Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PIPER

PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KEONG MAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TERUNG HIJAU (Solanum melongena) Paskawati, Martina; Nurhadiah, Nurhadiah; Sukasih, Nining Sri
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i2.1272

Abstract

Terung (Solanum melongena) merupakan jenis tanaman sayuran buah yang mempunyai rasa enak untuk dikonsumsi. Untuk meningkatkan produksi terung, ketersediaan unsur hara menjadi hal yang penting dalam menunjang pertumbuhan dan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC keong mas terhadap  pertumbuhan dan hasil terung hijau serta mengetahui dosis POC keong mas yang optimum dalam memberikan pertumbuhan dan  hasil tertinggi terung hijau. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan rancangan yang digunakan adalah pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang digunakan adalah POC keong mas yang terdiri atas 5 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 5 kali ulangan. Adapun taraf perlakuan yang dimaksud adalah P0 = Tanpa POC keong mas (kontrol), P1 = 17,5 ml POC keong mas/L air per bedeng, P2 = 35 ml POC keong mas/L air per bedeng, P3 = 52,5 ml POC keong mas/L air per bedeng, P4 = 70 ml POC keong mas/L air per bedeng. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah buah (buah) dan berat buah (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa POC keong mas berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Dosis 70 ml POC keong mas/L air per bedeng (P4) menghasilkan     pertumbuhan dan hasil tertinggi dengan rerata tinggi tanaman terung 62,65 cm, rerata jumlah buah 4,15  buah dan rerata berat buah 308,85 gram.
PEMANFAATAN KULIT NANAS SEBAGAI PUPUK ORGANIK CAIR DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY Kurniawati, Herlina; Nurhadiah, Nurhadiah; Meri, Meri
Publikasi Informasi Pertanian Vol 20 No 2 (2024): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v20i2.1319

Abstract

Tanaman pakcoy (Brassica rapa) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang cukup populer & banyak dikonsumsi masyarakat, serta termasuk jenis tanaman yang banyak dibudidayakan petani saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) kulit nanas terhadap pertumbuhan & hasil serta dosis POC limbah kulit nanas yang dapat menghasilkan pertumbuhan dan hasil tertinggi tanaman pakcoy. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri atas 5 taraf  perlakuan yaitu N0: Tidak diberi pupuk organik cair (kontrol); N1: 60 ml POC kulit nanas /L/m2; N2: 120 ml POC kulit nanas /L/m2; N3: 180 ml POC kulit nanas /L/m2; N4: 240 ml POC kulit nanas /L/m2. Masing-masing perlakuan diulang 5 kali. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm) & berat basah tanaman (gram). Untuk mengetahui pengaruh POC kulit nanas dilakukan analisis sidik ragam, dilanjutkan dengan uji DMRT pada selang kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk organik cair kulit nanas berpengaruh terhadap pertumbuhan & hasil tanaman  pakcoy. Perlakuan N4 dengan 240 ml POC limbah kulit nanas /L/m2 menghasilkan pertumbuhan & hasil terbaik, yang ditunjukkan dengan tinggi tanaman rata-rata 16,55 cm & berat basah tanaman 3,69 gram. Pada perlakuan ini, POC kulit nanas telah dapat meningkatkan kadar unsur hara dalam tanah sehingga dapat menunjang proses metabolisme tanaman dalam pertumbuhan & hasil tanaman pakcoy.
PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) LIMBAH SAYUR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG KETAN (Zea mays Ceratina) Yanuarius, Felix; Nurhadiah, Nurhadiah; Mangardi, Mangardi
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 1 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i1.1587

