Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Kepolisian Perairan Dalam Pencegahan Armed Robbery di Area Berlabuh Jangkar Muhammad Fajar Romdhon; Surya Wiranto; Yusnaldi; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4823

Abstract

Abstrak Sebagai salah satu instansi yang memiliki kewenangan di perairan, Kepolisisan Perairan bertanggung jawab atas terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif diwilayah perairan guna dapat mendukung terlaksana dan berjalannya program prioritas pemerintah terkait sektor kemaritiman. Kepolisian Perairan melaksanakan aksi pencegahan Armed Robbery di Perairan di sejumah titik rawan pada area berlabuh jangkar dan sandar di perairan teritorial Indonesia sejak tahun 2014-2019. Hal tersebut dilaksanakan karena menjadi salah satu penjabaran arahan dan kebijakan Kabaharkam Polri pada tahun 2014 serta didasari oleh data kasus pencurian di kapal yang terjadi di perairan Indonesia yang sangat tinggi berdasarkan laporan International Maritime Beureu (IMB). Kata Kunci: Kepolisian Perairan, Pencegahan, Armed Robbery. Abstract As one of the agencies that have authority in the waters, the Marine Police is responsible for creating a conducive Kamtibmas situation in the territorial waters in order to support the implementation and running of the government's priority programs related to the maritime sector. The Maritime Police carried out Armed Robbery prevention actions in the waters at a number of vulnerable points in anchoring and mooring areas in Indonesian territorial waters from 2014-2019. This was implemented because it became one of the elaborations of the Kabaharkam Polri directives and policies in 2014 and was based on data on ship theft cases that occurred in Indonesian waters which were very high based on reports by International Maritime Beureu (IMB) Keywords: Marine Police, Prevention, Armed Robbery.
Pasca Pandemi Covid-19 dan Pembelajaran yang Didapat Sebagai Antisipasi Ancaman Keamanan Nasional Dimasa Depan M Andrian Putra Pratama; Trismadi; Yusnaldi; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4879

Abstract

Abstrak Pandemi Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020 yang telah melanda dunia telah berdampak serius terhadap pertahanan dan keamanan nasional di banyak negara, termasuk Indonesia. Virus ini sangat menular dan dapat menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, menyebabkan krisis kesehatan global yang serius dan memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, dan politik di banyak negara. Oleh karena itu, pandemi Covid-19 harus dipahami dari sudut pandang keamanan nasional, yang meliputi keamanan manusia, stabilitas ekonomi, serta kedaulatan dan keutuhan wilayah. Dalam analisis singkat ini, penulis mencoba melihat pandemi Covid-19 dari perspektif ketahanan nasional Indonesia sebagai bentuk antisipasi ancaman di masa depan. Pembahasan diawali dengan penjelasan mengenai pengertian ketahanan nasional dan dampak pandemi Covid-19 terhadap ketahanan nasional Indonesia. Selain itu, penulis mencoba membahas berbagai kebijakan pemerintah Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan langkah-langkah strategis yang dapat diambil untuk mencegah ancaman pandemi di masa mendatang. Analisis singkat ini disusun dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan menggunakan referensi dari berbagai sumber berupa media terpercaya, surat kabar terpercaya dan website lembaga resmi kementerian dan lembaga pemerintahan. Kata kunci: Covid-19, Keamanan Nasional, Stabilitas Negara, Ancaman di masa depan. Abstract At the beginning of 2020 the Covid-19 pandemic that has hit the world has had a serious impact on national security in many countries, including Indonesia. This virus is highly contagious and can spread quickly around the world, causing a serious global health crisis and affecting the social, economic and political life of many countries. Therefore, the Covid-19 pandemic must be understood from the perspective of national security, which includes human security, economic stability, and territorial sovereignty and integrity. In this short analysis, the author tries to see the Covid-19 pandemic from the perspective of Indonesia's national resilience as a form of anticipating future threats. The discussion begins with an explanation of the meaning of national resilience and the impact of the Covid-19 pandemic on Indonesia's national resilience. In addition, the author tries to discuss various Indonesian government policies in dealing with the Covid-19 pandemic and strategic steps that can be taken to prevent future pandemic threats. This brief analysis was prepared using the library research method using references from various sources in the form of trusted media, trusted newspapers and websites of official ministries and government agencies. Keywords: Covid-19, National Security, State Stability, Threats in the future.
Kerja Sama Kepolisian antara Kepolisian Republik Indonesia Dengan Kepolisian Federal Australia Dalam Peningkatan Keamanan Maritim Tahun 2023 Muhamad Rizal Aria Sandy; Abdul Rivai Ras; Yusnaldi; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i1.4991

