Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN POC BIOBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DI DESA RATOGESA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Nay, Katharina Paloma; Taus, Igniosa; Neto Wuli, Rofinus
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Amerika Selatan, Meksiko dan Peru, merupakan tanaman semusim (berumur pendek) sekali berproduksi kemudian akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair biobost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan dan setiap ulangan terdapat 6 tanaman dan 4 tanaman sampel sehingga total keseluruhan tanaman adalah 120 tanaman. Adapun konsentrasi POC Biobost yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: B0 (kontrol), B1 6 ml / liter air, B2 20 ml / liter air, B3 25 ml / liter air, B4 65 ml / liter air. Parameter yang di amati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan berat basah buah. Data yang diperoleh dianalis menggunakan sidik ragam Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik cair Biobost memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pada pertumbuhan tanaman tomat perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B2 dengan dosis pupuk 20 ml / liter air.
PENINGKATAN KAPASITAS PEMASARAN PRODUK PERTANIAN MELALUI PENYULUHAN DI DESA BOBA, KECAMATAN GOLEWA SELATAN, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Ngaku, Maria Alfonsa; Puspita, Victoria Ayu; Mawo, Theodorus; Taus, Igniosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8655

Abstract

Produk ini banyak diproduksi dan digunakan oleh masyarakat Kabupaten Ngada dan sekitarnya. Namun, produk ini mengalami penurunan penjualan akibat lemahnya aspek pemasaran. Petani cenderung menggunakan metode pemasaran tradisional yang kurang efisien dan belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan strategi pemasaran dan komunikasi bisnis kepada petani. Program ini meliputi penyuluhan dan pendampingan untuk mengkaji pasar potensial sebagai basis utama pemasaran produk dan membangun komunikasi bisnis untuk menjamin rantai pasok produk kelapa secara berkelanjutan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk, sehingga meningkatkan pendapatan dan keuntungan ekonomi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pemasaran produk pertanian yang telah diselenggarakan di Desa Boba berhasil dilaksanakan dengan antusiasme peserta yang tinggi. Peserta memperoleh pengetahuan tentang pemilihan strategi pemasaran produk pertanian yang baik dan efektif, serta penentuan segmen dan target pasar produk pertanian. Dengan demikian, petani dapat menerapkan strategi pemasaran yang lebih baik dan meningkatkan penjualan produk.
Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Petani Kakao Terhadap Pengelolaan OPT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v4i2.586

Abstract

Salah satu komoditas perkebunan utama yang mendukung perekonomian di Nagekeo adalah kakao (Theobroma cacao L.). Komoditas ini berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat. Namun, pengelolaan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang belum optimal menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya produksi kakao di Kabupaten Nagekeo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terkait pengelolaan OPT kakao. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2019 di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Nagekeo, yang terkenal dengan produksi kakao. Data pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terhadap pengelolaan hama kakao dikumpulkan melalui wawancara terstruktur di mana responden di ambil dari setiap kecamatan. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, maupun tindakan petani terhadap pengelolaan OPT kakao.   One of the main plantation commodities that supports the economy in Nagekeo is cocoa (Theobroma cacao L.). This commodity plays an important role in providing employment and a source of income for the community. However, the suboptimal pest management is one of the factors causing low cocoa production in Nagekeo Regency. Therefore, this research aims to determine the level of knowledge, attitudes and actions of farmers regarding cocoa OPT management. This research was conducted from January to March 2019 in three sub-districts located in Nagekeo Regency, which is famous for cocoa production. Data on farmers' knowledge, attitudes and actions regarding cocoa pest management were collected through structured interviews where respondents were taken from each sub-district. The results of the chi-square analysis show that there is no significant correlation in farmers' knowledge, attitudes or actions regarding cocoa pest management.
PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN  KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BAMBU DI YAYASAN BAMBU LINGKUNGAN LESTARI Hamakonda, Umbu Awang; Wae, Hendrika; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; Lea, Victoria Coo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/36cvxx07

