Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KARI (Murraya koenigii) UNTUK MENGOBATI BENIH IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus) YANG TERINFEKSI BAKTERI Staphylococcus aureus Farah Diana; Nabila Ukhty; Ajrullah Ajrullah
JURNAL AKUAKULTURA Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (764.424 KB) | DOI: 10.35308/ja.v2i2.1596

Abstract

Ikan patin (Pangasius hypophtalmus) merupakan ikan asli Indonesia yang paling banyak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dalam sistem budidaya, ikan patin umumnya mengalami kematian karena disebabkan serangan bakteri salah satunya bakteri Staphylococcus aureus. Adapun tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak Murraya koenigii dalam pengendalian infeksi bakteri Staphylococcus aureus dan untuk mengetahui konsentrasi yang tepat dalam pengendalian infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian di lakukan melalui 2 tahap uji, yaitu : uji in vitro; dan uji in vivo. Pada uji in vitro menggunakan 6 konsentrasi yaitu : K = 0%; P1 = 3,125%; P2 = 6,25%; P3 = 25%; P4 = 50%; dan P5 = 100%. pada uji in vivo menggunakan 3 perlakuan  dan 1 kontrol yaitu : Kontrol = 0 ppm; P1 = 500 ppm; P2 = 700 ppm; dan P3 = 900 ppm. Hasil penelitian menunjukan ekstrak Daun Kari (Murraya koenigii) memilki daya hambat ketegori kuat pada konsentrasi bahan 100% dan ektrak daun kari mampu memberikan tingkat kelangsungan hidup sebesar 93,33% pada konsentrasi 700 ppm.
PENGARUH EKSTRAK SEREH (Cymbopogon citratus DC) TERHADAP PREVALENSI DAN SURVIVAL BENIH IKAN MAS (Cyprinus carpio L) YANG DIINFEKSI BAKTERI Edwardsiella tarda Farah Diana; Ika Andila; Eri Safutra
JURNAL AKUAKULTURA Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.559 KB) | DOI: 10.35308/ja.v1i1.475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai pengaruh ekstrak sereh (Cymbopogon citratus DC) terhadap prevalensi dan survival benih ikan mas yang diinfeksi Edwardsiella tarda serta mengetahui konsentrasi terbaik bahan ini sebagai imunostimulan maupun dalam pengobatan ikan mas yang terserang Edwardsiella tarda. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret s/d Desember 2016 bertempat di Hachery Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar Kabupaten Aceh Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), masing-masing dengan 4 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu: P0 (kontrol) = 0 ppm, P1 = 400 ppm, P2 = 600 ppm dan P3 = 800 ppm. Hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan berbagai dosis ekstrak sereh (Cymbopogon citratus DC) berpengaruh tidak nyata terhadap prevalensi benih ikan mas yang dilakukan pengamatan selama 7 hari dengan konsentrasi bakteri 107 Sel/ml berada pada kisaran 73,33-93,33%. Dan pada pengujian statistik diperoleh bahwa F-hit (1,111111)<F-tab 0,05 (4,066181), akan tetapi berpengaruh sangat nyata (P>0,05)  terhadap persentase kelangsungan hidup, hasil pengujian statistik diperoleh F-hit (8,407407)>F-tab 0,05 (4,066181). Kata kunci: Cymbopogon citratus DC, Cyprinus carpio L, Edwardsiella tarda.
PENGARUH EKSTRAK BATANG SERAI (Cymbopogon citratus) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Edwardsiella tarda SECARA IN VITRO Zulfadhli Zulfadhli; Ika Andila; Farah Diana; Rinawati Rinawati
JURNAL AKUAKULTURA Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1917.179 KB) | DOI: 10.35308/ja.v1i1.511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak batang serai (Cymbopogon citratus) terhadap pertumbuhan bakteri edwarsiella tarda secara in vitro. Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2016, bertempat di Laboratorium Hayati dan Laboratorium Mikrobiologi MIPA Unsyiah. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 3 perlakuan yaitu: K=kontrol, P1=400 ppm, P2=600 ppm, dan P3=800 ppm. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa kandungan zat aktif yang terdapat dalam batang serai ialah steroid, terpenoid, saponin, flavonoid, tanin dan fenolik. Ekstrak batang serai mampu menghambat pertumbuhan bakteri edwarsiella tarda berdasarkan hasil uji daya hambat. Diameter rata-rata zona hambat yang diperoleh adalah P1= 21 mm, P2= 18 mm, P3= 14 mm, dan K= 0 mm. Kata kunci: Cymbopogon citratus, Edwarsiella tarda, in vitro, Pertumbuhan.
PENAMBAHAN LIMBAH AMPAS TAHU SEBAGAI SUMBER PROTEIN NABATI TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN IKAN NILA GIFT (Oreochromis niloticus) Sufal Diansyah; Farah Diana; Agus Suwandi
JURNAL AKUAKULTURA Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.003 KB) | DOI: 10.35308/ja.v2i1.786

