Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN TERHADAP AKURASI FOREHAND GROUNDSTROKE PADA KLUB TENIS MR. NYOTO BEKASI Manoglu, Hafizh Suley; Aulia, Dany; Wijaya, Habibi Hadi; Gemael, Qorry Armen; Setiawan, M Arief
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.59804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot lengan terhadap akurasi forehand groundstroke pada pemain tenis di Klub Tenis Mr. Nyoto Bekasi. Faktor yang mempengaruhi kemampuan pukulan forehand salah satunya adalah kekuatan otot lengan. Di klub Tenis Pak Nyoto Kota Bekasi belum pernah mengadakan tes dan pengukuran power lengan dan kemampuan pukulan forehand groundstroke tenis lapangan, oleh karena peneliti tertarik untuk mengangkat penelitian ini. Penelitian korelasional ini melibatkan 23 pemain tenis dari klub Tenis Mr. Nyoto Bekasi sebagai populasi, dengan sampel diambil melalui teknik purposive sampling . Kekuatan otot lengan diukur menggunakan tes Two-Hand Medicine Ball Put , sedangkan akurasi forehand groundstroke diukur dengan tes Hewitt Tennis Test Accuracy . Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara power otot lengan dengan akurasi pukulan forehand groundstroke (r = 0,448, p < 0,05). Regresi sederhana mengungkapkan power otot lengan sebagai prediktor signifikan akurasi forehand groundstroke (F = 5,273, p = 0,032), dengan setiap kenaikan satu satuan power otot lengan meningkatkan akurasi forehand groundstroke sebesar 2,115 satuan. Power otot lengan memberikan kontribusi efektif sebesar 9,02% dan kontribusi relatif sebesar 44,88% terhadap akurasi forehand groundstroke . Namun, 79,9% varians akurasi pukulan groundstroke forehand masih dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti.
analisis, kemampuan, teknik dasa ANALISIS TEKNIK DASAR SEPAKBOLA PADA ANAK USIA DINI DI SEKOLAH SEPAKBOLA (SSB) KABUPATEN KARAWANG Aulia, Dany; Wijaya, Habibi Hadi; Setiawan, Muhamad Arief; Irawan, Astri Ayu
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2023.8.1.6

Abstract

Setiap pemain sepakbola harus menguasai keterampilan teknik dasar yang dijadikan fundamental dalam mengembangkan skill permainan. Teknik dasar diajarkan di Sekolah Sepakbola (SSB). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan taknik dasar siswa SSB bertujuan untuk memberikan data kepada pelatih agar dapat mengembangkan dalam menyusun perencanaan program latihan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, analisis data yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian meliputi 8 SSB yang ada di kabupaten karawang , dengan teknik sampling adalah purposive sampling, semua pemain yang masuk usia 12 tahun sebanyak 50 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan teknik dasar permainan sepakbola anak usia dini di Kabupaten karawang termasuk kategori sedang. Saran yang diberikan bagi anak dengan kemampuan teknik kategori kurang sebaiknya dilakukan latihan intensif; bagi anak yang termasuk kategori sedang ditambah porsi latihan; dan bagi anak-anak dengan kemampuan teknik kategori baik terus dilakukan latihan rutin untuk maintenance kemampuan teknik dasarnya.
Hubungan Antara Kadar Lemak, Status Gizi dan VO2max Pada Atlet Cabang Olahraga Bola Basket di Club Amores Karawang Provinsi Jawa Barat Wijaya, Habibi Hadi; Nurhadi, Maha Dewi Afifah; Rizky, Muhammad; Sentana, Bima; Alkautsar, Fata Azima
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2024.9.1.2

