Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Hydraulic Trolley Jack Kapasitas 2 Ton Alifuddin, Andi
Teknik Mesin "TEKNOLOGI" Vol 13, No 3 Apr (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyaknya mesin pengangkat yang mengarah kepada praktis dalam hal pengoperasian adalah alat angkat yang menggerakkan tenaga fluida inkompresible sebagai media kerja yang utama. Tujuan Analisa yaitu Untuk mengetahui prinsip kerja Hydraulic pada Hidraulic Trolley Jack kapasitas 2 ton, mengetahui kemampuan system hidraulic dalam mengangkat beban maksimum dengan variasi ukuran sesuai dengan beban yang diangkat dan mengetahui karakteristik dan gaya-gaya yang terjadi dari lengan hydraulic Trolley Jack kapasitas 2 ton. Analisa yang diperoleh adalah untuk kecepatan pada batang AB, (VB) = 18,0982 mm/s, untuk kecepatan pada batang FG, (VG) = 6,6 mm/s, untuk gaya angkat batang, pada selinder angkat Wk = 19620 N, pada tuas pompa Fh = 18,5 kgf, untuk pengangkat tinggi maksimum tuas pengangkat dipompa sebanyak 49 langkah. Kata kunci: Pengangkat System Hidraulic Trolley Jack Kapasitas 2 Ton
PENINGKATAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI BUMI SEBAGAI RUANG KEHIDUPAN Alifuddin, Andi; Harudu, La; Amaluddin, La Ode
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 6, No 1 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jppg.v6i1.16478

Abstract

SMA 12 Bombana merupakan salah satu SMA yang hasil belajarnya masih tergolong rendah dimana hanya sekitar 40% siswa yang mencapai KKM. Tujuan penelitian untuk: (1) Untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa kelas X IIS 1 SMAN 12 Bombana yang diajar dengan mengunakan media pembelajaran Audio visual pada materi pokok Bumi Sebagai Ruang Kehidupan; (2) Untuk mendeskripsikan aktivitas guru kelas X IIS 1 SMAN 12 Bombana yang diajar dengan mengunakan media pembelajaran Audio visual pada materi pokok bumi sebagai ruang kehidupan; (3) Untuk mengetahui hasil pembelajaran geografi siswa kelas X IIS 1 SMAN 12 Bombana dengan mengunakan media pembelajaran Audio visual pada materi pokok bumi sebagai ruang kehidupan. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMA 12 Bombana. Penelitian inimenggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa dan siswi kelas X IIS1 berjumlah 20 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan lembar observasi dan tes hasil belajar siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Aktivitas belajar siswa dengan menerapkan audio visual pada setiap siklus cenderung meningkat. Hal ini ditunjukan dengan skor rata-rata pada setiap siklusnya. Pada siklus I skor rata-rata aktivitas siswa adalah 2,6 dikategorikan cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,2 yang berkategori baik; (2) Aktivitas mengajar guru dengan menerapkan model audio visual pada setiap siklus cenderung meningkat. Hal ini ditunjukan dengan skor rata-rata pada setiap siklusnya. Pada siklus I skor rata-rata mengajar guru adalah 2,8 dikategorikan cukup dan meningkat pada siklus II menjadi 3,5 yang berkategori baik; (3) Hasil belajar geografi siswa kelas X IIS 1 SMAN 12 Bombana meningkat sebesar 20% setelah menerapkan media pembelajaran audio visual pada materi siklus bumi sebagai ruang kehidupan. Dimana pada siklus I diperoleh ketuntasan sebesar 65%, dan pada siklus II berubah menjadi 85%.
