Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perilaku Konsumen Produk Danone Berdasarkan Fatwa Mui No. 83 Tahun 2023 Supriyono, Agus; Al Farisi, Muhammad Salman; Herawati, Ermi
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 1 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i1.860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 terhadap perilaku konsumen Muslim di Indonesia, khususnya dalam konteks konsumsi produk Danone yang dikaitkan dengan isu dukungan terhadap agresi Israel. Fatwa tersebut menegaskan kewajiban mendukung perjuangan Palestina serta larangan mendukung pihak pro-Israel, termasuk melalui konsumsi produk yang terafiliasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di wilayah Jabodetabek. Informan dipilih melalui purposive sampling, meliputi konsumen Muslim, tokoh agama, dan pelaku usaha yang mengetahui fatwa tersebut. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons konsumen bervariasi: sebagian menghentikan atau mengurangi konsumsi produk Danone, sebagian bersikap selektif, dan sebagian tetap mengonsumsinya dengan alasan praktis seperti kualitas dan keterjangkauan. Faktor religiusitas, akses informasi, dan peran media sosial menjadi penentu utama dalam membentuk sikap konsumen. Fatwa ini meningkatkan kesadaran moral dan memicu diskusi publik, namun implementasinya terhambat oleh keterbatasan alternatif produk serta informasi yang simpang siur. Kesimpulannya, Fatwa MUI No. 83 Tahun 2023 memiliki pengaruh nyata terhadap kesadaran etis dan sebagian perilaku konsumsi masyarakat Muslim, meskipun belum diimplementasikan secara menyeluruh. Upaya edukasi, ketersediaan produk alternatif, dan transparansi produsen menjadi kunci untuk mendorong konsistensi penerapan fatwa dalam kehidupan sehari-hari.
THE EFFECT OF SHARIA MARKETING THROUGH SOCIAL MEDIA ON PURCHASING DECISIONS GARDENIA BOGOR HOUSING Ariani, Fika Ghilda; Herawati, Ermi; Al Farisi, Muhammad Salman
Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 9 No. 02 (2025): Ad-Deenar: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ad.v9i02.9165

Abstract

This study aims to measure and analyze the effect of sharia marketing and social media promotion on the purchasing decisions of consumers of Gardenia Bogor Housing. This study uses a quantitative descriptive approach. The population in this study is the Muslim community selected based on the radius of the target location of advertisements on social media used by Gardenia Bogor Housing, with a total of 100 respondents. The sampling technique used is purposive sampling. The data was analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) Statistics Data Version 22. The results of this study indicate that the variables of sharia marketing and social media promotion have a significant positive effect on purchasing decisions.
Tinjauan Syariah dan Konsep Penerapan Cessie dalam Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Syariah Harsanto, Molbi Febrio; Habibie, Habibie; Utarinda, Destiana; Herawati, Ermi; Hanif, Hernawan
JIAKPRO: Jurnal Ilmiah Ilmu Akuntansi Profetik Vol 2 No 1 (2024): JIAKPRO: Jurnal Ilmiah Akuntansi Profetik
Publisher : Prodi Akuntansi, STIE Hidayatullah, Depok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jiakpro.v2i1.440

Abstract

Cessie atau assignment adalah pengalihan hak dari seorang pemberi hak kepada orang lain yang disebut penerima hak. Dalam konteks hukum Indonesia, Cessie diatur dalam Pasal 1273 KUH Perdata yang menyatakan bahwa Hak dapat dialihkan, kecuali kalau dari sifatnya, undang-undang, atau perjanjian, tidak mungkin dialihkan. Pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) merupakan masalah yang sering terjadi pada lembaga Perbankan termasuk juga Perbankan Syariah. Saat ini, posisi NPF Perbankan Syariah pada akhir tahun 2022 sebesar 2,35%, yang mana mengalami perbaikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 2,59%. Namun demikian, jumlah pembiayaan NPF mengalami peningkatan sebesar 14% yaitu sebesar 6,6 Triliun pada 2021 menjadi 7,6 Triliun pada 2022. Dalam menangani pembiayaan bermasalah, Perbankan dapat melakukan beberapa tindakan. Salah satu tindakan umum yang dilakukan oleh Perbankan Syariah adalah skema restrukturisasi kredit. Akan tetapi, langkah penanganan pembiayaan bermasalah pada Perbankan Syariah harus dapat dilakukan dengan beberapa langkah lainnya selain restrukturisasi, diantaranya adalah dengan skema Cessie atau pengalihan hak penagihan. Prinsip dan nilai-nilai syariah menjadi hal yang penting dan diperhatikan, termasuk dalam penerapan Cessie tersebut. Pertama, Kepemilikan piutang, kedua, transaksi siyaq (penjualan) dalam jual beli tersebut harus sesuai dengan ketentuan syariah, ketiga, risiko yang menjadi perhatian dan bagian laba harus sesuai dengan prinsip syariah dan adil.
Green Marketing of Productive Waqf: A Marketing Strategy Based on Maslahah and Sustainable Development Herawati, Ermi
International Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 1 (2026): IJSBM: International Journal of Sharia Business Management
Publisher : Sharia Business Management Department of STEBIS Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/ijsbm.v5i1.498

Abstract

This study aims to analyze the concept and implementation of green marketing in the management of productive waqf as a marketing strategy based on maslahah and sustainable development. It also seeks to identify how the integration of environmental, social, and economic sustainability values in productive waqf can enhance public trust and expand the participation of waqif in the development of the Islamic economy. The research employs a qualitative method with a literature study and conceptual analysis approach. Data were collected from various sources such as scientific journals, books, waqf institution reports, and related documents on green marketing, productive waqf, and sustainable development. The data analysis technique used descriptive analysis and a normative-conceptual approach to examine the relationship between the principles of green marketing, the concept of maslahah in Islamic economics, and the practices of productive waqf management. The results show that the implementation of green marketing strategies in productive waqf can be carried out through several approaches, including transparency in waqf fund management, promotion based on sustainability values, utilization of waqf assets for environmentally friendly activities, and the use of digital media to increase public awareness of the importance of waqf that generates social and ecological impact. The integration of the concept of maslahah in marketing strategies also strengthens sharia legitimacy and encourages the creation of long-term benefits for society and the environment.