Abstract

The relationship between body fat percentage, Body Mass Index (BMI), and Volume of Maximal Oxygen (VO2max) is critical to understanding athlete health and performance. BMI and body fat content are important metrics that indicate athletes' body composition, while VO2max indicates their aerobic capacity. Therefore, careful research and monitoring of all three components is essential to create the most effective training methods to help athletes reach their full potential. This research uses a quantitative approach, and the type is descriptive correlation. That is, the purpose of this study is to determine whether or not there is a relationship between certain variables, in this case nutritional status and VO2max of basketball athletes of Club Amores Karawang. The study involved 37 teams of middle and high school students aged between 12 and 16 years old. Among the samples taken, 13 (12.63%) were female athletes and 24 (23.63%) were male athletes. The comparison of educational levels started in junior high school grade 7 with 10 (9.63%) samples, junior high school grade 8 with 7 (6.63%) samples, junior high school grade 9 with 12 (11.63%) samples, senior high school grade 10 with 6 (5.63%) samples, and high school grade 11 and 12 samples totaled 1 (1.26%) each, and the sample of athletes aged 12 years totaled 6 (5.63%), 13 years totaled 7 (6.63%), 14 years totaled 11 (10.63%), 15 years totaled 8 (7.63), and 16 years totaled 5 (4.63%). Therefore, it is imperative to understand the complex relationship between BMI, body fat content, and VO2max when creating training programs intended to support the optimal health and performance of basketball athletes.
PENGARUH RENANG TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK DISABILITAS: NARRATIVE REVIEW veryadi, raihan; Farha, Shafazila Nisa; Dharmawan, M. Rifki; Wijaya, Habibi Hadi; Kusumaningtyas, Avinda Rizki
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v10i2.4805

Abstract

AbstrakArtikel ini menyajikan tinjauan mengenai pengaruh aktivitas renang terhadap perkembangan motorik anak disabilitas. Berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statisik) pada tahun 2017, menyatakan bahwa jumlah anak berkebutuhan khusus (ABK) di Indonesia mencapai angka 1,6 juta anak dengan beragam jenis gangguan, Aquatic Exercise merupakan salah satu perawatan yang paling populer untuk anak-anak dengan gangguan saraf motori. Intervensi ini bisa menjadi salah satu alternatif latihan karna resiko cedera yang terhitung cukup rendah serta aman dan bermanfaat bagi anak-anak penyandang disabilitas. Fokus pembahasan diarahkan pada berbagai jenis disabilitas seperti tunagrahita, autisme, cerebral palsy, serta disabilitas sensorik lainnya. Tujuan dari artikel ini adalah menganalisis bagaimana aktivitas renang dan berbagai bentuk latihan akuatik mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar maupun halus. Metode penelitian yang digunakan adalah narrative literature review dengan menelaah 7 artikel nasional dan internasional yang relevan. Berdasarkan hasil kajian, seluruh penelitian menunjukkan bahwa aktivitas renang, terapi akuatik, maupun latihan renang adaptif secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan motorik anak disabilitas, baik dari aspek kekuatan, koordinasi, daya tahan, kelincahan, maupun kepercayaan diri. Hasil tinjauan ini diharapkan menjadi referensi bagi pendidik, orang tua, pelatih, serta peneliti dalam merancang program latihan renang yang aman, terstruktur, dan sesuai kebutuhan anak disabilitasAbstractThis article presents a review of the influence of swimming activities on the motor development of children with disabilities. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in 2017, it stated that the number of children with special needs (ABK) in Indonesia reached 1.6 million children with various types of disorders. Aquatic Exercise is one of the most popular treatments for children with motor neuron disorders. This intervention can be an alternative exercise because the risk of injury is relatively low and it is safe and beneficial for children with disabilities. The discussion focuses on various types of disabilities such as mental retardation, autism, cerebral palsy, and other sensory disabilities. The purpose of this article is to analyze how swimming activities and various forms of aquatic exercise can contribute to the improvement of gross and fine motor skills. The research method used is a narrative literature review by examining 7 relevant national and international articles. Based on the results of the study, all studies show that swimming activities, aquatic therapy, and adaptive swimming training consistently have a positive impact on improving the motor skills of children with disabilities, both in terms of strength, coordination, endurance, agility, and self-confidence. The results of this review are expected to be a reference for educators, parents, coaches, and researchers in designing swimming training programs that are safe, structured, and appropriate to the needs of children with disabilities.
PENGARUH OLAHRAGA ADAPTIF TERHADAP KEMAMPUAN FISIK DAN KEMANDIRIAN ANAK TUNAGRAHITA sesilia, agneta grace; Muksin, Muksin; Agustin, Muhammad Nandi; Wijaya, Habibi Hadi; Kusumaningtyas, Avinda Rizki
JURNAL LENTERA [PENDIDIKAN PUSAT PENELITIAN LPPM UM METRO] Vol 10, No 2 (2025): Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro
Publisher : LPPM UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jlpp.v10i2.4818

