Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Penggunaan Abu Ampas Tebu dan Abu Jute Terhadap Nilai Indirect Tensile Strength dan Modulus Resilien pada Campuran Beton Aspal Hidayat, Muhammad; Kadir, Melda Abd; Arifin, Winarno; Alifuddin, Andi; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/gsdfcj11

Abstract

Pada permukaan jalan yang cepat rusak dan retak, perlu dilakukan modifikasi campuran dengan menggunakan bahan pengisi, satu di antaranya ialah abu ampas tebu dan abu jute. Abu ampas tebu dan abu jute dalam campuran berperan mengisi rongga dalam campuran. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kekuatan campuran beton aspal terhadap kuat tarik dan menganalisis tingkat modulus resilien menggunakan limbah abu ampas tebu dan abu jute. Kadar aspal rencana yang digunakan yaitu 4,5%, 5,0%, 5,5%, 6,0%, dan 6,5%. Pengujian awal dengan alat Marshall Test untuk mendapatkan kadar aspal optimum (KAO). Pengujian selanjutnya dengan menggunakan alat Indirect Tensile Strength. KAO yang digunakan yaitu 5,95% dan kadar abu ampas tebu dan abu jute yaitu 0,0%, 0,5%, 1,0%, 2,0%, dan 2,5%. Dari hasil pengujian diperoleh nilai kuat tarik berurutan untuk abu ampas tebu sebesar 10060,97 KPa, 11262,49 KPa, 11801,43 KPa, 10960,36 KPa, dan 9808,26 Kpa. Untuk abu jute nilai kuat tarik berurutan sebesar 10060,97 KPa, 10992,22 KPa, 11120,57 KPa, 10303,81 KPa, dan 9397,06 KPa. Nilai modulus resilien untuk abu ampas tebu berurutan sebesar 11889,777 MPa, 16341,641 MPa, 19106,309 MPa, 14450,387 MPa, dan11815,840 MPa. Sedangkan untuk abu jute nilai modulus resilien berurutan sebesar 11889,777 MPa, 14612,331 MPa, 17104,923 MPa, 12889,394 MPa, 10336,012 MPa.
Analisis Durabilitas Campuran Beton Aspal Dengan Menggunakan Eceng Gondok Sebagai Filler Putra, Andi Anugrah Dwi Chandra; Islamia, Andi Nur; Arifin, Winarno; Syarkawi, Mukhtar Thahir; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/7h6d7r24

Abstract

Berdasarkan penelitian terdahulu, para peneliti menemukan unsur- unsur silika pada tumbuhan eceng gondok dalam kondisi kering, sehingga tumbuhan yang telah di keringkan dan di haluskan tersebut bisa di fungsikan sebagai bahan pengikat aspal beton dan bahan pengisi rongga campuran . Maksud dari penelitian kami adalah untuk mengetahui pengaruh dari penambahan bahan serbuk eceng gondok terhadap nilai durabilitas campuran aspal beton serta untuk mengetahui bagaimana tingkat durabilitas campuran aspal beton akibat variasi perendaman dengan menggunakan eceng gondok sebagai filler, kadar aspal rencana yang digunakan yaitu 4,5%,5%,5,5%,6%,6,5%. Awal mula pengujian sample menggunakan alat MarshalTest untuk mengetahui KAO atau kadar aspal optimum. Setelah didapatkan KAO maka ditentukan perencanaan campuran untuk bahan tambah pembuatan benda uji. Adapun variasi bahan tambah yang digunakan ialah 0,3%,0,5%,0,7%,0,9%,1,1%. Pada persentase Variasi waktu perendaman 2 sampai 8 Hari yang digunakan sangat memengaruhi Durabilitas aspal beton dikarenakan seiring bertambahnya durasi waktu perendaman, ketahanan suatu aspal beton akan semakin menurun. Hal tersebut di sebabkan air dapat mengurangi Durabilitas aspal beton. Dari hasil penelitian Pengaruh serbuk eceng gondok dapat dilihat pada IDP pada hari kedelapan ada pengaruh eceng gondok terhadap peningkatan sifat adhesi sehingga nilai indeks kehilangan kekuatan bisa diminimalisir, sehingga indeks kehilangan kekuatannya lebih kecil dari hari keenam.
Tinjauan Perencanaan Geometrik dan Tebal Perkerasan Jalan Pada Ruas Parepare – Bangkae Gunawan, Endri; Maulana, Imam; Badaron, St. Fauziah; Mallombasi, Ali; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2022
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/0gdfwb17

Abstract

Sebagai salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan dan menjadi salah satu kabupaten yang dilintasi jalur trans Sulawesi, Kabupaten Sidrap sangat mengandalkan jalur darat untuk menunjang kegiatan masyarakat di berbagai bidang. Ruas jalan Parepare – Bangkae merupakan daerah lereng pegunungan yang berfungsi sebagai jalan penghubung antar provinsi atau merupakan jalan nasional yang berada di daerah Sidrap. Konsultan perencana bertugas merencanakan geometrik dan tebal perkerasan jalan. Penelitian ini mencoba meninjau perencanaan geometrik mengacu pada standar Bina Marga dan merencanakan ulang dengan aplikasi software AutoCAD Civil3D sebagaimana yang sering digunakan dalam perencanaan geometrik jalan sedangkan pada perencanaan tebal perkerasan biasanya menggunakan metode analisa komponen namun kami merencanakan ulang dengan Metode Manual Desain Perkerasan Tahun 2017. Perencanaan geometrik jalan mencakup alinyemen horizontal dan vertikal sedangkan pada perencanaan tebal perkerasan mencakup perencanaan perkerasan lentur dengan struktur perkerasan baru namun dibatasi dengan prosedur MDP 2017 secara mendetail disebabkan oleh keterbatasan sumber daya. Dari hasil perencanaan geometrik diperole 18 jumlah tikungan dimana terdapat beberapa perubahan pada titik tertentu dari data eksisting. Hasil rencana struktur perkerasan lentur memperoleh tebal perkerasan yang juga berbeda dengan hasil perencanaan eksisting.