Abstract

Bambu (Bambusoideae) adalah jenis tanaman rumput rumputan dengan berongga dan ruas pada batangnya. Bambu sangat beragam. Bambu, salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu, mungkin merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan ekonomi yang mendorong industri kreatif di pedesaan. Bambu, hasil hutan non-kayu yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri, dikenal sebagai bambu. Bambu adalah tanaman yang cepat tumbuh yang digunakan untuk berbagai macam produk, tetapi mereka rentan terhadap organisme perusak. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pengawetan bambu untuk meningkatkan kualitas dan daya simpan bambu di yayasan bambu lingkungan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini praktik langsung dengan melakukan perendaman dan perebusan menggunakan boraks di Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Kabupaten Ngada. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa praktik perendaman bambu dan perebusan menggunakan dengan lama waktu 2-8 jam pengawetan dengan mitra Yayasan Bambu Lingkungan Lestari sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan umur simpan bambu dan menghasilkan bambu yang berkualitas.
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI DAN CENDAWAN PATOGEN PADA TANAMAN PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DI DESA BAWARANI KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Lea, Victoria Coo; Noywuli, Nicolaus; Hamakonda, Umbu Awang; Bay, Jenny Ronawati; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/d9v7qn07

Abstract

Indications of pest and disease attacks during plant growth cause a decrease in fruit quality. Fungi cause local or systemic symptoms in their host, and these symptoms may occur separately in different hosts, simultaneously in the same host, or one following the other in the same host. Diagnosis and identification of pathogens on a laboratory scale in kepok banana plants in Ngada Regency have not been conducted. Therefore, it is necessary to identify the pathogens causing various disease symptoms in banana plants so that it can serve as preliminary data for further research related to pathogen disease management and information for farmers. This research aims to inventory and identify pathogens causing diseases in banana plants. This research method uses a survey method (purposive sampling) and observation in the plant disease laboratory. The results found several pathogens associated with kepok banana plants, namely Fusarium wilt disease (Fusarium oxysporum and Fusarium graminearum) and bacterial wilt disease (Pseudomonas solanacearum and Ralstonia solanacearum).
Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Desa melalui KKNT dalam Mendukung Ketahanan Pangan Desa Radabata Kecamatan Golewa Taus, Igniosa; Dua, Kresensia Mariana; Wae, Hendrika; Meo, Wilsonius Tena
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v1i2.27

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang dilakukan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi pertanian Flores Bajawa lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dengan pola pengelolaan sumber daya potensi desa guna mendukung ketahanan pangan, melalui  pemanfaatan potensi lokal desa yaitu potensi pertanian dan  subsektor peternakan. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat petani dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Radabata Kecamatan golewa sehingga terjadi peningkatan kualitas serta kuantitas hasil produksi pertanian dan peternakan. Melalui kegiatan ini mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dan mengembangkannya kepada masyarakat di Desa Radabata. Metode yang digunakan adalah Partisipasi Rural Appraisal (PRA). Tahapan metode yang dilakukan selama kegiatan yaitu survei langsung ke lapangan/ observasi, wawancara, pelaksanaan program serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia petani  serta mampu meningkatkan  produksi pertanian dan peternakan di desa. Mahasiswa program studi Agroteknologi dan peternakan dapat mengimplementasikan ilmu yang diproleh saat kuliah melalui pelaksanaan kegiatan selama program KKNT terlaksana di desa Rababata bersama kelompok masyarakat di Desa.
The Role of Liquid Organic Fertiliser on the Growth of Rice Paddy Crops in Pape Village, Bajawa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; Due, Maria Serviana
Jurnal Biologi Tropis Vol. 24 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v24i2.6787

Abstract

The production and growth of Oryza sativa L. rice plants are crucial for maintaining the long-term viability of food agriculture. The purpose of this study was to assess how liquid organic fertilizer affected the growth of the rice cultivars Kusuma 06 and Inpari 30. The study was carried out in Pape Village, which is situated in Bajawa Sub-district, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province, from January to April of 2024. The research method involved the application of liquid organic fertiliser to Inpari 30 and Kusuma 06 rice plants in the field during the research period. The height, number of leaves, and number of tillers on rice plants were noted, as well as the infestation rate of false whiteflies and brown stem leafhoppers. The results demonstrated that liquid organic fertiliser exerted a significant influence on rice plant growth, with enhanced plant height, leaf number, and tiller number observed in plants treated with liquid organic fertiliser. Furthermore, the infestation of false white pests and brown stem leafhoppers also exerted a notable impact on the growth and yield of rice plants, resulting in a reduction in grain production and substantial economic losses. The results of research conducted in Pape Village, Bajawa District, Ngada Regency indicated that the Inpari 30 rice variety yielded 9 sacks, while the Kusuma 06 variety yielded 7 sacks. The productivity of the Inpari 30 rice variety was found to be superior, particularly among wetland rice farmers. Consequently, the application of liquid organic fertiliser and integrated pest control is crucial to the practice of paddy rice farming in order to achieve optimal yields.
IDENTIFIKASI POTENSI DAN PERMASALAHAN DI BIDANG PERTANIAN KECAMATAN WOLOMEZE KABUPATEN NGADA PROVINSI NTT Hamakonda, Umbu A.; Mau, Maria Clara; Taus, Igniosa; Ayu P, Victoria; Lea, Victoria Coo; Soba, Kristianus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3491

