Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Pengelolaan Media Sosial Instagram sebagai Sarana Promosi untuk Membangun Branding pada Akun @beranda_14 Nurashila, Rikma; Suseno, Novie Susanti
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/21ebrm97

Abstract

Media sosial, khususnya Instagram, telah berkembang menjadi sarana strategis dalam membangun citra dan branding digital bagi komunitas kreatif. Namun, keterbatasan pemahaman dalam manajemen media sosial sering menjadi kendala dalam mengoptimalkan potensi promosi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan akun Instagram @beranda_14 sebagai media promosi dan branding digital bagi komunitas kreatif muda “Beranda 14” yang bergerak di bidang literasi dan seni visual di Kabupaten Garut. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta aktif yang terdiri atas pengelola dan anggota komunitas. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan intensif, diskusi partisipatif, praktik langsung, dan evaluasi berbasis indikator keberhasilan pelatihan. Materi yang diberikan mencakup strategi perencanaan konten, visual branding, pemanfaatan fitur Instagram (reels, story, dan insight), serta teknik peningkatan engagement audiens. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep branding digital, yang ditunjukkan oleh kenaikan skor evaluasi pemahaman dari rata-rata 65% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Selain itu, kualitas pengelolaan akun mengalami peningkatan yang tercermin dari konsistensi unggahan konten sebanyak minimal tiga kali per minggu, peningkatan jumlah konten visual terkurasi sebesar 40%, serta peningkatan interaksi audiens berupa jumlah suka, komentar, dan jangkauan akun sebesar 35% dalam dua minggu pascapelatihan. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berkontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas manajerial media sosial mitra dan mendukung kemandirian komunitas dalam mengelola identitas digital secara profesional dan berkelanjutan. Strengthening Digital Branding through Instagram Management Training for the “@beranda 14” Creative Community Abstract Social media, particularly Instagram, has become a strategic platform for building digital branding and public image for creative communities. However, limited understanding of social media management often constrains the optimization of digital promotion potential. This community service program aimed to enhance the capacity of managing the Instagram account @beranda_14 as a medium for digital promotion and branding for the youth creative community “Beranda 14,” which operates in the fields of literacy and visual arts in Garut Regency. The program involved 30 active participants consisting of account managers and community members. The implementation methods included intensive training, participatory discussions, hands-on practice, and evaluation based on predefined training success indicators. The training materials covered content planning strategies, visual branding, utilization of Instagram features (reels, stories, and insights), and audience engagement techniques. The results indicated a substantial improvement in participants’ understanding of digital branding concepts, as reflected by an increase in evaluation scores from an average of 65% in the pre-test to 90% in the post-test. Furthermore, improvements in account management quality were evidenced by consistent content posting of at least three uploads per week, a 40% increase in curated visual content, and a 35% rise in audience interaction, including likes, comments, and reach, within two weeks after the training. These findings demonstrate that the training significantly strengthened the partners’ social media management capacity and supported the community’s independence in managing its digital identity in a professional and sustainable manner.
Pelatihan Public Speaking Role-Play untuk Pengembangan Diri Santri di Pesantren Fauzan Garut sopiah, Sopi; Suseno, Novie Susanti
Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): September
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/yumary.v6i1.4495

Abstract

Purpose: The primary aim of this program is to improve the students’ public speaking skills, enabling them to confidently deliver messages and communicate effectively in front of others. Methodology: The program was conducted in a structured manner, beginning with an intensive public speaking training session, followed by weekly mentoring over a month. The training covered voice control, body language, and message delivery strategies. The role-play-based mentoring was held in two main practice rooms, the dakwah and sholawat/qoriah rooms, providing realistic environments for students to practice. Results: The program successfully increased participants' self-confidence, as evidenced by their enhanced willingness to speak in public, deliver religious messages, and engage in social interactions. This service has proven to be effective in improving students' communication skills, which are crucial for both religious preaching (dakwah) and everyday social interactions. Conclusion: In conclusion, the structured combination of public speaking training and role-play-based mentoring is an effective approach to developing self-confidence and communication skills among Islamic boarding school students. Future improvements, such as the integration of audiovisual tools, may further strengthen the program’s outcomes. Limitations: The activity did not incorporate audio-visual media, which slightly hindered the impact of some presentation methods. Future sessions may benefit from using tools like projectors and microphones to enhance learning and practice. Contribution: This program has positively impacted the participants by enhancing their public speaking abilities, which will be beneficial for both their religious and social engagement.
Sosialisasi literasi gizi seimbang melalui komunikasi kesehatan partisipatif Nurhadi, Zikri Fachrul; Suseno, Novie Susanti; Febrina, R. Ismira; Abdurazaq, Fauzan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37883