Abstract

Abstrak Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah perairan yang lebih luas dari daratannya menjadi tantangan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Indonesia dalam mengatasi ancaman kejahatan yang berada di laut. Kemudahan akses untuk pelaku kejahatan masuk dan keluar dari sebuah wilayah kedaulatan negara menjadi sebuah masalah bagi keamanan negara. Batas maritim Australia yang berbatasan dengan wilayah Indonesia bagian selatan dengan garis batas maritim yang sangat panjang dapat menjadi ancaman kejahatan lintas negara bagi keamanan kedua negara tersebut. untuk itu, penelitian kali ini akan membahas peluang kerja sama antara Kepolisian Indonesia dan Kepolisian Australia dalam menangani dan meningkatkan keamanan maritim secara bersama-sama. Menggunakan konsep sistem politik yang dikeluarkan oleh David Easton untuk membahas background kerja sama antara kedua lembaga tersebut dan implementasi kerja sama yang akan dilakukan antara keduanya. Hasil dari penelitian ini adalah pada tahun 2023 antara Polri dan AFP telah menandatangani sebuah naskah perjanjian kerja sama keamanan dalam menangani kejahatan transnasional. Kerja sama keamanan antara Polri dan AFP berkaitan dengan kerja sama dalam menangani tindak kejahatan transnasional dan pengembangan kepasitas. Dengan naskah ini, diharapkan antara Polri dan AFP dapat bekerja sama dalam meningkatkan keamanan, terutama keamanan maritim secara bersama. Hal tersebut berkaitan dengan ancaman keamanan yang ada di laut dan merupakan kejahatan-kejahatan yang bersifat lintas batas karena kemudahan akses bagi pelaku-pelaku kejahatan dalam melakukan aksinya di perairan batas maritim antara Indonesia dan Australia. Dengan adanya perjanjian ini, diharapkan implementasi kerja sama dapat maksimal bagi kedua nya dalam meningkatkan keamanan perbatasan secara bersama-sama. Kata Kunci: Polri, Sistem Politik, Keamanan Maritim. Abstract Indonesia as an archipelago with a larger water area than its land is a challenge for the government and all Indonesian people in overcoming the threat of crime at sea. The ease of access for criminals to enter and exit a country's sovereign territory is a problem for state security. Australia's maritime boundary which borders the southern part of Indonesia with a very long maritime boundary line can pose a threat of transnational crime to the security of the two countries. This research will discuss opportunities for cooperation between the Indonesian Police and the Australian FFederal Police in handling and improving maritime security together. Using the concept of political system issued by David Easton to discuss the background of cooperation between the two parties and the implementation of cooperation that will be carried out between the two parties. The result of this research is in 2023 the Indonesian National Police (Polri) and the Australian Federal Police (AFP) have signed a security cooperation agreement in combating transnational crimes. The security cooperation between Polri and AFP relates to cooperation in combating transnational crimes and capacity building. With this new cooperation agreement, it is expected that Polri and AFP will work together to improve security, especially in maritime security. This is related to security threats that exist at the sea and these crimes are cross-border in nature due to the ease of access for criminals to carry out their actions in the maritime boundary waters between Indonesia and Australia. With this agreement, it is hoped that the implementation of cooperation can be maximized for both parties in improving border security together.Keyword: INP, Maritime Security, and Political system. Keywords: INP, Political System, Maritime Security.
Pengaruh Program Cashback Xtra dan Gratis Ongkir Xtra terhadap Peningkatan Penjualan Toko “Tencomp” pada E-Commerce Shopee Murniwati Murniwati; Yusnaldi Yusnaldi; Fasa Azzahra
Jurnal Madani: Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Humaniora Vol 6 No 2: September 2023
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/madani.v6i2.273