Analisa Deformasi pada Campuran Aspal Beton Menggunakan Derbo dan Wetfix Asma Massara; Winarno Arifin; Andi Alifuddin; Muhammad Fahrul Ramadhan; Muhammad Taufiq
PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik VOLUME 6 NOMOR 2 SEPTEMBER 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Andi Djemma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51557/pt_jiit.v6i2.681

Abstract

Padadasarnya jalan akan mengalami penurunan fungsi strukturalnya sesuai dengan bertambahnya umur. Jalan Raya saat ini mengalami kerusakan dalam waktu yang relatif sangat pendek (keruskan dini) baik jalan yang baru dibangun maupun jalan yang baru diperbaiki. (Fadhilah,2012). Banyak hal yang menyebabkan kerusakan pada konstruksi jalan, anatara lain akibat pengaruh beban lalu lintas kendaraan yang berlebihan (over loading), temperatur, air (genangan), dan konstruksi perkerasan yang kurang memenuhi persyaratan teknis. Faktor lain seperti perencanaan, pengawasan, pelaksanaan dan lingkungan juga memberikan konstribusi pada kerusakan jalan.Deformasi pada perkerasan jalan lentur, yang biasa disebut (rutting dan geser), Alur biasanya terdiri dari lendutan memanjang yang terjadi pada jalur roda kendaraan, merupakan akumulasi dalam jumlah kecil terjadi deformasi disebabkan oleh adanya peningkatan beban. Kerusakan bisa berkembang lebih parah karena permukaan jalan tidak kedap air lagi sehingga air bisa melemahkan ikatan antara batuan dan aspalBahan tambah Derbo dan Wetfix dapat memperhambat laju deformasi pada campurn aspal beton.Basically, the road will experience a decrease in its structural function in accordance with increasing age. Roads are currently experiencing damage in a relatively very short time (early roll out) both newly built roads and newly repaired roads. (Fadhilah, 2012). Many things cause damage to road construction, among others due to the influence of excessive vehicle traffic loads (over loading), temperature, water (inundation), and pavement construction that does not meet technical requirements. Other factors such as planning, supervision, implementation, and the environment also contribute to road damage. Information on flexible pavement, commonly referred to as (rutting and sliding), Grooves usually consist of longitudinal deflections that occur in the lanes of vehicle wheels, constituting small amounts of accumulation deformation occurs due to an increase in load. Damage can develop more severely because the road surface is not waterproof anymore so water can weaken the bond between rocks and asphalt Derbo and Wetfix added materials can slow down the rate of deformation in the concrete asphalt mix
Analisis Penentuan Penanganan Jalan Nasional Metode International Roughness Index (IRI) dan Pavement Condition Index (PCI): Studi Kasus : Ruas Jalan Kalukku - Bts Kota Mamuju Aries Yunus; Lambang Basri Said; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kondisi jalan dengan nilai IRI (International Roughness Index) dan PCI (PavementCondition Index) akan memberikan informasi kondisi jalan dan jenis penanganan serta pemprediksikondisi jalan setelah dilakukan penanganan, selain itu akan memberikan informasi terkait dengankesesuaian dan ketidaksesuaikan kondisi jalan berdasarkan metode penilaiannya. Penelitian inimencoba untuk membandingkan antara indeks IRI (International Roughness Index dan PCI(Pavement Condition Index) terkait dengan kondisi Ruas Kalukku-Bts.Kota Mamuju dengan surveyterbaru. Metode analisis yang digunakan adalah IRI dan PCI yang kemudian dibuatkan rencanapenanganan yang paling baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi jalan berdasarkanPCI (Pavement Condition Index) atau kondisi jalan berdasarkan tingkat dan jenis kerusakan jalankemantapan jalan 96,13%, sementara pada survei kondisi jalan berdasarkan data InternationalRoughness Index (IRI) adalah kondisi 100% mantap dengan kondisi baik sebesar 26,05% dankondisi sedang 73,95%.
Kajian Dampak Lalulintas Pasca Pengembangan Kapasitas Gedung Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Ridha Dharmawan Nurdin; Lambang Basri Said; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan suatu kegiatan akan menimbulkan dampak positif dan dampak negatif. Dampak negatif dari pembangunan RS Ibnu Sina Makassar untuk sektor transportasi dan lalu lintas adalah penurunan kapasitas jalan, peningkatan hambatan samping, dan ketersediaan parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghitung kapasitas dan ketersediaan parkir akibat dari pembangunan RS Ibnu Sina. Metode yang digunakan adalah adanalisis regresi liner untuk permodelan bangkitan dan tarikan serta analisis karakteristik parkir untuk menghitung kebutuhan dan ketersediaan parkir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akan dibutuhkan 265 SRP/tempat tidur/jam untuk kendaraan motor dan 200 SRP/Tempat tidur/jam untuk kendaraan mobil. Sedangkan saat ini Rumah Sakit Ibnu Sina hanya memiliki 140 SRP Kendaraan motor dan 238 SRP kendaraan mobil. Kapasitas yang tersedia diprediksi tidak mampu menampung kebutuhan parkir akibat penambahan Rumah Sakit.
