Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pelatihan Penentuan Rute Pendistribusian Outlet Pada CV. Healfit Pangan Sehat (Dietgo Kitchen) Yulianto, Irwan; Martikasari, Arida Murti; Zulkifli, Ridwan
Jurnal AbdiMU (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 2 (2025): November
Publisher : Ma'soem University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32627/abdimu.v5i2.1683

Abstract

High distribution costs pose a significant challenge for Small and Medium Enterprises (SMEs), such as Dietgo Kitchen in Bandung, which inefficiently relies on third-party online delivery services to distribute ingredients to its seven branches. This point-to-point logistics issue increases total operational costs and erodes profit margins. To address this, an intervention in the form of Vehicle Routing Problem (VRP) Implementation Training and Mentoring was conducted for the company's distribution team, aimed at utilizing the company's unoptimized food trucks for autonomous delivery. The training focused on mastering the VRP heuristic methods, namely Nearest Neighbor and Nearest Insertion, to determine optimal delivery routes from the central warehouse to all outlets. This mentoring included actual field data acquisition, route simulations, and structured delivery management training. Evaluation results showed a significant positive impact, with a 43.71% reduction in delivery costs compared to the average of the previous three months. While employee adaptation to the new VRP system and methods is still required, this implementation demonstrates that VRP is an effective strategic instrument for achieving delivery route efficiency and reducing routine operational costs for SMEs.
Integration of Renewable Energy Micro-grids with Smart Sensor Control to Reduce Carbon Footprint in Rural Industrial Zones Beny Riswanto; Mochammad Hasymi Somaida; Ridwan Zulkifli
Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Science Vol. 1 No. 1 (2024): January: Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenengineering.v1i1.240

Abstract

Renewable energy microgrids integrated with smart control systems are emerging as a sustainable solution for electrifying rural industrial zones, offering substantial improvements in energy efficiency and reductions in carbon emissions. This study explores the implementation of hybrid renewable energy systems, combining solar and wind energy, and the integration of Internet of Things (IoT) sensors to optimize energy consumption in real-time. The findings highlight that the combination of solar and wind energy in microgrids leads to up to a 30% increase in energy efficiency, with a significant reduction in CO₂ emissions, reaching up to 50% compared to traditional grid systems. IoT sensors play a crucial role in load forecasting, optimization, and system stability, enabling real-time monitoring and proactive adjustments to energy distribution. Additionally, the implementation of these systems in rural industrial zones not only provides reliable, clean energy but also reduces reliance on fossil fuels, making them economically viable and environmentally sustainable. However, challenges such as high initial investment costs, integration complexities, and the need for skilled technicians remain. Despite these barriers, the long-term benefits of reduced energy costs, improved energy security, and lower carbon footprints make renewable energy microgrids a promising solution. The study suggests that these systems can be scaled to other rural regions facing similar challenges in energy access and carbon emissions, offering a path to sustainable development. Further research is recommended to explore alternative renewable energy combinations and advancements in IoT applications to improve system scalability and efficiency.
PENINGKATAN EXPOSURE KOPI XYZ MELALUI BUSINESS COACHING zulkifli, ridwan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 3, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v3i2.1735

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kopi XYZ menghadapi tantangan utama dalam bidang pemasaran, yaitu belum optimalnya saluran pemasaran digital dan rendahnya brand exposure. Permasalahan ini berdampak signifikan terhadap kinerja bisnis. Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi melalui program business coaching intensif. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) yang didahului dengan pengumpulan data primer (in-depth interview, observasi, dan survei konsumen) serta data sekunder (studi literatur). Hasil analisis dan survei menunjukkan bahwa Instagram dan Google menjadi media utama pencarian kedai kopi oleh target konsumen (usia 21-30 tahun), sementara 80,8% responden belum mengetahui Kopi XYZ. Implementasi coaching difokuskan pada optimalisasi saluran pemasaran (Instagram dan website) dan strategi peningkatan exposure melalui digital marketing (Instagram dan Search Engine Advertising). Pencapaian implementasi telah mencapai 80-90%. Melalui program ini, Kopi XYZ diharapkan mampu mengoptimalkan saluran pemasarannya, meningkatkan brand awareness, dan pada akhirnya, meningkatkan penjualan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Inovasi Digital, Pendidikan, dan Ekonomi Syariah untuk Mewujudkan Desa Wisata Berbasis Ketahanan Pangan di Karyalaksana, Kab. Bandung zulkifli, ridwan
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Babakti Vol 1, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Al Ghifari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53675/babakti.v1i1.1720

