Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Hubungan Kecerdasan Emosional Dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Kelas V Marsela, Marsela; Wahyuni, Rika; Buyung, Buyung
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2025): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v7i2.5135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas V SDS Torsina II Singkawang, (2) mengetahui tingkat kecerdasan emosional siswa, serta (3) menganalisis hubungan antara kecerdasan emosional dengan kemampuan berpikir kreatif matematis. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian terdiri atas seluruh siswa kelas V yang berjumlah 30 orang, yang ditetapkan sebagai sampel dengan teknik total sampling agar hasil mencerminkan kondisi faktual populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui dua instrumen, yaitu soal uraian untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis dan kuesioner untuk menilai kecerdasan emosional siswa. Sebelum digunakan, kedua instrumen diuji validitas dan reliabilitasnya guna memastikan akurasi serta konsistensi data. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,388, yang lebih tinggi dari nilai r tabel sebesar 0,361. Dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, yang berarti terdapat hubungan signifikan antara kecerdasan emosional dan kemampuan berpikir kreatif matematis. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional siswa, semakin besar pula kemampuan mereka dalam berpikir kreatif dan menyelesaikan permasalahan matematika secara inovatif.Kata Kunci: kecerdasan emosional, berpikir kreatif matematis.
DARI MOTIF TRADISIONAL KE IDENTITAS KOMERSIAL: TINJAUAN LITERATUR TENTANG KOMODIFIKASI WARISAN VISUAL DALAM INDUSTRI KREATIF Marsela, Marsela
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.686

Abstract

Transformasi warisan visual berupa motif tradisional menjadi identitas komersial merupakan fenomena yang semakin menguat dalam perkembangan industri kreatif Indonesia. Globalisasi, ekonomi kreatif, dan ekspansi media visual telah mendorong simbol-simbol budaya lokal untuk tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi nilai tradisional, tetapi juga sebagai aset ekonomi dan strategi branding. Penelitian ini bertujuan meninjau secara kritis praktik komodifikasi warisan visual dalam industri kreatif Indonesia dengan menyoroti proses transformasi makna, representasi visual, serta relasi antara nilai budaya dan nilai ekonomi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain tinjauan literatur (literature review) terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang relevan dengan tema komodifikasi budaya, budaya visual, dan ekonomi kreatif. Analisis dilakukan secara tematik dengan merujuk pada teori komodifikasi budaya, modal budaya Pierre Bourdieu, dan teori representasi dalam kajian visual. Hasil kajian menunjukkan bahwa komodifikasi warisan visual berlangsung melalui tiga tahapan utama, yakni reinterpretasi simbolik, reproduksi visual, dan diseminasi komersial. Proses ini memperlihatkan pergeseran fungsi simbol budaya dari ekspresi spiritual dan sosial menjadi identitas pasar yang bersifat estetis dan konsumtif. Meskipun membuka peluang revitalisasi budaya dan partisipasi generasi muda, komodifikasi juga menimbulkan tantangan etis berupa reduksi makna, ketimpangan relasi kuasa, dan potensi eksploitasi budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa komodifikasi warisan visual merupakan praktik kultural yang sarat negosiasi makna dan ideologi, sehingga memerlukan pendekatan representasi yang sensitif, partisipatif, dan berkeadilan budaya.
Ekonomi Politik Kekayaan Intelektual Digital di Era NFT: Tantangan Regulasi dan Peluang Ekonomi Kreatif Indonesia Marsela, Marsela
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2026): 2026 Januari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i1.687

Abstract

Transformasi digital di era Web3 telah mengubah paradigma kepemilikan dan distribusi karya intelektual, terutama melalui kemunculan teknologi blockchain dan Non-Fungible Token (NFT). NFT menawarkan peluang baru bagi kreator untuk memperoleh nilai ekonomi langsung dari karya digital tanpa perantara, sehingga menantang sistem distribusi konvensional. Namun, di balik potensi tersebut, terdapat berbagai persoalan mendasar terkait regulasi, literasi digital, dan ketimpangan akses teknologi yang menghambat perkembangan ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ekonomi politik kekayaan intelektual digital di era NFT dengan menyoroti relasi antara kekuasaan, kebijakan publik, dan struktur pasar global. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui studi literatur sistematis terhadap publikasi akademik dan dokumen kebijakan nasional periode 2022–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa absennya regulasi formal dan lemahnya sistem perlindungan kekayaan intelektual digital memperlemah posisi tawar kreator lokal di tengah dominasi platform global. Analisis ekonomi politik media menunjukkan bahwa struktur kepemilikan digital masih dikuasai oleh kekuatan pasar transnasional, sehingga menimbulkan ketimpangan distribusi nilai. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan yang integratif antara hukum kekayaan intelektual, inovasi blockchain, dan pemberdayaan kreator lokal agar transformasi ekonomi digital di Indonesia dapat berjalan inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Edukasi Pembatasan Ultra-Processed Foods yang diberikan dalam Menu Makanan Balita Pada Ibu Balita di Posyandu Assyfa Widyastuti, Trioni; Azzahra, Fatimah; Marsela, Marsela
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/bptxqv05

Abstract

Produk ultra-processed foods semakin banyak diberikan ke dalam menu makanan anak-anak, yang dapat menyumbang 59% dari total konsumsi energi. Produk ini diproduksi melalui proses industri yang diperkaya dengan gula berlebih, lemak jenuh, dan garam yang tinggi, serta kurangnya zat gizi penting untuk anak, sehingga dapat menimbulkan masalah kesehatan yang signifikan dan menjadi lebih serius dengan intervensi berlebihan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait pembatasan UPFs yang diberikan dalam menu makanan pada balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu ceramah dengan pendekatan face to face dengan media yang digunakan yaitu leaflet. Sasaran kegiatan ini yaitu ibu atau pendamping balita yang hadir. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari bertempat di posyandu assyfa Kelurahan Guntung Manggis. Berdasarkan hasil kegiatan dilakukan pretest dan posttest dengan rata-rata pretest sebesar 57,7% dan post-test sebesar 88%. Terdapat peningkatan sebesar 30,3% setelah diberikan edukasi. Berdasarkan hal tersebut, edukasi dinyatakan berhasil untuk meningkatkan pengetahuan ibu.Setelah kegiatan edukasi ini dilakukan, diharapkan ibu/pendamping dapat membatasi pemberian produk UPFs pada balita agar pertumbuhan dan perkembangannya tidak terganggu dan dapat membentuk pola makan sehat sedini mungkin demi masa depan anak.
Pengaruh Kepatuhan Wajib Pajak dan Penerima Pajak Bumi dan Bangunan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jambi Marsela, Marsela; Mutia, Agustina
Bussman Journal : Indonesian Journal of Business and Management Vol. 5 No. 3 (2025): Bussman Journal | September - Desember 2025
Publisher : Gapenas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/buss.v5i3.492

Abstract

This study aims to analyze the effect of taxpayer compliance and Land and Building Tax (PBB) revenue on the Regional Original Revenue (PAD) of Jambi City. This research employs a quantitative approach using Partial Least Square (PLS) analysis. The data consist of primary data collected through questionnaires from 100 land and building taxpayers and secondary data obtained from the BPPRD of Jambi City for the period 2022–2024. The results indicate that taxpayer compliance has a significant effect on PAD, where increased compliance can drive the optimization of regional revenue. In addition, PBB revenue also has a positive effect on PAD, although additional strategies are required to maintain effective tax collection performance