Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENDAPATAN USAHA AYAM KUB DI SEKOLAH TINGGI PERTANIAN FLORES BAJAWA ngaku, maria alfonsa
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.18986

Abstract

ABSTRAKAyam kampung unggulan Balitbangtan (KUB) adalah ayam bukan ras yang dapat menghasilakn daging dan telur, produksi telur dari ayam KUB yaitu cukup banyak dapat mencapai 50% per hari. Ayam KUB ini merupakan hasil dari penelitian Badan Penelitian Ternak-Badan Litbang Pertanian dan dilisensikan kepada PT. ayam Kampung Indonesia (AKI) atau lebih tepatnya diperoleh dari hasil persilangan kemudian dikembangkan secara luas. Usaha ayam kampung umumnya diusahakan oleh peternak kecil dipedesaan sebagai usaha sampingan. Namun dengan cara tersebut keuntungan peternak sangat kecil, karena usahanya belum mengarah pada usaha komersial. Usaha ayam lokal unggul dengan cara manajemen profesional yang baik, dapat meningkatkan nilai ekonomi peternak lebih optimal. Usaha ayam kampung dapat terus diusahakan oleh peternak kecil di pedesaan, walaupun skala pemeliharaannya masih rendah. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih satu Bulan yaitu mulai bulan  pada bulan Juni-Juli Tahun 2024. Lokasi penelitian tersebut tepat di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa. Perguruan tinggi tersebut bergerak dibidang pertanian dan peternakan. Populasi ternak unggas yang di pelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa sebanyak 100 ekor. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data primer yang diambil langsung dari lokasi penelitian. Pendapatan dari usaha ayam KUB yang dipelihara di Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa selama satu periode pemeliharaan mendapatkan keuntungan yang signifikan kurang lebih 65%. Tentunya hal ini tidak terlepas dari pola manajemen pemeliharaan yang baik sehingga berdampak pada keuntungan yang diperoleh. Selain itu pihak Kandang/ karyawan kandang tentunya juga memperhatikan kesehatan pada ayam KUB sehingga dapat menekankan angka kematian yang tinggi pada ayam.    
PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL BERBASIS UBI KAYU DALAM MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI KABUPATEN SIKKA PROFINSI NUSA TENGGARA TIMUR Ngaku, Maria Alfonsa; Dea, Agnes Yunita; Kaleka, Marten Umbu
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5327

Abstract

Tantangan pengembangan pangan dan pertanian sangat berat dalam penyediaan pangan yang cukup bagi penduduk dunia seiring dengan kelangkaan sumber daya alam. Persaingan untuk penggunaan tanah dan air meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk, perkembangan industri, dan urbanisasi. Dalam hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah sehingga melakukan upaya pangan lokal pengganti beras yaitu ubi kayu. Ubi kayu merupakan komoditas tanaman pangan yang penting setelah komoditas padi dan jagung sebagai penghasil sumber bahan pangan karbohidrat dan bahan baku industri makanan, kimia dan pakan ternak. Kabupaten Sikka adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibu kota kabupaten Sikka adalah Maumere. Kabupaten Sikka merupakan Kabupaten yang jumlah produksi ubi kayu terbanyak di Dataran Flores. Menurut Statistik Angka produksi ubi kayu terus mengalami peningkatan selama tiga tahun terakhir yaitu 54540 ton, 107.902 ton, 67.922 ton. Meningkatnya produksi ubi kayu di Kabupaten Sikka tentunya dapat menanggulangi pasokan beras yang diimpor dari kabupaten luar.
PENANGANAN DOC (Day Old Chicken) ULU/KUB DAN KESEHATAN(PEMBERIAN VAKSINASI) DI SEKOLAH TINGGI PERTANIAN FLORES BAJAWA Mano, Wigberta Nai; Ngaku, Maria Alfonsa; Liko, Fransiskus Gae; Lawa, Laurensius
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5407

Abstract

Animal husbandry in Indonesia is currently developing by utilising local genetics. Based on Government Regulation No. 68 of 2002, National Resilience is emphasised on self-reliance in food supply by utilising the potential of local resources. One of the native chickens developed is the KUB chicken. The advantages of KUB chickens are large egg production and rapid growth, low mortality rate, adaptation to a fast environment, more efficient feeding, more resistant to disease compared to other native chickens. The Industrial Work Practice activities were carried out for approximately one month from July to August 2024. The Industrial Practice activities were carried out at the Flores Bajawa College of Agriculture. The handling of KUB/ULU chicken DOC is quite different compared to the handling of native chickens, this can be seen in terms of feed, where the level of feed consumption required by KUB chickens is quite a lot besides the need for protein contained in the feed is also quite high, namely from 20-22% protein. The high need for protein aims to increase the strength of the shell and for the growth process of meat and feathers. In addition, in terms of DOC health, it is quite adequate, this is indicated by the routine administration of vaccines, medicines, vitamins and decomposers.
ANALISIS PERAN PENYULUH TERHADAP BUDIDAYA HORTIKULTURA RAMAH LINGKUNGAN DI KELURAHAN MANGULEWA, KECAMATAN GOLEWA BARAT, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Hamakonda, Umbu A; Ngaku, Maria Alfonsa
AGRIBIOS Vol 22 No 2 (2024): November
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i2.5445