Abstract

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Karyalaksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung dalam menghadapi tantangan pembangunan berbasis potensi lokal menuju desa wisata yang mandiri dan berkelanjutan. Program ini mengintegrasikan empat bidang utama, yaitu teknologi informasi, pendidikan, ekonomi syariah, dan ketahanan pangan. Melalui bidang teknologi informasi, masyarakat diperkenalkan pada pemanfaatan digitalisasi untuk promosi wisata dan pengelolaan usaha mikro. Bidang pendidikan difokuskan pada peningkatan literasi dan kreativitas warga dalam mengembangkan potensi desa. Ekonomi syariah diarahkan pada penguatan ekonomi berbasis prinsip halal dan keadilan, guna mendukung kegiatan ekonomi masyarakat secara beretika dan berkelanjutan. Sementara itu, bidang ketahanan pangan menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya pertanian lokal secara efisien dan ramah lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman dan antusiasme masyarakat terhadap inovasi desa wisata berbasis kearifan lokal dan teknologi modern. Dengan demikian, sosialisasi lintas bidang ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Desa Karyalaksana sebagai desa wisata unggulan yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing
Akselerasi Smart Environment Melalui Pengembangan Web-App Pelaporan Sampah Berbasis Rapid Prototyping Andryadi, Aan Ansen; Zulkifli, Ridwan; Jamil, Ihsan Surya; Mansur, Ahmad Gojali; Mufida, Luthfiah; Putri, Neng Pita Lestia; Rohmana, Randi Pajar; Andriansyah, Rendi; Ginanjar, Rega
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10591

Abstract

Abstrak - Permasalahan akumulasi sampah di wilayah perkotaan seringkali disebabkan oleh kendala logistik dan minimnya akses masyarakat terhadap fasilitas daur ulang. Konsep Smart Environment menawarkan solusi melalui integrasi teknologi untuk efisiensi pengelolaan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun web-app "Saku Sampah", sebuah platform layanan penjemputan sampah anorganik berbasis reward, guna menjembatani kesenjangan antara rumah tangga dan industri daur ulang. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Prototyping, yang memungkinkan iterasi desain yang cepat berdasarkan umpan balik pengguna. Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan melalui validasi pasar, perancangan antarmuka, dan evaluasi fitur. Berdasarkan survei terhadap 19 responden (Gen Z), ditemukan bahwa 63,2% responden memiliki kesadaran lingkungan yang tinggi namun kesulitan mengakses tempat penyaluran sampah (skor kesulitan 3,8/5). Validasi solusi menunjukkan tingkat ketertarikan yang tinggi (skor 4,3/5) terhadap layanan berbasis web ini, terutama pada fitur insentif poin dan fleksibilitas jadwal penjemputan. Hasil perancangan prototype menghasilkan antarmuka sistem yang mencakup fitur pemesanan penjemputan, daftar harga sampah real-time, dan dasbor dampak lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan Rapid Prototyping efektif dalam memvalidasi fitur kunci "Saku Sampah" sebagai solusi akselerasi lingkungan cerdas yang partisipatif.Kata kunci : Smart Environment; Rapid Prototyping; Pengelolaan Sampah; Web-App; Saku Sampah; Abstract - The problem of waste accumulation in urban areas is often caused by logistical constraints and lack of public access to recycling facilities. The Smart Environment concept offers a solution through the integration of technology for environmental management efficiency. This study aims to design the "Saku Sampah" web-app, a reward-based inorganic waste collection service platform, to bridge the gap between households and the recycling industry. The system development method used is Rapid Prototyping, which allows for rapid design iteration based on user feedback. Research stages include needs analysis through market validation, interface design, and feature evaluation. Based on a survey of 19 respondents (Gen Z), it was found that 63.2% of respondents had high environmental awareness but had difficulty accessing waste distribution points (difficulty score 3.8/5). Solution validation showed a high level of interest (score 4.3/5) in this web-based service, especially in the point incentive feature and pickup schedule flexibility. The prototype design results produced a system interface that includes pickup booking features, real-time waste price lists, and environmental impact dashboards. This study concludes that the Rapid Prototyping approach is effective in validating the key features of "Saku Sampah" as a participatory smart environment acceleration solution.Keywords:Smart Environment; Rapid Prototyping; Waste Management; Web-App; Saku Sampah;
Analisis Kegagalan Proyek Sistem Informasi Berdasarkan System Development Life Cycle Zulkifli, Ridwan; Nurahman, Ilmal Yakin; Septianti, Hanifah; Hanifah, Syahda Lidini; Septiani, Rohmawati; Arachman, Taufik Arya Yasin; Manafi, Ahmad
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10580