Abstract

This study aims to determine the effect of the Cashback Xtra and Free Xtra Delivery programs on increasing sales. This study uses Quantitative methods with 100 respondents with the criteria of "Tencomp" customers who have shopped using Xtra cashback vouchers and free Xtra shipping at E-Commerce Shopee. Cashback Xtra has a positive effect on increasing sales with a significant value of 0.019 <0.050 with a t value of 2.380> 1.984. Free Shipping Xtra has a positive effect on increasing sales obtained from a significant value of 0.002 <0.050 with a t value of 3.250> 1.984. The results of research on the F test with the influence of Cashback Xtra and Free Shipping Xtra affect the increase in sales with the results of the F test count> F table of 16.514> 3.087 with a significance level of 0.000. The magnitude of the influence of the independent variables on the increase in sales, namely by obtaining an R Square value of 0.254 or 25.4% means a positive effect. The result of this study is that there is a significant influence between Cashback Xtra and Free Xtra Shipping on increasing sales of the "Tencomp" store in shop e-commerce. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program Cashback Xtra dan Gratis Ongkir Xtra Terhadap Peningkatan Penjualan. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan jumlah responden 100 orang dengan kriteria pelanggan “Tencomp” yang pernah berbelanja menggunakan voucher cashback Xtra dan gratis ongkir Xtra di E-Commerce Shopee. Cashback Xtra berpengaruh secara positif terhadap peningkatan penjualan dengan nilai signifikan sebesar 0,019 < 0,050 dengan nilai t hitung 2,380 > 1,984. Gratis Ongkir Xtra berpengaruh positif terhadap peningkatan penjualan diperoleh dari nilai signifikan 0,002 < 0,050 dengan nilai t hitung 3,250 > 1,984. Dan hasil penelitian pada uji F dengan pengaruh Cashback Xtra dan Gratis Ongkir Xtra berpengaruh terhadap peningkatan penjualan dengan hasil uji F hitung > F table sebesar 16,514 > 3,087 dengan tingkat signifikansi 0,000. Besarnya pengaruh variable bebas terhadap peningkatan penjualan, yaitu dengan diperoleh nilai R Square sebesar 0,254 atau 25,4% yang berarti berpengaruh secara positif. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara Cashback Xtra dan Gratis Ongkir Xtra terhadap peningkatan penjualan toko “Tencomp” di e-commerce shopee. Kata Kunci: Cashback, Gratis Ongkir, Peningkatan Penjualan
STRATEGI PELIBATAN PESAWAT C-130 HERCULES TNI AU PADA PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA DALAM RANGKA OPERASI MILITER SELAIN PERANG (OMSP) Teddy Saputra; H. M. Kemalsyah; Yusnaldi Yusnaldi
Strategi Pertahanan Udara Vol. 7 No. 2 (2021): Jurnal Strategi Pertahanan Udara
Publisher : Universitas Perrtahanan Indonesia (UNHAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33172/jspu.v7i2.1012

