Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

MANAJEMEN KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN CANDI MADANI KELURAHAN CANDIROTO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL Sulaiman Kurdi; Muhammad Fauzi; Umi Hani
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/jamet.v2i2.29

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam pengelolaan kelompok pembudidaya ikan tawar. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kelompok Pemudidaya Ikan (Pokdakan) Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pemberdayaan kelompok pembudidaya ikan memerlukan penambahan pengetahuan, penyuluhan dan sentuhan motivasi guna meningkatkan tujuan kelompok dalam mewujudkan tujuan organisasi kelompok yang didirikan. Pengetahuan yang diperlukan berupa pengetahuan manajemen kelompok dengan maksud supaya masing-masing anggota kelompok mengetahui tugas dan fungsi anggota sesuai pembagian kerja dalam kelompok. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif, yaitu pendekatan yang memuat kumpulan pengetahuan yang dapat membantu masyarakat luas untuk lebih mengetahui permasalahan yang diangkat, baik dalam suatu program maupun dalam kegiatan pengabdian. Sedangkan bagi mitra pengabdian diperlukan metode partisipatif dari seluruh anggota kelompok. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi manajemen kelompok, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pengurus dan anggota kelompok, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa: edukasi manajemen kelompok mendapatkan respon yang positif dari mitra pengabdian pada masyarakat dengan penyampaian materi, tanya jawab, diskusi, motivasi dan penyuluhan. Kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi program, edukasi pengelolaan kelompok, pendampingan dalam Diskusi Fokus Grup dengan mitra, dan pendampingan teknis kegiatan tertib pembukuan, dan kegiatan teknis lainnya memberi efek peningkatan sumber daya manusia di kelompok pembudidaya ikan Candi Madani. Hadirnya tim pengabdi dengan metode pendampingan program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari UNISS Kendal, memberikan kontribusi yang positif bagi mitra. baik bagi kelompok pembudidaya ikan Candi Madani dalam pengelolaan kelompok usaha ikan lele maupun bagi masing-masing anggota. Program pengabdian juga memberi pengaruh kebaikan mitra dengan motivasi dan penyelesaian masalah kelompok. Pengabdian ini juga membawa pengaruh pemberdayaan pada Kelompok Pembudidaya Ikan Candi Madani Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai lembaga pelaku utama dalam usaha kelompok perikanan.
Bimbingan Manajemen Pengembangan Usaha Home Industri Krupuk ‘Lestari Jaya’ Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal Sulaiman Kurdi; Umi Hani; Novita Triyatun
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 3 No. 01 (2025): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.45681/jamet.v3i01.41

Abstract

Tujuan Tujuan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam manajemen pengembangan usaha home industri kerupuk. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Home Industri Krupuk Lestari Jaya Kelurahan Candiroto Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pemberdayaan industri rumah tangga dalam usaha olahan krupuk goreng dan krupuk bakar memerlukan penambahan pengetahuan tentang pengelolaan usaha, penyuluhan dan sentuhan motivasi guna pengembangan usaha perseorangan skala mikro menuju skala kecil dan meningkatkan tujuan usaha rumahan dalam mewujudkan tujuan usaha dagang yang ditekuni. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukatif. Teknik pelaksanaan pengabdian pada masyarakat ini dengan menggunakan berbagai tahapan-tahapan berikut: survey awal dan inventaris masalah mitra pengabdian, kajian tema pengabdian dan pengurusan ijin pengabdian, sosialisasi program, penyampaian materi bimbingan manajemen pengembangan usaha, diskusi fokus grup, berbagi pendapat dengan pemilik dan anggota pelaksana usaha, pendampingan program, monitor dan motivator pada mitra pengabdian, evaluasi dan perbaikan program. Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa edukasi bimbingan manajemen pengembangan usaha mendapatkan respon yang positif dari mitra. Kegiatan tim pengabdian kepada masyarakat dengan melalui sosialisasi program, edukasi pengembangan usaha, pendampingan dalam Diskusi Fokus Grup dengan mitra, dan pendampingan teknis kegiatan mengelola usaha dan kegiatan teknis lainnya
The Effect of Snakes and Ladders Game on the Level of Gadget Addiction in School-Age Children Raras Arifa Kinanti Putri; Dwi Indah Iswanti; Umi Hani; Son Haji
Link Journal of Health Science Vol 1 No 1 (2024): September : Journal of Health Science
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljhs.v1i1.2

