Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA TEMATIK INTEGRATIF BERBASIS PROYEK UNTUK SISWA KELAS IV SD NEGERI MAMBANG KECAMATAN MUARA KELING Monika
Linggau Journal Science Education (LJSE) Vol. 2 No. 1 (2022): Linggau Journal Science Education
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/ljse.v2i1.205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan lembar kerja siswa tematik integratif berbasis proyek untuk siswa kelas IV SD Negeri Mabang Kecamatan Muara Kelinggi yang valid dan praktis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Mabang Kecamatan Muara Kelinggi dengan sampel sebanyak 5 siswa untuk uji one to one dan 15 siswa untuk uji small group. Jenis pengembangan yang digunakan adalah jenis pengembangan model Dick and Carrey. Teknik pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli bahasa, ahli materi dan angket kepraktisan guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut 1) Kevalidan LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek ditunjukan melalui hasil validasi ahli yang meliputi ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi. Berdasarkan hasil validasi diketahui bahwa LKS berbasis Tematik integratif berbasis proyek dikategorikan baik dengan persentase kevalidan 83,28% sehingga LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek pada tema 1 indahnya kebersamaan dikategorikan valid. 2) Kepraktisan LKS diukur melalui hasil angket yang diperoleh dengan dua tahap uji coba yang meliputi uji coba perorangan (one to one) dan uji coba kelompok kecil (small group). Uji coba perorangan atau one to one melibatkan 5 orang siswa yang dipilih secara acak dengan kemampuan yang berbeda dikategorikan baik dengan persentase kepraktisan 81,65% sedangkan uji coba kelompok kecil (small group) melibatkan 15 orang siswa dikategorikan sangat baik dengan persentase 88,75%. Berdasarkan hasil uji coba tersebut diketahui respon siswa dikategorikan baik yang diartikan bahwa LKS Siswa Tematik integratif berbasis proyek tema 1 indahnya kebersamaan praktis atau mudah untuk digunakan
Pengaruh Perceived Price dan Brand Association terhadap Purchase Decision Produk Wardah di Tanjungpinang Nasution, Ulfa Oktavani; Monika; Shindy, Ginola Tri
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i1.1409

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh Perceived Price dan Brand Association Terhadap Purchase Decision Produk Wardah Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pertama, terdapat pengaruh Perceived Price terhadap Purchase Decision dengan nilai thitung 3,265 > ttabel 1,660 dan signifikansi 0,002 < 0,05. Kedua, terdapat pengaruh Brand Association terhadap Purchase Decision dengan nilai thitung 5,267> ttabel 1,660 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Perceived Price dan Brand Association secara simultan berpengaruh terhadap Purchase Decision dengan nilai fhitung 56,023 > ftabel 3,09. Hasil uji koefisien determinasi (Adjusted R2) sebesar 0,519 yang menunjukkan bahwa Perceived Price dan Brand Association memiliki hubungan terhadap Purchase Decision sebesar 51,9%, sedangkan sisanya 48,1% dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang diteliti. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi perusahaan agar dapat selalu menjaga persepsi konsumen terhadap harga yang diberikan dan dapat menetapkan harga yang kompetitif serta meningkatkan pemasaran dengan membuat iklan yang lebih intens agar memperkuat ingatan konsumen terhadap produk wardah. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan untuk peneliti selanjutnya dengan penelitian yang serupa.
Pengenalan Dasar Pengaturan Akun Toko pada Market Place “Shopee” Monika; Nasution, Ulfa Oktavani
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v3i3.1412

