Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

WATER QUALITY ANALYSIS OF THE IMPACT OF GOLD MINING IN THE BARITO RIVER, MURUNG RAYA DISTRICT Fery, Andrie Natallius; Susanto, Agus; Sulistyowati, Lilik
EnviroScienteae Vol 19, No 3 (2023): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 19 NOMOR 3, AGUSTUS 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v19i3.15581

Abstract

Illegal mining activities that are not treated first will result in contamination of water bodies so that they will have an impact on water quality. For this reason, studies from various studies are needed as a solution to produce policies that are in line with the SDGs (Sustainable Development Goals), namely: goal 6 by maintaining clean water management, its availability and sustainable sanitation. The Barito River shows unfavorable conditions as a source of standard drinking water, because the physical parameters of the water such as pH and TSS are still below the quality standard (class II), previous studies have not shown data on the impact of small-scale gold mining (ASGM) on specific parameters according to the Decree Minister of State for the Environment Number 202 of 2004, so that research was carried out on the impact of ASGM pollution in the Barito river, Murung Raya Regency, as a novelty in this study. The purpose of this study was to analyze the water quality in the Barito river, pollution status, and river pollutant load due to gold mining in the Barito river, Murung Raya Regency. The research approach uses quantitative descriptive by determining 4 data collection points and water samples. Data analysis used the STORET method, and the Pollution Index (IP) for water quality status, while for the river pollution load was calculated using the maximum pollutant load (BPM) and the Actual Pollutant Load (BPA). The results of the analysis show that the water quality of the Barito river, Murung Raya Regency, in the parameters Lead, TSS, Zinc from upstream, middle, downstream to the border of North Barito district is more than the class two river water quality standards. The status of water pollution using the STORET method averages a score of -43.5 in the heavily polluted category. The average IP value is 1.41 indicating that the water is lightly polluted. The total pollutant load on the TSS parameter is 25,410.4 kg/day, while the pollutant load allowed to be disposed of from mining activities is 22,740 kg/day, so a reduction in TSS pollution load of 2,670.4 kg/day is required. The total pollutant load of zinc (Zn) is estimated at 21.6 kg/day, while the pollutant load allowed to be disposed of is 22.7 kg/day. The total pollutant load of Lead (Pb) is estimated at 22.7 kg/day, while the allowable pollutant load to be disposed of is 13.6 kg/day, so a reduction in the pollutant load of Lead (Pb) is required of 9.1 kg/day. The total pollutant load (Hg) of 0.3 kg/day is equivalent to 300 gr/day of mercury discharged from gold mining in the Barito river, Murung Raya Regency.
Analisis Pengelolaan Air Limbah Rumah Potong Hewan dan Dampaknya Terhadap Lingkungan Ditinjau dari Perspektif One Health (Studi kasus pada UPTD Rumah Potong Hewan Jone) Herman, Herman; Setianto, Yohannes Agus; Sulistyowati, Lilik
Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 17, No 4 : Al Qalam (Juli 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/aq.v17i4.2438

Abstract

Industri pemotongan hewan jika tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif yang merusak lingkungan dan mengganggu kehidupan manusia.  Air limbah rumah potong hewan (RPH) sangat berbahaya bagi lingkungan. Pengelolaan air limbah ditinjau dari prespektif One Health bertujuan untuk mencapai hasil kesehatan yang optimal dengan mengenali interkoneksi antara manusia, hewan, dan lingkungan secara bersama salah satunya pada lingkungan RPH dimana hewan, manusia, dan lingkungan saling berhubungan.  Penelitian ini mencoba menganalisis pengelolaan air limbah, kualitas air limbah, dan dampaknya terhadap lingkungan. Penelitan ini menggunakan pendekatan metode kualitatif, melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan uji laboratorium. Hasil penelitan menunjukkan pengelolaan air limbah RPH belum berjalan optimal, kualitas air limbah pada inlet dan outlet IPAL pada indikator BOD, COD, TSS, minyak dan lemak dan pH masih dalam kategori rendah atau tidak melebihi dari baku mutu, sedangkan pada indikator NH3-N telah melewati batas baku mutu. Dampak air limbah terhadap masyarakat seperti dampak bau, timbulnya lalat, pencemaran air dan kekhawatiran terhadap gangguan kesehatan yang ditimbulkan dari limbah RPH, secara umum masyarakat merasa tidak terganggu. Saat ini RPH Jone perlu memperhatikan pengelolaan air limbah agar lebih baik lagi, RPH wajib melaksanakan pemantauan kualitas air limbah secara rutin, dan meskipun saat ini masyarakat yang tinggal berdekatan dengan RPH tidak merasa terganggu, akantetapi wajib menjadi perhatian bagi pengelola RPH untuk selalu menjaga lingkungan RPH tetap aman dari polusi atau pencemaran.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas 4 SDN Kedungsukodani Sidoarjo Indah Nur Fadilah; Syamsul Ghufron; Lilik Sulistyowati; Dwi Muslima Wati
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji peningkatan kreativitas peserta didik melaluipenerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran. Metode yangdigunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas. Lokasi penelitian yakni SDN KedungsukodaniSidoarjo dengan subjek penelitian peserta didik kelas empat sebanyak 18 peserta didik. Teknik analisisdata menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas peserta didikmeningkat selama 2 siklus pembelajaran menggunakan model pembelajaran Project Based Learning(PjBL) dengan masing-masing prosentase ketuntasan. Persentase ketuntasan pada siklus I hanya sebesar44,4% dan mengalami peningkatan di siklus II sebesar 88,8%. Sehingga presentase ketuntasan mengalamikenaikan sebesar 44,4%. Rata-rata nilai peserta didik pada siklus I yakni 65,2 dan rata-rata nilai pesertadidik pada siklus II yakni 81,25. Berarti nilai rata-rata siklus I dan siklus II mengalami peningkatan sebesar16,05.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Sıswa Kelas IV SDN Kedungsukodani Lusi Aji Dwi Cahyani; Syamsul Ghufron; Dwi Muslima Wati; Lilik Sulistyowati
PROSIDING NATIONAL CONFERENCE FOR UMMAH Vol. 2 No. 2 (2023): Prosiding National Conference for Ummah (NCU)
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Kedungsukodani menjadilatarbelakang dari penelitian ini. Siswa kelas IV SDN Kedungsukodani dengan jumlah 18 siswa menjadisubjek dalam PTKK ini. Tujuan PTKK ini, yaitu setelah menerapakan model project based learning terjadipeningkatkan hasil. Dalam penlitian di SDN Kedungsukodani, teknik pengumpulan datanya menggunakanpengamatan, dokumentasi, dan tes. PTKK ini mengikuti model Kemmis dan Mc. Taggart. Data dianalisismenggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kriteria keberhasilan mata pelajaran matematika di SDNKedungsukodani adalah 70 dalam skala penilaian 1-100. Sebelum menerapkan model, rata-rata hasilbelajar matematika siswa kelas IV SDN Kedungsukodani sebesar 63. Setelah menerapkan model, rata-ratapada siklus 1 adalah 73 meningkat pada siklus 2 menjadi 87. Kesimpulan akhir dari PTKK ini adalahsetelah penerapan model PjBL terjadi peningkatan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDNKedungsukodani.