Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Sarumi, Rasniah; Aifu, Dewi Kurniati; Sari, Elna; Albert; Trisnawati, Astie
Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): Mar-Apr
Publisher : CV. Science Tech Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69930/jrski.v1i1.13

Abstract

Peningkatan kadar gula darah atau hiperglikemia sering ditemukan pada penderita diabetes mellitus yang tidak terkontrol. Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada waktu yang lama dapat menyebabkan komplikasi baik makrovaskluer maupun mikrovaskuler. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi manajemen Diabetes Mellitus terhadap pengetahuan pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode the one group pretes-posttes design yang dilakukan di Puskesmas Katobu pada bulan Januari-Februari tahun 2024 dengan melibatkan sampel sebanyak 27 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi bahwa pengetahuan responden yang baik sebanyak 11 orang (40,7%) dan yang kurang sebanyak 16 orang (59,3%) sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan bahwa pengetahuan responden semua menjadi baik masing-masing sebanyak 27 orang (100%) serta terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Katobu (ρ = 0,000. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Edukasi Manajemen Diabetes Mellitus terhadap Pengetahuan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2. Disarankan agar responden rutin melakukan kunjungan ke poli untuk memeriksakan kadar gula darah di puskesmas
UJI FITOKIMIA EKSTRAK ETIL ASETAT DAN PEMISAHAN SENYAWA TERPENOID EKSTRAK N-HEKSAN DAUN KAEMBU-EMBU (BLUMEA BALSAMIFERA L) MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI KOLOM GRAVITASI Asni , Asni; Fatima, Wa Ode; T, Wa Ode Nur Asmi.; Y, Wa Ode Findi Asnalda; Sari, Elna; Sarniati, Sarniati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.48835

Abstract

Kaembu-embu (Blumea balsamifera) adalah sala satu jenis tanaman perdu yang terdapat dihutan rakyat pulau Muna, Sulawesi Tenggara yang memiliki banyak kelebihan yakni dapat digunakan sebagai salah satu obat dalam menangkal antibakteri pada tubuh manusia. Penggunaannya  sebagai obat berkaitan dengan kandungan senyawa kimia atau metabolit aktif yang terdapat dalam tumbuhan tersebut. Tujuan penelitian ini yakni (a) mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder (b) mengetahui hasil pemisahan senyawa terpenoid  daun kaembu-embu (Blumea balsamifera) (c) memisahkan senyawa golongan terpenoid (minyak atsiri) yang terdapat pada fraksi n-heksan daun tumbuhan kaembu-embu (Blumea balsamifera). Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode maserasi,fitokimia, kromatografi kolom, Kromatografi Lapis Tipis dan Spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada uji fitokimia daun kaembu-embu terdapat senyawa Alkanoid, Flavonoid dan terpenoid  (b) Hasil pemisahan senyawa yang terdapat pada fraksi n-heksan daun kaembu-embu (Blumea Balsamifera) secara visual terdapat 9 jenis senyawa (c) Fraksi n-heksan dengan kromatografi kolom menghasilkan 104 botol vial, dan hasil KLT menunjukkan ada 12 kelompok fraksi. Senyawa golongan terpenoid pada fraksi n-heksan daun kaembu-embu (Blumea Balsamifera) dimungkinkan terkonsentrasi pada fraksi KH-6, yang merupakan kelompok hasil kromatografi kolom dengan nomor botol vial H25-H31 dengan nilai Rf 0,88
Efektivitas Media Video dalam Upaya Pencegahan Seks Bebas pada Siswa SMP Negeri 4 Loghia Saing, Fatmawati M; Lisna, Lisna; Sari, Elna; Mulyawati L, Endang Sri; Sarumi, Rasniah; Wulandari, Fitriyana
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1596

Abstract

Perilaku seks bebas adalah segala tingkah laku yang didorong oleh hasrat seksual, baik yang dilakukan sendiri, dengan lawan jenis, maupun sesama jenis tanpa adanya ikatan pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyuluhan kesehatan tentang seks bebas dengan media video dalam upaya pencegahan seks bebas pada siswa di SMP Negeri 4 Loghia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang termasuk dalam penelitian pre-experimental, dengan rancangan One Group Pretest-Posttest Design.Populasi dalam penelitian ini yaitu 79 orang. Teknik penarikan sampel yaitu probability sampling yang akan digunakan Simple Random Sampling, dengan menggunakan rumus slovin sehingga jumlah sampel yang didapat 44 orang. Instrumen pengambilan data yaitu dengan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Paired Sampel T-test dan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,000) dan ada perbedaan antara sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi dengan nilai (ρ=0,028). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu ada pengaruh penyuluhan seks bebas dengan media video terhadap pengetahuan dan sikap siswa SMP Negeri 4 Loghia.
Pengaruh Konsumsi Jus Kelor (Moringa Oleifera) terhadap Peningkatan Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Desa Mantobua, Sulawesi Tenggara Sarumi, Rasniah; Sari, Elna
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 12, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v12i2.358

