Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Self Asessment: Servant Leadership pada Pengurus Organisasi Mahasiswa Januariya Laili
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 1: Februari (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i1.2214

Abstract

Perubahan karakteristik kepemimpinan pada Generasi Z menuntut pendekatan kepemimpinan yang lebih relasional, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan, khususnya dalam konteks organisasi mahasiswa. Salah satu model kepemimpinan yang relevan dengan karakteristik tersebut adalah servant leadership. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil servant leadership pada pengurus organisasi mahasiswa Generasi Z melalui pendekatan self-assessment. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan teknik sampel jenuh, melibatkan 44 pengurus aktif organisasi mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner servant leadership yang mencakup delapan indikator, yaitu altruisme, emotional healing, kebijaksanaan (wisdom), persuasive mapping, pengelolaan organisasi, kerendahan hati (humility), visi, dan orientasi pelayanan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan pemaknaan kategoris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat servant leadership pengurus organisasi mahasiswa berada pada kategori relatif tinggi. Indikator yang bersifat relasional dan emosional, khususnya emotional healing dan altruisme, memperoleh skor tertinggi. Sebaliknya, indikator yang bersifat strategis dan berorientasi masa depan, seperti visi dan persuasive mapping, menunjukkan skor yang relatif lebih rendah.Temuan ini mengindikasikan bahwa pengurus organisasi mahasiswa Generasi Z telah menginternalisasi nilai-nilai pelayanan, empati, dan kepedulian interpersonal, namun masih memerlukan penguatan pada aspek kepemimpinan strategis dan visioner. Penelitian ini menegaskan relevansi teori servant leadership Greenleaf dalam konteks organisasi mahasiswa serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan program kepemimpinan di perguruan tinggi yang menyeimbangkan nilai-nilai pelayanan dengan kompetensi strategis.
Pendampingan Pembuatan Perijinan Nomor Induk Berusaha (NIB) Melalui Online Single Submission (OSS) Untuk Pengembangan UMKM Binaan Nasyiatul ‘Aisyiyah Bondowoso Septy Umamy; Januariya Laili; Saibah Saibah
Jurnal Terapan Ekonomi dan Bisnis Vol 4 No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jteb.v4i2.9940

Abstract

Pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi 12 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang didampingi oleh mitra Nasyiatul Aisyiyah merupakan upaya kolaboratif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan UMKM dalam mengurus legalitas usaha. Melalui kegiatan ini, UMKM diberikan pemahaman tentang pentingnya memiliki NIB serta dibimbing secara langsung dalam proses pendaftarannya. Pendampingan dilakukan dengan melibatkan tim pengabdi yang memberikan sosialisasi, bimbingan teknis, serta pemantauan langsung selama proses pengurusan NIB melalui OSS. Hasilnya menunjukkan dampak positif, di mana UMKM dapat melalui proses pendaftaran dengan lancar dan memperoleh legalitas usaha yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing di pasar, tetapi juga memberikan akses lebih luas terhadap peluang bisnis dan program dukungan pemerintah
Penguatan Kinerja Karyawan melalui Kompetensi dan Beban Kerja Mediasi Etika Kerja pada Apotek Semesta Grup Jember Septy Holisa Umamy; Januariya Laili; Rani Febriyanti; Renata Eka Pratiwi; Kristina Dwi Putri
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol. 16 No. 01 (2026): Edisi Bulan Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan industri farmasi di Kabupaten Jember menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya karyawan pelayan apotek yang berperan langsung dalam pelayanan kefarmasian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui etika kerja sebagai variabel intervening pada karyawan Apotek Semesta Group. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert lima poin. Populasi penelitian berjumlah 165 karyawan yang tersebar di 24 cabang, dengan sampel sebanyak 63 responden yang ditentukan menggunakan teknik proportional sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta berpengaruh signifikan terhadap etika kerja. Namun, etika kerja tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan. Pada pengujian pengaruh tidak langsung, etika kerja tidak mampu memediasi hubungan antara kompetensi dan kinerja karyawan, tetapi terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengelolaan beban kerja yang efektif disertai penerapan etika kerja yang baik berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan apotek. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi manajemen apotek dalam pengelolaan sumber daya manusia serta menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya di sektor pelayanan kefarmasian.