Articles
TRADISI POKEMBA PADA MASYARAKAT KELURAHAN KALIALIA KECAMATAN LEA-LEA KOTA BAUBAU (2001-2018)
Lisna, Lisna;
Hadara, Ali
Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO
Publisher : Jurusan Pendidikan Sejarah, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpps.v6i2.11244
ABSTRAKPermasalahan pokok dalam penelitian ini adalah: (1) Apa latar belakang munculnya tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau? (2) Bagaimana pelaksanaan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau? (3) Bagaimana Perubahan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau? Tujuan dalam penelitian ini adalah: (1) Untuk menguraikan latar belakang munculnya tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau. (2) Untuk menguraikan pelaksanaan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau. (3) Untuk menguraikan perubahan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah menurut Helius Sjamsuddin dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Heuristik (Pengumpulan Sumber), 2) Verifikasi (Kritik Sumber), dan 3) Historiografi (Penulisan Sejarah). Tinjauan pustaka dalam penelitian ini yakni menggunakan kerangka konsep dan kerangka teori. Kerangka konsep terbagi atas kerangka konsep yaitu: (1) Konsep Perubahan (2) Konsep Pokemba (3) Konsep Masyarakat dan (4) Konsep Tradisi sedangkan kerangka teori terbagi atas: (1) Teori Perubahan Waktu, dan (2) Teori Perubahan Kebudayaan.    Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang munculnya tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau bermula karena belum adanya undangan tertulis, sehingga masyarakat menggunakan undangan lisan untuk mengumpulkan masyarakat pada acara-acara tertentu dan membutuhkan tenaga masyarakat. (2) Pelaksanaan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau mempunyai beberapa tahap yaitu: (a) Penentuan hari pelaksanaan tradisi pokemba (b) Pemilihan orang tua yang Akan Melaksanakan tradisi Pokemba dan, (c) hari pelaksanaan Pokemba. (3) Perubahan tradisi Pokemba pada masyarakat Kelurahan Kalialia Kecamatan Lea-Lea Kota Baubau yaitu persoalan imbalan. Dahulu pelaku dari tradisi Pokemba ini diberi imbalan berupa uang atau makanan. Sekarang pelaku dari tradisi Pokemba ini biasanya tidak diberi imbalan berupa uang tetapi makanan tetap diberikan, bila pelaku tradisi Pokemba adalah sanak saudara dari pemilik hajat maka pelaku tradisi Pokemba tidak diberi imbalan. Kata Kunci: Tradisi, Pokemba, Masyarakat, Perubahan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE PADA TEMA 1 ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA SISWA KELAS V SDN 2 TONGKUNO
Lisna, Lisna;
Rabani, La;
M, Mansyur
Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jipsd.v3i1.20321
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas guru dan siswa, serta kemampuan membaca pemahaman siswa melalui model pembelajaran Scramble pada tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia di kelas V SD Negeri 2 Tongkuno. Metode dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kulitatif diperoleh melalui observasi dan data kuantitatif diperoleh melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mengajar guru siklus I pertemuan pertama mencapai 80% dan pertemuan kedua mencapai 90%, sedangkan siklus II pertemuan I mencapai 100% dan pertemuan 2 mencapai 100%. Aktivitas belajar siswa siklus I pertemuan I mencapai 77,78% dan pertemuan 2 mencapai 88,89%, sedangkan siklus II pertemuan I mencapai 100% dan pertemuan 2 mencapai 100%. Kemampuan membaca pemahaman siswa atau ketuntasan belajar siswa pada siklus I mencapai 38,89% dengan nilai rata-rata 65,97, sedangkan ketuntasan belajar siswa pada siklus II mencapai 83,33% nilai rata-rata 79,86. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Scramble dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada tema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia siswa kelas V SD Negeri 2 Tongkuno.Kata kunci: model pembelajaran scramble; kemampuan membaca pemahamanÂ
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE SISWA KELAS V-A MIN 2 BAUBAU
Safiuddin, Safiuddin;
Lisna, Lisna;
Suarti, Suarti
JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Vol. 7 No. 1 (2023): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat FKIP UMB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (488.225 KB)
|
DOI: 10.35326/jec.v7i1.3204
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPS tema 8 jenis usaha masyarakat Indonesia melalui melalui model pembelajaran picture and picture siswa kelas Va MIN 2 Baubau. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang setiap siklusnya terdiri 4 tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subjek penelitian yang dipilih yaitu siswa kelas Va MIN 2 Baubau pada semester genap tahun pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 12 siswa yang terdiri dari 4 siswa laki-laki dan 8iswi perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, lembar tes, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian siklus I dan siklus II diperoleh hasil ini untuk menujukkan terjadi peningkatan hasil belajar, yakni hasil tes siklus I ada 7 siswa yang tuntas (58%) dan tidak tuntas 5 siswa (42%). Hasil belajar siswa pada siklus II yang tuntas sebanyak 11 siswa (92%) dan tidak tuntas ada 1 siswa (8%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa dari siklus 1 dan siklus II.
Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk Siswa SMP
Lisna, Lisna;
Pristiwaluyo, Triyanto;
Suhardi, Iwan
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8183
Asesmen diagnostik non kognitif merupakan salah satu bentuk asesmen dalam kurikulum merdeka yang sangat penting untuk dilakukan. Namun, tidak tersedianya instrumen asesmen diagnostik non kognitif di sekolah menjadi salah satu kendala pelaksanaan asesmen ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen diagnostik untuk siswa SMP yang valid dan reliebel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dan instrumen yang dikembangkan berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan antara lain analisis validitas isi dengan model Gregory, analisis validitas konstruk dengan analisis faktor komfirmatorik (Comfirmatory Factor Analysis), dan analisis reliabilitas dengan model Alpha Cronbach. Instrumen ini disusun dengan maksud mengetahui kesejahteraan psikologis dan sosial emosional, aktivitas belajar mandiri, kondisi keluarga, latar belakang pergaulan, gaya belajar, karakteristik, dan minat siswa. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan model Gregory, dapat disimpulkan bahwa instrumen memenuhi validitas isi. Pengelolaan data uji coba empirik menggunakan analisis faktor komfirmatorik dan Alpha Cronbach. Hasil analisis menunjukkan nilai KMO-MSA dan signifikansi memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap analisis faktor. Hasil akhir instrumen yang dikembangkan berupa 37 butir pernyataan valid dan reliabel. Instrumen ini dapat dimanfaatkan oleh guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik non kognitif untuk siswa SMP di sekolah
Enhancing Vocabulary Instruction through Strategic Media Integration: A Case Study on Media Utilization at Tertiary Level
Faridawati, Faridawati;
Lisna, Lisna;
Nasrullah, Rahmat
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 6 No. 2 (2024): August, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51454/jimsh.v6i2.754
Media utilization plays a crucial role in enhancing the teaching and learning process within the classroom environment. This study investigates how a lecturer at Universitas Muhammadiyah Kendari perceives the use of teaching media in vocabulary instruction. Utilizing a qualitative descriptive approach through a case study, the research involved one lecturer and data collected from three classroom observations and two interviews. The analysis employed thematic coding across six key aspects: purpose, media selection, utilization, benefits, challenges, and effectiveness. The findings indicate that the lecturer employed a diverse range of teaching media, with multimedia resources, such as audio-books, being particularly prominent due to their integration of both audio and visual elements. Interviews data corroborates this observation, revealing the lecturer's belief that selecting appropriate media significantly enhances student engagement and aids in achieving learning objectives. Additionally, the study highlights that integrating various media types fosters a more interactive and dynamic vocabulary learning environment. The results further suggest that the lecturer demonstrates a robust understanding of media utilization, as evidenced by the absence of significant challenges in the process. Overall, the study underscores the effectiveness of diverse media in enriching vocabulary instruction and suggests that strategic media integration can greatly enhance the learning experience.
