Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pemanfaatan Batang Pisang Fermentasi sebagai Pakan Tambahan dalam Ransum Ayam Kub Fase Finisher di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa Djawapatty, David; Mano, Wigberta N.; Ngaku, Maria Alfonsa
Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi Vol 6 No 02 (2024): JURNAL KRIDATAMA SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/kst.v6i02.1381

Abstract

Feed plays an important role in providing essential nutrients to livestock, meeting their basic needs for survival and productivity. Feed supply difficulties also occur in East Nusa Tenggara Province more specifically in Ngada Regency, Bajawa District. An effective solution to overcome the challenge of feed availability is to incorporate alternative feed ingredients. One type of agricultural waste that is commonly found is banana stems. Banana trees are widely found in tropical areas such as Indonesia, especially in areas that have many banana trees such as the Bajawa area. The cutting down of banana trees for fruit will produce more waste, such as leaves, stems, stumps, and banana peels, compared to the main product, which is banana pulp. The objectives of this study were to assess the quality of fermented feed produced from banana stems and to effectively utilize banana stem waste. This research was conducted at Flores Bajawa College of Agriculture. The research started in June-August 2024. The research material was about the utilization of fermented banana stems as additional feed in the ration of finisher phase KUB chickens. Banana stems were chopped as much as 30 kg (75% of fresh material) and rice bran 10 kg (25% of fresh material), water 3 liters, brown sugar 500 g, EM4 3 bottle caps. Fermentation of banana stems produced a protein content of 5. 4% and a crude fiber content of 16. 48%. The quality of fermented feed aroma produced is like alcohol, fragrant, yellowish brown color, no mold growth. The conclusion of making fermantasi animal feed made from banana stems is one of the efforts made to add economic value to farmers, in a situation of animal feed crisis. In addition, the content contained in banana stems is sufficient to meet the needs of KUB chickens
PENDAPATAN USAHA AYAM KUB DI SEKOLAH TINGGI PERTANIAN FLORES BAJAWA Ngaku, Maria Alfonsa; Deze, Liliana Regina; Wea, Yulianti Susanti; Papu, Marianus
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18986

Abstract

Ayam kampung unggulan Balitbangtan (KUB) adalah ayam bukan ras yang dapat menghasilakn daging dan telur, produksi telur dari ayam KUB yaitu cukup banyak dapat mencapai 50% per hari. Ayam KUB ini merupakan hasil dari penelitian Badan Penelitian Ternak-Badan Litbang Pertanian dan dilisensikan kepada PT. ayam Kampung Indonesia (AKI) atau lebih tepatnya diperoleh dari hasil persilangan kemudian dikembangkan secara luas. Usaha ayam kampung umumnya diusahakan oleh peternak kecil dipedesaan sebagai usaha sampingan. Namun dengan cara tersebut keuntungan peternak sangat kecil, karena usahanya belum mengarah pada usaha komersial. Usaha ayam lokal unggul dengan cara manajemen profesional yang baik, dapat meningkatkan nilai ekonomi peternak lebih optimal. Usaha ayam kampung dapat terus diusahakan oleh peternak kecil di pedesaan, walaupun skala pemeliharaannya masih rendah. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih satu Bulan yaitu mulai bulan pada bulan Juni-Juli Tahun 2024. Lokasi penelitian tersebut tepat di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Perguruan tinggi tersebut bergerak dibidang pertanian dan peternakan. Populasi ternak unggas yang di pelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sebanyak 100 ekor. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil langsung dari lokasi penelitian. Pendapatan dari usaha ayam KUB yang dipelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa selama satu periode pemeliharaan mendapatkan keuntungan yang signifikan kurang lebih 65%. Tentunya hal ini tidak terlepas dari pola manajemen pemeliharaan yang baik sehingga berdampak pada keuntungan yang diperoleh. Selain itu pihak Kandang/ karyawan kandang tentunya juga memperhatikan kesehatan pada ayam KUB sehingga dapat menekankan angka kematian yang tinggi pada ayam.
PENINGKATAN KAPASITAS PEMASARAN PRODUK PERTANIAN MELALUI PENYULUHAN DI DESA BOBA, KECAMATAN GOLEWA SELATAN, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Ngaku, Maria Alfonsa; Puspita, Victoria Ayu; Mawo, Theodorus; Taus, Igniosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8655

