Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kajian Etnomatematika pada Vihara Avalokiteswara di Desa Candi Pamekasan untuk Meningkatkan Jiwa Berkebhinekaan Global Nuritasari, Fetty; Sri Indriati Hasanah; Kurnadi , Bambang; Sholihah, Wildanus
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v8i1.11114

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi Vihara Avalokitesvara di Pamekasan, Madura, sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Vihara ini, selain menjadi simbol toleransi antar umat beragama, mengandung berbagai elemen budaya yang terkait dengan konsep matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas etnomatematika pada Vihara Avalokitesvara di Desa Candi, Pamekasan, sebagai upaya meningkatkan jiwa berkebhinekaan global pada siswa SD; dan untuk mengidentifikasi nilai-nilai matematika yang terdapat pada Vihara Avalokitesvara untuk mendukung jiwa berkebhinekaan global siswa SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek budaya seperti Vihara Avalokitesvara dapat menjadi konteks pembelajaran matematika yang relevan dan bermakna, meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep matematika. Penelitian ini mengidentifikasi unsur-unsur geometris pada vihara, seperti bangun datar (persegi panjang, persegi, segitiga, trapesium, lingkaran, dan setengah lingkaran) dan bangun ruang (balok, kerucut, tabung). Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pembelajaran matematika, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kebhinekaan global, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Guru diharapkan dapat memanfaatkan elemen budaya lokal untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa.
Analisis Kesalahan Calon Guru Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Pembuktian pada Analisis Real Hasan Basri; Indahwati, Rohmah; Nuritasari, Fetty
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran Matematika Vol. 1 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini fokus pada kesalahan yang dilakukan mahasiswa dalam membuktikan pernyataan biimplikasi dalam matakuliah analisis real. Secara umum kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa terbagi menjadi 3 kategori, yaitu kesalahan konseptual, kesalahan prosedur, dan kesalahan teknis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memetakan kesalahan umum yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah pembuktian pada matakuliah analisis real. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah 16 mahasiswa pada mata kuliah Analisis Real II. Secara rinci, terdapat enam kesalahan yang ditemukan dalam penelitian ini: (1) menggunakan contoh untuk membuktikan (2) Menggunakan penalaran yang tidak tepat (3) Membuktikan hanya satu arah dalam pembuktian biimplikasi (4) Arah pembuktian tidak jelas; 5) tidak cermat dalam melihat informasi pada premis, dan 6) tidak cermat dalam mengidentifikasi segala kemungkinan
STUDENT'S ABILITY IN EXPLAINING THE CONCEPT OF SOLID FIGURE'S VOLUME REVIEWED FROM VISUALIZER VERBALIZER COGNITIVE STYLE Indahwati, Rohmah; Nuritasari, Fetty
JME (Journal of Mathematics Education) Vol 7, No 1 (2022): JME
Publisher : Universitas Sembilanbelas November Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31327/jme.v7i1.1733

Abstract

The purpose of this study was to describe student's ability to explain the concept of solid figure's volume reviewed from visualizer-verbalizer cognitive style using the Cognitive Style Test developed by Mendelson Thorson. This study used a qualitative approach and the data collection technique was carried out by giving tests about the concept of  solid figure's volume and interviews. The indicators used to measure students' ability to explain the concept of solid figure's volume are, (1) Providing information in accordance with mathematical concepts (2) Information systematically organized with the aim of showing a mathematical relationship (3) using and selecting procedures or operations certain exactly. The results showed that both visualizer subjects (SV) and verbalizer subjects (SB) were only able to fulfill the first indicator in explaining the concept, both of them just can mention the formula of pyramid's volume. Meanwhile, to explain the concept of ball's volume, SV does not meet the third indicator, SV did not use the right mathematical procedures or operations. Both subjects showed characteristics that matched their cognitive style, namely SV was more flexible in providing explanations through pictures and SB preferred to make explanations in the form of descriptions.
Development of Osborn Learning Model Based on Critical Creative and Character on Santri Pancasila Profile Lanya, Harfin; Nuritasari, Fetty; Zayyadi, Moh; Saputra, Andi; Zahroh, Novita Dianatus
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 9 No 1 (2024): Volume 9 Nomor 1, Februari 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v9i1.1660

