Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemanfaatan Media Digital sebagai Media Edukasi Anti Perundungan di SDN Lontar Baru Kota Serang Herliani, Nuni; Maulana, Farid Rizqi; Wardana, Deni
Jurnal Simki Pedagogia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jsp.v7i2.810

Abstract

The phenomenon of bullying has a negative impact, especially on the mental health of victims, which is an act of violence against children, which must be prevented. Prevention efforts can be made by providing anti-bullying education, which in its implementation can be carried out in classroom learning activities. The research conducted focused on the aim of describing the use of digital media in the form of interactive PowerPoint as an anti-bullying education medium in the school environment. The approach in this study was qualitative with the research subjects being grade IV students. The research instruments used in the study were interview guidelines, questionnaires, tests, and documentation. After conducting several stages of research, the results obtained were that digital media in the form of interactive PowerPoint was proven to be used well as an anti-bullying education medium, this statement was supported by data showing that most students were able to understand the learning material well, and students were satisfied with digital media in the form of interactive PowerPoint.
Pendampingan Literasi Ekologi Berbasis Media Kartu Kuartet pada Siswa Sekolah Dasar Maulana, Farid Rizqi; Susilawati, Susilawati; Sundari, Nenden; Arisetyawan, Andika; Septiani, Devi; Asika, Asika; Saputri, Dhea Sylvia Ekha Tom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2362

Abstract

ABSTRAK Pulau Sebesi sebagai wilayah pesisir yang berada dekat Gunung Anak Krakatau memiliki dinamika ekologis tinggi, namun pembelajaran ekologi di sekolah dasar belum memanfaatkan potensi lokal sehingga pemahaman siswa masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi ekologi siswa SDN Tejang 1 melalui media kartu kuartet literasi ekologi. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan awal bersama guru, demonstrasi penggunaan kartu yang memuat sembilan kategori ekologi, implementasi permainan kuartet secara berkelompok, serta evaluasi melalui observasi dan tes pengetahuan ekologi kepada 40 siswa kelas V dan VI . Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan multibahasa dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa menafsirkan ilustrasi dan konsep pada kartu. Hasil menunjukkan bahwa siswa sangat antusias, lebih aktif berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali konsep ekologi sederhana yang terkait dengan pengalaman mereka. Tes literasi menunjukkan skor rata-rata 86,4 dengan 80% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik, sementara aspek literasi ekologi pada kuesioner juga menunjukkan skor “Sangat Baik” di seluruh komponen, terutama pada paradigma keberlanjutan dan kolaborasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan kartu kuartet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap ekologi siswa melalui pembelajaran yang visual, kolaboratif, dan kontekstual. Kata kunci: literasi ekologi, kartu kuartet, media pembelajaran, sekolah dasar, Pulau Sebesi. ABSTRACT Sebesi Island, a coastal area near Mount Anak Krakatau, boasts high ecological dynamics. However, ecology instruction in elementary schools has not yet utilized local potential, resulting in low student understanding. This community service activity aimed to improve the ecological literacy of students at SDN Tejang 1 through ecological literacy quartet cards. The implementation method included initial mentoring with teachers, demonstrations on the use of cards containing nine ecological categories, group implementation of quartet games, and evaluation through observation and an ecological knowledge test with 40 fifth and sixth grade students. The learning was conducted using a multilingual approach and interactive activities to help students interpret the illustrations and concepts on the cards. Results showed that students were highly enthusiastic, engaged in discussions, and were able to re-explain simple ecological concepts related to their experiences. The literacy test showed an average score of 86.4, with 80% of students in the good and very good categories. The ecological literacy questionnaire also scored "Very Good" across all components, particularly the sustainability and collaboration paradigms. This activity concluded that the use of quartet cards effectively improved students' ecological understanding and attitudes through visual, collaborative, and contextual learning. Keywords: ecological literacy, quartet cards, learning media, elementary school, Sebesi Island.
Pemetaan Kesulitan Guru dalam Mengembangkan Keterampilan Membaca pada Lintas Fase Kurikulum Merdeka di SDS Islam Darus Syifa Sakinah, Syifa Nur; Maulana, Farid Rizqi; Wardana, Deni
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Edisi Januari-Februari
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7726

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan kesulitan yang dialami guru dalam mengembangkan keterampilan membaca siswa pada tiga fase perkembangan literasi di sekolah dasar, yaitu Fase A, B, dan C. Berbagai tantangan yang dihadapi guru menunjukkan bahwa kemampuan dan kebutuhan membaca siswa berkembang secara berbeda pada setiap fasenya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan enam guru dan dua belas siswa melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan tujuh kategori utama kesulitan guru, yaitu perbedaan kemampuan membaca siswa, motivasi membaca yang masih rendah, keterbatasan media pendukung, lemahnya pemahaman bacaan, minimnya keterlibatan orang tua, kecenderungan pembelajaran yang masih teacher-centered, serta kesulitan siswa dalam memahami makna bahasa dan sastra. Temuan ini menunjukkan bahwa guru perlu menyesuaikan strategi pembelajaran sesuai kebutuhan perkembangan literasi siswa pada setiap fase. Pada tahap awal, guru dapat memanfaatkan media visual konkret untuk membantu siswa memahami simbol dan makna dasar dalam bacaan. Pada fase menengah, strategi pembelajaran difokuskan pada pendampingan membaca untuk memperkuat pemahaman teks melalui diskusi terarah dan pembimbingan intensif. Sementara itu, pada fase lanjut, pendekatan analitis diterapkan bagi siswa yang masih mengalami hambatan dalam keterampilan membaca, seperti melalui latihan pengenalan ide pokok, struktur teks, dan penalaran kritis. Upaya tersebut dalam membantu kegiatan membaca siswa dapat berlangsung lebih optimal.