Abstract

Mother's nutritional status greatly influences breast milk production so that the food consumed by the mother must increase breast milk production, namely Moringa (Moringa Olifeira). The purpose of this study was to determine the effect of consuming Moringa Oleifera juice on increasing milk production in breastfeeding mothers in Mantobua Village, Southeast Sulawesi. The research method uses a quantitative type with a quasi-experimental design (pre-experiment). The approach used is the one group pre-post design, which is one of the pre-experimental methods where there is no comparison group (control) but the first observation (pre-test) has been carried out which examines the changes that occur after the treatment. The population in this study were 38 breastfeeding mothers in Mantobua Village who were registered at the Waara Health Center in January 2022. The number of samples is 38 people. The sampling technique uses a saturated sampling technique, namely the entire population is used as a sample. Data were analyzed using the Wilcoxon test. The results of this study indicate that the age of the respondents is dominated by 10 respondents aged 31-35 years (26.3%), the majority of respondents are housewives with 25 persons (65.8%) and there is influence of consumption of Moringa juice (Moringa Olifeira ) on increasing breast milk production in Mantobua Village. The conclusion that Moringa juice can increase milk production.
The Relationship Between Exposure to Cigarette Smoke and the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) in Toddlers Elna Sari; Lina Darmayanti Bainuan; Paruhum Tiruon Ritonga
Miracle Journal Get Press Vol 2 No 4 (2025): November, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v2i4.251

Abstract

Background. Acute respiratory infections (ARI) are one of the most common health problems affecting children under five years of age (toddlers), especially in developing countries such as Indonesia. Exposure to cigarette smoke in the home environment is a significant environmental determinant of ARI in toddlers and is an important basis for prevention efforts through family education and smoke-free home policies. Methods. This study used a quantitative approach with a cross-sectional design. Data were collected through direct interviews with parents or guardians of toddlers using a prepared questionnaire and confirmation of acute respiratory infection (ISPA) cases through records of visits to health facilities in the last three months. Bivariate analysis was performed using the Chi-Square (2) test. Results. The results of univariate and bivariate analyses showed that the majority of the toddlers in the working area of the Muna District Community Health Centre in the Ambacang Puskesmas work area were exposed to smoke, which was as much as 60%, and more than half, which were 56%, had ARI. Furthermore, the results of bivARIate analysis showed that there was a statistically significant relationship between exposure to smoke and ARI (p = 0.003). Conclusion. The findings of this study provide a strong foundation for health professionals and policymakers to design educational programs and interventions that target reducing exposure to secondhand smoke for the health of children.
Efektivitas Promosi Kesehatan Berbasis Media Digital dalam Pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada Remaja dan Dewasa Muda: Literature Review Sari, Elna; Saing, Fatmawati M; Sarumi, Rasniah; Albert, Albert; Sina, Wa; Male, Minarti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6872

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok remaja dan dewasa muda yang memiliki kerentanan tinggi akibat perilaku seksual berisiko, rendahnya literasi kesehatan seksual, serta hambatan akses layanan. Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam strategi promosi kesehatan melalui media sosial, aplikasi kesehatan (mHealth), website edukatif, dan layanan konseling daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas promosi kesehatan berbasis media digital dalam pencegahan IMS pada remaja dan dewasa muda melalui pendekatan literature review. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan mengacu pada pedoman PRISMA, melalui pencarian artikel pada database ilmiah seperti PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dalam rentang 10–15 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi digital secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap positif terhadap perilaku seks aman, self-efficacy, serta niat dan penggunaan kondom. Intervensi yang berbasis teori perilaku seperti Health Belief Model (HBM), Theory of Planned Behavior (TPB), Social Cognitive Theory (SCT), Information–Motivation–Behavioral Skills Model (IMB), dan COM-B cenderung lebih efektif dibandingkan intervensi tanpa dasar teoretis. Media digital juga mampu mengurangi hambatan psikologis seperti stigma melalui anonimitas dan akses fleksibel. Namun, bukti mengenai dampak langsung terhadap penurunan angka kejadian IMS masih terbatas dan memerlukan penelitian longitudinal lebih lanjut. Disimpulkan bahwa promosi kesehatan berbasis media digital merupakan strategi inovatif dan potensial dalam pencegahan IMS pada remaja dan dewasa muda, terutama jika dirancang secara interaktif, berbasis teori, serta terintegrasi dengan layanan kesehatan yang tersedia.
Transformasi Digital dalam Akses Informasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja: Peran Platform Digital dan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Literasi dan Perilaku Sehat Sarumi, Rasniah; Albert, Albert; Sari, Elna; Sanwar, Sitti Nurlyanti; Nangsih, Ayu; Aifu, Dewi Kurniati; Lisna, Lisna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6933

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mentransformasi cara remaja mengakses informasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Sebagai generasi digital native, remaja cenderung memanfaatkan internet, media sosial, dan aplikasi kesehatan sebagai sumber utama informasi dibandingkan layanan tatap muka konvensional yang sering kali terhambat oleh stigma dan keterbatasan akses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran platform digital dan AI dalam meningkatkan akses, kualitas, serta efektivitas edukasi kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2024 dan diperoleh melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi berbasis web, media sosial, mobile health (mHealth), serta chatbot berbasis AI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi, pembentukan sikap yang lebih positif, serta penguatan perilaku preventif pada remaja. Pemanfaatan AI memungkinkan personalisasi materi edukasi, pemberian respons secara instan, serta interaksi anonim yang meningkatkan kenyamanan dalam membahas isu sensitif. Namun, implementasi teknologi ini masih menghadapi tantangan berupa misinformasi digital, potensi bias algoritma, kesenjangan akses internet, dan risiko pelanggaran privasi data kesehatan. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dan AI berpotensi memperkuat edukasi kesehatan reproduksi remaja secara inklusif dan adaptif, tetapi memerlukan regulasi, pengawasan, serta peningkatan literasi digital untuk menjamin keamanan dan akurasi informasi.