Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Minat Belajar Dengan Kecerdasan Logik Matematik Siswa Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X Smk Se-Jakarta Selatan Nur Rizkiyah; Titin Supriyatin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2918

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan minat belajar dengan kecerdasan logik matematik siswa dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas x smk se-jakarta selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey korelasional. Sampel berukuran 344 siswa kelas X dari 6 Sekolah Menengah Kejuruan yaitu SMKN 18, SMK Averus, SMKN 59, SMK YPM, SMK Respati 3 dan SMK Borobudur, dipilih dengan menggunakan multi stage random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik penyebaran angket dan teknik tes. Analisa data dengan menggunakan metode analisis korelasi dan regresi ganda. Uji statistik yang digunakan adalah uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh minat belajar dan kecerdasan logik matematik secara bersama-sama terhadap prestasi belajar matematika dengan analisa regresi ganda :Dari persamaan tersebut menunjukkan setiap kenaikan satu unit minat belajar akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.222 unit secara signifikan. Begitu pula setiap kenaikan satu unit kecerdasan logik matematik akan meningkatkan prestasi belajar matematika sebesar 0.464 unit secara signifikan. Lebih lanjut secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel minat belajar dan kecerdasan logik matematik dapat menentukan peningkatan prestasi belajar matematika sebesar 76.4% dan sangat signifikan.
PEMANFAATAN LIMBAH KEPALA DAN KULIT UDANG SEBAGAI PENYEDAP RASA ALAMI Titin Supriyatin; Dwi Aprillia Setia Asih; Syafa’atun Syafa’atun
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.1123-1128

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa di lingkungan perumahan grand mutaiara blok f8 belendungan , kerawang bahwa para ibu rumah tangga masih banyak yang  menggunakan penyedap rasa yang mengandung  MSG . Padahal yang seperti kita ketahui penyedap arsa yang mengandung MSG tidaklah bagus bagi kesehatan,penggunaan MSG akan membawa dampak negatif bagi tubuh kita baik digunakan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.  Dampak MSG bagi kesehatan dalam jangka pendek (symptom complex MSG) antara lain perut mual, sakit kepala, mudah mengantuk, keringat berlebihan, wajah dan leher terasa panas, wajah terasa kaku, jantung berdetak kencang, nyeri dada, kesemutan. Sedangkan Dampak MSG dalam jangka panjang antara lain yaitu Menurunnya fungsi otak,kanker,alergi, Hipertensi, obesitas, kerusakan retina, diabetes dan masih banyak lainnya.sehingga tim pengabdian kepada masyarakat tergerak untuk memberikan penyuluhan tentang pemanfaatan limbah kepala dan kulit udang sebagai kaldu penyedap rasa alami. Dari penyuluhan dan pelathan nanti diharapkan untuk para ibu-ibu bisa lebih bijak dalam menggunakan penyedap rasa.
ANALISIS PENGELOLAAN SARANA PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Anis Fitri Wahyuni; Ieva Farisna; Syifa Faridatun Nisa; Supriyatin Supriyatin
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol 33, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v33i1.13538

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana pembelajaran di SMP Dharma Siswa Tangerang khususnya tentang pengelolaan ruang kelas. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi di SMP Dharma Siswa Tangerang.  Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Triangulasi sumber digunakan untuk meningkatkan validitas penelitian dengan menganalisis data penelitian berbagai sudut pandang yaitu kepala sekolah, wakasek sarana dan prasarana, guru, dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian, perencanaan dalam pengelolaan ruang kelas dilakukan dengan menyusun daftar rencana pengadaan sarana yang dibutuhkan melalui RKAS. Sarana pembelajaran ruang kelas sudah memadai, namun kesadaran dalam pemeliharaan masih kurang diperhatikan dan jumlah ruang kelas tidak sesuai dengan jumlah siswa. Oleh sebab itu sekolah membagi kegiatan pembelajaran dilakukan pada pagi dan siang hari. Rencana penambahan pembangunan ruang kelas sebagai tempat kegiatan belajar-mengajar direspon baik oleh guru maupun siswa dikarenakan para siswa merasa antusias terhadap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada pagi hari. Guru dan siswa mengambil peranan yang sama dalam menjaga fasilitas sehingga dapat mengoptimalkan kegiatan pembelajaran.Kata kunci: pengelolaan, sarana pembelajaran, ruang kelas AbstractThis study aimied to analyze the management of learning facilities at SMP Dharma Siswa Tangerang especially regarding classroom management. The research method used was qualitative with a descriptive approach. The data was collected through observation, interviews, and documentation studies at SMP Dharma Siswa Tangerang. The data were analyzed using data analysis techniques consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The validity of the study was improved using triangulation by analyzing the data from various perspectives, namely school principals, vice principals of facilities and infrastructure, teachers, and students. The result shows that planning in classroom management is carried out by compiling a list of plans for procuring the required facilities through the RKAS. Classroom learning facilities are adequate, but awareness in maintenance is still lacking and the number of classrooms does not fit to the number of students. Therefore the school divides learning activities to be carried out in the morning and afternoon. The plan to increase the construction of classrooms as a place for teaching and learning activities was responded well by both teachers and students because the students felt enthusiastic about the learning activities carried out in the morning. Teachers and students take the same role in maintaining the facilities so as to optimize learning activities. Keywords: management, learning facilities, classrooms Â