p-Index From 2021 - 2026
7.799
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Dalam Mengolah Minyak Jelantah Veza Azteria; Ahmad Irfandi
Media Abdimas Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Media Abdimas Vol 2 No 1 Bulan Maret 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (987.002 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v2i1.2684

Abstract

Berbagai upaya yang dilakukan untuk mengurangi jumlah limbah minyak goreng rumah tangga telah dilakukandengan beberapa metode untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis. Permasalahan muncul dari segipengetahuan masyarakat yang masih kurang dalam pengolahannya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalahuntuk memberikan edukasi dan penyuluhan kepada warga RT 010 Petukangan Utara sebagai mitra mengenaipemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi berbagai produk yang bernilai jual ekonomis. Kegiatan pengabdiankepada masyarakat ini selain untuk mengelola lingkungan namun juga membantu masyarakat agar dapatmembuka lapangan kerja baru. Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi mendalam dengangoogle meeting menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan masyakarat. Kegiatanpengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 09 Oktober 2022 dengan total peserta sebanyak 21 orang.Berdasarkan hasil edukasi yang dilakukan ada kenaikan pengetahuan masyarakat terkait pengolahan minyakjelantah sebesar 24,22%. Edukasi ini diharapkan rutin dilakukan agar masyarkat dapat konsisten dalam menjagalingkungan.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Sebagai Upaya Pengdendalian Vektor DBD di Kelurahan Kranji Bekasi Barat Veza Azteria; Erna Veronika; Ahmad Irfandi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i7.9754