Kepentingan Geopolitik Vietnam Bergabung dalam Keanggotaan Lancang-Mekong Cooperation Tahun 2018
Lestari, Dian Trianita;
Suaib, Eka;
Lisna, Lisna
Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional Vol. 19 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional
Publisher : Parahyangan Center for International Studies
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26593/jihi.v19i2.6104.175-188
Vietnam opposes the policies that have been made by upstream countries regarding dam construction projects in the Mekong River region which have brought huge losses to upstream countries. Vietnam, aware of the importance of water sources on the Mekong River, has finally rejoined the Lancang-Mekong Cooperation (LMC). In this article, the author presents an analysis of Vietnam's geopolitical interests in joining LMC membership using the concept of Geopolitics. The method used is descriptive with data collection techniques through literature study and documentation. The research results show that Vietnam's geopolitical interest in joining LMC membership is influenced by two factors, namely domestic factors consisting of managing water resources and international factors consisting of China's economic power in regulating and suppressing countries through which the Mekong River flows. The LMC program focuses on 3+5, where 3 refers to the three pillars, namely political, economic and social security, and sustainable development and relations between people. Meanwhile, 5 refers to five priority areas of cooperation, namely connectivity, production capacity, cross-regional economy, water resources, agriculture and poverty alleviation. Realizing the importance of water resources for economic growth encouraged Vietnam at the second summit in 2018 to show itself to be one step more active in this cooperation than several LMC member countries. Keywords: Geopolitics; Lancang-Mekong Cooperation; Vietnam
Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnostik Non Kognitif untuk Siswa SMP
Lisna, Lisna;
Pristiwaluyo, Triyanto;
Suhardi, Iwan
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8183
Asesmen diagnostik non kognitif merupakan salah satu bentuk asesmen dalam kurikulum merdeka yang sangat penting untuk dilakukan. Namun, tidak tersedianya instrumen asesmen diagnostik non kognitif di sekolah menjadi salah satu kendala pelaksanaan asesmen ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen asesmen diagnostik untuk siswa SMP yang valid dan reliebel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dan instrumen yang dikembangkan berupa kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan antara lain analisis validitas isi dengan model Gregory, analisis validitas konstruk dengan analisis faktor komfirmatorik (Comfirmatory Factor Analysis), dan analisis reliabilitas dengan model Alpha Cronbach. Instrumen ini disusun dengan maksud mengetahui kesejahteraan psikologis dan sosial emosional, aktivitas belajar mandiri, kondisi keluarga, latar belakang pergaulan, gaya belajar, karakteristik, dan minat siswa. Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan model Gregory, dapat disimpulkan bahwa instrumen memenuhi validitas isi. Pengelolaan data uji coba empirik menggunakan analisis faktor komfirmatorik dan Alpha Cronbach. Hasil analisis menunjukkan nilai KMO-MSA dan signifikansi memenuhi syarat untuk dilanjutkan ke tahap analisis faktor. Hasil akhir instrumen yang dikembangkan berupa 37 butir pernyataan valid dan reliabel. Instrumen ini dapat dimanfaatkan oleh guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik non kognitif untuk siswa SMP di sekolah
EFEKTIFITAS MAKANAN TABU TERHADAP STATUS GIZI PADA IBU HAMIL
Lisna, Lisna
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 8, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/mj.v8i1.11254
Abstract: Abstinence from food is not only sourced from the environment but people's trust in a place about food that must be consumed by pregnant women and adherence to the elders in the surrounding environment. This study aims to determine the effect of taboo food on nutritional status in pregnant women which are expected to be considered as early as possible iron deficiency. The study was conducted in Jeneponto Regency, namely in the Tamalatea Health Center and Bangkala Health Center. This study used a quantitative research method, with analytic observational type and crosssectional study design with a sample of 79 pregnant women who met the research criteria. The results showed that of 79 pregnant women have 44 pregnant women who still apply taboo food practices (55.7%), 34 pregnant women (77.3%) of whom have good nutritional status and 10 pregnant women (22.7%) experience malnutrition. Literally there is no influence of taboo food on nutritional status in pregnant women. This is because pregnant women who apply taboo food protein sources such as squid and shrimp replace other protein sources of food such as fish, chicken and meat, so that the nutritional source is fulfilled.Abstrak: Pantangan makanan bukan hanya bersumber dari lingkungan melainkan kepercayaan masyarakat disuatu tempat mengenai makanan yang harus dikonsumsi oleh ibu hamil serta kepatuhan terhadap sesepuh yang ada diliingkungan sekitar.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh makanan tabu terhadap status gizi pada ibu hamil yang diharapkan dapat dijadikan pertimbangan untuk mendeteksi sedini mungkin terjadinya anemia defisiensi besi.Penelitian dilaksanakan di Kab.Jeneponto yaitu di Puskesmas Tamalatea dan Puskesmas Bangkala .Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan jenis observasional analitik dan rancangan cross sectional study dengan jumlah sampel 79 ibu hamil yang memenuhi kriteria penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 79 ibu hamil terdapat 44 ibu hamil yang masih menerapkan praktek makanan tabu (55,7%), 34 ibu hamil (77,3%) diantaranya memiliki status gizi yang baik dan 10 ibu hamil (22,7%) mengalami gizi kurang. Secarastatistik tidak ada pengaruh makanan tabu terhadap status gizi pada ibu hamil. Hal ini dikarenakan ibu hamil yang menerapkan makanan tabu sumber protein seperti cumi dan udang mengganti makanan sumber protein lain seperti ikan, ayam dan daging, sehingga sumber zat gizinya terpenuhi.
