Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

TINJAUAN SARANA DAN PRASARANA BENGKEL PADA BIDANG KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN DI SMK NEGERI 3 GORONTALO Renita Viladewi A. Badolo; Ulin Naini; Yuliyanti Kadir
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPTV.7.2.96

Abstract

Abstrak: Dalam penelitian ini digunakan teknik analisis data statistik deskriptif untuk menggambarkan tingkat pemenuhan sarana praktik bengkel, dengan cara menabulasi data dan menghitung persentase pemenuhan melalui perbandingan antara skor riil dan skor acuan yang dikalikan seratus persen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling dengan melibatkan dua orang teknisi kepala bengkel sebagai responden, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung terstruktur yang terdiri atas 13 pertanyaan terkait pemenuhan sarana praktik bengkel. Hasil analisis menunjukkan bahwa sarana praktik bengkel Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMK Negeri 3 Gorontalo secara umum telah mampu menunjang proses pembelajaran praktik, dengan tingkat kelayakan perabot berada pada kategori sangat layak dan mencapai persentase 100%, peralatan praktik berada pada kategori layak dengan tingkat pencapaian peralatan utama sebesar 70,83% dan peralatan pendukung sebesar 95%, serta media pembelajaran dan perlengkapan lain berada pada kategori layak dengan tingkat pencapaian 100%, yang secara keseluruhan mengindikasikan bahwa sarana praktik telah memenuhi standar dan mendukung pelaksanaan pembelajaran praktik secara efektif. Abstract: In this study, a descriptive statistical analysis was employed to describe the level of fulfillment of workshop practice facilities by tabulating the data and calculating the percentage of fulfillment through a comparison between the actual score and the reference score multiplied by one hundred percent. The sampling technique used was total sampling, involving two chief workshop technicians as respondents, while data were collected through structured face-to-face interviews consisting of 13 questions related to the fulfillment of workshop practice facilities. The results indicate that the workshop practice facilities for the Construction and Housing Engineering Competency at Public Vocational High School 3 Gorontalo generally have been able to support the practical learning process, with the feasibility level of workshop furniture categorized as very feasible and achieving 100%, practical equipment categorized as feasible with an achievement level of 70.83% for main equipment and 95% for supporting equipment, and learning media as well as other supporting facilities categorized as feasible with an achievement level of 100%, which overall suggests that the available facilities meet the required standards and effectively support the implementation of practical learning.
Factors Supporting the Persistence of Karawo Craft in Alata Karya Village, North Gorontalo Nurlaila Polumulo; Suleman Dangkua; Ulin Naini
Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni Vol 28, No 1 (2026): Ekspresi Seni : Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Karya Seni
Publisher : LPPM Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/ekspresi.v28i1.6269

Abstract

Kerajinan karawo merupakan salah satu warisan budaya khas Gorontalo yang memiliki nilai seni, budaya, dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat setempat. Kerajinan ini dikenal melalui teknik sulaman khas yang dibuat dengan cara mengiris kain dan menyulam benang sehingga menghasilkan motif yang unik dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Meskipun memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah, kerajinan karawo menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan selera pasar, persaingan dengan produk tekstil modern, serta berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi perajin. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kebertahanan kerajinan karawo di Desa Alata Karya Kecamatan Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari dari para perajin karawo serta pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan produksi kerajinan karawo. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian dat dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebertahanan kerajinan karawo dipengaruhi oleh bebrapa faktor utama yaitu faktor internal seperti keterampilan perajin, ketersediaan bahan baku, metode kerja, Bentuk dan fungsi. Serta Faktor eksternal seperti pengguna dan konsumen tetap dan dukungan pemerintah melalui pelatihan dan bantuan bahan. Meskipun dukungan pemerintah tidak berkelanjutan, semangat dan ketekunan perajin menjaga eksistensi karawo sebagai simbol identitas, nilai budaya dan kebanggaan masyarakat Gorontalo. Faktor-faktor tersebut saling berkaitan dan berperan penting dalam menjaga keberlangsungan kerajinan karawo sebagai bagian dari identitas budaya daerah. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak untuk terus melestarikan dan mengembangkan kerajinan karawo agar tetap bertahan dan mampu bersaing dalam perkembangan industri kreatif di masa mendatang