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan hasil tanaman yaitu memberikan unsur hara yang diperlukan oleh tanaman, diantaranya dengan pemberian pupuk organik cair limbah sayur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC limbah sayur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan serta untuk mengetahui konsentrasi POC limbah sayur yang optimal terhadap pertumbuhan dan hasil tertinggi tanaman jagung ketan. Rancangan yang digunakan adalah pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari satu perlakuan POC limbah sayur dengan 5 taraf, yaitu: P0= tidak diberi POC, P1= 100 ml POC limbah sayur+900 ml air/m2, P2= 200 ml POC limbah sayur+800 ml air/m2, P3= 300 ml POC limbah sayur+700 ml air/m2 dan P4= 400 ml POC limbah sayur+600 ml air/m2. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang dan berat tongkol kotor. Hasil analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian POC limbah sayur berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman dan berat tongkol kotor, namun tidak berpengaruh terhadap diameter batang. Hasil uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) menunjukkan bahwa dosis pada taraf perlakuan P4 (400 ml POC limbah sayur+600 ml air/m2) memberikan rerata tertinggi terhadap tinggi tanaman (155,80 cm) namun tidak berbeda nyata dengan tinggi tanaman (144,45 cm) pada dosis 200 ml POC limbah sayur + 800 ml air/m2 (P2). Dosis pada taraf perlakuan P4 (400 ml POC limbah sayur+600 ml air/m2) memberikan rerata tertinggi berat tongkol kotor (0,21 kg), namun tidak berbeda nyata dengan berat tongkol kotor (0,19 kg) pada dosis 100 ml POC limbah sayur + 900 ml air/m2 (P1).
PENGARUH PEMBERIAN MOL BONGGOL PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG KETAN (Zea mays var. Ceratina) Kartana, Syarif Nizar; Nurhadiah, Nurhadiah; Januardi, Sebastianus Destian
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1700

Abstract

Tanaman jagung ketan memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Sintang namun masih sedikit yang membudidayakannya dibandingkan dengan jagung manis walaupun harganya lebih tinggi dari jagung manis. Budidaya tanaman jagung ketan di Kabupaten Sintang menghadapi kendala tanah yang kurang mendukung karena didominasi jenis tanah Podsolik Merah Kuning (PMK) yang memiliki tingkat kesuburan rendah. Pemberian MOL bonggol pisang dapat dijadikan alternatif untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah PMK karena mengandung berbagai mikroorganisme dan unsur hara serta berbagai zat pengatur tumbuh yang dapat mendukung pertumbuhan dan produktifitas tanaman jagung ketan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi MOL bonggol pisang yang terbaik dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan. Penelitian ini menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan MOL bonggol pisang dengan 5 taraf perlakuan yaitu: M0 = Tanpa pemberian MOL bonggol pisang (kontrol); M1 = MOL bonggol pisang 15%; M2 = MOL bonggol pisang 30%; M3 = MOL bonggol pisang 45%; M4 = MOL bonggol pisang 60% dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, diameter batang, dan berat tongkol bersih. Pemberian MOL bonggol pisang berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ketan, dimana pemberian MOL bonggol pisang 45% (M3) merupakan dosis yang terbaik dalam penelitian ini untuk pertumbuhan tanaman dengan rerata tinggi tanaman 199,60 cm dan rerata diameter batang 18,21 mm sedangkan untuk hasil adalah pada konsentrasi 60% (M4) dengan berat tongkol bersih 353,05 gram.
APLIKASI BOKASHI LIMBAH BUAH-BUAHAN UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS Mika, Mika; Nurhadiah, Nurhadiah; Sri Sukasih, Nining
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1776

Abstract

Pengolahan limbah buah-buahan menjadi bokashi menggunakan teknologi fermentasi dengan bantuan mikroorganisme efektif dapat menghasilkan pupuk organik yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta meningkatkan ketersediaan unsur hara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian bokashi limbah buah-buahan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, dan mendapatkan dosis bokashi limbah buah-buahan yang optimal dalam menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis tertinggi. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 taraf perlakuan dan 5 ulangan. Taraf perlakuan bokashi limbah buah-buahan yang dimaksud adalah: B0= Tanpa bokashi limbah buah-buahan (kontrol), B1= 1,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m², B2= 3,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m², B3= 4,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m² dan B4= 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m². Jumlah sampel yang diamati sebanyak 100 tanaman, parameter penelitian meliputi: diameter batang, berat tongkol berkelobot dan berat tongkol tanpa kelobot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi bokashi limbah buah-buahan mampu meningkatkan pertumbuhan diameter batang, berat tongkol berkelobot maupun berat tongkol tanpa kelobot. Peningkatan rerata diameter batang tanaman jagung manis pada dosis 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B4), hampir sama dengan peningkatan  rerata diameter batang pada tanaman dengan dosis 4,5 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B3). Rerata tertinggi terdapat pada tanaman jagung manis dengan dosis 6,0 kg bokashi limbah buah-buahan/m² (B4), baik diameter batang (12,99 mm), berat tongkol berkelobot (704 gr) dan berat tongkol tanpa kelobot (582 gr).