Abstract

Abstrak - Jumlah kegagalan proyek sistem informasi yang tinggi, baik di tingkat internasional maupun nasional di Indonesia, menjadi masalah besar bagi efisiensi operasional perusahaan. Seringkali, hal-hal seperti ini menyebabkan kerugian finansial yang besar, pemborosan investasi, dan kerusakan reputasi perusahaan. Dengan menyelidiki setiap tahapan pengembangan sistem informasi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi faktor-faktor utama yang menyebabkan proyek sistem informasi gagal. Penelitian ini memanfaatkan metode penelitian sistematis yang melibatkan pengumpulan data utama dari berbagai jurnal ilmiah. Untuk melakukan analisis, faktor-faktor penting yang menyebabkan kegagalan diidentifikasi dan diklasifikasikan berdasarkan perspektif Software Development Life Cycle (SDLC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap yang paling rentan terhadap kegagalan adalah fase analisis kebutuhan, di mana faktor tujuan yang tidak jelas dan batasan ruang lingkup yang buruk memiliki kemungkinan tertinggi terjadi kegagalan. Dibandingkan dengan hambatan teknis murni, faktor non-teknis terutama masalah manajemen dan kegagalan komunikasi antar pemangku kepentingan lebih mendominasi kegagalan secara kategoris. Penyajian peta risiko yang menyeluruh pada setiap tahap pengembangan sistem adalah kebaruan penelitian ini. Untuk mencegah kegagalan sistematis di masa depan, studi ini menekankan pentingnya peningkatan manajemen risiko sejak dini dan keterlibatan aktif pengguna.Kata kunci : kegagalan proyek; sistem informasi; studi literatur; software development life cycle; Abstract - The high number of information system project failures, both internationally and nationally in Indonesia, poses a significant challenge to companies' operational efficiency. These failures often lead to significant financial losses, wasted investment, and damage to a company's reputation. By investigating each stage of information system development, this study aims to analyze and identify the key factors that contribute to information system project failure. This study utilizes a systematic research method involving primary data collection from various scientific journals. To conduct the analysis, key factors contributing to failure were identified and classified based on the Software Development Life Cycle (SDLC) perspective. The results indicate that the most vulnerable stage to failure is the requirements analysis phase, where unclear objectives and poor scope delimitation have the highest probability of failure. Compared with purely technical obstacles, non-technical factors, particularly management issues and communication failures between stakeholders, categorically dominate failures. The presentation of a comprehensive risk map at each stage of system development is a novelty of this study. To prevent future systematic failures, this study emphasizes the importance of improving early risk management and active user involvement.Keywords: project failure; information systems; literature review; software development life cycle;
Analisis Keselarasan Diagram Unified Modeling Language (UML) Terhadap Implementasi Pemrograman Berorientasi Objek Zulkifli, Ridwan; Mukarom, Hasna Maulani; Indra, Indra; Purnama, Hendra; Afriliani, Sri; Ratnasari, Ratnasari; Rahmandhita, Awaluna Nurdilan; Ibarahim, Deva
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10593