Abstract

Produk ini banyak diproduksi dan digunakan oleh masyarakat Kabupaten Ngada dan sekitarnya. Namun, produk ini mengalami penurunan penjualan akibat lemahnya aspek pemasaran. Petani cenderung menggunakan metode pemasaran tradisional yang kurang efisien dan belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan strategi pemasaran dan komunikasi bisnis kepada petani. Program ini meliputi penyuluhan dan pendampingan untuk mengkaji pasar potensial sebagai basis utama pemasaran produk dan membangun komunikasi bisnis untuk menjamin rantai pasok produk kelapa secara berkelanjutan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk, sehingga meningkatkan pendapatan dan keuntungan ekonomi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pemasaran produk pertanian yang telah diselenggarakan di Desa Boba berhasil dilaksanakan dengan antusiasme peserta yang tinggi. Peserta memperoleh pengetahuan tentang pemilihan strategi pemasaran produk pertanian yang baik dan efektif, serta penentuan segmen dan target pasar produk pertanian. Dengan demikian, petani dapat menerapkan strategi pemasaran yang lebih baik dan meningkatkan penjualan produk.
Pelatihan Pembuatan Greenhouse dan Penanaman Sayur Pakcoy  Dalam Polybag Dengan Mengaplikasikan POC (Pupuk Organik Cair) dari Daun Gamal di Desa Wangka Kabupaten Ngada Ngaku, Maria Alfonsa; Goda, Karina Dhena; Abdullah, Indra; Bhoko, Maria Natalia; Siba, Yulianus Mario
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i2.25222

Abstract

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan sempit melalui pembuatan greenhous (greenhouse sederhana) dan budidaya sayur pakcoy (Brassica rapa L.) dalam polybag. Pelatihan ini juga memperkenalkan penggunaan pupuk cair organik berbahan dasar daun gamal (Gliricidia sepium) sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan. Metode pelatihan meliputi pemberian materi, demonstrasi pembuatan greenhous, serta praktik langsung penanaman dan pemupukan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan teknik yang diberikan, serta menunjukkan antusiasme terhadap penggunaan pupuk organik cair. Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam peningkatan ketahanan pangan rumah tangga dan pengelolaan lingkungan secara ekologis.
Analisis Nilai Tambah Ubi Talas Menjadi Kripik dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Kecamatan Riung Kabupaten Ngada Ngaku, Maria Alfonsa; Kaleka, Marten Umbu; Simo, Daniel
Jurnal Agroteknologi (Agronu) Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Agroteknologi
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/agronu.v4i02.1608

Abstract

This study aims to analyze the added value of taro processing into chips as a strategy to strengthen food security in Riung District, Ngada Regency. The method used is a quantitative descriptive approach with added value analysis using the Hayami method. Data were obtained through interviews, observations, and documentation of taro chip business actors and related agencies. The results of the study indicate that taro processing into chips provides significant economic added value with a taro chip added value ratio of 89.31% from the use of 200 kg of raw materials producing 350 Kg. In addition, the development of taro chip businesses can reduce dependence on imported food and become an alternative in supporting food security in the region. Policy support and training are needed for business actors to increase the productivity and competitiveness of taro processed products in local and regional markets. The conclusion with a high added value ratio, the taro processing business into chips in Riung District has proven to be profitable and has the potential to be developed. This business not only increases people's income, but also contributes to supporting food security
KELAYAKAN DAN PENGEMBANGAN USAHA TOKO TANI TERNAK PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) TURE MOE DI DESA BORANI, KECAMATAN BAJAWA, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Seo, Amario Yohanes; Nono, Elfridus Andi Loke; Ngaku, Maria Alfonsa
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 9 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v9i1.15820

