Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

TANTANGAN SINGLE MOTHER BERPENDIDIKAN RENDAH DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN TINGGI PADA ANAK-ANAKNYA DWI ASTUTIK; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.23405

Abstract

INTERAKSI STRUKTUR DAN AGENCY: STUDI KASUS MIGRASI PENDIDIKAN MAHASISWA PEREMPUAN LUAR JAWA KE SURABAYA ADIWIGNYA NUGRAHA WIDHI HARITA; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24583

Abstract

Penelitian psikologi kualitatif ini bertujuan menjawab beberapa pertanyaan riset. Pertama, mengapa sejumlah pelajar perempuan luar Jawa menjadi mahasiswa rantau di Surabaya? Kedua, apa sajakah permasalah yang mereka hadapi? Ketiga, cara apa yang mereka terapkan dalam menangani masalah? Keempat, apa saja dampak penerapan strategi itu? Dengan menggunakan studi kasus atas enam mahasiswi dari berbagai daerah di luar Jawa, penelitian ini menemukan bahwa keputusan mereka untuk studi di perantauan merupakan buah dari interaksi antara kekuatan-kekuatan sosial (structure) dan faktor-faktor intra-individual (agency), utamanya tekad dan upaya meraih cita-cita. Mereka berani merantau karena sebelumnya mereka pernah bermigrasi atau tinggal jauh dari orang tua. Di masa anak-anak hingga remaja, mereka juga sudah biasa bersinggungan dengan masyarakat Jawa. Sebagai mahasiswi rantau, para perempuan ini menghadapi permasalahan, seperti tantangan lingkungan baru, tuntutan hidup mandiri, dan rasa rindu kampung halaman. Untuk mengatasi persoalan ini, mereka menjalankan agency dengan mengembangkan efikasi diri serta membina dan memanfaatkan jejaring sosial bermedium telepon genggam. Selain menghasilkan dampak yang sejak semula telah mereka duga, migrasi pendidikan ternyata mengakibatkan pula beberapa unintended consequences, seperti akulturasi budaya dan social learning, yakni mengilhami pemuda-pemudi di daerah asal untuk turut melakukan migrasi pendidikan ke Pulau Jawa. Kata Kunci: Struktur, agency, mahasiswi rantau, migrasi pendidikan
Pengalaman Lesbian yang terlibat dalam Mixed Orientation Marriage CITRA DEWI IRIANTI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24743

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan memahami pengalaman perempuan yang menjadi lesbian setelah menikah dan sedang menjalankan mixed orientation marriage dalam rumah tangganya. Data riset dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur. Melalui studi kasus atas dua orang perempuan yang menjalankan mixed orientation marriage, penelitian ini menemukan bahwa kedua perempuan ini mengalami masalah dalam penyesuaian pernikahan mereka setelah menjadi lesbian. Lebih lanjut, penelitian ini menyingkapkan bahwa mereka memiliki pandangan berbeda tentang kelanjutan pernikahan dan rencana orientasi seksualnya sebagai lesbian di masa depan. Perbedaan pandangan tentang masa depan rumah tangga dan perubahan orientasi seksual ini disebabkan, antara lain, oleh kondisi rumah tangga dan dukungan pasangan. Subjek yang berumah tangga kurang harmonis ingin segera mengakhiri pernikahannya dan tetap menjadi lesbian, sedangkan subjek yang berumah tangga lebih harmonis memilih mempertahankan pernikahannya dan berupaya kembali menjadi heteroseksual. Kata kunci: lesbian, mixed orientation marriage ABSTRACT This qualitative psychological research aims to understand the experience of heterosexual, married women who turn into lesbians and thus end up finding themselves into a mixed-orientation marriage. Using semi-structured interviews to gather its primary data, this investigation examines the cases of two married women in mixed orientation marriage. This study discovers that these women were faced with problems of adjustment after they became lesbians. It is also reveals that they see their marriage and sexual status differently. This differences stem from two factors: the quality of their relations to their spouse; and the existence of (or non-existence) of spousal support. The one woman, who finds herself in non-harmonious relations to her husband, has chosen to maintain her lesbianism and planned to get a divorce. By contrast, the other woman, who enjoys relatively better relations to her husband, has decided to preserve her marriage. With support from her husband, she is trying to abandon lesbianism in favor of returning to heterosexuality. Keywords: lesbians, mixed orientation marriage
Pola Asuh yang Diterapkan Para Istri TKI dan Dampaknya Pada Anak Mereka: Sebuah Studi Kasus di Desa Prayungan, Bojonegoro IKA WAHYU KURNIA; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.24943