Abstract

Kegiatan pelatihan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memanfaatkan platform digital, khususnya Shopee, untuk memperluas pasar. Namun, masih banyak pemilik usaha yang mengalami kendala dalam melakukan pengaturan dasar akun toko seperti pengelolaan profil, pengaturan alamat, pengaturan jasa kirim, hingga sinkronisasi produk. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada peserta mengenai tahapan awal dalam membuka dan mengatur akun toko di Shopee secara optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung (hands-on), diskusi interaktif, dan simulasi praktik. Peserta dibimbing untuk membuat akun, mengisi informasi toko, memilih jasa kirim yang sesuai, serta mengatur preferensi tampilan toko agar menarik bagi calon pembeli. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman dan kemampuan teknis dalam mengelola akun Shopee secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi selama pelatihan, yang menunjukkan bahwa 85% peserta mampu melakukan pengaturan dasar toko tanpa bantuan lanjutan. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi digital UMKM secara lebih luas dan berkelanjutan.
Anteseden Repurchase Intention dengan Uji Mediasi dan Moderasi Monika; Nasution, Ulfa Oktavani
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v4i1.1456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis anteseden repurchase intention dengan uji mediasi dan moderasi. Metode teknik pengumpulan data yang digunakan adalah non‑probability sampling dengan metode penarikan sampel purposive sampling. Data dikumpulkan secara langsung dari hasil penyebaran kuesioner menggunakan platform google forms. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah pelanggan hotel yang pernah menginap di hotel berbintang dalam enam bulan terakhir. Pengujian hipotesis dilakukan dengan metode Structural Equation Model (SEM) dengan bantuan software AMOS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dari service encounter dan positif e-wom communication terhadap repurchase intention. Hasil penelitian juga menunjukkan tidak terdapat pengaruh positif perceived value terhadap repurchase intetion. Hasil lainnya menunjukkan bahwa perceived value memediasi pengaruh dari service encounter terhadap repurchase intention dan service innovativeness dapat memoderasi perngaruh service encounter terhadap perceived value dan repurchase intention.
Pengaruh Grit terhadap Resiliensi Akademik Siswa SMA Jakarta Setiadi, Fredrick; Yenita; Monika
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 4 No 3: Oktober (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v4i3.1539

Abstract

Ketahanan siswa dalam menghadapi tekanan akademik atau disebut dengan resiliensi akademik, menjadi faktor penting yang perlu dimiliki khususnya oleh para siswa pada jenjang SMA. Fokus dari penelitin ini adalah melihat pengaruh grit terhadap resiliensi akademik pada siswa SMA di Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, dengan melibatkan 105 siswa dari berbagai SMA di wilayah Jakarta sebagai responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Grit Scale dari Duckworth (2007) dan Academic Resilience Scale dari Cassidy (2016). Penelitian ini, dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Penelitian ini dianalisis menggunakan regrasi linear sederhana. Hasil yang diperolah menunjukkan bahwa grit berpengaruh secara signifikan terhadap resiliensi akademik  dengan nilai signifikansi < 0.0001 dan F = 14.066. Nilai  R² sebesar 0.120 menindikasikan bahwa grit memiliki kontribusi sebesar 12% terhadap variasi resilienasi akademik, sedangkan 88% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Artinya, siswa dengan yang memiliki tingkat grit lebih tinggi cenderung juga memiliki kemampuan bertahan dan bangkit dalam tekanan akademik yang lebih baik. Temuan ini menguatkan pentingnya penanaman karakter gigih dan konsisten dalam pendidikan agar siswa mampu bertahan secara emosional dan kognitif dalam proses belajar.
Implementasi Strategi Pembelajaran Kepala Bernomor Mata Pembelajaran Fikih di Kls VIII MTs Ittihadiyah Laut Dendang Arlina, Arlina; Monika; Pitri Iraya Nasution; Panorangi Harahap
Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 23 No. 2 (2024): Mimbar Kampus: Jurnal Pendidikan dan Agama Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/mk.v23i2.1426