Abstract

This study aims to develop a 3C-based Osborn learning model to improve critical thinking skills, creativity, and character in students in a boarding school environment. The method used in this research is development research using the stages; 1) problem identification, 2) prototype and 3) assessment. The subjects in this study were MTs Az-Zubair students, especially class VII students. Problem identification is carried out by conducting learning observations conducted by teacher who teaches math subjects. Learning tools in the form of lesson plans (LIP), observation sheets, questionnaire sheets and formative test questions are developed to improve the 3C competence of students. The resulting device can be said to be good if it meets the criteria of valid, practical, and effective. The validity of the device can be tested by expert assessment, the practicality of the product can be tested by applying the model in learning and the effectiveness of the product can be tested by using the students' learning outcomes in answering formative questions. Based on the results of the study, it can be concluded that the device developed is valid, practical, and effective and can improve the critical thinking skills, creativity, and character of students.
Workshop Lesson Study dan Pemahaman terhadap Miskonsepsi sebagai Upaya Peningkatan Profesionalisme Guru Basri, Hasan; Hasanah, Sri Indriati; Nuritasari, Fetty; Herawati, Anni; Hadaroh, Wahidatul
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i1.1335

Abstract

Kompetensi Guru menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung keberhasilan pembelajaran di kelas. Pentingnya peningkatan kompetensi guru juga terlihat dalam instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan 2020 (IASP 2020) yang mana kompetensi guru menjadi salah satu aspek dari 4 aspek penilaian dalam akreditasi sekolah. Berdasarkan informasi dari kepala sekolah di kecamatan Galis Bangkalan belum pernah terlibat dalam kegiatan pendampingan Lesson Study (LS), namun demikian kepala sekolah sangat antusias dan mendukung pelaksanaan pendampingan LS di kecamatan Galis Bangkalan. LS merupakan salah satu strategi pembinaan profesi guru berkelanjutan berbasis kelas & kolaboratif untuk mengoptimalkan layanan belajar bagi siswa. Pelaksanaan LS dilakukan melalui 3 tahapan yaitu, plan atau perencanaan kegiatan pembelajaran, do atau pelaksanaan perencanaan tersebut oleh guru model, tahapan selanjutnya adalah see atau merefleksi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode diskusi, workshop dan pelatihan. Analisis data dilakukan pada hasil angket yang diberikan kepada peserta workshop. Hasil dari kegiatan ini adalah (1) meningkatkan pemahaman guru terkait miskonsepsi dan bagaimana mengatasinya; (2) meningkatnya pemahaman guru tentang LS dan, (3) meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru dalam planing (merencanakan), implementing (melaksanakan), dan evaluating (penilaian) pembelajaran.
Kemampuan berpikir kritis mahasiswa perempuan pada level abstraksi Van Hiele Aini, Septi Daryatul; Nuritasari, Fetty; Supardi, Lili; Nafiah, Siti
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2021): Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmen.v7i2.15860

Abstract

Critical thinking abilities are very important to improve the quality of thinking and make students better understand the content that has been studied. But in reality, students' critical thinking skills are still very low. So it is necessary to have a study that describes the critical thinking skills of these students . The purpose of this study is to describe students' critical thinking skills at the abstraction level in solving space construction problems. This research is a qualitative descriptive type because it describes in detail the critical thinking ability of Van Hiele's abstraction level in solving space construction problems. The instruments of this research are the van Hiele geometry test, the space construction problem solving test, and the interview guide. The research subjects consisted of one student of class VIII of SMP Negeri 2 Pamekasan at the Van Hiele level of Abstraction. The selection of female subjects in this study was due to the fact that female subjects were more communicative in expressing what was in their minds making it easier for researchers to uncover critical thinking of students at the level of Van Hiele abstraction. The results showed that the subject solved the space construction problem according to the critical thinking indicator stage but was not perfect because the subject made an error when solving the problem (indicator evaluation), so that the final answer obtained was not correct. This affects the conclusions obtained (inference indicators) namely the subject draws conclusions but the answers are not correct.