Abstract

Abstrak – Indonesia secara geografis dan geologis merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam. Tugas pokok TNI melindungi segenap bangsa dan negara dalam operasi operasi militer untuk perang (OMP) dan operasi militer selain perang (OMSP). Permasalahan saat ini adalah pesawat C-130 Hercules yang belum optimal dilibatkan dalam penanggulangan bencana. Penelitian ini menganalisis strategi peibatan pesawat C-130 hercules TNI AU dalam penanggulangan bencana. Analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Mekanisme pelibatan pesawat C-130 Hercules TNI AU dalam operasi OMSP penyelenggaraan penanggulangan bencana sampai saat ini masih mengalami keterlambatan dalam hal birokrasi. Hal ini dikarenakan TMC bisa dioperasikan apabila sudah terjadinya bencana dan pernyataan darurat bencana sehingga tidak adanya upaya preventif. Strategi dijabarkan menjadi tiga aspek Ends (Tujuan yang diharapkan) adalah TNI AU berperan aktif dalam penanggulangan bencana, Means (Sumber Daya yang Dimiliki) yaitu TNI AU memiliki Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) dalam upaya pencegahan banjir, Sumber daya yang lain Kontainer Medis Udara (KMU) untuk evakuasi korban luka akibat bencana, dan Cargo Delivery System (CDS) untuk mendistribusikan barang bantuan sosial ke daerah terisolir akibat bencana. Ways (Cara yang dilakukan) adalah membuat posko bersama dalam pengambil keputusan ketika terjadi bencana sehingga langsung koordinasi antar pimpinan. Adanya sosialisasi penggunaan KMU dan CDS dalam penanggulangan bencana kepada instansi-instansi terkait. Pelibatan pesawat C-130 Hercules TNI AU dalam penanggulangan bencana masih kurang sehingga perlu adanya optimalisasi melalui pelatihan bersama dan sosialisasi dengan beberapa stakeholder.Kata Kunci: Pesawat C-130 TNI AU, Pelibatan, Penanggulangan, Bencana dan OMSP
Intelijen Maritim Dalam Penanggulangan Destructive fishing Sebagai Ancaman Keamanan Maritim di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Dao, Yunias; Yusnaldi, Yusnaldi; Kusuma, Kusuma
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 8, No 4 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v8i4.2024.%p

Abstract

Destructive fishing diidentifikasi sebagai ancaman keamanan maritim. Sebagai salah satu bentuk illegal fishing, praktik ini menjadi sorotan karena telah memberikan dampak berupa kerugian besar secara ekonomi, ekosistem, keberlanjutan sumberdaya dan keamanan nasional, dan mengakibatkan dampak lintas sector yang saling berkaitan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana intelijen maritim dapat diaktualisasikan untuk berperan mengatasi destructive fishing sebagai ancaman keamanan maritim di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Dengan  metode kualitatif dan pendekatan studi literature dan studi kasus yang komprehensif, penelitian ini mengkaji secara mendalam tujuan penelitian dengan mengintegrasikan teori keamanan nasional, keamanan maritim dan teori peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intelijen maritim memainkan peran penting dalam mengidentifikasi dan mengintervensi praktik-praktik destructive fishing. Hal ini termasuk deteksi dini dan respons terhadap aktivitas ilegal dari destructive fishing, serta menghasilkan tindakan pencegahan dan mitigasi yang lebih efektif.Kata kunci: destructive fishing, intelijen maritim, keamanan maritim
An Analysis of the Impact of Moving the National Capital on Indonesia's Maritime Security: a Literature Review Sahrul, Sahrul; Wiranto, Surya; Yusnaldi, Yusnaldi; Firmansyah, Firmansyah; Yusuf, Andi M.
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 8 (2024): August 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i8.11031

Abstract

The Indonesian government has decided to move the National Capital (IKN) from Jakarta to East Kalimantan. This move is not without reason, but rather an effort from the government to carry out equitable development that does not only focus on the island of Java, but more than that to increase national competitiveness, and realize a more advanced and sustainable Indonesia in the future. This research aims to determine the impact of the move to East Kalimantan on Indonesia's maritime security and the challenges and opportunities that arise for Indonesia's maritime security due to the move. This research uses a library research method with a qualitative approach, data derived from a literature study, and exploration of various trusted references so that the results of the study are expected to answer how the impact of the relocation of the National Capital (IKN) on Indonesia's maritime security.
DIPLOMASI STRATEGI MARITIM PENCEGAHAN PEMBAJAKAN DI ALUR LAUT KEPULAUAN INDONESIA MENYONGSONG INDONESIA EMAS 2045 Novitasari, Destin; Rudiyanto, Rudiyanto; Yusnaldi, Yusnaldi; Widodo, Pujo; Juni Risma Saragih, Herlina; Suwarno, Panji; Yudho Prakoso, Lukman
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4148-4157