Abstract

Penyuluh pertanian adalah agen bagi perubahan perilaku petani, yang berperan mendorong masyarakat petani untuk berubah dan menjadi petani dengan memilik kemampuan yang lebih baik serta mampu mengambil keputusan sendiri dan memperoleh kehidupan yang lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran penyuluh terhadap budidaya hortikultura ramah lingkungan di Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada. Penelitian dilakukan di Kelurahan Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada pada bulan Juni-Agustus 2024. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa di Kelurahan Mangulewa merupakan salah satu basis pengembangan komoditas hortikultura. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ho ditolak yaitu dimana minimal satu variabel X yang berpengaruh terhadap Y, yang ditunjukkan pada variabel fasilitator (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerapan budidaya tanaman hortikultura ramah lingkungan (Y) dan sementara, Edukatot (X1) Motifator (X2) Inovator (X4) dan Dinamisator (X5) tidak berpengaruh terhadap Penerapan budidaya tanaman hortikultura ramah lingkungan. Kata Kunci: Analisis; Peran; Penyuluh; Budidaya; Hortikultura; Ramah_Lingkungan
KAJIAN PERANAN TRICHODERMA TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT VANILI (Vanilla planifolia) Radja, Anselmus R.; Ngaku, Maria Alfonsa; Goda, Karina D.
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4563

Abstract

ABSTRAK Trichoderma memiliki peranan yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman salah satunya pada bibit vanili.trichoderma berfungsi untung merangsang pertumbuhan pada tanaman vanili agar dapat mencegah pembusukan pada batang vanili, disisi lain trichoderma tersebut dapat menghambat pertumbuhan pathogen yang dapat merugikan bibit vanili. Trichoderma sp. memberikan pengaruh positif terhadap perakaran, pertumbuhan dan hasil produksi tanaman. Mekanisme kerjanya dengan menginfeksi akar sehingga akar yang terinfeksi akan tumbuh lebih banyak dibandingkan yang tidak terinfeksi. Perakaran yang banyak menyebabkan penyerapan unsur hara lebih optimum, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik Kata Kunci : Trichoderma, Pertumbuhan, Bibit Vanili
PROSPEK PENGEMBANGAN KELOR GUNA MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI NUSA TENGGARA TIMUR Kaleka, Marten Umbu; Puspita, Victoria Ayu; Ngaku, Maria Alfonsa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3556

Abstract

Moringa plants are excellent because they have high nutritional content, and economic value and are resistant to drought. This study aims to map potential opportunities and directions for developing moringa product businesses to support food security. The method used is a literature study method by collecting material from previous research. The results of the study show that moringa business opportunities in East Nusa Tenggara Province are very wide open for anyone. The number of moringa companies in this area is relatively small. Developing the moringa business to support food security by establishing policy direction, namely encouraging people to utilize the potential of dry land and increasing training and assistance in diversifying processed moringa products such as nuggets, noodles, pudding, cakes, tea, and moringa sticks into superior products in overcoming the problem of stunting and improving community income. Based on the results of the study, it can be concluded that developing Moringa into a superior product can create high added value, thereby providing large profits for managers and creating large employment opportunities for the community.. Key-words: Development, Food security, Moringa INTISARITanaman kelor menjadi primadona karena memiliki kandungan gizi yang tinggi, bernilai ekonomis, dan tahan terhadap kekeringan. Hampir semua bagian dari tanaman kelor dapat  bermanfaat untuk kehidupan manusia. Kajian ini bertujuan untuk memetakan peluang potensi serta arah pengebangan usaha produk kelor dalam mendukung ketahanan pangan. Metode yang digunakan adalah metode studi pustaka dengan mengumpulkan bahan hasil penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa peluang usaha kelor di Provinsi Nusa Tenggara Timur sangat terbuka luas bagi siapapun. Jumlah perusahaan kelor di wilayah ini tergolong sedikit. Pengembangan usaha kelor dalam mendukung ketahanan pangan dengan menetapkan arah kebijakan yakni mendorong masyarakat memanfaatkan potensi lahan kering dan meningkatkan pelatihan dan pendampingan dalam  memversifikasi produk olahan kelor seperti nugget, mie, pudding, kue, teh, dan stik kelor menjadi produk unggulan dalam mengatasi persoalan stunting serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Berdasarkan hasil kajian dapat disimpulkan bahwa pengembangan kelor menjadi produk unggulan dapat mencipatkan nilai tambah yang tinggi sehingga memberikan keuntungan yang besar bagi pengelolah serta menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat.  Kata kunci: Kelor, Ketahanan pangan, Pengembangan
KAJIAN PERANAN EKO-ENZYM TERHADAP KELESTARIAN EKOSISTEM AIR SUNGAI Radja, Anselmus R.; Goda, Karina D.; Ngaku, Maria Alfonsa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i2.4692

Abstract

Water can be polluted by various contaminants, including suspended solids, oil, heavy metals, detergents, dissolved solids, and so on. Therefore, water must go through a processing stage first before being used for certain purposes. An ecosystem is a level of organisms that is higher than a community, or is the unity of a community and its environment where interrelationships occur. In this case it does not only include a series of plant and animal species, but also all kinds of forms of matter that carry out cycles in the system as well as the energy that is the source of power. To obtain the energy and materials needed for life, all communities depend on the abiotic environment. To achieve the desired goals in accordance with the conditions and capabilities of existing resources, a water control plan requires a series of criteria and alternatives. Apart from that, cooperation from all parties in this matter (general public, industry and government) is very important. Eco-enzyme is a remediation agent that utilizes active enzymes and microorganisms produced during the fermentation process to degrade pollutants that are harmful to the environment.