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu spesies ikan yang banyak dibudidayakan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani. Konsumsi ikan nila mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Peningkatan produksi ikan budidaya berdampak pada tingginya kebutuhan pakan. Permasalahan yang sering dihadapi dalam penyediaan pakan buatan ini adalah biaya yang cukup tinggi.Penelitian ini dilaksanakan selama 45 hari pada bulan Januari sampai Februari 2017 di Unit Usaha Rakyat (UPR) Desa Tumpuk Krueng Kecamatan Betong Kabupaten Nagan Raya. Penelitian ini dilakukan dengan metoda eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan tersebut yaitu penambahan konsentrasi tepung ampas tahu dengan perlakuan P0 : 0%,  P1: 10%, P2 : 20%, dan P3 : 30%. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah tingkat kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan pesifik,  dan kualitas air.Derajat kelangsungan hidupikannila yang dipelihara dengan perlakuan penambahan ampas tahu dalam pakan yaitu sebesar 100%. Laju pertumbuhan harian (SGR) ikan nila yang dipelihara dengan perlakuan penambahan ampas tahu dalam pakan P0, P1, P2, P3, berturut-turut sebesar 0,56%;  2,87%; 1,57%; 1,54%. Nilai SGR maksimum terdapat pada perlakuan P1 yaitu 2,87%, sedangkan nilai SGR minimum terdapat pada perlakuan P0 sebesar 0,56%.Kata kunci: Ika nila, pakan, pertumbuhan, protein.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) PADA BERBAGAI DOSIS TERHADAP DAYA TETAS TELUR IKAN TAWES (Puntius javanicus) Fitria Rahmayanti; Farah Diana; Silviana Rosa
JURNAL AKUAKULTURA Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.544 KB) | DOI: 10.35308/ja.v1i1.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan pengaruh pemberian ektrak bawang putih (Allium sativum) sebagai anti jamur pada telur ikan tawes (Puntius javanicus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli Tahun 2015. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah dengan penambahan ekstrak bawang putih pada beberapa dosis yaitu P0 (tanpa perlakuan), P1 (1 ml/L), P2 (2 ml/L), P3 (3 ml/L). Selama penelitian dilakukan pengukuran parameter kualitas air dan Daya Tetas telur ikan tawes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih (Allium sativum) berpengaruh sangat signifikan terhadap daya tetas telur ikan tawes (Puntius javanicus). Daya tetas tertinggi dihasilkan pada perlakuan P3 (3 ml/L) sebanyak 82,3% dan dilanjutkan dengan perlakuan P2 (2 ml/L) sebanyak 73,6%, P1 (1 ml/L) sebanyak 67,3% serta P0 (tanpa perlakuan) sebanyak 51%. Parameter kualitas air yang didapatkan selama penelitian sebelum pencampuran larutan ekstrak bawang putih rata-rata suhu 28, pH 7.0, DO 3.7 dan ratarata kualitas air setelah pencampuran larutan ektrak bawang putih suhu 28, pH 7.0, dan DO 3.8 ppm. Kata Kunci: Ekstrak bawang putih, ikan tawes, daya tetas, telur ikan
UJI EFEKTIVITAS BUBUK BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Edwardsiella tarda Farah Diana; Ainal Marziah
JURNAL AKUAKULTURA Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1909.552 KB) | DOI: 10.35308/ja.v1i1.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat Efektivitas bubuk bawang putih terhadap Pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli tahun 2017 di Laboratorium Kesehatan Ikan Balai Budidaya Air Payau (BBAP) Ujung Batee Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pada 5 konsentrasi dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah konsentrasi penambahan ekstrak bubuk bawang putih pada beberapa dosis yaitu P0 (tanpa perlakuan), P1 (5 %), P2 (6 %), P3 (7 %), P4 (8 %). Hasil dari uji penelitian ini didapatkan tingkat efektivitas bubuk bawang putih (Allium sativum) terhadap pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda menunjukkan bahwa bawang putih memiliki efek menghambat pertumbuhan bakteri. Hasil dari analisis data didapatkan bahwa pengaruh daya hambat terdapat pada pemberian bubuk bawang putih 8 % berpengaruh terhadap pertumbuhan Edwardsiella tarda. Berdasarkan klasifikasi respon terhadap pertumbuhan bakteri, bubuk bawang putih tergolong memiliki efektifitas kuat dalam menghambat pertumbuhan bakeri Edwardsiella tarda jika konsentrasi dilakukan dengan persentase yang tinggi akan sangat bagus untuk menghambat pertumbuhan bakteri Edwardsiella tarda. Kata kunci: Bubuk bawang putih, efektivitas, pertumbuhan bakteri, Edwardsiella tarda.
ANALISIS KESESUAIAN PERAIRAN UNTUK PENGEMBANGAN LOKASI BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Euchema cottonii )DI PERAIRAN LHOK BUBON KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Fitria Rahmayanti; Farah Diana; Ika Kusumawati
JURNAL AKUAKULTURA Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.239 KB) | DOI: 10.35308/ja.v2i1.773