Abstract

ABSTRAK Berbagai upaya yang telah dilakukan untuk pengendalian vector DBD dimasa setelah Covid-19 ini dapat dilakukan dengan memperhatikan protocol kesehataan. pengendalian dapat dilakukan dengan pengendalian fisik, kimia dan biologi. Salah satu perilaku PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) yang di lakukan adalah dengan menerapkan metode 3M (Menguras, Mengubur dan Menutup). Oleh karenanya program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3M Plus perlu terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang tahun khususnya pada musim penghujan. Kegiatan ini diawali dengan menyebarkan kuisioner kepada masyarakat untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan metode pencegahan masyarakat dalam penanganan DBD. melakukan observasi tempat penampungan air, penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat dari rumah ke rumah dengan menggunakan media brosur dan poster serta memberikan edukasi terkait penerapan perilaku hidup bersih dan sehat setelah masa pandemic Covid-19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan terhadap masyarakat Kelurahan Kranji Bekasi Barat dengan cara menyebarkan poster, banner dan penyuluhan secara door to door selama kurang lebih 3 bulan yaitu Juni 2022 – Agustus 2022.  Kegiatan ini merupakan langkah awal yang diharapkan agar masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat terutama setelah adanya Covid-19, pengendalian terjadinya penyakit demam berdarah secara fisik, kimia maupun biologi. Menurut hasil data kuisioner yang telah kami berikan kepada responden, kami telah menentukan prioritas masalah terkait kesehatan lingkungan di Kelurahan Kranji, Bekasi Barat dengan menggunakan metode kualitatif, dan di dapatkan data seperti berikut, yaitu dari 50 responden sebanyak 24 responden atau setara dengan 48% responden yang melakukan pengurasan bak mandi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, dan sebanyak 26 responden melakukan pengurasan bak mandi tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan atau setara dengan 52%, sehingga hal ini menjadi prioritas masalah di Kelurahan Kranji, Bekasi Barat. Berdasarkan hasil dari pengabdian masyarakat ini diperoleh adanya peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 80% - 90% sebagai sasaran kegiatan abdimas di masyarakat Kranji Bekasi dan terjadinya peningkatan sikap yang positif dalam menyikapi perilaku hidup bersih dan sehat dalam mengendalikan vector sebagai upaya pencegahan penyakit demam berdarah. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Kesehatan Lingkungan  ABSTRACT Efforts made for vector control in the post-Covid-19 era can be carried out by paying attention to health protocols. One of the Clean and Healthy Living behaviors that are carried out is to apply the Drain, Bury, and Close method. This activity was started by distributing questionnaires to the public to determine the level of knowledge and community prevention techniques in handling the emergence of dengue fever. This activity begins with observing water reservoirs, counseling and educating the community from house to house using brochures and posters, as well as providing education related to implementing clean and healthy living behaviors after the Covid-19 pandemic for 3 months, namely June 2022 - August 2022 This activity is the first step that is expected so that people can implement clean and healthy living habits, especially after the arrival of Covid-19, controlling the occurrence of dengue fever physically, chemically and biologically. According to the results of the questionnaire data that we have given to respondents, we have determined priority issues related to environmental health in Kranji Village, West Bekasi, using qualitative methods, and obtained data as follows, namely out of 50 respondents there were 24 respondents or the equivalent of 48% of respondents who drained the bathtub following predetermined rules. As many as 26 respondents drained the bathtub not following predetermined rules or equivalent to 52%, so this is a priority problem in Kranji Village, West Bekasi. Based on the results of this community service, it was found that there was an increase in community knowledge of 80% - 90% as the target of community service activities in the Kranji Bekasi community and an increase in positive attitudes towards clean and healthy living behavior in controlling vectors as an effort to prevent dengue fever. Keywords:Community Empowerment, Clean and Healthy Behavior, Enviromental Health
HUBUNGAN MASA KERJA DAN PELATIHAN DENGAN KEJADIAN TERTUSUK JARUM PADA PENGELOLAAN LIMBAH PADAT DI RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN TANGERANG Samuel Dion; Decy Situngkir; Wekadigunawan Wekadigunawan; Ahmad Irfandi
Prosiding Seminar Kesehatan Nasional Sexophone 2022: Parenting Preparation For a Better Generation
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractHealth workers are at risk of being infected with infectious diseases such as HBV, HCV, and HIV through needle stick injuries, called Needle Stick Injury (NSI). The results of initial observations made by researchers at the Tangerang Regency General Hospital showed data on the number of punctured accidents at waste management installations in 2019, eight incidents, in 2020, as many as 11 incidents, and in 2021 as many as 15 incidents. This type of research is quantitative research with a cross-sectional design. Based on the results of statistical tests using Chi-Square, it can be concluded that there is a relationship between age and training with the incidence of needle sticks, while age, use of PPE, and workload are not related. The importance of using PPE, carrying out retraining while for officers efforts to reduce the workload by stretching muscles before and after work and taking a short rest for five until ten minutes if the body feels tired.Keywords: needlestick incident; age; working period; workload; use of PPE; trainingAbstrakPetugas kesehatan berisiko terinfeksi penyakit menular berupa HBV, HCV dan HIV melalui luka tusuk jarum atau yang sering disebut Needle Stick Injury (NSI). Hasil observasi awal yang dilakukan peneliti di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang terdapat data angka kecelakaan tertusuk di instalasi pengelolaan limbah pada tahun 2019 sebanyak delapan kejadian, tahun 2020 sebanyak 11 kejadian dan tahun 2021 sebanyak 15 kejadian. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Chi-Square dapat disimpulkan bahwa ada hubungan masa kerja dan pelatihan dengan kejadian tertusuk jarum sedangkan usia, penggunaan APD dan beban kerja tidak berhubungan. Sehingga disarankan untuk Rumah Sakit melakukan evaluasi mengenai penyuluhan/sosialisasi terkait dengan tertusuk jarum, memberikan penyuluhan terkait pentingnya penggunaan APD, melaksanakan pelatihan kembali sedangkan untuk petugas upaya mengurangi beban kerja dengan melakukan peregangan otot sebelum dan sesudah bekerja serta beristirahat sejenak selama lima sampai sepuluh menit jika badan merasa lelah.Kata kunci: kejadian tertusuk jarum; umur; masa kerja; beban kerja; penggunaan APD; pelatihan 
Hubungan Antara Masa Kerja dan Kelelahan Dengan Stres Kerja Pada Pekerja Konstruksi Habiba Kamila Fatin; Rini Handayani; Ahmad Irfandi; Putri Handayani
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 4 (2023): Oktober: Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikg.v1i4.1788

