Articles
Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja (Quality of Work Life) terhadap Kinerja Bidan pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna
Aifu, Dewi Kurniati;
Sari, Elna;
Sarumi, Rasniah
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/jrski.v1i1.10
Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menjelaskan pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja (Quality of Work Life terhadap Kinerja Bidan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna. Pendekatan penelitian ini adalah survei dengan desain Explanatory Research. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa analisis data yaitu analisis deskriptif dan statistik inferensial yaitu Analisis Regresi Multivariat. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Kualitas Kehidupan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bidan.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Video terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri tentang Anemia untuk Cegah Stunting
elna, elna sari;
Sarumi, Rasniah;
Aifu, Dewi Kurniati
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/jrski.v1i1.11
Anemia pada remaja cenderung meningkat dengan bertambahnya usia dan sebagai respon terhadap pertumbuhan selama masa remaja. Persentase anemia pada remaja putri menurut WHO termasuk prevalensi tinggi yaitu >40%. Pengetahuan remaja putri sebagai calon ibu masa depan tentang stunting dan pencegahannya sangat diperlukan untuk menghindari risiko anak yang dilahirkan mengalami gangguan dalam tumbuh kembangnya.Peningkatan pengetahuan pada remaja putri dilakukan dengan penggunaan media video. Media Video merupakan salah satu cara yang digunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan anemia pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia untuk cegah stunting. Jenis penelitian menggunakan the one group pretes-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa putri di SMA Negeri 1 Kabangka sebanyak 34 orang dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data menggunakan uji paired t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi kesehatan melalui media video, terdapat 21 orang (61,8%) dengan pengetahuan kategori kurang dan setelah diberikan penyuluhan terdapat pengetahuan dengan kategori kurang menjadi 10 orang (29,4%). Hasil analisis statistik bahwa terdapat pengaruh edukasi kesehatan melalui media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia untuk cegah stunting dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada pengaruh pengaruh edukasi media video terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia untuk cegah stunting di SMAN 1 Kabangka.
Pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2
Sarumi, Rasniah;
Aifu, Dewi Kurniati;
Sari, Elna;
Albert;
Trisnawati, Astie
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/jrski.v1i1.13
Peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada waktu yang lama dapat menyebabkan komplikasi baik makrovaskluer maupun mikrovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi manajemen Diabetes Mellitus terhadap pengetahuan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode the one group pretes-posttes design yang dilakukan di Puskesmas Katobu pada bulan Januari-Februari tahun 2024 dengan melibatkan sampel sebanyak 27 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi bahwa pengetahuan responden yang baik sebanyak 11 orang (40,7%) dan yang kurang sebanyak 16 orang (59,3%) sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan bahwa pengetahuan responden semua menjadi baik masing-masing sebanyak 27 orang (100%) serta terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu (ρ = 0,000. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Disarankan agar responden rutin melakukan kunjungan ke poli untuk memeriksakan kadar gula darah di puskesmas
Hubungan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seks Pranikah Mahasiswa Kos-Kosan di Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna
Dewi, Dewi Rahmawati;
Saing, Fatmawati M.;
Sarumi, Rasniah
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69930/jrski.v1i1.18
Perilaku seks pranikah merupakan masalah yang sangat serius untuk mendapat penanganan serius di Indonesia. Perilaku seks pranikah berdampak pada peningkatan kejadian bunuh diri remaja, kekerasan antar pribadi, meningkatnya angka penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS serta penyakit-penyakit menular lainnya. asalah kehamilanpada usia remaja juga masih cukup tinggi dimana ada 44 kelahiran per 1000 untuk anak perempuan berusia 15 hingga 19 tahun. Tujuan penelitian: Untuk mempelajari hubungan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pada remaja di Kelurahan Batalaiworu. Metode penelitian: menggunakan desain cross-sectional.sampel dalam peneltian ini sebanyak 87 orang diambil menggunakan teknik Purpusive Random Sampling. Data yang diperoleh selanjutnya, diolah dan dianalisis dengan menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa dari 95 responden terdapat 41 respoden yang pernah melakukan perilaku seksual dan 54 responden yang tidak pernah melakukan perilaku seksual. Dari 95 responden terdapat 30 respoden yang mempunyai pengetahuan kurang, 30 responden mempunyai pengetahuan cukup dan 35 responden mempunyai pengetahuan baik. Kesimpulan: Ada hubungan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual remaja kos-kosan di Kelurahan Batalaiworu dengan kategori hubungan sedang. Kampus diharapkan dapat membentuk dan meningkatkan layanan informasi dan konseling kepada mahasiswa.