Abstract

Life History Perempuan Penyandang Tunanetra yang Menempuh Pendidikan Tinggi ANOM TRI LAKSONO; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 5 No. 2 (2018): Character : Jurnal Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v5i2.25112

Abstract

MENJADI IBU YANG MELAHIRKAN DAN MEMBESARKAN ANAK TANPA SUAMI: LIFE HISTORY PEREMPUAN SINGLE MOTHER DI DESA KLEPAN KECAMATAN POCI KABUPATEN NGANJUK IKA SEPTIANING PAMUJI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i1.26981

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kehidupan subjek sebagai perempuan single mother tanpa suami di dalam masyarakatnya. Penelitian ini juga berupaya memahami bagaimana struktur dan juga agency subjek dan masyarakatnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan life history. Kebasahan data ditegakkan menggunakan triangulasi sumber data. Penelitian ini berfokus pada a) bagaimana subjek hidup dalam masyarakatnya, b) masalah apa yang dihadapi subjek dan bagaimana subjek menyelesaikannya, c) bagaimana masyarakat subjek d) bagaimana pandangan masyarakat pada single mother. Penelitian ini menemukan bahwa kehidupan Isna yang sulit sebagai perempuan tanpa suami yang hidup sebagai janda dan single mother adalah dampak dari hasil interaksi produk masyarakat dan hasil dari keputusannya sendiri sebagai agen. Dengan sistem sosial, struktur dan agensi dari Isna dan masyarakatnya dalam berperan aktif, merubah masyarakat Isna menjadi lebih baik. Kata Kunci: Single Mother, Struktur, Agensi. Abstract This study aims to find out how the life of the subject as a single mother woman without a husband in the community. This research also seeks to understand how the structure and also the subject and community agency. The method used in this study is a qualitative research method with a life history approach. Data wetness is enforced using data source triangulation. This research focuses on a) how the subject lives in his community, b) what problems are faced by the subject and how the subject completes it, c) how the subject community d) how the community views the single mother. This study found that Isnas difficult life as a woman without a husband who lives as a widow and single mother is the impact of the results of the interaction of community products and the results of her own decision as an agent. With the social system, structure and agency of Isna and its community in playing an active role, changing the Isna community is better. Keywords: Single Mother, Structure, Agency.
KENAKALAN REMAJA (JUVENILE DELINQUENCY): SEBUAH STUDI KASUS PADA REMAJA LAKI-LAKI YANG TERJERAT KASUS HUKUM FEBRIANA DWI WANODYA MUKTI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i1.26982

Abstract

Menikah Tanpa Keturunan: Masalah Psikologis yang Dialami Perempuan Menikah Tanpa Anak dan Strategi Coping dalam Mengatasinya SHELVY SUSANTI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.27773

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui masalah psikologis yang dialami perempuan menikah tanpa anak dan strategi coping dalam mengatasinya. Peneliti menggunakan metode riset kualitatif berpendekatan studi kasus. Responden dalam penelitian ini yaitu dua perempuan menikah yang tidak memiliki anak. Data dikumpulkan dengan wawancara. Riset ini membuahkan tiga temuan. Pertama, ketidahadiran anak dalam pernikahan membuat perempuan mengalami kesedihan dan penyesalan. Mereka juga merasa bosan, kesepian, berbeda dari orang lain, iri pada orang lain yang punya anak, dan tertekan ketika suami minta menikah dengan perempuan lain. Kedua, ketidakhadiran anak dalam perkawinan dapat menimbulkan konflik dengan pasangan, masalah sosial, dan masalah psikologis seperti social concern, relationship concern, need of parenthood, dan rejection of child-free lifestyle. Ketiga, perempuan yang tidak punya anak dalam pernikahannya menggunakan problem-focused coping dan emotion-focused coping, yang berfokus pada upaya memecahkan masalah dan menanggulangi emosi negatif yang dihadapi. Kata Kunci: pernikahan tanpa anak, perempuan menikah tanpa anak, Indonesia, masalah psikologis, strategi coping
Pandangan Hari Tua Pasangan yang Tidak Memiliki Anak WIRMA DWI APRILIANA; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.27774