Analisis Tingkat Kepadatan Tanah dengan Stabilisasi Kapur terhadap Kuat Geser Langsung Zulfikar Ahmad; Lambang Basri Said; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Parameter kuat geser tanah dapat memberikan informasi tentang kekuatan suatu masa tanah untuk melawan tegangan geser yang terjadi akibat adanya beban, yang di letakan di atasnya misalnya seperti pada perkerasan jalan raya. Masih adanya berbagai masalah berkaitan dengan kinerja kapur pada stabilisasi tanah, dengan itu peneliti melakukan pengujian eksperimental dengan stabilisasi tanah dengan kapur terhadap nilai kepadatan dan kuat geser langsung pada tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kepadatan dan nilai parameter kuat geser langsung, yaitu gdry, cohesi dan sudut geser (ϕ) setelah diberi kapur. Metode analisis yang digunakan adalah membandingkan antara nilai tanah asli dan nilai dengan tambahan variasi kapur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepadatan tanah dengan stabilisasi kapur terhadap nilai kuat geser langsung menujukkan bahwa nilai pemberian kapur 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% sebagai bahan stabilisasi, dapat meningkatkan kepadatan dan kuat geser langsung tanah, dan di peroleh hasil yang optimal pada komposisi pemberian kapur 10% yang dicampurkan kedalam tanah natural.
Analisa Kinerja Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dan Bahan Tambah Serat Selulosa terhadap Nilai Modulus Elastisitas dan Angka Poison dengan Variasi Suhu Pengujian Muh Ismail Syafar; St. Maryam H; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang juga dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja pelayanan dari perkerasan jalan adalah dengan menerapkan suatu teknologi pada material aspal dengan menambahkan bahan aditif. Salah satu alternatif bahan aditif yang dapat digunakan sebagai bahan tambah untuk campuran beton aspal yaitu serat selulosa. Dedak padi adalah salah satu contoh serat selulosa alami yang biasa dikenal dengan nama cellulosa rice fiber, yang saat ini hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku industri pakan. Untuk meningkatkan kegunaan dedak padi, maka dicoba digunakan dalam penelitian ini, dengan alasan bahwa dedak padi merupakan salah satu serat (fiber) alami dan mudah ditemukan serta murah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh serat selulosa terhadap modulus elastisitas dan angka poison pada campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dan untuk menganalisis pengaruh serat selulosa terhadap variasi suhu pengujian pada campuran Split Mastic Asphalt (SMA). Metode analisis yang digunakan adalah Data dari hasil pengujian Marshall kemudian diproses dengan analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dedak padi pada campuran aspal SMA dapat meningkatkan nilai kuat tarik dari Variasi 0% hingga Variasi 0,3% sebesar 12084,44 Kpa. Dan terjadi penurunan nilai kuat tarik dari Variasi 0,4%, sampai Variasi 0,5% sebesar 11938,85 Kpa. Pengaruh suhu pengujian pada Inderect Tensile Strengh yaitu semakin tinggi suhu pengujian maka semakin rendah modulus elastisnya.