Abstract

Abstrak - Unified Modeling Language (UML) merupakan bahasa pemodelan visual yang umum digunakan dalam pengembangan sistem informasi berorientasi objek sebagai acuan analisis dan perancangan sebelum implementasi kode. Namun, dalam praktik pengembangan sistem, sering ditemukan ketidaksesuaian antara diagram UML yang disusun dengan implementasi pemrograman berorientasi objek (Object-Oriented Programming/OOP) yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselarasan antara diagram UML dan implementasi OOP pada sebuah sistem informasi di lingkungan akademik, serta mengidentifikasi bentuk dan faktor penyebab ketidaksesuaian yang terjadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumentasi terhadap diagram UML, analisis kode sumber, serta wawancara dengan pengembang dan dosen yang terlibat dalam proyek. Analisis dilakukan melalui pemetaan elemen UML terhadap struktur dan perilaku kode, yang mencakup analisis keselarasan struktur dan perilaku sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keselarasan relatif tinggi pada kelas utama dan alur proses inti sistem, namun menurun pada detail teknis seperti atribut tambahan, metode pendukung, relasi antar kelas, serta perilaku dinamis yang lebih kompleks pada implementasi kode. Ketidaksesuaian tersebut umumnya disebabkan oleh perubahan kebutuhan selama implementasi, keterbatasan waktu, serta tidak adanya mekanisme pembaruan UML yang sistematis. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pengendalian konsistensi dan penguatan konsep traceability antara model dan kode agar UML tetap berfungsi sebagai dokumentasi yang relevan dan berkelanjutan dalam pengembangan sistem informasi berorientasi objek.Kata kunci: UML; Pemrograman Berorientasi Objek; Keselarasan Model; Sistem Informasi; Traceability; Abstract - Unified Modeling Language (UML) is a visual modeling language widely used in object-oriented information system development as a reference for analysis and design prior to code implementation. However, in practice, inconsistencies are often found between the designed UML diagrams and the resulting Object-Oriented Programming (OOP) implementation. This study aims to analyze the level of alignment between UML diagrams and OOP implementation in an academic information system, as well as to identify the forms and factors causing such inconsistencies. This research adopts a qualitative descriptive approach using a case study method. Data were collected through documentation studies of UML diagrams, source code analysis, and interviews with developers and lecturers involved in the system development process. The analysis was conducted by mapping UML elements to code structures and behaviors, including structural and behavioral alignment analysis. The results indicate that the level of alignment is relatively high for core system classes and main process flows, but lower for technical details such as additional attributes, supporting methods, class relationships, and more complex dynamic behaviors in the code implementation. These inconsistencies are primarily caused by requirement changes during implementation, time constraints, and the absence of systematic UML updates. This study emphasizes the importance of implementing consistency control strategies and strengthening model–code traceability to ensure UML remains a relevant and sustainable documentation artifact in object-oriented information system development.Keywords: UML; Object-Oriented Programming; Model Alignment; Information Systems; Traceability;
Model Hybrid SDLC - DevOps dalam Pengembangan Sistem Informasi Akademik: Tinjauan Literatur Andryadi, Aan Ansen; Zulkifli, Ridwan; Nurahman, Ilmal Yakin; Amrullah, Fikri; Pratama, Frinska Putra; Manafi, Ahmad; Arachman, Taufik Arya Yasin
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10451

Abstract

Abstrak - Pengembangan sistem informasi akademik menghadapi tantangan yang rumit karena perlu memastikan bahwa data administratif tetap stabil dan bahwa layanan pengguna dapat berubah secara konstan. Sementara DevOps dapat mengabaikan standar dokumentasi formal yang diperlukan untuk audit institusi pendidikan, pendekatan tradisional Software Development Life Cycle (SDLC) sering dianggap terlalu kaku untuk menanggapi perubahan yang cepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat model hybrid konseptual yang mensinergikan disiplin struktural SDLC dengan agilitas teknis DevOps. Penelitian ini menganalisis dan mensintesis literatur mengenai fitur, kelebihan, dan kelemahan kedua metode dengan menggunakan metode peninjauan literatur sistematis (SLR). Hasil studi menunjukkan bahwa model hybrid SDLC–DevOps dapat menutupi kekurangan masing-masing metode dengan menggunakan fase perencanaan dan analisis Waterfall untuk memastikan kepatuhan regulasi dan dengan menerapkan praktik otomatisasi, integrasi, dan pengiriman berkelanjutan dari DevOps pada tahap konstruksi dan pemeliharaan. Studi ini membantu pengembang perangkat lunak di sektor pendidikan membuat sistem yang tidak hanya efektif dan fleksibel tetapi juga akuntabel dan terkendali secara manajerial.Kata kunci : Sistem Informasi Akademik; SDLC; DevOps; Model Hybrid; Systematic Literature Review; Abstract - Academic information system development faces complex challenges because it requires ensuring that administrative data remains stable and that user services are constantly evolving. While DevOps can bypass formal documentation standards required for auditing educational institutions, the traditional Software Development Life Cycle (SDLC) approach is often considered too rigid to respond to rapid change. The purpose of this study is to create a conceptual hybrid model that synergizes the structural disciplines of SDLC with the technical agility of DevOps. This study analyzes and synthesizes literature on the features, advantages, and disadvantages of both methods using a systematic literature review (SLR). The study results indicate that the SDLC–DevOps hybrid model can address the shortcomings of each method by using the Waterfall planning and analysis phases to ensure regulatory compliance and by implementing DevOps automation, integration, and continuous delivery practices in the construction and maintenance phases. This study helps software developers in the education sector create systems that are not only effective and flexible but also accountable and managerially controlled.Keywords: Academic Information System; SDLC; DevOps; Hybrid Model; Systematic Literature Review;
Analisis Sentimen Real-Time Media Sosial Menggunakan Edge Computing dan Apache Kafka Ridwan Zulkifli
bit-Tech Vol. 7 No. 3 (2025): bit-Tech
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/bt.v7i3.2372