Abstract

The purpose of this numbered head is to make it easier for students to receive the material or learning that has been given by the teacher and also to make students work together in discussions, and in this research the researcher uses qualitative methodology, namely the use of qualitative methods can make it easier for researchers to understand data collection. This qualitative method is through interviews which can be carried out directly and also through observations which can be carried out openly by participants and not only measuring attitudes but can also use recordings of various phenomena that occur and also using data collection using cameras for photos or documentation, the results of research are researchers. using numbered heads in class Vlll at Mts ittihadiyah and using the numbered head method where students are divided into several groups and in each group they are given a numbered head and the panel and the researcher gives questions to each group and in each group answers the questions if there are difficulties in working on the questions then students can leave their group and join another group. In this way students can work together to complete difficult tasks and can also express ideas or opinions after each group can express the results of the discussion they have discussed and after all groups ready to discuss the results of their discussion, then they can draw conclusions from the results of their discussion that have been discussed.
SELF-ACCEPTANCE SEBAGAI LANGKAH BERDAMAI DENGAN DIRI SENDIRI Ernest, Aviel Stephen; Monika
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.25474

Abstract

Advances in technology and information today are unstoppable. Technological advances that exist have a very significant impact on everyday life. Social media is one of the results of technological advances, now social media is a tool that is closely related to individuals to interact socially with others and access to broad and fast information on social media that allows a user to more easily explore and know all kinds of activities and conditions of people who are remotely located but social media does not produce a positive impact, the negative impact will be discussed in this article. is social comparison. Social comparisons can be bad for mental health such as decreased self-esteem. the group of participants in this work are 10th grade high school students, the solutions that can be done include holding a workshop with the theme: self-acceptance as a solution to the negative impact on social comparison in the form of prevention by knowing yourself so that you can accept yourself both shortcomings and weaknesses. Self-advantage. the results obtained from this workshop activity students get new insights about self-introduction. Suggestions for further activities can be made in the form of a webinar so that it can be more in-depth. Kemajuan teknologi dan informasi saat ini sudah tidak dapat terbendung. kemajuan teknologi yang ada berdampak sangat signifikan dalam kehidupan sehari-hari. sosial media merupakan salah satu hasil dari kemajuan teknologi, kini sosial media menjadi sarana yang erat kaitannya bagi individu untuk berinteraksi sosial dengan sesama. dan akses informasi yang luas dan cepat di media sosial yang memungkinkan seorang pengguna, lebih mudah mengeksplorasi dan mengetahui segala ragam kegiatan dan kondisi orang-orang yang berada di jarak jauh namun sosial media tidak selamanya menghasilkan dampak yang positif, dampak negatif yang akan dibahas pada artikel ini ialah social comparison. perbandingan sosial dapat berakibat buruk bagi kesehatan mental seperti penurunan self-esteem. kelompok partisipan dalam karya ini adalah siswa-siswi SMA kelas 10, solusi yang dapat dilakukan ialah dengan mengadakan workshop bertemakan: self-acceptance sebagai solusi dari dampak negatif perbandingan sosial yang berupa pencegahan dengan cara mengenal diri sendiri sehingga dapat menerima diri sendiri baik kekurangan maupun kelebihan diri. hasil yang didapati dari kegiatan workshop ini siswa mendapatkan insight baru mengenai pengenalan akan diri sendiri. saran untuk kegiatan selanjutnya kegiatan ini dapat dibuat dalam bentuk webinar sehingga dapat lebih mendalam.
PSIKOEDUKASI PENANGANAN MASALAH EMOSI DAN PERILAKU ANAK USIA DINI Monika; Ezra Joshua Halim; Jessica Winata
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.35110

