Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Pemanfaatan Tanaman Sawi Di Desa Bahagia Kecamatan Palolo pariyati, pariyati; Rukhayati; Nurapiah
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v2i3.4110

Abstract

Sawi merupakan tanaman hortikultura yang dapat memperbaiki dan memperlancar pencernaan. Hampir setiap orang gemar akan sawi karena rasanya segar dan banyak mengandung vitamin A, vitamin B dan sedikit vitamin C. Tanaman sawi dapat tumbuh baik di tempat yang berhawa panas maupun berhawa dingin, sehingga dapat diusahakan di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah, seperti di Kecamatan Palolo.Tanaman Sawi merupakan jenis tanaman sayuran yang mengandung banyak nutrisi, budidaya tanaman sawi termasuk cepat dan mudah dalam pemeliharaan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Kreasi Olahan Kripik Daun Kelor marwana, marwana; Rukhayati
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v3i1.4828

Abstract

Moringa leaves can be processed into chips which have added value and are economical. However, consumption of Moringa leaves is low due to poor processing technology, low economic value, and the image as poor people's food. This service activity aims to increase the added value of Moringa leaf products by processing them into long-lasting chips. The methods used are drying, mixing spices, and packaging. The results showed that Moringa leaf chips had a crunchy texture, savory taste and fragrant aroma. Moringa leaf chips can also be stored for months without reducing their quality. Thus, Moringa leaf chips can be an alternative staple food and a source of income for housewives, as well as an effort to strengthen local products.
PKM KELOMPOK NELAYAN “WIA” MELALUI PEMANFAATAN HASIL LAUT DI DESA MALAKOSA Rukhayati; Habibu, Rahmiwati; Pariyati
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.360

Abstract

PKM Kelompok nelayan WIA merupakan upaya untuk memberikan penguatan kepada kelompok nelayan WIA dengan melibatkan berbagai pihak yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan partisipasi masyarakat. permasalahan yang dihadapi oleh kelompok WIA sebagai kelompok wanita yang mengolah hasil tangkapan dari kelompok nelayan pemancing ikan laut adalah masih kurangnya pengetahuan yang dimiliki terutama dalam pengelolaan manajemen kelompok, dan juga teknik pemasaran yang masih rendah dengan jangkauan yang kurang luas. Urgensi PKM ini adalah meningkatkan kesejahteraan, kemandirian, dan partisipasi masyarakat Desa Malakosa untuk mengembangkan potensi dan kreativitas kelompok nelayan “WIA” dalam pengolahan hasil laut, membuka akses informasi, sumber daya, bantuan, dan dukungan dari berbagai pihak yang terkait dengan usaha pengolahan hasil laut. Tujuan PKM adalah untuk meningkatkan keterampilan, manajemen kelompok, teknik pemasaran, kualitas dan nilai jual hasil tangkapan serta olahan laut, yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan, serta meningkatkan partisipasi dan kerjasama kelompok nelayan WIA. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan dan keterampilan bagi kelompok nelayan WIA dalam mengolah hasil olahan laut menjadi produk olahan seperti bakso, sosis dan ikan laut. Sedangkan manajemen usaha diberikan kepada kelompok nelayan WIA seperti pemasaran produk hasil olahan, pengadministrasian kegiatan usaha kelompok untuk menciptakan kemandirian kelompok usaha. Pada hakekatnya, kegiatan pengabdian ini memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi mitra melalui pendekatan secara terpadu, agar dapat meningkatkan nilai ekonomis dari hasil olahan ikan laut dan memperoleh tambahan penghasilan bagi rumah tangga kelompok mitra. Adapun metode pendekatan yang berupaya diterapkan dengan melibatkan masyarakat dan mitra itu sendiri melalui partisipatif sehingga dapat berperan aktif. Luaran berupa produk olahan hasil laut dan meningkatnya pengetahuan mitra dalam hal manajemen kelompok dan manajemen pengelolaan usaha.
PENGOLAHAN JAGUNG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGHASILAN MASYARAKAT MELALUI KRUPUK SEBAGAI IDE KREATIF DI DESA TANGKULOWI KECAMATAN KULAWI Irmawati; Rukhayati; Rangga Saputra
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v4i2.7560

Abstract

Maize is one of the main agricultural commodities in Indonesia, especially in rural areas. Most people still utilize maize only as staple food or animal feed. Therefore, innovations in corn processing are needed to increase community income through value-added products. One creative idea that can be developed is the processing of corn into chips. Corn chips are processed products that have good market potential, because in addition to being nutritious, they also have a crunchy texture and taste that can be adjusted to consumer preferences This community service program aims to: 1.Develop community skills in processing corn into chips.2.Increase the economic value of corn through product diversification.3.Open new business opportunities for village communities.4.Increase community income through marketing corn chips products.Methods used in this study, a) Socialization and Education, b) Technical training in processing corn chips, c) Packaging and marketing assistance, d) Monitoring and Evaluation. Processing corn into chips is one of the creative solutions in increasing the added value of local agricultural commodities. By providing training and assistance to the community, it is hoped that they can develop this business as an additional source of income that can sustain the village economy.
PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN UMKM LOKAL DI KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Rukhayati; Rahmi, Risma; Heriani; Putri, Yuliana; Dewi Febri Anawati
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v4i3.8527

Abstract

This community service program aims to improve the independence and economic welfare of the community through the development of local Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mantikulore District, Palu City. The main problems faced by MSME partners include limitations in business management, lack of access to digital marketing technology, and low quality product packaging, which limits competitiveness. Community service activities are carried out through business management mentoring, digital-based marketing training, and innovation in product packaging. The methods used include outreach, workshops, technical guidance, and continuous monitoring and evaluation. The results of the activities show an increase in knowledge and skills of MSME actors, improved product quality, and expanded market access both offline and online. Thus, this program is expected to strengthen the capacity of local MSMEs, increase competitiveness, and encourage economic growth in the Mantikulore District, Palu City.