Abstract

Introduction: The development of technology is marked by the widespread use of gadgets not only by adults, but children also have the same interest. Excessive intensity of gadget use can indicate addiction to gadget use. Children's dependence on gadgets is due to the convenience and sophistication features contained in them, however, the games on gadgets make children less active, have less emotional expression, have minimal self-awareness, and have minimal social interaction with peers because they make children only fixated on their gadget screens. Previous research has revealed that actively play with peers can have a positive influence on children's gadget addiction, playing with peers can also be used as an effort to stimulate aspects of child development. Objectives: This research aims to determine the effect of the snakes and ladders game on the level of gadget addiction in school-age children at SDN Sendangmulyo 02 Semarang. Methods: This is quasi-experimental research with one-group pretest-posttest design. Purposive sampling was used as the sampling technique with 18 school-age children as respondents. This research used the Shapiro-Wilk Normality Test and the Wilcoxon Signed Ranks Test was used as the hypothesis test. Results: The results of the study analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks Test showed a p-value <0.05, which is 0.000. Conclusion: Based on analysis results can be concluded that the snakes and ladders game influences the level of gadget addiction in school-age children.
Manajemen pengembangan bank sampah  ‘berkah candi’ kelurahan candiroto kecamatan kendal Kabupaten Kendal Sulaiman Kurdi; Umi Hani; Novita Triyatun
Jurnal AbdiMas Ekonomi Terapan Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS EKONOMI TERAPAN
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Selamat Sri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51792/b9dj9e83

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk membantu Bank Sampah ‘Berkah Candi’ dalam mengubah kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan sampah, terutama dalam memilah sampah organik dan anorganik langsung dari rumah tangga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengelola bank sampah dalam administrasi, pencatatan nasabah, manajemen penjualan, dan teknik operasional agar lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga mengedukasi warga tentang nilai ekonomis sampah yang dikelola dengan benar, yang dapat meningkatkan pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga. Dengan menerapkan prinsip daur ulang dan guna ulang, diharapkan dapat mengurangi timbunan sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pengurus, pengelola, dan warga langsung dalam perencanaan hingga evaluasi. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan (penyuluhan dan pelatihan), pendampingan, dan keberlanjutan dengan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran dan partisipasi warga, kemampuan pengelola dalam manajemen, pengurangan sampah ke TPA, serta dampak ekonomi positif bagi warga melalui penjualan sampah.Hasil kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa program ini mendapatkan respon yang positif dari mitra  dengan peningkatan kesadaran dan partisipasi warga. Adanya peningkatan kemampuan pengurus/pengelola dalam hal manajemen. Menghasilkan pengembangan infrastruktur dan operasional dengan tersusunnya struktur organisasi bank sampah yang lebih jelas dan adanya SOP (Standard Operating Procedure) yang lebih baik dalam operasional harian.
Representations of Hybridity in Aquaman (2018): A Postcolonial Reading Anggun Aida Sholiha; Azzahra Dwi Rizky Faradilla; Fatimah Nilam Sari; Intan Rahma Sari; Nailah Hanan Fathiyah Salma; Umi Hani
EUFONI: Journal of Language, Literary, and Cultural Studies Vol. 9 No. 1 (2025): EUFONI: Journal of Language, Literary and Cultural Studies
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/efn.v9i2.56439

Abstract

This study examines the representation of hybridity in the film Aquaman (2018), directed by James Wan, through the lens of Homi K. Bhabha’s postcolonial theory. While existing studies on Aquaman predominantly focus on mythological themes, heroism, or visual spectacle, limited attention has been given to its portrayal of postcolonial identity formation and hybridity. The purpose of this research is to analyze how hybridity is constructed through the main character, Arthur Curry, whose identity emerges from his dual belonging to the human world and the Atlantean realm. Employing a qualitative descriptive method, this study analyzes key scenes, narrative moments, and character dialogues that explicitly depict Arthur Curry’s negotiation of identity between two cultural worlds. The findings reveal that hybridity functions as the central mode of identity formation in Arthur Curry’s character. His identity is articulated through an in-between position marked by cultural ambivalence and an unstable sense of belonging. The interaction between the surface world and Atlantis further operates as a third space that enables the negotiation of meaning and challenges rigid binary oppositions. Moreover, Arthur’s character development demonstrates identity as a dynamic process of becoming, in which hybridity is continuously shaped and redefined rather than fixed. Overall, this study concludes that Aquaman (2018) can be understood as a postcolonial cultural text that represents hybridity as a fluid and ongoing process of identity formation within popular cinema.
Manajemen Peserta Didik Berbasis Integrasi Salaf-Formal: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Mubaarok Manggisan Wonosobo Umi Hani; Adila Anis Afifah; Putri Anggita; Ismuhayadi
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Januari 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i1.1563

Abstract

Student management at Al Mubaarok Manggisan Islamic Boarding School (Pesantren) features a unique characteristic that synchronizes modern administrative aspects with traditional spiritual values. Using a descriptive qualitative approach, this study analyzes the implementation of an integrated management model covering planning, coaching, and student potential development. The findings reveal that Al Mubaarok employs a duality management system: the pure Salaf track (Main Boarding School) and the formal track (Pendidikan Diniyah Formal & Ma’had Aly). The success of this management lies in the consistent use of the sorogan method as an individual quality control instrument, alongside a structured eight-year curriculum. The institutional transformation spanning over two decades proves that adapting to formal systems (PDF) without reducing the essence of Kitab Kuning (classical Islamic texts) successfully enhances graduates' competitiveness at the national level. This integration allows students to gain formal legal recognition while maintaining authentic religious depth. Al Mubaarok’s flexibility in responding to national educational regulations demonstrates that tradition and modernity can coexist effectively. In conclusion, this model preserves the pesantren identity while producing graduates relevant to modern demands.