Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PERAN SENTRAL GURU DI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT LITERASI SISWA Hafirah Tazkia Nissa; Rizqi Nur Rachmawati; Pramisdi Winanto Saputro; Diardana Prima Sintasari; Sonya Trikandi; Vicky Hidantikarnillah; Hasnah Setiani; Indra Rasyid Julianto
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Pesastra Edisi November 2025
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i4.132

Abstract

Peran guru dalam meningkatkan minat literasi siswa menjadi aspek fundamental dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berorientasi pada penguatan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan komunikatif. Literasi tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup pemahaman, analisis, dan penerapan informasi dalam konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran sentral guru dalam menumbuhkan budaya literasi di sekolah melalui pendekatan pembelajaran yang terarah bagi siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang berfokus pada upaya memahami dan menafsirkan fenomena sosial melalui pengumpulan data naratif serta analisis deskriptif. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, perancang strategi, serta teladan dalam membentuk kebiasaan literasi yang berkelanjutan. Guru tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis membaca dan menulis, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar literatif melalui kegiatan seperti membaca bersama, menulis reflektif, serta diskusi berbasis teks. Selain itu, guru turut mengembangkan media pembelajaran inovatif, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses dan partisipasi siswa dalam kegiatan literasi. Kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua terbukti menjadi faktor penting dalam menumbuhkan budaya literasi yang kuat. Dengan profesionalisme dan dedikasi guru, sekolah dapat melahirkan generasi pembelajar yang melek literasi, cerdas, dan adaptif terhadap tantangan global.
TUTURAN MAHASISWA PADA RUANGGURU CLASH OF CHAMPIONS: KAJIAN IMPLIKATUR PRAGMATIK Hasnah Setiani; Indra Rasyid Julianto
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 2 No. 4 (2025): Jurnal Pesastra Edisi November 2025
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v2i4.133

Abstract

Edutainment program Ruangguru Clash of Champions sebagai tayangan edukasi fenomenal dinilai memiliki citra positif yang berdampak terhadap pengembangan motivasi dan prestasi pelajar Indonesia. Tuturan mahasiswa berprestasi sebagai peserta program tersebut perlu dikaji untuk lebih banyak mengungkap pemaknaan tuturan implisit yang berdampak terhadap penguatan motivasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengidentifikasi fungsi implikatur mahasiswa berprestasi program Ruangguru Clash of Champions. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian dilakukan dengan metode Simak yang didampingi Teknik SBCL (Simak Bebas Libat Cakap). Analisis data dilakukan dengan metode padan pragmatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan mahasiswa berprestasi dalam Ruangguru Clash of Champions mengandung berbagai fungsi implikatur, seperti asertif, ekspresif, direktif, komisif, dan deklaratif. Tuturan mengandung fungsi implikatur seperti harapan, permohonan, dan motivasi yang disampaikan peserta memberikan nilai positif, mendorong pemirsa untuk terus berusaha dan memperbaiki diri ketika menghadapi tantangan, serta mengajarkan pentingnya mengambil keputusan yang rasional dalam setiap situasi.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan Ida Zulaeha; Hasnah Setiani; Suratno Suratno
Indonesian Language Education and Literature Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v10i1.18215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas produk pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluatif dengan metode kuantitatif deskriptif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas X Desain Komunikasi Visual 1 di SMK Negeri 11 Semarang, kelas X Boga 2 di SMK Negeri 6 Semarang, dan kelas X Akuntansi 3 di SMK Negeri 9 Semarang. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dan teknik penskoran ratting scale. Hasil penelitian ini adalah produk pembelajaran Bahasa Indonesia berdiferensiasi telah dilaksanakan untuk semua kondisi ideal dengan perolehan skor rata-rata 67%. Produk pembelajaran Bahasa Indonesia memenuhi indikator ketercapaian (1) kompetensi pengetahuan, (2) kompetensi keterampilan, (3) hasil Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), dan (4) kompetensi yang dibutuhkan menghadapi era digital.Differentiated Indonesian Language Learning In the Independent Curriculum in Vocational High SchoolsThis study aims to evaluate the quality of differentiated Indonesian language learning products in Vocational High Schools (SMK). This study uses an evaluative approach with descriptive quantitative and qualitative methods. The subjects of this study were students of class X Visual Communication Design 1 at SMK Negeri 11 Semarang, class X Culinary 2 at SMK Negeri 6 Semarang, and class X Accounting 3 at SMK Negeri 9 Semarang. Data collection through observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques used the Miles and Huberman interactive model and the rating scale scoring technique. The results of this study are that differentiated Indonesian language learning products have been implemented for all ideal conditions with an average score of 67%. Indonesian language learning products meet the achievement indicators (1) knowledge competencies, (2) skills competencies, (3) results of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and (4) competencies needed to face the digital era.
Modul Ajar Berbasis Understanding by Design pada Keterampilan Menulis Cerita Sastra Terintegrasi Sosial Emosional bagi Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan Hasnah Setiani; Rahayu Pristiwati; Agus Nuryatin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 4 (2026): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i4.2689

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan urgensi pengintegrasian Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia melalui keterampilan menulis cerita sastra berbasis nilai hikayat dan modul ajar Understanding by Design. Penelitian menggunakan metode kepustakaan yang dipadukan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi berbagai sumber ilmiah terkait PSE, deep learning, pembelajaran Bahasa Indonesia, keterampilan menulis, dan perancangan modul ajar. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman untuk menemukan hubungan konseptual antara tujuan pembelajaran, asesmen, kegiatan belajar, dan kebutuhan sosial emosional peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi PSE mendukung regulasi emosi, kesadaran sosial, keterampilan relasional, pengambilan keputusan bertanggung jawab, kreativitas, refleksi, dan pengalaman menulis yang bermakna. Desain modul disusun melalui tahapan UbD, yaitu menentukan tujuan, merancang asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif, serta menyusun kegiatan mindful, meaningful, dan joyful learning. Kesimpulannya, modul ajar berbasis UbD terintegrasi PSE relevan bagi pembelajaran Bahasa Indonesia yang holistik. Kontribusi penelitian ini adalah menawarkan kerangka konseptual pembelajaran menulis sastra di SMK.