Growth Pattern of Grouper Sunu (Plectropomus leopardus) At the Kurau Beach Fishing Port Central Bangka Regency
Fitrianisa, Aniz;
Nurhayati, Nurhayati;
Lisna, Lisna
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 25 No. 3 (2020): October
Publisher : Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31258/jpk.25.3.208-215
Sunu grouper fish belongs to the Seranidae family whose pattern of reproduction is anti hermaphrodite protogyny, which is the gonad as an organ that changes the transition from the female to male phase. The aims of this research is to study the growth pattern of Sunu grouper fish and find out the total of female Sunu grouper or male Sunu grouper that caught a lot. This research was conducted at the Port of Kurau Coastal Fisheries, Central Bangka Regency, Bangka Belitung Province from February to March 2020 using a survey method. The results showed that the catch of tiger grouper fish reached 399,94 kg, consist of 283,44 kg or 581 female fish species and 116,50 kg or 69 fish according to male sex. The total number of fish caught during the study was 650 fish with the growth pattern is allometric positif. The results also showed a coefficient of determination (R2) of female groupers 0.938 and a value of determination (R2) of 0.701 in male groupers. Based on the results of research that has been done can conclude the growth pattern of female Sunu grouper is allometric positif with value 3,09 and the growth pattern of male Sunu grouper is allometric positif with value 3,87. The total of Sunu grouper fish catch along research is about 650 fish consist of 581 female grouper fish and 69 male grouper fish.
PENDAMPINGAN KELOMPOK REMAJA BAPERAN (BEBAS PERNIKAHAN ANAK) MELALUI KEGIATAN EDUPRENEURSHIP DI DESA MALAKKE KABUPATEN WAJO
Lisna, Lisna;
Mayansari, Mayansari;
Dellafira, Dellafira;
Surianti, Tetti;
Rosmiati, Rosmiati
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2025): Sipissangngi Volume 5, Nomor 1, Maret 2025
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35329/jurnal.v5i1.5867
Desa Malakke merupakan salah satu daerah di Kabupaten Wajo yang pernah menjadi wilayah meningkatnya pernikahan anak. Di Desa Malakke ditemukan tiga aspek permasalahan yaitu aspek Kesehatan, sosial budaya, dan ekonomi. Adapun beberapa penjabaran permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Malakke yaitu: (1)Beberapa masyarakat Desa Malakke belum sadar terhadap dampak pernikahan anak. (2)Orang tua yang berpendapatan rendah menikahkan anak pada usia muda untuk mengurangi biaya hidup dan tanggungan. (3)Kebiasaan atau tradisi perjodohan masyarakat Desa Malakke. (4)Adanya pandangan masyarakat Desa Malakke bahwa anak perempuan yang tidak segera dinikahkan akan menjadi perawan tua dan tidak laku. (5) Beberapa remaja tidak mengisi waktu luangnya dengan baik. Melalui kegiatan Edurpreneurship pada kelompok remaja dapat membantu program Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) dan KUA Kabupaten Wajo dalam mencegah pernikahan anak. Salah satu strategi yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan organisasi sosial dengan mengadakan pemberdayaan melalui keterampilan produk handmade kepada remaja di Desa Malakke, remaja dapat menuangkan kreativitas, minat, dan bakatnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini yaitu kelompok remaja BAPERAN yaitu terwujudnya minat remaja dalam berwirausaha yang krestif melalui kegiatan Edupreneurship. Selain itu, masyarakat lebih sadar dan paham tentang pentingnya dampak atau resiko dari pernikahan anak.