Abstract

The results of a preliminary study conducted by researchers using the DASS 21 questionnaire and stress impact questionnaire on 10 workers at PT Nindya Citra Kharisma KSO's Manggarai "Mainline 1" project in 2023, found that there were workers who experienced stress with the most impact felt feeling easily tired. The purpose of this study is to determine the relationship between working time and fatigue with work stress. This study used a cross sectional design with a population of 60 people and the sampling method used was a total sampling of 50 people. Data analysis using univariate and bivariate analysis with chi square test. The results of the analysis showed that as many as 29 (58%) workers experienced stress. There is no relationship between years of service (p value = 1,000; PR = 0.967) with work stress and there is a relationship between fatigue and work stress (p value = 0.45; PR 2,057). It can be concluded that fatigue is related to work stress while working period are not related to work stress. Researchers suggest that a work fatigue and stress control program be held through a shift work system so that the duration of work does not exceed NAB (8 hours / day).
Tingkat Kepatuhan Pelaksanaan Protokol Kesehatan, Penggunaan Masker Dan Penanganannya Pada Pekerja Sektor Formal Veronika, Erna; Irfandi, Ahmad; Azteria, Veza; Simatupang, Meithyra Melviana
Journal of Natural Sciences Vol 5, No 1 (2024): Journal of Natural Sciences Maret
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v5i1.458

Abstract

One of the highest clusters of COVID-19 cases in DKI Jakarta is the office cluster, attributed to the lack of compliance among employees with health protocols. The potential transmission to employees' families exacerbates the situation, even leading to temporary workplace closures. An initial survey revealed that 53.3% of employees do not adhere to COVID-19 health protocols in the workplace. This study aims to evaluate the compliance level with health protocols, mask usage, and mask waste management among formal sector workers in DKI Jakarta. The research follows a descriptive method with a cross-sectional design. Data were collected via Google Form from all office workers in DKI Jakarta (n=288) using purposive sampling. Results indicate that 43.8% of workers do not comply with health protocols, 66% do not properly manage used masks, increasing contamination risks, and only 28.5% use N95/KN95/KF94 masks. Companies are urged to enforce surveillance and impose sanctions for policy violations.
Kejadian Stres Kerja Pada Petugas Laboratorium Di Rumah Sakit X Menggunakan Dass 42 Tahun 2023 Kusumawati, Utari; Irfandi, Ahmad; Utami, Desyawati; Azteria, Veza
Journal of Natural Sciences Vol 5, No 1 (2024): Journal of Natural Sciences Maret
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jonas.v5i1.461

Abstract

Work stress experienced by laboratory officers in hospitals could have been influenced by various factors, including limited human resources that encouraged multiple roles for each laboratory officer. This could increased the risk of other mental health disorders. The purpose of this study was to determine the incidence of work stress in laboratory officers at Hospital X. This research method was quantitative descriptive research. The sampling technique used in this study was total sampling with total sample size of 17 laboratory officers at Hospital X. This study used the DASS 42 questionnaire. The primary data was processed using univariate analysis to determine the distribution and frequency of data. The findings of this study revealed that the majority of laboratory officers at Hospital X had experienced moderate levels of depression, namely 5 respondents (29.4%). Regarding anxiety levels, the majority of laboratory officers at Hospital X experienced moderate and severe levels of anxiety, with 5 respondents each (29.4%). The majority of Hospital X laboratory officers experienced moderate and normal level of stress, with 5 respondents each (29.4%). It is hoped that hospital management could consider adding human resources and providing facilities and infrastructure to minimize the risk of work stress.
GAMBARAN KELELAHAN KERJA BERDASARKAN FAKTOR INDIVIDU DAN FAKTOR TERKAIT PEKERJAAN PADA TENAGA MEDIS DI RUMAH BERSALIN X TAHUN 2024 Clara Elnisa Woro Hanadi; Ahmad Irfandi; Ira Marti Ayu; Rini Handayani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i3.5526

Abstract

Kelelahan kerja adalah permasalah kesehatan dan keselamatan kerja yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan saat pekerjaan berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kelelahan kerja berdasarkan faktor indidu dan faktor pekerjaan pada tenaga medis Rumah Bersalin X tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dengan besar sampel 21 responden (total sampling). Data yang dikumpulkan yaitu data primer menggunakan kuesioner baku Industrial Fatigue Research Comitee (IFRC). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2024. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Adapun hasil univariat menunjukkan proporsi tertinggi yakni kelelahan rendah sebanyak 42,9%. Usia <35 tahun dengan kelelahan rendah (57,1%). Usia ≥ 35 tahun dengan kelelahan sedang (42,9%).Jenis kelamin laki-laki dengan kelelahan sedang (50,0%), jenis kelamin perempuan dengan kategori kelelahan rendah (61,5%). Jenis pekerjaan dokter umum dengan kelelahan sangat tinggi (33,4%). Masa kerja ≤ 5 tahun dengan kelelahan rendah (58,3%), masa kerja >5 tahun sebanyak 44,4% dengan kelelahan sedang. Beban kerja sedang dengan kelelahan sedang (62,5%). Sehingga disarankan bagi Rumah Bersalin X untuk melakukan fit to work, membuat batasan standar usia maksimal pekerja, penambahan uang lembur bagi tenaga medis, penyesuaian jobdesk antara pekerja dengan masa kerja lama dan baru, melakukan pengevaluasian dan peninjauan beban kerja yang disesuaikan dengan profesinya masing-masing.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN WAKTU TUNGGU PELAYANAN FARMASI RAWAT JALAN DI RSUD KEMBANGAN TAHUN 2024 Yunita Rosalina Br Lumban Gaol; Ahmad Irfandi; Decy Situngkir
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v7i3.5561