Abstract

Piracy at sea is a crime committed by a group of people to take and seize and sabotage things related to the world of shipping, especially ships. This is one of the threats that can hinder the realisation of Indonesia's vision in welcoming the golden Indonesia 2045 considering the importance of Indonesia's maritime sector. In facing the challenges of preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route, maritime strategy diplomacy is the key. The purpose of this paper is to analyse and formulate an effective maritime diplomacy strategy in preventing piracy in the Indonesian Archipelago Sea Route (ALKI) and to examine the link between piracy prevention efforts and the long-term vision of "Golden Indonesia 2045". The main focus is on how maritime diplomacy can be an effective instrument in building regional and international cooperation. The method used is descriptive qualitative method, which is an in-depth and detailed understanding of Maritime Strategy Diplomacy and piracy prevention in the Indonesian Archipelago Sea Route by involving literature study, policy analysis, and case studies to gain contextual understanding. This paper also highlights the importance iof isynergy between military power, diplomacy, and multilateral cooperation to achieve strategic objectives. As such, this paper highlights the importance of synergy between military power, diplomacy, and multilateral co-operation to achieve strategic objectives. Thus, this scientific paper highlights the importance of strategic integration between aspects of maritime diplomacy and Indonesia's long-term aspiration of Indonesia Golden 2045 in ensuring maritime sovereignty and security in Indonesia.
Filsafat Pancasila sebagai Karakter Bangsa Indonesia dalam Realisasi Poros Maritim Dunia Ester Nataliana; Yusnaldi; Bayu Asih Yulianto; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno
Jurnal Kewarganegaraan Vol 4 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v6i4.4296

Abstract

Abstrak Pancasila bukan hanya dihafalkan dan diperingati hari lahirnya saja. Kajian ini bertujuan melihat implementasikan Pancasila terutama dalam visi misi Indonesia sebagai poros maritim dunia, didahului pembahasan Pancasila sebagai ideologi, filsafat, karakter bangsa dan penggunaan filsafat Pancasila dalam realisasi poros maritim dunia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan yang menjadi human instrument adalah peneliti. Metode kualitatif deskriptif berupa menganalisis dan mendapatkan kesimpulan dengan menggunakan berbagai macam sumber kepustakaan. Kesimpulan dalam penelitian ini Dengan keunggulan Pancasila, bersamaan dengan nilai dan moral yang mampu membentuk karakter masyarakat. Setiap sila yang terkandung memiliki tujuan yang terintegrasi dan dapat diaplikasikan menjadi aksi. Nilai Pancasila dapat beriringan dengan visi dan misi pemerintah untuk membangun Indonesia sebagai negara maritim. Dengan nilai-nilai tersebut, diproyeksikan masyarakat. memiliki karakter yang terbentuk dari Pancasila untuk bersama-sama merealisasikan Poros Maritim Dunia. Karakter maritim membentuk masyarakat semangat mempergunakan kekayaan laut sebagai kekuatan maritim yang berjaya, mandiri dan berkelanjutan. Untuk membentuk masyarakat dengan kualitas seperti itu, falsafah Pancasila dapat diaplikasikan untuk mencapai kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mengajak masyarakat bersatu mendukung serta berperan aktif dalam setiap program Poros Maritim Dunia demi mendapatkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik, lebih sejahtera dan adil bagi setiap masyarakat Indonesia. Kata Kunci: Pancasila, Filsafat, Karakter Bangsa, Poros Maritim Dunia Abstract Pancasila is not only to be memorized and commemorated. This study aims to assess the implementation of Pancasila based on Indonesia's vision and mission as the Global Maritime Fulcrum (GMF). In this study, Pancasila is viewed as an ideology, philosophy, national character and its potential use in the realization of the GMF is discussed. A descriptive qualitative method is used with the researcher as human instrument. With this method, analysis was done and conclusions were drawn using various sources of literature. The conclusion in this study is that Pancasila, along with its values and morals is able to shape the character of society. Each of the principles contained has an integrated purpose and can be applied to action. Pancasila values can go hand in hand with the government's vision and mission to develop Indonesia as a maritime country. With these values, it is projected that society has a character formed from Pancasila to jointly realize the Global Maritime Fulcrum. The maritime character forms a spirited society to use the wealth of the sea as an independent and sustainable maritime power. To form a society with such qualities, the philosophy of Pancasila can be applied to achieve the goals of the nation and state by engaging with the community and encouraging them support and play an active role in every program of the Global Maritime Fulcrum for a better and more prosperous Indonesia. Keywords: Pancasila, Philosophy, National Character, Global Maritime Fulcrum