DI PANTAI PARANGTRITIS Rasya Noviana Pristanto; Pebriyanto Pebriyanto; Muhammad Iskandar
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rip current, atau arus balik, di pantai parangtritis sering menjadiancaman keselamatan bagi pengunjung. Kurangnya pemahaman tentangtanda dan karakteristik rip current mengakibatkan banyaknya korbantenggelam yang terseret arus ini. Penelitian ini bertujuan merancangvideo animasi yang informatif untuk meningkatkan pengetahuan calonpengunjung pantai mengenai bahaya rip current, cara mengenali tandatandanya, serta langkah penyelamatan yang benar. Metode yangdigunakan meliputi studi literatur untuk mendapatkan informasi tentangfenomena ini, wawancara dengan timsar Parangtritis, serta observasilapangan guna memahami kondisi nyata di pantai. Hasil penelitianmenunjukan bahwa design character dengan artstyle kartun pada videoanimasi 3D sebagai media informasi bahaya arus laut rip current di PantaiParangtritis mampu menyampaikan informasi secara efektif. Prosesperancangan design character merupakan salah satu aspek penting dalammerancang sebuah video animasi 3D. Dengan pendekatan ini, animasi“Alvin dan Arus Misterius” dirancang sebagai media informasi yangdirencanakan untuk dipublikasikan agar calon pengunjung PantaiParangtritis dapat mengetahui bahaya rip current sebelum pergi kesana.Kata kunci: Video Animasi, Animasi 3D, Arus Laut, Rip Current, PantaiParangtritis, Media Informasi.
PERANCANGAN DIGITAL COMPOSITING VIDEO ANIMASI 3D SEBAGAI MEDIA INFORMASI BAHAYA RIP CURRENT DI PANTAI PARANGTRITIS Sinta Puspita Cahyani; Muhammad Iskandar; Pebriyanto Pebriyanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Parangtritis merupakan salah satu destinasi wisata populer di Indonesiayang menyimpan potensi bahaya tersembunyi, salah satunya adalah arus laut Rip Current.Kurangnya pemahaman pengunjung terhadap karakteristik arus tersebut menjadipenyebab utama tingginya angka kecelakaan laut. Penelitian ini bertujuan untukmerancang video animasi 3D yang menginformasikan bahaya Rip Current denganpendekatan visual melalui teknik digital compositing. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah observasi langsung, wawancara, kuesioner, dan studi literatur.Proses analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkanpemahaman yang menyeluruh mengenai kondisi di lapangan dan preferensi targetaudiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi 3D dengan gaya visual ekspresifdan penggunaan color grading yang tepat mampu menyampaikan informasi secara efektifdan menarik. Proses compositing menjadi aspek penting dalam merancang visual yangrealistis dan emosional, mencakup penggabungan elemen lighting, efek visual, sertakoreksi warna. Melalui pendekatan ini, animasi berjudul “Alvin dan Arus Misterius”dirancang sebagai media informasi yang siap untuk dipublikasikan sebagai upaya mitigasirisiko keselamatan di kawasan Pantai Parangtritis.Kata kunci: Animasi 3D, Compositing, Color Grading, Keselamatan Pantai, Rip Current.
PERANCANGAN KARAKTER ANIMASI 3D “HARMONI BAMBU” MENGENAI ANGKLUNG PADAENG UNTUK REMAJA SMA DI KOTA BANDUNG Muhammad Ali Zahid Al Haidar Mewar; Muhammad Iskandar; Pebriyanto Pebriyanto
eProceedings of Art & Design Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya Sunda memiliki banyak kesenian tradisional, termasuk seni musik dan pertunjukan. Salah satukesenian musik tradisional sunda adalah Angklung Padaeng. Pada zaman modern ini, ketertarikan terhadapkesenian musik Angklung Padaeng masih cukup rendah di kalangan remaja, hal ini mengancam kesenianangklung punah dengan perlahannya menghilang ketertarikan dari masyarakat di Indonesia, terutama di KotaBandung. Untuk melestarikan dan meningkatkan ketertarikan kesenian Angklung Padaeng khususnya dikalangan remaja, perlu adanya media yang tepat untuk mengajak masyarakat di kalangan remaja agar lebihberminat dan tertarik dengan kesenian Angklung Padaeng. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan memahamibagaimana merancang model karakter animasi 3D sebagai media edukasi untuk melestarikan dan meningkatkanketertarikan terhadap kesenian Angklung Padaeng untuk remaja SMA di Kota Bandung. Untuk penelitian ini,penulis menggunakan pendekatan metode campuran (mixed method). Pengumpulan data dilakukan denganteknik wawancara, observasi, studi literatur, serta survei sebagai sarana memperoleh informasi mengenai fokuspermasalahan. Data-data yang diperolah kemudian diolah menggunakan analisis explanatory sequential. Hasildata penelitian tersebut menunjukkan penggunaan desain karakter anggota dan pemain paduan angklung yangmenarik, serta beragam dalam penampilan dan berpakaian, perlu digunakan untuk perancangan model karakteranimasi 3D mengenai Angklung Padaeng untuk remaja.Kata Kunci: karakter, model, 3D, animasi, pengenalan, ketertarikan, angklung, padaeng