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas budidaya laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Upaya mengembangkan budidaya rumput laut diperlukan untuk meningkatkan produksi serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Keberhasilan budidaya rumput laut sangat dipengaruhi oleh faktor kualitas perairan yang mendukung dan sesuai untuk pertumbuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian perairan Lhok Bubon untuk pengembangan budidaya rumput laut Euchema cottonii. Parameter fisika dan kimia yang diukur selama penelitian adalah kecerahan air, kedalaman, ketinggian gelombang, kecepatan arus, suhu, pH dan salinitas. Hasil penelitian  menunjukkan perairan Lhok Bubon termasuk dalam kategori tidak sesuai hingga kurang sesuai untuk dikembangkan sebagai lokasi budidaya rumput laut.Kata kunci: Kualitas air, Lhok Bubon, rumput laut.
STUDI KUALITAS AIR BUDIDAYA LATOH (Caulerpa racemosa) DI PERAIRAN LHOK BUBON KECAMATAN SAMATIGA KABUPATEN ACEH BARAT Ika Kusumawati; Farah Diana; Lahmi Humaira
JURNAL AKUAKULTURA Vol 2, No 1 (2018): Jurnal Akuakultura Universitas Teuku Umar
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.205 KB) | DOI: 10.35308/ja.v2i1.781