Abstract

This study aims to analyze the development of gross motor skills, coordination, basic cognitive abilities, social interaction, and independence of students with moderate intellectual disability through the application of adaptive physical activities, specifically a ball throwing and catching game, conducted at SLB B-C Cahaya Bangsa Karawang. The study used a quantitative descriptive method involving five students aged 13–15 years and observations were carried out across two sessions. A four-level observational rubric was used to assess students’ basic abilities. The results indicate consistent improvements across all aspects with an average increase of 29 percent, where the highest improvements were seen in social interaction at 45 percent followed by gross motor skills at 38 percent. These findings demonstrate that simple repetitive adaptive physical activities can significantly stimulate the physical, cognitive, and social development of students with intellectual disabilities. This supports the concept that structured and enjoyable physical activities create a more responsive learning environment for children with special needs.
Smart Strategies To Prevent Acl Injuries: What Does The Research Say About Fifa 11+? Sigit, Miftahudin; Wijaya, Habibi Hadi; Damai, A.Ine Aprilia; Alviana, Irana Mery
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/jskk.2025.10.2.4

Abstract

Background: Anterior cruciate ligament (ACL) injury is one of the most serious and frequently occurring injuries among youth football players. Such injuries not only disrupt athletic performance and training continuity but also pose long-term risks to an athlete's career and knee joint health. Neuromuscular-based preventive approaches have become a central focus in modern sports science to reduce the incidence of non-contact injuries. Objective: This systematic review aims to evaluate the scientific evidence regarding the effectiveness of the FIFA 11+ program in reducing the risk of ACL injuries among adolescent and young football players. Methods: A comprehensive literature search was conducted through PubMed, Scopus, ScienceDirect, and Google Scholar for studies published between 2008 and 2024. The inclusion criteria included randomized controlled trials (RCTs), prospective cohort studies, and systematic reviews or meta-analyses that assessed the impact of the FIFA 11+ program on ACL injury prevention. Results: A total of 10 studies met the inclusion criteria. Most of these studies demonstrated that implementation of the FIFA 11+ program reduced ACL injury risk by 30–77%, improved neuromuscular stability, and enhanced postural control and dynamic balance. The program's effectiveness was highly influenced by coach adherence, supervision quality, and training frequency of at least two to three sessions per week. Conclusion: The FIFA 11+ program has been proven to be an effective, low- cost, and easily implementable warm-up strategy for ACL injury prevention among youth football players in Indonesia. It has the potential to serve as a sustainable national model for neuromuscular-based injury prevention. Keywords: ACL injury, injury prevention, FIFA 11+, neuromuscular training, youth football, coach education
TINGKAT MOTIVASI PADA ATLET BABAK KUALIFIKASI PEKAN OLAHRAGA DAERAH PETANQUE KARAWANG Rizki, Rizki; Aqilla, Khansa; Fahlevi, Rivan Adriza; Ramadhan, M. Naufal Hilal; Utari, Aprillia Wulan; Wijaya, Habibi Hadi
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i1.36201

