Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PKM Edukasi dan Pelatihan Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam Bagi Masyarakat Pesisir Siagian, Yusnaini; Atrie, Utari Yunie; Wati, Liza
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/pwdasp28

Abstract

Tenggelam merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kecelakaan di dunia, terutama di wilayah pesisir dan perairan terbuka. Data dari WHO menyebutkan bahwa ribuan nyawa melayang setiap tahunnya akibat insiden tenggelam, banyak di antaranya terjadi di lingkungan masyarakat yang aktivitas sehari-harinya berkaitan langsung dengan air, seperti nelayan dan penduduk pesisir. Tujuan meningkatkan kesiapsiagaan, kesadaran, serta kemampuan dasar dalam menangani kasus tenggelam secara mandiri dan efektif. a) Penyuluhan/edukasi pertolongan pertama pada korban tenggelam melalui ceramah dan diskusi Interaktif untuk memberikan pemahaman dasar tentang bahaya tenggelam, penyebab, dan pentingnya pertolongan pertama menggunakan slide dan video. Hasil dapat disimpulkan bahwa kegiatan edukasi dan pelatihan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar masyarakat pesisir dalam memberikan pertolongan pertama pada korban tenggelam. Masyarakat menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi, baik dalam sesi penyuluhan teori maupun dalam pelatihan praktik langsung, termasuk simulasi pertolongan pertama seperti RJP dan evakuasi korban dari air. Terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap pentingnya pertolongan pertama, ditunjukkan melalui hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan kenaikan skor signifikan serta kemampuan praktik yang memadai. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat di lingkungan mereka, serta mampu menekan angka kejadian fatal akibat tenggelam di wilayah pesisir.
Edukasi Think Pair Share Sebagai Upaya Meningkatan Pengetahuan Anak Dalam Konsumsi Sayur dan Buah Wati, Liza; Ismail, Nurliana Binte; Nirnasari, Meily; Siagian, Yusnaini; Khoriroh, Syamilatul; Atrie, Utari Yunie; Widiastuti, Linda; Pujiati, Wasis; Fadilah, Ummu
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dhx7jh75

Abstract

Anak usia sekolah merupakan salah satu kelompok anak yang rentan mengalami masalah gizi. Status gizi anak yang buruk mempengaruhi pertumbuhan fisik, perkembangan mental dan proses berpikir. Salah satu nutrisi yang penting adalah zat gizi mikro seperti vitamin dan mineral, walaupun dibutuhkan dalam jumlah kecil namun berperan penting dalam kesehatan. Salah satu sumber nutrisi tersebut adalah pada buah dan sayur.  Rendahnya konsumsi sayur dan buah pada anak-anak meningkatkan risiko obesitas dan berdampak negatif pada tumbuh kembang mereka. Pendidikan kesehatan dengan media edukasi yang sesuai usia adalah salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan anak tentang konsumsi sayur dan buah. Model think pair share membantu siswa bernalar dan berpikir kritis, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah. Metode edukasi dilakukan dengan pendidikan kesehatan disekolah. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas III di SDN 005 Tanjungpinang Kota sejumlah 43 siswa. Hasilnya didapatkan gambaran  mayoritas anak adalah perempuan (53,5%) dan berusia 9 tahun (53,5%). Sebagian besar anak pernah mendapatkan informasi tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah (88,4%), terutama dari guru sekolah (41,9%). Namun, mayoritas anak belum pernah menerima pendidikan kesehatan tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah (60,5%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan model think pair share, mayoritas siswa memiliki pengetahuan yang kurang (44,2%). Namun setelah intervensi, mayoritas siswa memiliki pengetahuan yang baik (97,7%). Model ini efektif untuk pembelajaran dalam memecahkan masalah dan berpikir kritis
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DEEP BREATHING EXERCISE DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP FATIGUE PASIEN HEMODIALISA Siagian, Yusnaini; Wati, Liza; Atrie, Utari Yunie; Saputri, Amelia
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.7372

Abstract

Pendahuluan : Fatigue merupakan keluhan utama pada pasien hemodialisa yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Intervensi nonfarmakologis seperti Deep Breathing Exercis (DBE) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) menjadi alternatif potensial untuk mengurangi kelelahan. Tujuan Penelitian ini membandingkan efektivitas DBE dan PMR terhadap tingkat fatigue pada pasien hemodialisa di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Metode : Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest without control pada dua kelompok intervensi. Sampel ditentukan dengan tehnik purposive sampling berjumlah 32 responden dibagi dua kelompok DBE dan PMR. Intervensi dilakukan selama dua minggu sebanyak dua kali per minggu. Pengukuran fatigue menggunakan FACIT-Fatigue sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk perbedaan dalam kelompok dan Mann-Whitney untuk perbedaan antar kelompok. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat fatigue pada DBE (p = 0,005) dan PMR (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menunjukkan PMR lebih efektif dibandingkan DBE (p = 0,015), dengan mayoritas responden PMR berada pada kategori fatigue ringan pasca intervensi (93,8%) dibandingkan DBE (43,8%). Diskusi : PMR lebih efektif menurunkan fatigue pada pasien hemodialisa. Hasil ini mendukung penerapan DBE dan PMR sebagai intervensi nonfarmakologis yang mudah, murah dan aplikatif dalam praktik keperawatan, khususnya pada pasien dengan hemodialisa jangka panjang.