Abstract

Waktu tunggu pelayanan yang lama merupakan permasalahan di beberapa fasilitas kesehatan sehingga menyebabkan keluhan pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan di RSUD Kembangan Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain studi Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 110 sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian diketahui rata-rata waktu tunggu resep obat jadi 40 menit dan obat racikan 71 menit. Berdasarkan hasil analisis bivariat tidak ada hubungan antara jenis resep obat (p-value = 0,070), jumlah item obat (p-value = 1,000) dan status pembayaran pasien (p-value = 1,000) dengan waktu tunggu pelayanan farmasi rawat jalan di RSUD Kembangan. Dari penelitian ini diketahui waktu tunggu resep di instalasi farmasi RSUD Kembangan tidak sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan RI, sehingga peneliti menyarankan untuk meningkatkan pelayanannya dengan menambah sumber daya manusia dan melakukan modifikasi SIMRS.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN MEMBAYAR IURAN BPJS KESEHATAN OLEH PESERTA MANDIRI PADA UNIT RAWAT JALAN PUSKESMAS KECAMATAN KALIDERES TAHUN 2023 Rosdiana, Hafsha; Nurmawaty, Dwi; Heryana, Ade; Irfandi, Ahmad
Jurnal Kesehatan dan Kedokteran Vol. 2 No. 3 (2023): Oktober: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukeke.v2i2.899

Abstract

Meningkatnya jumlah kepesertaan BPJS kesehatan di Indonesia tidak dibarengi dengan kepatuhan peserta dalam membayar iuran BPJS kesehatan Mandiri khususnya pada segmentasi pekerja mandiri. Berdasarkan studi pendahuluan pada Puskesmas Kecamatan Kalideres ditemukan 7 dari 10 peserta BPJS kesehatan mandiri tidak patuh dalam membayar iuran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan oleh peserta mandiri pada unit rawat jalan Puskesmas Kecamatan Kalideres tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan design cross sectional. Analisis data yang digunakan ialah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara variabel pengetahuan (p=0,005), pendapatan (p=0,000), dan persepsi manfaat BPJS kesehatan (p=0,003) dengan kepatuhan membayar iuran BPJS kesehatan oleh peserta mandiri pada Unit Rawat Jalan Puskesmas Kecamatan Kalideres.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja di PT Bank XYZ Kota Jakarta tahun 2024 Nugroho, Ari Dwi; Irfandi, Ahmad; Nitami, Mayumi; Shorayasari, Susi
Indonesian Journal of Health Science Vol 4 No 6 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/ijhs.v4i6.1080