Abstract

Berpendekatan studi kasus kualitatif, riset ini mengungkap pandanganhari tua pasangan tanpa anak. Subjek penelitian adalah 3 pasangan suami-istri yang telah menikah 8-25 tahun tetapi belum memiliki anak. Data di kumpulkan dengan wawancara semi-terstruktur dan observasi. Setelah triangulasi, data ditafsir dengan analisis tematik. Riset ini menghasilkan dua temuan. Pertama, ketiga pasangan berpandangan positif tentang hari tua mereka. Mereka yakin akan berbadan sehat, tetap aktif, berkemandirian finansial, dan berinteraksi positif dengan orang-orang yang merawat dan menemani mereka. Kedua, utamanya jika hidup sendiri, mereka mengandalkan strategi antisipasi hari tua dengan unsur-unsur berikut: hidup mandiri, berkesibukan, punya bisnis sendiri, memanggil perawat ketika membutuhkan bantuan mereka, dan tinggal dengan kerabat berdasarkan kesepakatan bersama sebelumnya. Kata kunci: lanjut usia, pandangan hari tua, strategi hidup hari tua, pasangan tanpa anak
COPING STRATEGY PADA PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI ILMANIAR FITRIANI DEWI; NURCHAYATI
Character Jurnal Penelitian Psikologi Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/cjpp.v6i2.28043

Abstract

Abstrak Penelitian ini berupaya mengungkapkan alasan istri pertama yang dipoligami mempertahankan pernikahannya, persoalan-persoalan yang ia hadapi dalam menjalani poligami, dan coping strategy yang ia terapkan guna mengatasi tekanan-tekanan yang ia alami. Riset ini berpendekatan studi kasus kualitatif. Yang berperan sebagai subjek penelitian adalah 2 istri pertama yang dipoligami secara paksa oleh suami. Dalam mengumpulkan data, riset ini menggunakan teknik wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi. Dalam mengolah data, riset ini menerapkan triangulasi dan analisis tematik. Penelitian ini membuahkan beberapa temuan. Ternyata istri pertama mempertahankan pernikahan demi anak. Dalam menjalani poligami, istri pertama menghadapi beberapa persoalan. Pertama, ada persoalan ekonomi. Kedua, ada persoalan psikologis, seperti rasa sakit hati, komunikasi tak optimal, relasi pernikahan tak harmonis, dan tak terpenuhinya kebutuhan seksual. Persoalan ketiga adalah gangguan kesehatan fisik. Riset ini mengungkapkan bahwa dalam menanggulangi tekanan, kedua subjek mengerahkan coping strategy yang berorientasi pada emosi (emotional focused coping).Kata kunci: emotional focused coping, poligami, istri pertama Abstract This study seeks to discover the reasons why some first wives continue to preserve their polygamous marriage, the problems they encounter in such a marriage, and the strategies they employ to cope with the pressures they experience. This research uses the qualitative case study approach. Serving as subjects in this research are two first wives whose husband has taken a new wife without their consent. Collected through semi-structured interviews, observation, and documentation, the data were triangulated and then interpreted by means of a thematic analysis. The study yields several findings. The first wives keep their marriage because they want to ensure the wellbeing of their child/children. On the other hand, polygamous marriage exposes these women to a number of problems. First, they face financial pressures. Second, they wrestle with psychological problems such as resentment, poor interpersonal communications, dysfunctional marital relations, and frustrated sexual needs. Third, they suffer from physical health issues. In managing their problems, both subjects rely on a strategy known as emotional focused coping. Keywords: emotional focused coping, polygamy, first wives