Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perilaku Genital Hygiene dan Akses Air Bersih terhadap Kejadian Keputihan pada Wanita : Literature Review: Genital Hygiene Behavior and Access to Clean Water Associated with Vaginal Discharge Among Women : Literature Review Nurul Fitriani; Yuanita Windusari; Novrikasari; Elvi Sunarsih; Nur Alam Fajar
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i2.4443

Abstract

Latar Belakang: Keputihan menjadi salah satu masalah kesehatan reproduksi pada wanita, hampir setiap wanita pernah mengalami hal ini. Kurangnya pengetahuan mengenai praktik genital hygiene dan kualitas air yang buruk menjadi faktor yang menyebabkan insiden keputihan pada wanita. Tujuan: Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara perilaku genital hygiene dan akses air bersih terhadap kejadian keputihan pada wanita. Metode: Pencarian sistematis dilakukan melalui database elektronik, ScienceDirect, PubMed dan Google Scholar. Kriteria inklusi difokuskan pada perilaku genital hygiene dan air bersih dengan kejadian keputihan. Artikel lengkap yang didapatkan selanjutnya dilakukan review dan analisis untuk membuat tinjauan sistematis sesuai pedoman PRISMA. Hasil: Dari 282 artikel yang diidentifikasi, delapan artikel memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan analisis. Analisis tersebut mengungkapkan empat kategori yang terkait dengan perilaku genital hygiene yang berhubungan dengan keputihan dan empat kategori yang terkait dengan akses air bersih yang berhubungan dengan keputihan. Kesimpulan: Setiap wanita harus mampu mempraktikan genital hygiene yang benar dan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan sanitasi dan hygiene sehari-hari khususnya untuk menurunkan angka kejadian keputihan.
Effect of Ketogenic Diet In Obese Patients With Type 2 Diabetes: A Systematic Review Juliska, Shelly; Anita Rahmiwati; Novrikasari
Jambi Medical Journal : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2024): JAMBI MEDICAL JOURNAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jmj.v12i1.29416

Abstract

ABSTRACT Background : Diabetes is non communicable diseases and fastest growing diseases worldwide, that cause many complications, lead to increased mortality and decreased quality of life in individuals. Diabetes complications can controlled by dietary intervention. Ketogenic Diet (KD) is one of trusted method that having beneficially effects for patients with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) . Objective : This paper aim to investigate the effect of KD in the patients T2DM. Methods : This paper used the systematic review. Articles are selected using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analysis) based on google scholar and PubMed. The inclusion criteria in this writing are articles published within the last 5 years with keywords “Ketogenic Diet, Type 2 diabetes, clinical trial” Result : The results show that KD had significantly beneficial effects on weight, Body Mass Index, Cholesterol, Blood Sugar, Fasting Insulin and HbA1c were decrease and quality of sleep were increased after intervention (p value < 0,001) Conclusion : KD can controlled the body weight, blood glucose, lipids and also good for increased sleep quality in patients T2DM but have a low adherence for long term persistence Keywords : Ketogenic diet, type 2 diabetes, clinical trial
Analisis Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pekerja Seismik di Provinsi Sumatera Selatan : Ergonomic Risk Analysis and Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs) of Seismic Workers in South Sumatra Province Jarod, Purnomo Jarod Masrudin; Novrikasari; Yuanita Windusari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022): March 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.879 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2179

Abstract

Latar Belakang: Ergonomi merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Sikap kerja yang tidak sesuai dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri otot yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak alami akibat tuntutan tugas, alat kerja dan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan kerja. Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah cedera atau gangguan otot, syaraf, tendon, sendi, tulang rawan dan cakram tulang belakang akibat kondisi akibat lingkungan, aktivitas dan kondisi kerja. Minyak dan Gas Bumi (Migas) merupakan komoditas penting, tidak saja pada masa lalu dan saat ini, tetapi juga masih akan berperan sebagai penyumbang terbesar energi dunia beberapa dekade kedepan. Salah satu kegiatan hulu migas dalam usaha mencari cadangan migas yaitu survey seismik. Tujuan: Salah satu masalah kesehatan yang paling sering diderita oleh pekerja dalam kegiatan ini adalah gangguan muskuloskeletal berupa keluhan pada bagian otot rangka yang dirasakan seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan hingga sangat sakit. Metode: Penelitian dilakukan pada pekerja seismik di Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode kuantitatif studi analitik cross sectional dengan jumlah populasi 702 pekerja. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan pengukuran risiko ergonomi menggunakan lembar kerja REBA, sedangkan untuk keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM). Keluhan MSDs paling banyak ada pada betis kiri sebesar 78(39,2%), betis kanan sebesar 63(31,7%) dan pinggang sebesar 17(8,5%). leher, bahu kanan, bahu kiri, dan punggung masing-masing sebesar 16(8%), kaki kiri sebesar 11(5,5%), kaki kanan sebesar 9(4,5%), pergelangan kaki kanan sebesar 8(4%), tangan kiri sebesar 7(3,5%), pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kiri masing-masing 5(2,5%), pergeangan tangan kiri, tangan kanan dan paha kanan masing-masing 3(1,5%), lutut kanan dan lutut kiri masing-masing 2(1%) sampel. Hasil: Analisis tingkat risiko ergonomi menggunakan REBA dan WAC berdasarkan postur, beban, durasi dan frekuensi dari aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Jenis pekerjaan berhubungan dengan keluhan MSDs pada pergelangan tangan kanan, kaki kanan, kaki kiri, leher, punggung dan pinggang. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk.
Postur Mengemudi dan Penggunaan Lumbar support dalam Pencegahan Risiko LBP pada Pengemudi: Literature Review: Driving Posture and Use of Lumbar Support to Prevent the Risk of LBP in Drivers: Literature Review Arie Anggara; Novrikasari; Yuanita Windusari; Hamzah Hasyim; Syafaruddin; Pitri Noviadi
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 12 (2023): December 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i12.4124

Abstract

Latar belakang: Nyeri punggung bagian bawah (LBP) merupakan keluhan ketidaknyamanan dengan prevalensi 80%, 37% LBP merupakan faktor risiko terkait pekerjaan salah satunya mengemudi. Penurunan defisiensi dalam mengemudi yang disebabkan oleh LBP sebanyak 74%, dan sebanyak 20,4% pengemudi mengunjungi pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan kesehatan. Tujuan: Tinjauan kajian literatur yang dilakukan memiliki tujuan untuk menganalisis Postur mengemudi dan penggunaan lumbar support dalam pencegahan risiko LBP pada pengemudi, sehingga dapat mencegah dan mengurangi risiko keluhan LBP pada pengemudi. Metode: literature review (Metode PRISMA) dengan tahapan 1) Identifikasi literatur dari Google Scholar, Sciencedirect, PubMed dan BioMed dari tahun 2018-2023 sebanyak 680 artikel; 2) skrining dari 680 artikel masing-masing dicek untuk melihat artikel yang relevan; 3) Uji kelayakan artikel berdasarkan inklusi dan eksklusi dan didapatkan sebanyak 6 artikel yang di review. Hasil: terdapat sebanyak 2 artikel (66,7%) variabel postur mengemudi dan 3 artikel (100%) variabel penggunaan lumbar support yang menyatakan terdapat hubungan signifikan dengan keluhan LBP pada pengemudi. Sebagian besar keluhan LBP disebabkan oleh postur mengemudi yang tidak ergonomis dan tidak menggunakan lumbar support pada kursi. Kesimpulan: Postur mengemudi dengan ergonomis dan penggunaan lumbal support dapat mencegah keluhan LBP pada pengemudi.