Counseling as a Smoking Behavior Service Strategy for Students at SMA Negeri 4 Jeneponto
Saing, Fatmawati M;
Sari, Elna;
Sarumi, Rasniah;
Mulyawati L, Endang Sri;
Rahmawati, Dewi
Pancasakti Journal Of Public Health Science And Research Vol 5 No 2 (2025): PJPHSR
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Pancasakti, Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/pjphsr.v5i2.1881
Smoking in adolescence has a long-term impact on physical health as well as social and psychological development. This study aims to analyze the effectiveness of group counseling services in reducing smoking behavior among SMA Negeri 4 Jeneponto students. The study used a quasi-experimental design with a quantitative approach, involving two groups: the intervention group that received Group Counseling (KKp) services and the control group that received Group Counseling (BKp) services. A total of 40 smoking students were selected through purposive sampling techniques. The instrument in the form of a structured questionnaire that measures the knowledge, attitudes, and actions of smoking, has been tested for validity and reliability. Data was collected through pre-test and post-test, as well as documentation of the counseling process. The normality test showed abnormal data distribution, so the analysis was carried out using the Wilcoxon and Mann-Whitney tests. Results showed significant improvements in student knowledge, attitudes, and actions in the intervention group (p < 0.05), while the control group showed no significant changes. The average post-test scores of the intervention group were higher, and more respondents achieved the “good” category in all three domains. The conclusion of this study is that group counseling is effective in reducing smoking behavior among high school students, especially at SMA Negeri 4 Jeneponto.
Formulasi Jamu Lansau Berdasarkan Persepsi Budaya Muna Dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Penderita Diabetes Mellitus Masyarakat Pesisir
Albert, Albert;
Andyka, Andyka;
Sarumi, Rasniah;
Hartati, Hartati
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1534
Diabetes mellitus dapat menyebabkan komplikasi yang menyerang seluruh tubuh seperti komplikasi makrovaskuler yakni penyakit jantung koroner, pembuluh darah otak dan mikrovaskular serti retinopati, nefropati, dan neuropati. Penyakit diabetes dapat dikontrol dengan menggunakan pengobatan non farmakologi yaitu pengobataan tradisional yang memanfaatkan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Muna seperti jamu Lansau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Jamu Lansau berdasarkan persepsi Budaya Muna dalam menurunkan kadar gula darah pada Penderita Diabetes Mellitus Masyarakat Pesisir di Desa Lasalepa. Metode penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan desain eksperimen semu (pre eksperiment) dengan pendekatan one group pre post test design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar observasi dengan isian kadar gula darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi jamu lansau. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar gula darah responden sebelum konsumsi jamu lansau yaitu 200 mmHg sedangkan setelah konsumsi jamu lansau selama 4 minggu yaitu 2x dalam seminggu pada pagi hari, rata-rata 140 mmHg. Diperoleh pValue = 0,000 artinya ada pengaruh formulasi jamu lansau berdasarkan persepsi budaya muna dalam menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes Mellitus Masyarakat Pesisir di Desa Lasalepa.
Hubungan Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Kateraturan ANC di Wilayah Kerja Puskesmas Watopute
Wulan, Wulan;
Dwianto, Ikhsan;
Sarumi, Rasniah
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1591
Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dapat mengakibatkan ketidakteraturan dalam pelaksanaan pemeriksaan antenatal care (ANC), sehingga meningkatkan risiko terhadap kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan keteraturan pelaksanaan ANC di wilayah kerja Puskesmas Watopute. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian melibatkan 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan berdasarkan survey dan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat kemudian disajikan dalam tabel dan dinarasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan baik tentang tanda bahaya kehamilan, sementara 20% memiliki tingkat pengetahuan kurang baik. Dari segi keteraturan ANC, 56,7% ibu hamil rutin memeriksa kehamilan, sedangkan 43,3% tidak rutin. Analisis data menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan keteraturan pelaksanaan ANC. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan yang baik berhubungan positif dengan keteraturan ibu hamil dalam menjalani pemeriksaan ANC.