Abstract

AbstrakKondisi gizi anak usia sekolah dasar masih menjadi persoalan penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Rendahnya pemahaman tentang gizi seimbang, kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, serta minimnya edukasi gizi di lingkungan sekolah menjadi faktor penyebab yang perlu mendapat perhatian. Tujuan pengabdian ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua siswa terhadap pentingnya pola makan gizi seimbang melalui pendekatan komunikasi kesehatan partisipatif. Mitra sasaran pengabdian SD Negeri 2 Regol Garut, Orangtua Siswa kelas VI, dengan jumlah 32. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan (1) sosialisasi literasi gizi seimbang melalui media interaktif dan ceramah edukatif; (2) diskusi partisipatif terkait kebiasaan makan sehat; serta (3) evaluasi perubahan pengetahuan dan sikap melalui observasi, dan post-test. Pendekatan komunikasi partisipatif digunakan untuk memastikan terjadinya dialog dua arah antara fasilitator, dan orang tua siswa, sehingga pesan kesehatan dapat dipahami dan diinternalisasi secara lebih efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep gizi seimbang, kesadaran dalam memilih makanan bergizi, dan keterlibatan aktif orangtua dalam menindaklanjuti kegiatan literasi gizi. Selain itu, lingkungan sekolah mulai menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat melalui kegiatan “Bekal Sehat Bersama”. Kegiatan ini, membuktikan bahwa komunikasi kesehatan partisipatif efektif dalam menumbuhkan gerakan literasi gizi seimbang yang berkelanjutan di lingkungan SDN 2 Regol, Garut. Kata kunci: gerakan literasi; komunikasi kesehatan partisipatif; literasi gizi seimbang; pola makan; sosialisasi. AbstractThe nutritional condition of elementary school-aged children remains a significant issue in public health development. The low level of understanding of balanced nutrition, fast food consumption habits, and the lack of nutrition education in the school environment are contributing factors that require attention. The purpose of this community service is to increase the knowledge and awareness of parents of students regarding the importance of a balanced nutritional diet through a participatory health communication approach. The community service partners of SD Negeri 2 Regol Garut are 32 parents of grade VI students. The community service implementation method is carried out in stages: (1) socialization of balanced nutrition literacy through interactive media and educational lectures; (2) participatory discussions related to healthy eating habits; and (3) evaluation of changes in knowledge and attitudes through observation and post-tests. The participatory communication approach is used to ensure a two-way dialogue between facilitators and parents, so that health messages can be understood and internalized more effectively. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the concept of balanced nutrition, awareness in choosing nutritious foods, and active parental involvement in coordinating nutritional literacy activities. Furthermore, the school environment began to show behavioral changes toward healthier behavior through the "Healthy Lunch Together" activity. This activity demonstrated the effectiveness of participatory health communication in fostering a sustainable balanced nutrition literacy movement at SDN 2 Regol, Garut. Keywords: literacy movement; participatory health communication; balanced nutrition literacy; diet; socialization.
Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Keberhasilan UMKM dalam Menjaga Mutu Makanan Khas Daerah di Tengah Kondisi Makanan Kekinian Nurdin, Ihsan; Suseno, Novie Susanti; Qoriah, Desi
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v9i2.43536

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi karakteristik utama yang diandalkan oleh UMKM di industri makanan untuk menjaga kualitas makanan dalam menjaga mutu makanan kekinian di Kabupaten Garut. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan analis faktor eksplorasi, teknik pengumpulan data dari studi lapangan dan studi pustaka meliputi observasi, wawancara, dan angket. Temuan penelitian menunjukkan bahwa ada delapan aspek yang ikut berperan, antara lain faktor legalitas, kenyamanan dan kebersihan, ekonomi, kualitas produk, kualitas layanan, kebersihan, investasi perusahaan, dan kebutuhan sehari-hari. Alasan kebersihan, ekonomi, dan investasi perusahaan adalah tiga faltor yang paling penting.