Pengaruh Temperatur Pemadatan pada Campuran Beton Aspal (AC-WC) dengan Bahan Tambah Karet Alam terhadap Ketahanan Deformasi dan Kuat Tarik Tidak Langsung Dandy Lagaligo; Lambang Basri Said; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asphalt Concrete -Wearing Course (AC-WC) merupakan lapisan perkerasan yang terletak paling atas sebagai lapisan aus. Dalam upaya meningkatkan kekuatan struktur perkerasan jalan dapat dilakukan modifikasi dengan menggunakan bahan tambah yang diharapkan bisa meningkatkan kinerja campuran aspal, adapun bahan yang digunakan yaitu karet alam yang bertujuan untuk mendapatkan sifat perkerasan jalan yang lebih baik, yaitu mengurangi deformasi pada perkerasan, meningkatkan ketahanan terhadap retak dan kelekatan pada agregat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh temperatur pemadatan pada campuran AC-WC dengan bahan tambah karet alam terhadap ketahanan deformasi dan kuat Tarik tidak langsung. Temperatur pemadatan yang digunakan, yaitu 110°C, 120°C, 130°C, 140°C, dan 150°C dengan bahan tambah karet karet alam 0%, 3%, 5%,7%, dan 9%. Hasil pengujian marshall pada masing-masing temperatur pemadatan dengan bahan tambah karet alam dengan KAO sebesar 6%, nilai stabilitas terbesar pada temperatur pemadatan 140°C pada kadar karet alam 7% sebesar 1183,7 kg. Nilai dari pengujian Indirect Tensile Strength terbesar pada temperatur pemadataan 150°C dengan kadar karet alam 7% sebesar 47024,89 Kpa. Hasil uji Wheel Tracking, peningkatan ketahanan deformasi ditandai dengan meningkatnya stabilitas dinamis (DS) campuran pada temperatur pemadataan 150°C dengan kadar karet alam 7% sebesar 3316 lintasan/mm. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan karet alam dapat meningkatkan nilai stabilitas, kuat tarik dan ketahanan deformasi pada campuran beton aspal.
Studi Eksperimental Penggunaan Fly Ash dan Difa Soil Stabilizer pada Tanah Lempung untuk Meningkatkan Daya Dukung Tanah Dasar Imam Ahmad Ghozaly; Lambang Basri Said; Andi Alifuddin
Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Konstruksi : Teknik, Infrastruktur dan Sains
Publisher : Program Pascasarjana UMi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu parameter dari daya dukung tanah dasar adalah nilai California Bearing Ratio (CBR) yang memberikan informasi tentang kekuatan tanah untuk menahan beban perkerasan jalan yang berada diatasnya. Masih adanya permasalahan-permasalahan yang sering terjadi pada tanah dasar sehingga dengan ini peneliti akan melakukan pengujian eksperimental dengan stabilisasi tanah dasar dengan fly ash dikombinasikan dengan penggunaan soil stabilizer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian terkait dengan hubungan dari nilai CBR dan Kepadatan tanah asli dengan tanah yang sudah distabilisasi fly ash dan soil stabilizer. Metode analisis yang digunakan adalah membandingkan antara nilai yang dihasilkan tanah asli dan tanah yang sudah distabilisasi fly ash dan soil stabilizer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang sudah distabilisasi fly ash dan soil stabilizer dengan variasi masing-masing 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, 10% dan 0%, 0,4%, 0,8%, 1,2%, 1,6% dapat meningkatkan kepadatan dan nilai CBR, dan hasil yang optimal dicapai pada komposisi pemberian fly ash 5%, dan soil stabilizer 0,8% dengan nilai kepadatan sebesar 1,495 g/cm3, dan nilai CBR sebesar 8,7%.
Analisis Durabilitas Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) Terhadap Penggunaan Serat Selulosa (Serat Asbes) Andi Alifuddin; Winarno Arifin
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Teknik Sipil MACCA Juni 2020
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (869.818 KB) | DOI: 10.33096/jtsm.v5i2.78

Abstract

Salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas perkerasan aspal adalah dengan modifikasi campuran dengan pemanfaatan bahan tambah seperti aspal-karet atau berbagai jenis serat yang memiliki viskositas yang lebih tinggi. Serat dalam beton aspal berfungsi untuk meningkatkan sifat-sifat campuran, misalnya dengan meningkatkan kekuatan material dan meningkatkan daktilitas. Penelitian ini bertujuan Menganalisis karateristik campuran Split Mastik Asphalt (SMA) dan ketahanan serta keawetan terhadap penggunaan serat selulosa (serat asbes) dengan melalukan variasi penggunaan serat selulosa sebesar 1%.2%,3%,4% dan 5% terhadap variasi kadar aspal masing-masing 6%,6,5%,7%,7,5% dan 8%. Berdasarkan hasil pengujian diperoleh kadar aspal optimim sebesar 7.5% dan persentase optimum penggunaan serat selulosa sebesar 2,81% dengan karatersitik campuran sebagai berikut: stabilitas (kg) 882,62 lebih besar dari 750, flow (mm) 2,75, VIM (%) 3,25 lebih besar dari 3, VMA (%) 19,83 lebih besar dari 15, VFA (%) 83,59 lebih besar dari 76 dan MQ (kg/mm) 288,15 lebih besar dari 190. Campuran Split Mastic Asphalt (SMA) dengan penambahan serat selulosa memiliki sifat ketahanan dan durabilitas yang lebih tinggi yaitu dengan persentase kehilangan pada durasi waktu rendaman 8 hari sebesar 0,19% atau 1,47 kg dibandingkan dengan campuran SMA tanpa menggunakan serat selulosa yaitu dengan persentase kehilangan kekuatan 0,42 % atau 3,13 kg. Secara menyeluruh hasil pengujian memenuhi spesifikasi Bina Marga ≥75%.