Abstract

Penelitian ini berjudul mengalisis potensi dan kelayakan usaha toko tani ternak pada bumdes di desa borani kecamatan bajawa kabupaten ngada. metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang bersumber dari Desa Borani. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara mendalam (indeph interview), dokumentasi dan studi pustaka dengan menggunakan  analisis kelayakan seperti Net B/C, NPV, dan IRR dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi yang ada di desa borani cukup beragam mulai dari penduduknya yang didominasi oleh petani, peternak dan wiraswasta serta adanya dukungan dari pemerintah dan masyrakat setempat sehingga menjadikan pengembangan usaha toko tani ternak cukup stratgeis untuk dilaksanakan. Hasil analisis kelayakan usaha seperti Net Present Value lebih besar dari nol yakni Rp13.525.501,34, Net Benefit Cost Ratio lebih besar dari satu (1,2) dan Internal Rate of Return lebih besar dari suku bungan berlaku yakni sebesar 16% yang menerangkan usaha ini sangat layak untuk dilaksanakan karena memberikan manfaat bagi pengembang dan masyarakat dimasa yang akan datang.Kata Kunci: Kelayakan, Pengembangan, Usaha, BUMDes 
ANALISIS NILAI TAMBAH UBI KAYU MENJADI KRIPIK BALADO DI UMKM DESA TUREKISA KABUPATEN NGADA MARIA ALFONSA NGAKU, FANI NGAKU; Yunita Dea, Agnes; Umbu Kaleka, Marten
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan ubi kayu menjadi produk olahan kripik balado pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Turekisa, Kabupaten Ngada. Ubi kayu merupakan salah satu komoditas lokal yang memiliki potensi ekonomi tinggi apabila diolah menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kuantitatif deskriptif dana analisis nilai tambah menggunakan metode Hayami. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung, observasi proses produksi, dan dokumentasi pada UMKM pengolah kripik balado. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado memberikan nilai tambah yang signifikan. Nilai tambah yang diperoleh mencapai 42,592% dari nilai penjualan akhir. Kesimpulannya, pengolahan ubi kayu menjadi kripik balado merupakan alternatif strategis untuk meningkatkan pendapatan UMKM serta memberdayakan potensi lokal di Desa Turekisa. Diperlukan dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk pelatihan, bantuan peralatan, dan akses pasar untuk meningkatkan skala produksi dan daya saing produk. Kata Kunci: Nilai tambah, ubi kayu, kripik balado, UMKM, Desa Turekisa
Pelatihan Pembuatan Pakan Fermentasi Ternak Babi Di Desa Wangka Kabupaten Ngada P. Enga, Anastasia Helena; Ngaku, Maria Alfonsa; Bao, Antonia P.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6433

Abstract

Pelatihan pembuatan pakan fermentasi untuk ternak babi yang diselenggarakan di Desa Wangka, Kabupaten Ngada, merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor peternakan, khususnya di tingkat peternak rakyat. Kegiatan ini dirancang sebagai respon terhadap permasalahan utama yang dihadapi peternak, yaitu keterbatasan akses terhadap pakan berkualitas dan mahalnya biaya operasional pemeliharaan babi. Pakan fermentasi dipilih sebagai solusi alternatif karena memiliki keunggulan dalam meningkatkan nilai nutrisi bahan pakan lokal, memperbaiki kecernaan, mengurangi limbah, serta menekan biaya produksi. Pelatihan dilaksanakan dengan metode partisipatif, yang melibatkan langsung peternak dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari pemilihan bahan baku lokal seperti dedak padi, ampas tahu, daun gamal, hingga proses pencampuran, inokulasi dengan mikroorganisme, dan penyimpanan dalam kondisi anaerob. Materi pelatihan mencakup teori dasar tentang fermentasi, manfaat biologis dan ekonomis dari pakan fermentasi, serta praktik langsung pembuatan pakan fermentasi secara sederhana dan higienis. Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi, serta mampu memahami dan mempraktikkan proses fermentasi dengan baik. Hasil dari kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa pakan fermentasi yang dihasilkan memiliki aroma khas, tekstur lunak, dan lebih disukai oleh ternak. Manfaat jangka panjang dari kegiatan ini adalah mendorong kemandirian pakan ternak di tingkat petani, mengurangi ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peternak di Desa Wangka tidak hanya mampu mengembangkan teknologi pakan fermentasi secara mandiri, tetapi juga menjadi pelopor dalam menyebarluaskan pengetahuan dan keterampilan tersebut ke peternak lain di sekitarnya.
PELATIHAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI DAUN GAMAL SEBAGAI ALTERNATIF NUTRISI TANAMAN Agnes Yunita Dea; Maria Alfonsa Ngaku; Karina Dhena Goda
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 9 No 01 (2025): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/abadimas.v9.i01.a10511