Abstract

Work-related fatigue is defined as a decrease in efficiency, work quality, and a reduction in the strength or physical endurance needed to continuously carry out work tasks. The research here aims to understand the Factors Related to Work Fatigue in Workers at PT Bank XYZ, Jakarta City in 2024. The type of research here is quantitative using a cross-sectional study design. The sample selection technique was carried out using non-probability sampling (non-random sampling), with a purposive sampling technique, with a research sample of 88 workers. The results of the univariate analysis interpreted the largest proportion as low fatigue (54.5%), age <35 years (54.5%), poor sleep quality (54.5%), non-risk nutritional status (65.9%), and high workload (54.5%). Based on the results of statistical analysis, it is known that variables related to work fatigue are age (p-value = 0.000), sleep quality (p-value = 0.000), workload (p-value = 0.000), while variables that are not related to work fatigue are nutritional status (p-value = 0.951). Therefore, it is recommended that banking companies always implement sports programs to deal with worker work fatigue, monitor worker nutritional status, evaluate and review the workload that must be completed according to the expertise of each worker. Workers also maintain a healthy diet and make the most of their time to sleep. Kelelahan akibat kerja dimaknai sebagai penurunan efisiensi, kualitas kerja, dan pengurangan kekuatan atau ketahanan fisik yang diperlukan guna senantiasa melaksanakan tugas-tugas pekerjaan. Riset disini bertujuan guna memahami Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja Pada Pekerja di PT Bank XYZ Kota Jakarta Tahun 2024. Jenis riset disini berupa kuantitatif memakai desain studi cross sectional. Teknik pemilihan sampel dilaksanakan memakai non-probability sampling (non-random sampling), dengan teknik purposive sampling, dengan sampel riset sejumlah 88 pekerja. Hasil analisis univariat menginterpretasikan proporsi terbesar berupa kelelahan rendah (54,5%), usia < 35 tahun (54,5%), kualitas tidur buruk (54,5%), status gizi tidak berisiko (65,9%), dan beban kerja tinggi (54,5%). Berdasar hasil analisis statistik diketahui variabel yang terkait dengan kelelahan kerja berupa usia (p-value = 0,000), kualitas tidur (p-value = 0,000), beban kerja (p-value = 0,000), sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan kelelahan kerja yaitu status gizi (p-value = 0,951). Maka, disarankan agar perusahaan perbankan untuk selalu mengimplementasikan program olahraga guna menangani kelelahan kerja pekerja, pemantauan status gizi pekerja, melakukan pengevaluasian dan peninjauan kembali beban kerja yang harus diselesaikan disesuaikan dengan keahlian masing-masing pekerja. Pekerja juga menjaga pola makan yang sehat dan memanfaatkan waktu untuk tidur dengan sebaik-sebaiknya.
Co-Authors Ade Heryana Adella Dwi Ayu Ningsih Alfarros, Muhammad Luthfi Aljunita, Intan Amelia Ramadhani, Amelia Andri Dwi Utomo Andri Krisna Hidayat Clara Elnisa Woro Hanadi Cucu Cahyanti Cut Alia Kemala Muda Dame Haryanti Siagian David Martua Sehat Nababan Decy Situngkir Desyawati Utami Devi Angeliana Kusumaningtiar Dwi Nurmawaty Ega Suryani Eka Cempaka Putri Fauzan, Miftah Fransisco, Indra Getar Millennium Udara Gunawan, Aldi Habiba Kamila Fatin Hafsha Rosdiana Harahap, Mitha Aulia Heryana, Ade Ira Marti Ayu Istiani, Dwi Jeffry Keisha, Talitha Kesatria Sughani Keumala Muda, Cut Alia Khairunnisa Khairunnisa Kusumawati, Utari Latricia Aina Hidayat Luh Ayu Krisdayanti Lutfiyah, Evi Mahadewi, Erlina Puspitaloka Maratis, Jerry Maulidya, Rosdiana Meithyra Melviana Simatupang Meithyra Melviana Simatupang Meithyra Melviana Simatupang Mila Amelia Putri Muda, Cut Alia Keumala Mugi Wahidin Mulyati Natul, Karolina Namira Wadjir Sagadji Natasya Hayatusyifa Nathasya Abigail Putri Andira Nugroho, Ari Dwi Nurmawaty, Dwi Oktadian, Andre PUTRI HANDAYANI Putri Handayani Putri Handayani Putri, Adinda Aura Rahmah Rusdy, Mirta Dwi Rahmi Garmini Ratna, Setyarini Dwi Razmi Bahtiar, Teguh Rini Handayani Rini Handayani Rizki Agustin, Karina Rosdiana, Hafsha Rosita Rosita Rosya, Ernalinda Samuel Dion Sangadji, Namira Wadjir Seprianto, Seprianto Shorayasari, Susi Sisran, Sisran Syamsiah, Syamsiah Syarifah Taqi Muhammad Javani Teguh Pribadi Adinugroho Veronika, Erna Veza Azteria Wadjir Sangadji, Namiwa Wekadigunawan Wekadigunawan Yatima, Khusnul Yuliazahra, Aisyah Yunita Rosalina Br Lumban Gaol Yusvita, Fierdania Zahra, Tazkya Zandya, Suci Liqi AA