Abstract

Motivasi merupakan faktor psikologis penting yang berperan dalam menentukan kualitas latihan, ketekunan, serta pencapaian prestasi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi atlet Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Daerah (BK Porda) Petanque Karawang yang ditunjukkan selama proses persiapan menuju kompetisi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan data pendukung berupa hasil wawancara dan observasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala likert yang terdiri dari 24 butir pernyataan, yang mencakup dimensi motivasi intrinsik dan ekstrinsik yang dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan wawancara serta observasi yang diolah dengan metode dokumentasi. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu semua atlet terdiri dari 15 orang atlet BK Porda Petaque Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh atlet memiliki tingkat motivasi tinggi, yang tercermin dari kedisiplinan hadir tepat waktu, antusiasme selama latihan, dan kesiapan mental dalam mengikuti arahan pelatih. Nilai rata-rata (mean) dari 24 butir pernyataan berkisar antara 1,67 hingga 4,60, dengan 45,8% butir berada pada kategori sangat tinggi, dan 33,4% berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar aspek motivasi berada dalam kondisi optimal. Motivasi intrinsik, seperti rasa senang terhadap olahraga dan keinginan meningkatkan kemampuan diri, menjadi faktor dominan yang memengaruhi performa atlet. Sisi lain menunjukkan motivasi ekstrinsik seperti dukungan pelatih dan lingkungan tim juga berperan penting dalam mempertahankan komitmen dan stabilitas latihan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa motivasi merupakan pondasi penting dalam menjaga performa atlet Petanque Karawang. Tingginya motivasi yang dimiliki atlet menjadi modal psikologis utama dalam menghadapi tuntutan latihan dan persiapan kompetisi pada ajang Porda.
PENGARUH OLAHRAGA ADAPTIF TERHADAP KEMAMPUAN FISIK ANAK SLOW LEARNER Pratama, Rona Agil; Ivan, Ade; Affrillia, Naswa; Wijaya, Habibi Hadi; Kusumaningtyas, Avinda Rizki
Jambura Journal of Sports Coaching Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jjsc.v8i1.36167

Abstract

Anak slow learner memiliki keterbatasan dalam kecepatan pemrosesan informasi yang berdampak pada perkembangan kemampuan fisik, sehingga memerlukan pendekatan pembelajaran jasmani yang sederhana, terstruktur, dan berulang. Olahraga adaptif menjadi salah satu alternatif untuk menstimulasi kemampuan fisik dasar anak slow learner. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh olahraga adaptif terhadap kemampuan fisik anak slow learner yang meliputi motorik kasar, koordinasi, keseimbangan, dan daya tahan sederhana. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 6 siswa slow learner berusia 10–13 tahun di SLBN 1 Karawang. Program olahraga adaptif dilaksanakan dalam dua sesi pertemuan melalui permainan gerak dasar, seperti lempar–tangkap bola, berjalan rintangan, dan latihan keseimbangan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi skala empat tingkat dan dianalisis dengan membandingkan hasil pengukuran antarpertemuan. Berdasarkan hasil uji one-sample t-test, kemampuan fisik pada hari ke-1 dan hari ke-2 berbeda signifikan dari nilai pembanding (p 0,05). Nilai t meningkat dari 12,649 pada hari ke-1 menjadi 41,079 pada hari ke-2, disertai kenaikan mean difference dari 5,333 menjadi 15,000. Temuan ini menunjukkan bahwa olahraga adaptif secara signifikan meningkatkan kemampuan fisik peserta, dengan efek yang semakin kuat pada pengukuran hari ke-2. Temuan ini menunjukkan bahwa olahraga adaptif efektif meningkatkan kemampuan fisik anak slow learner. Dengan demikian, olahraga adaptif dapat diterapkan sebagai pendekatan pembelajaran jasmani yang aplikatif dan mendukung pengembangan fisik anak slow learner di sekolah inklusi.