Co-Authors A, Reza Syavira Aurannisa Putri. ADI FITRA Afandi Muhammad Afdhal, Fuad Ahmad Firdaus, Ahmad Alamsyah Alamsyah Alawiah, Armadianti Ananda Alifuddin, Andi Nurfadillah Alwi, Almayana Amri, Andi Andi Amri Andi Baso Gunawan Andi Mitra Andiman Andiman, Andi Mitra Angela, Kiki Anies, Muh Kasim Aries Yunus Arifin, Winarno Armadianti Ananda Alawiah Arsandi, Irsan Ashar, Indrian Salsabila Ashari, Syafha Saqhila Asma Massara Asmidar B, Muh Syarif Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Basri, Lambang Bausad, Alief Abdi Putra Bea, Liliyan Bontong, Fitrahalia Bulgis Chatima, Husnul Dandy Lagaligo Dewi, Nirwana Djoeddawi, Andi Arufia Dwi Suci Ramadhani Fadel Muhammad, Fadel Felayati, Ismail Akbar Fitrahalia Bontong Gatot Hariyanto Gecong, Alimin Hadi, Abd Karim Hafram, St Maryam Hairuddin, Akhmad Hamdi, Al Hilal Hanafi Ashad Hariyanto, Gatot Hasan, Muh Tsabit Hasan, Nur Halifa Hasrianti Ibrahim, Zulfadli Ikhsan , Achmad Ijlal Ilham Yunus Imam Ahmad Ghozaly Iskandar, Rima Melati Kadir, Melda Abd Karim, Arifuddin Kholifah , Nurul Kurniawan Masri La Harudu La Ode Amaluddin, La Ode Lambang B. Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Lambang Basri Said Magfirah, Putri Wirautami Mahmud, Andi Idham Malinda, Iin Mardin, Nurul Ihsani Maricar, Muh Husni Maricar, Muh. Husni Maricar, Muhammad Husni Maruddin, Mukti Maryam H Masri, Kurniawan Massara , Asma Massara, Asma Masyita Miftahulkhair, Muh. Muh Ismail Syafar Muh Kasim Anies Muh. Tsabit Hasan Muha, Muhamad Zainuddin Muhammad Fahrul Ramadhan MUHAMMAD HARIS Muhammad Hidayat Muhammad Ridha Kasim Muhammad Syakir Muhammad Taufiq Muhammad, Vadhel Muhlis, Muhammad Ridwan Muliana , Andi Mulka, Riska Mulyana, Andi Rizki Musa, Nurfilia Natsir, Khofifah Nunung Nur, Siska Utami Nurfadhilah, Jihan Nurhalizah, Siti Pahlawan, Adriyan Paneo, Sri Oktaviani Priliana, Wa Ode Putri Putra, Gali Sefrian Adi Raharja, Farid Rahman, Samarkandy Rahmansyah, Ahmad Raihan Ramadhani, Dwi Suci Rani Bastari Alkam Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Ridha Dharmawan Nurdin Riska Sakti, Agung Surya Salim Salim Setiawan, Prayudhi Trisda Shabrina, Salma Dastia Sri Mulyani Muchtar St Maryam Hafran St. Maryam Hafram Sudarman Supardi Supardi, Sudarman Supriadi S Syaharuddin Syahruddin Syahrul, Nufahril Syarkawi, Mukhtar Tahir Syarkawi, Mukhtar Thahir Uco, Isra Utina, Toni Warid, Rizwan Adhar Winarno Arifin Winarno Arifin Wulandari , Anastasia Yunus , Arhamudin Hi. Yunus, Ilham Yusuf, Andi Ainul Muftiyah Zaifuddin Zulfadli Zulfikar Ahmad