Abstract

Latoh (Caulerpa racemosa) merupakan salah satu spesies dari Chlorophyceae (ganggang hijau) yang cukup berpotensi untuk dibudidayakan karena telah terkenal dan digemari oleh masyarakat pesisir pantai yang sering dimanfaatkan sebagai makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air di kawasan perairan Lhok Bubon untuk budidaya Latoh (Caulerpa racemosa). Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2016.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Survey. Penentuan titik lokasi sampling dilakukan dengan metode Purposive sampling. Penelitian ini meliputi empat titik stasiun dengan empat pengulangan pengambilan sampel, masing-masing stasiun berjarak 500 meter. Koordinat pengambilan sampel dengan menggunakan global positioning system (GPS). Nilai rata-rata parameter fisika dan kimia pada semua stasiun pengambilan sampel didapatkan tingkat kedalaman berkisar antara 2 - 3 m, gelombang berkisar 0,33– 0.60 m, suhu berkisar 20 0C – 31 0C, kecerahan air berkisar  1,3 – 1.5 m, kecepatan arus berkisar 0,11 – 0.20 m/detik,  salinitas 30 – 35  ppt , pH berkisar 7 – 7.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua pengulangan  sampel memiliki kriteria cukup sesuai hingga tidak sesuai untuk melakukan kegiatan budidaya, karena memiliki 10 pengulangan yang cukup sesuai dan 6 pengulangan yang tidak sesuai untuk budidaya Latoh (caulerpa racemosa).Kata kunci: Caulerpa racemosa, kualitas Air, Lhok Bubon
ANALISIS KELIMPAHAN, KOMPOSISI DAN SUMBER SAMPAH LAUT: STUDI KASUS PADA PANTAI KUALA BATU DESA PULAU KAYU KABUPATEN ACEH BARAT DAYA Fitria Rahmayanti; Farah Diana; Nurul Najmi; Etty Riani; Gatot Yulianto; Munandar Munandar
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlaot.v2i1.2361

Abstract

Sampah laut telah menjadi masalah dan ancaman bagi ekosistem, keanekaragaman hayati maupun kehidupan laut. Oleh sebab itu, diperlukan kebijakan, strategi mitigasi dan rencana aksi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran tentang jumlah, komposisi dan sumber sampah laut yang nantinya dapat dijadikan referensi untuk mengatasi masalah sampah laut. Penelitian ini dilaksanakan di Pantai Kuala Batu, Desa Pulau Kayu Kabupaten Aceh Barat Daya. Metode pengumpulan sampel ditetapkan berdasarkan protokol penelitian oleh NOAA Marine Debris Shoreline Survey Field Guide (2012). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah sampah laut yang terkumpul selama penelitian adalah 232 item/1.200 m2 dan densitasnya 0.193 item/m 2. Sampah plastik merupakan jenis sampah laut dengan jumlah tertinggi yaitu 79% dan sumber sampah laut tertinggi di pantai ini berasal dari daratan (land-based sourced) melalui kegiatan rekreasi dan aktivitas pantai yaitu 79%.
EDUKASI ECOBRIK SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN SAMPAH PLASTIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI 6 MEULABOH, ACEH BARAT Mai Suriani; Dini Islama; Mira Mauliza Rahmi; Fitria Rahmayanti; Nurul Najmi; Farah Diana
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i3.690

Abstract

Plastic waste is one type of waste that is not easily biodegradable and is not environmentally friendly. Plastic waste is still a major problem for the community that has not been resolved because of the low level of recycling and the lack of proper handling in the community and schools. The purpose of this activity is as an effort to overcome plastic waste in the Meulaboh State 6 Elementary School (SD) in West Aceh by providing education about ecobric practices and creating positive vibes for students to manage plastic waste into something useful. This educational activity is carried out in two stages, namely the preparation (search of information on the location of the activity implementation and coordination with partners) and the implementation stage (socialization and ecobric practices). The training for partners was carried out using lecture methods, interactive discussions and hands-on practice of making ecobricks with students at SD Negeri 6 Meulaboh, Aceh Barat. The output of this activity is to increase the knowledge and skills of elementary school students through ecobric practices to manage plastic waste around their environment into something useful in everyday life. The conclusion of this activity is that ecobric education is able to minimize the impact of plastic waste through creative, educational and sustainable management, as well as raise awareness of protecting the environment by generating positive vibes from an early age to students. Education and training on making ecobricks at SDN 6 Meulaboh was able to reduce plastic waste in the environment by 11.37 kg.