Abstract

Kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dari daun gamal dilaksanakan di Desa Wangka, Kabupaten Ngada, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sumber daya alam lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Daun gamal (Gliricidia sepium) dipilih sebagai bahan utama karena ketersediaannya yang melimpah dan kandungan nitrogen yang tinggi, sehingga potensial sebagai bahan baku pupuk organik. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan alternatif nutrisi tanaman yang ramah lingkungan, murah, dan mudah dibuat oleh petani setempat. Metode pelatihan meliputi penyuluhan, demonstrasi langsung, dan praktik pembuatan pupuk oleh peserta. Hasil pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan peningkatan pemahaman mereka terhadap manfaat dan cara pembuatan POC dari daun gamal. Diharapkan pelatihan ini dapat mendorong pemanfaatan bahan organik lokal dalam praktik pertanian serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.Tahapan pelaksanaan pelatihan meliputi: penyuluhan tentang pentingnya penggunaan POC daun gamal dan manfaanya, demonstrasi teknis proses pembuatan POC daun gamal mulai dari pemilihan daun gamal yang segar dan proses fermentasi secara anaerob selama 14 hari dan praktek langsung oleh masyarakat Desa Wangka tentang pembuatan POC daun gamal. Kesimpulan pelatihan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat tentang produksi pupuk organic cair daun gamal.Saran Kegiatan pengabdian ini sebaiknya dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas kedesa-desa lain untuk mendukung pertanian berkelanjutan
PENDAPATAN USAHA AYAM KUB DI SEKOLAH TINGGI PERTANIAN FLORES BAJAWA ngaku, maria alfonsa
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18986

Abstract

ABSTRAKAyam kampung unggulan Balitbangtan (KUB) adalah ayam bukan ras yang dapat menghasilakn daging dan telur, produksi telur dari ayam KUB yaitu cukup banyak dapat mencapai 50% per hari. Ayam KUB ini merupakan hasil dari penelitian Badan Penelitian Ternak-Badan Litbang Pertanian dan dilisensikan kepada PT. ayam Kampung Indonesia (AKI) atau lebih tepatnya diperoleh dari hasil persilangan kemudian dikembangkan secara luas. Usaha ayam kampung umumnya diusahakan oleh peternak kecil dipedesaan sebagai usaha sampingan. Namun dengan cara tersebut keuntungan peternak sangat kecil, karena usahanya belum mengarah pada usaha komersial. Usaha ayam lokal unggul dengan cara manajemen profesional yang baik, dapat meningkatkan nilai ekonomi peternak lebih optimal. Usaha ayam kampung dapat terus diusahakan oleh peternak kecil di pedesaan, walaupun skala pemeliharaannya masih rendah. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih satu Bulan yaitu mulai bulan  pada bulan Juni-Juli Tahun 2024. Lokasi penelitian tersebut tepat di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Perguruan tinggi tersebut bergerak dibidang pertanian dan peternakan. Populasi ternak unggas yang di pelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sebanyak 100 ekor. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil langsung dari lokasi penelitian. Pendapatan dari usaha ayam KUB yang dipelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa selama satu periode pemeliharaan mendapatkan keuntungan yang signifikan kurang lebih 65%. Tentunya hal ini tidak terlepas dari pola manajemen pemeliharaan yang baik sehingga berdampak pada keuntungan yang diperoleh. Selain itu pihak Kandang/ karyawan kandang tentunya juga memperhatikan kesehatan pada ayam KUB sehingga dapat menekankan angka kematian yang tinggi pada ayam.   Â