Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menakar Paradigma Penanggulangan Bencana Melalui Analisis Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana Setyorini, Fitri Adi
Journal of Social Politics and Governance (JSPG) Vol. 5 No. 2 (2023): Journal of Social Politics and Governance (Desember)
Publisher : Prodi Ilmu Pemerintahan, Universitas AMIKOM Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/jspg.v5i2.1376

Abstract

This study discusses the paradigm used by the Indonesian government in making domestic disaster management policies through analysis of Law No. 24 of 2007. Institutions in the National Disaster Management Agency (BNPB) have developed policies related to the development of issues of change and developments in domestic and international politics. This writing aims to analyze the paradigm used by the Indonesian government in making policies on domestic disaster management through analysis of Law No. 24 of 2007. The author uses the content analysis method in analyzing these laws. Analysis was carried out on five indicators; actors, authority, budget, governance, and output that represent three paradigms; realism, liberalism and constructivism. Based on the results of the analysis, the Disaster Management Law is highly dependent on the paradigm of realism.
Pemberdayaan UMKM Seleraku melalui Penerapan Inovasi Mesin Sealer untuk Meningkatkan Daya Saing dan Kualitas Produk Pujiyanto, Muhammad; Azizi, Ernes Septina; Setyorini, Fitri Adi; Solekan, Muhamad; Cahyaningsing, Anggi Fitria
Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Desember
Publisher : LPPPM STAI Darul Hikmah Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35309/dharma.v6i1.455

Abstract

Seleraku MSME in Lengkong Village, Banjarnegara Regency, faces challenges in product packaging due to its reliance on manual methods that result in inconsistent, less durable, and inefficient packaging. This community engagement program aims to improve packaging quality and efficiency through the application of sealer machine technology and capacity building for MSME operators. The implementation methods include socialization, training, mentoring, and structured observation-based evaluation of packaging processes and outcomes. The results indicate clear improvements in packaging quality, particularly in terms of tightness, uniformity, and durability after the use of the sealer machine. Production efficiency also increased, as reflected in faster packaging flow and fewer manual packaging errors. Additionally, the technical skills of MSME operators improved through hands-on training and continued mentoring. Overall, the program demonstrates that the integration of simple sealer technology effectively enhances packaging quality, production efficiency, and strengthens the competitiveness of Seleraku MSME products in the marketplace
Inovasi Pupuk Organik Cair Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Berkelanjutan pada Komunitas Bank Sampah Berkah Desa Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara Setyorini, Fitri adi; Pujiyanto, M. Aris; Sugiharto, Septiono Bangun; Kusuma, Ayusia Sabhita; Amalia, Rifka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5588

Abstract

Artikel ini menguraikan inovasi pembuatan pupuk organik cair sebagai solusi pengelolaan sampah berkelanjutan pada Komunitas Bank Sampah Berkah di Desa Karanganyar, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pengelolaan sampah organik yang belum optimal, yang disebabkan oleh rendahnya kesadaran, keterampilan masyarakat, serta keterbatasan sarana dan prasarana pengolahan sampah. Padahal, bank sampah memiliki peran strategis dalam mendukung ekonomi sirkular melalui aktivitas pengumpulan, pemilahan, dan pemanfaatan ulang sampah rumah tangga, termasuk yang bersifat organik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan teknis, serta kemandirian komunitas dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair yang memiliki nilai guna dan nilai jual. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik pembuatan pupuk, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. Komunitas mulai menerapkan praktik ramah lingkungan dan memproduksi pupuk organik cair secara mandiri. Produk ini mulai dimanfaatkan untuk kebutuhan pertanian rumah tangga dan berpotensi dipasarkan. Aktivitas pengolahan sampah organik menjadi lebih terstruktur dan berkelanjutan. Selain itu, tumbuh kesadaran baru mengenai nilai ekonomi sampah organik yang sebelumnya diabaikan. Kegiatan ini mendorong kemandirian komunitas dalam pengelolaan sampah dan membuka peluang ekonomi lokal.