Abstract

Penelitian ini mengusulkan sistem analisis sentimen real-time untuk data media sosial dengan mengintegrasikan arsitektur edge computing dan Apache Kafka. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan big data, analisis opini publik dari platform media sosial menuntut pemrosesan data yang cepat, efisien, dan akurat. Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini memanfaatkan perangkat edge untuk melakukan pre-processing data dan ekstraksi fitur secara lokal, yang bertujuan untuk mengurangi latensi dan beban jaringan sebelum data dikirim ke pusat analisis menggunakan Apache Kafka sebagai message broker. Metode ini dibandingkan dengan pendekatan berbasis cloud tradisional, dengan harapan dapat meningkatkan kecepatan dan akurasi analisis sentimen secara signifikan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah penyediaan solusi yang dapat diskalakan dan dioperasikan secara real-time untuk pemantauan opini publik, yang berguna dalam berbagai sektor seperti pemasaran digital, pemantauan isu sosial, deteksi krisis, dan analisis tren sosial. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa integrasi antara edge computing dan Apache Kafka berhasil mempercepat proses analisis sentimen dengan peningkatan throughput yang signifikan dan penurunan latensi, tanpa mengorbankan akurasi analisis. Model analisis sentimen yang digunakan mencapai tingkat akurasi yang tinggi pada data uji. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan terkait sinkronisasi data dan isu keamanan dalam sistem terdistribusi, yang dapat menjadi fokus penelitian lanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan sistem analitik berbasis big data untuk aplikasi real-time di dunia nyata, serta membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut dalam mengoptimalkan kinerja dan skalabilitas sistem ini.
Artificial Intelligence-Based Early Warning System for Disaster Management: A Literature Review Systematic and Bibliometric Analysis Ridwan Zulkifli; Zainal Arifin Hasibuan; Irawan Afrianto; Bella Hardiyana; Sri Supatmi
Big Data Analytics and Data Science Vol. 1 No. 2 (2026): June: Big Data Analytics and Data Science
Publisher : Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66472/bdas.v1i2.392

Abstract

The increasing frequency and intensity of natural disasters globally demands the development of more accurate and responsive Early Warning Systems (EWS). In recent years, Artificial Intelligence (AI) has been increasingly applied in natural disaster mitigation, but the approaches used are still diverse and spread across various domains. This study aims to present a systematic literature review on the application of AI and deep learning in natural disaster early warning systems. This review was conducted following the PRISMA 2020 guidelines by analyzing literature published during the 2020–2025 period. The selection process resulted in 102 studies meeting the inclusion criteria, with 30 full-text articles being analyzed in depth to map disaster types, AI methods, data sources, and characteristics of early warning systems developed in various regions, including Asia and Africa. The review results show the dominance of deep learning approaches, particularly time series-based models such as Long Short-Term Memory (LSTM) and Gated Recurrent Unit (GRU), particularly in flood forecasting and land deformation prediction. More advanced architectures, such as Transformer, are beginning to be adopted to capture long-term temporal patterns, while the combination of convolutional neural networks (CNN) with remote sensing data is widely used for spatial mapping of disaster events. Furthermore, the integration of sensor data and the Internet of Things (IoT) shows potential in supporting more responsive early warning systems. However, most research remains limited to the modeling or simulation stage, with little discussion of the real-time and operational implementation of EWS. This review highlights the gap between AI model development and the implementation of reliable early warning systems and provides a conceptual foundation for the future development of more integrated AI-based disaster mitigation systems.