Efektivitas Media Video dalam Upaya Pencegahan Seks Bebas pada Siswa SMP Negeri 4 Loghia
Saing, Fatmawati M;
Lisna, Lisna;
Sari, Elna;
Mulyawati L, Endang Sri;
Sarumi, Rasniah;
Wulandari, Fitriyana
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1596
Perilaku seks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik yang dilakukan sendiri, dengan lawan jenis, maupun sesama jenis tanpa adanya ikatan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan tentang seks bebas dengan media video dalam upaya pencegahan seks bebas pada siswa di SMP Negeri 4 Loghia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang termasuk dalam penelitian pre-experimental, dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design.Populasi dalam penelitian ini yaitu 79 orang. Teknik penarikan sampel yaitu probability sampling yang akan digunakan Simple Random Sampling, dengan menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel yang didapat 44 orang. Instrumen pengambilan data yaitu dengan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-test dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,000) dan ada perbedaan antara sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,028). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada pengaruh penyuluhan seks bebas dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMP Negeri 4 Loghia.
Pengaruh Konsumsi Jus Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Desa Mantobua, Sulawesi Tenggara
Sarumi, Rasniah;
Sari, Elna
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 12, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33087/dikdaya.v12i2.358
Mother's nutritional status greatly influences breast milk production so that the food consumed by the mother must increase breast milk production, namely Moringa (Moringa Olifeira). The purpose of this study was to determine the effect of consuming Moringa Oleifera juice on increasing milk production in breastfeeding mothers in Mantobua Village, Southeast Sulawesi. The research method uses a quantitative type with a quasi-experimental design (pre-experiment). The approach used is the one group pre-post design, which is one of the pre-experimental methods where there is no comparison group (control) but the first observation (pre-test) has been carried out which examines the changes that occur after the treatment. The population in this study were 38 breastfeeding mothers in Mantobua Village who were registered at the Waara Health Center in January 2022. The number of samples is 38 people. The sampling technique uses a saturated sampling technique, namely the entire population is used as a sample. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of this study indicate that the age of the respondents is dominated by 10 respondents aged 31-35 years (26.3%), the majority of respondents are housewives with 25 persons (65.8%) and there is influence of consumption of Moringa juice (Moringa Olifeira ) on increasing breast milk production in Mantobua Village. The conclusion that Moringa juice can increase milk production.
Group Counseling with A Behavioral Approach to Develop Adolescent Life Skills for Mitigating Occupational Health Risks at SMAN 4 Raha
Sari, Elna;
Sarumi, Rasniah;
Naningsih, Ayu;
Mulyawati, Endang Sri;
Rianse, Muhammad Suriyadarman
Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33860/jik.v19i3.4294
Background: In this study, we aimed to evaluate the effectiveness of group counseling with a behavioral approach in preventing risky sexual behavior among adolescents within the context of rising public health concerns in Indonesia. With worrying national trends in premarital sexual activity and STI prevalence among youth, our objective was to assess the impact of a behavioral modification intervention to address gaps in existing school-based preventive programs. Methods: This pre-experimental study involved a one-group pretest-posttest design conducted at SMA Negeri 4 Raha in September 2024. A total of 34 students were enrolled, selected via proportionate stratified random sampling, and data were collected through structured self-administered questionnaires. Ethical approval was obtained from the relevant institutional review board, and participants provided informed assent. Results: The primary outcome of the study was the change in knowledge and awareness scores of safe sexual behavior, and a significant increase from a pre-test mean of 7.94 (SD=2.741) to a post-test mean of 11.44 (SD=3.230) was observed. Statistical analyses revealed a p-value of 0.001, confirming the intervention's significant effect. The findings highlight the effectiveness of group counseling in enhancing adolescent understanding and promoting safer decision-making. Conclusion: In conclusion, our study contributes to the understanding of adolescent sexual health prevention by demonstrating the efficacy of a behavioral group counseling model. This research provides insights into practical, school-based interventions that can be integrated into reproductive health programs. Future studies should address the long-term behavioral outcomes and incorporate a control group design, ultimately advancing knowledge in the field of international adolescent health.