Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Media Teknologi Sistem Informasi Untuk Mendukung Proses Kegiatan Belajar Mengajar (Kbm) Bagi Guru-Guru SMP Negeri 22 Medan Marice Saragih; Jontra Jusat Pangaribuan; Himpun Panggabean; Aliazer Hutapea
Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat Widya Vol. 1 No. 2 (2022): Vol 1 No 2 (2022)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/pundimaswid.v1i2.140

Abstract

Media berbasis Teknologi Informasi adalah media pembelajaran yang menggunakan teknologi sebagai pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran, media pembelajaran berbasis Teknologi Informasi merupakan pembawa pesan yang canggih, di desain sedemikian rupa yang dapat menampilkan gambar, suara yang dimanfatkan untuk keperluan pembelajaran. Penggunaan media yang diterapkan dalam pelatihan ini adalah penggunaan : media auditif, media visual, media audiovisual, Penggunaan Power Point, Penggunaan Aplikasi dalam pembelajaran. Tujuan dari pada pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menggunakan Teknologi Informasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan dapat meningkatkan minat siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Metode Pelaksanaan dalam Pengabdian ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada Guru-guru dan kemudian guru-guru yang mengikuti pelatihan akan mempraktekkan langsung dalam penggunaan media tersebut. Dari hasil angket yang dipeoleh dapat dilihat bahwa minat dan antusias peserta cukup tinggi untuk mengikuti pengabdian dibuktikan dengan pada pernyataan manfaat pengabdian, rasa senang mengikuti pengabdian serta inginnya dilibatkan kembali pada kegiatan sejenis, diperoleh 71% peserta meyatakan setuju dan 29% peserta menyatakan sangat setuju. Dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan peserta merasa senang dan memperoleh manfaat yang signifikan dari kegiatan pengabdian tersebut serta berharap agar ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut.
Implementasi Aplikasi CapCut Dalam Pembuatan Video Pembelajaran Terhadap Guru-Guru SD Bharlin School Marice Saragih; Wirianto Wirianto; Stasia Daeng Badjie
Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat Widya Vol. 2 No. 1 (2023): Vol 2 No 1 (2023)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54593/pundimaswid.v2i1.176

Abstract

Dalam era globalisasi Ilmu teknologi dan informasi (IPTEK) yang begitu pesat dewasa ini mengharuskan sorang guru harus cakap dalam menggunakan teknologi informasi sebagai media dalam proses belajar mengajar, karena media yang menarik dapat meningkakan motivasi siswa dalam belajar dan juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa . Salah satu media yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah penggunaan aplikasi Capcut dalam kegiatan proses belajar mengajar. Aplikasi ini merupkan aplikasi yang dapat digunakan guru untuk membuat bahan ajar yang menarik. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam berkreasi untuk membuat video pembelajaran sehingga menciptakan guru yang kreatif, inovatif dan produktif. Aplikasi yang digunakan dalam pembuatan video adalah aplikasi CapCut adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah : a). tahap analisis. b). tahap perancangan,c)tahap pelaksanaan pelatihan, d)tahap evaluasi. Berdasarkan hasil wawancara dan juga hasil angket yang diberikan setelah melaksanakan Kegiatan pengabdian masyarakat ditemukan bahwa terdapat peningkatan nilai rata-rata pre-test dan post-test sebesar 28 atau 64,19 % setelah peserta menerapkan aplikasi CapCut dengan membuat video pembelajaran diperoleh persentase tentang tanggapan peserta dalam kegiatan Pengabdian yang telah dilaksanakan diperoleh 71% peserta meyatakan setuju dan 29% peserta menyatakan sangat setuju.Dengan demikian berdasarkan data yang ditemukan diatas dapat disimpulkan bahwa kegiatan Pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan kreaivitas guru dan menjadikan guru menjadi guru yang inovatif dan produktif dalam mendesain media pembelajaran dan dapat meningkatkan minat belajar siswa dan juga hasil belajar siswa
PELATIHAN PENERAPAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SEKOLAH SMA YAPIM KAMPUNG PON Marice Saragih; Devita Permata Sari; Gayus Simarmata; Ropinus Sidabutar; Firman Pangaribuan; Hetdy Sitio; Binner Sihaloho; May Fitriana Hasibuan; Meiliyani Br.Ginting
Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat Widya Vol. 4 No. 2 (2025): Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Widyaloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video Interaktif adalah media pembelajaran berbasis Audio Visual, program pembelajaran yang menggunakan teks gambar, video untuk dapat meningkatkan motivasi dan kognitif siswa dalam proses belajar. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk member pelatihan kepada guru-guru dan siswa SMA Yapim Kampung Pon dalam penggunaan Media Pembelajaran Video interaktif melalui Aplikasi Canva dan Aplikasi Cupcut sehingga dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa dalam belajar Bahasa Inggris. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dibagi menjadi lima bagian yaitu kegiatan pre-test, explorasi, elaborasi, konfirmasi dan post –test. Pada tahap pre-test para peserta mengerjakan soal diberikan tanpa menggunakan video interaktif, pada tahap eksplorasi naraumber melakukan brainstorming yang berhubungan dengan video interaktif, setelah melakukan brainstorming narasumber melakukan kegiatan elaborasi yaitu penelasan materi tentang penggunaan video interaktif dan menerapkan video interaktif dalam pembelajaran , pada tahap konfirmasi peserta diarahkan untuk membentuk kelompok dan mempersentasekan hasil kelompok di depan kelompok lainnya. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakaat ini peserta menyatakan rasa senang mengikuti pengabdian serta inginnya dilibatkan kembali pada kegiatan sejenis ini, hal ini dapat dilihat dari angket yang disebarkan diperoleh 70% peserta meyatakan setuju dan 30% peserta menyatakan sangat setuju. Dari hasil post-test peserta terdapat peningkatan nilai post-test meningkat menjadi 80,50 atau 68,94 % dimana hasil rata-rata pre-test 55.50 dan selisih antara hasil pre-test dan post-post test adalah 25 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan peserta merasa senang dan memperoleh manfaat yang signifikan dari kegiatan pengabdian tersebut serta berharap agar ada tindak lanjut dari kegiatan tersebut. Kata Kunci : Video Interaktif_Hasil Belajar