Abstract

Early childhood during its development period experiences significant changes in various aspects, including emotional and behavioral aspects. Problems that arise related to emotion and behavior can affect their overall growth and development. In a previous study, 81 children aged 4-10 years were identified through a Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) filled out by parents in Krendang Village, West Jakarta. The results found significant differences between boys and girls. Boys were more often in the abnormal category, especially in the aspects of emotional, behavioral, and social relationship problems, which means that boys are more vulnerable in these categories. While girls fared better, there’s just little difference in terms of percentages between the two genders. The majority of children, both boys and girls, are still in the normal range, but parents still need to pay attention to signs of behavioral and emotional problems in their children. The results of this study were then socialized back to the parents, accompanied by the provision of psychoeducation about handling emotional and behavioral problems in early childhood. The results of this psychoeducation are considered very useful for parents, because through this psychoeducation and dissemination, tips and knowledge about parenting have been given. That way, parents can also understand that proper parenting can help overcome children's emotional and behavioral problems. Early childhood during its development period experiences significant changes in various aspects, including emotional and behavioral aspects. Problems that arise related to emotion and behavior can affect their overall growth and development. In a previous study, 81 children aged 4-10 years were identified through a Strength and Difficulties Questionnaire (SDQ) filled out by parents in Krendang Village, West Jakarta. The results found significant differences between boys and girls. Boys were more often in the abnormal category, especially in the aspects of emotional, behavioral, and social relationship problems, which means that boys are more vulnerable in these categories. While girls fared better, there’s just little difference in terms of percentages between the two genders. The majority of children, both boys and girls, are still in the normal range, but parents still need to pay attention to signs of behavioral and emotional problems in their children. The results of this study were then socialized back to the parents, accompanied by the provision of psychoeducation about handling emotional and behavioral problems in early childhood. The results of this psychoeducation are considered very useful for parents, because through this psychoeducation and dissemination, tips and knowledge about parenting have been given. That way, parents can also understand that proper parenting can help overcome children's emotional and behavioral problems.
Re-Desain Lengan Robot 6 DOF Berdasarkan Benchmarking Menggunakan Permodelan 3D pada AutoDesk Inventor 2024 Danotti, Elvyra; Chu, Steven Fernando; Nugroho, Handi Wilujeng; Hamidi, Kurniawan; Monika
Teknosia Vol. 19 No. 02 (2025): Vol. 19 No. 02 (2025): December 2025
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/teknosia.v19i02.41464

Abstract

The industrial revolution 4.0 has encouraged the development of automation systems, including the 6 DOF robotic arm to enhance industrial production efficiency and effectiveness. This study aims to redesign a 6 DOF robotic arm based on benchmarking with Fanuc M-20iA and ABB IRB 2600 models using AutoDesk Inventor 2024. The method employed is benchmarking by comparing designs and specifications, followed by redesigning the Bill of Materials (BoM), Operation Process Chart (OPC), and assembly chart. The results show modifications such as redesigning the base into a square shape, adding rubber strips to the gripper, creating a separate panel for the motor driver and controller, and replacing the electromagnetic gripper with a mechanical one. The final design produces a simpler robotic arm with a production cost (HPP) of Rp105,554,924.00, which is more economical compared to similar products. The newly designed gripper is recommended for vertical object handling and positioning. Thus, the design successfully reduces maintenance costs, enhances precision, and maintains optimal performance for industrial applications.
STRATEGI USTADZ DALAM MENGAJARKAN MATERI SHALAT DI PENGAJIAN MAJELIS DARUL ILMI DI DESA KUBANGAN TOMPEK, KECAMATAN BATAHAN, KABUPATEN MANDAILING NATAL Monika; Sokon Saragih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39930

Abstract

Prayer is the pillar of Islam that carries not only ritual dimensions but also spiritual, moral, and social values. In rural communities, strengthening the understanding and practice of congregational prayer faces several challenges, particularly in terms of limitedknowledge and consistency in implementation. This study aims to explore the strategies employed by Islamic teachers (ustadz) in teaching the practice of congregational prayer at the Darul Ilmi Study Assembly in Kubangan Tompek Village, Batahan Subdistrict, Mandailing Natal Regency. This research applied a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving both the ustadz and community members, then analyzed using Miles and Huberman’s model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the ustadz utilized interactivelectures, reinforcement through Qur’anic verses and hadiths, and communicative language tailored to the daily lives of the participants. These strategies proved effective in improving the participants’ understanding of prayer procedures while also instillingspiritual and social values. The challenges identified include the ustadz’s inconsistent attendance and external factors such as weather conditions that hinder the continuity of the study sessions. In conclusion, the effectiveness of prayer education in the assembly is strongly influenced by the ustadz’s consistency and the application of strategies aligned with the rural community context.