Abstract

The purpose of this research is to identify potentials and problems in agriculture. The method used in this research is an exploratory descriptive approach. The results showed that Wolomeze District, Ngada Regency has potential in agriculture and has an area of 818.49 ha of agricultural land for rice plants and an average production of 3140.95 tons/ha, corn area of 322.4 ha with an average – the average production is 136.573 tons/ha, peanuts have a land area of 18.85 ha with a total production of 26.19 ha, cassava has a land area of 24.75 ha with a total production of 168 tons/ha, chili plants have a land area of 1,325 Ha and has a total production of 1,225 tons/ha. Problems in agriculture are climate change and the availability of water, fertilizers that affect the results of agricultural production that is not good. One alternative in efforts to solve problems in agriculture is to optimally prepare land, fertilizers and the availability of technology in the soil processing process. Keywords: Potential and Agricultural Problems of Rice, Corn, Cassava, and ChiliINTISARITujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi potensi dan masalah di bidang pertanian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kecamatan Wolomeze Kabupaten Ngada memiliki potensi di bidang pertanian dan memiliki luas lahan pertanian tanaman padi sebesar 818,49 ha dan dengan rata – rata produksi yaitu 3140,95 ton/ha, jagung luas luas lahan 322,4 Ha dengan rata – rata produksi 136,573 ton/ha, kacang tanah memiliki luas lahan 18,85 ha dengan jumlah produksi 26,19 ha, ubi kayu memiliki luas lahan sebesar 24,75 ha dengan jumlah produksi sebesar 168 ton/ha, tanaman cabai memiliki luas lahan sebesar 1,325 Ha dan memiliki jumlah produksi sebesar 1,225 ton/ha. Masalah dibidang pertanian adalah perubahan iklim serta ketersediaan air, pupuk sehingga mempengaruhi hasil produksi pertanian yang kurang baik. Salah satu alternatif dalam upaya pemecahan masalah di bidang pertanian adalah mempersiapkan lahan secara optimal, pupuk serta ketersediaan teknologi dalam proses pengolahan tanah. Kata kunci : Potensi dan Permasalahan Pertanian Padi, jagung, Ubi kayu, dan Cabai
INTEGRASI METODE SWOT DAN AHP DALAM STRATEGI PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI RAKYAT DI KABUPATEN TIMOR TENGAH UTARA Taus, Igniosa
Agros Journal of Agriculture Science Vol 26, No 1 (2024): Edisi APRIL
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v26i1.4677

Abstract

Cattle farming businesses need to be developed to support the food security program launched by the Indonesian government. North East Timor Regency (TTU) This research aims to design several strategies for developing cattle farming in TTU Regency. Data collection was carried out by interviews with seven respondents and observations. Secondary data was collected from the Central Statistics Agency (BPS) and the Livestock Service, as well as documentation as supporting data. The results of this research are that the Head of the Livestock Service is an actor who plays a very important role in the sustainability of people's cattle farming. Internal factors obtained a total score of 3.25 and external factors obtained a total score of 2.70. Cattle farming in TTU Regency is in quadrant four, which means its position is growing and developing. The priority strategy for developing cattle farming is the integration strategy with the first highest choice, namely integration strategy 2, adding UPTD and cooperatives at every point in the potential area, the second highest strategy, namely integration strategy 4, providing periodic cattle cultivation technology training and the third highest strategy, namely integration strategy 1, providing efforts village level assistance officers.
IDENTIFIKASI HAMA PADA TANAMAN PADI INPARI 30 (Oriza sativa L) DI DESA PAPE KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Hamakonda, Umbu A; Taus, Igniosa; Puspita, Victoria Ayu; Lea, Victoria C; Bure, Vinsensia; Soba, Kristianus; Mamo, Natalia
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 4 (2023): edisi Oktober
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i4.3492

Abstract

This study aims to determine and identify pests that attack Inpari 30 rice plants in Pape Village, Bajawa District, Ngada Regency, East Nusa Tenggara Province by making direct observations in the field. This research was carried out starting from February to May 2023. The research object was in the rice fields owned by farmers. This research was descriptive qualitative, namely observing and identifying 30 inpari rice pests that were seen during direct observation on 25 acres of farmer's land in Pape Village. Sampling by cluster sampling method Pest sampling technique is determined by saturated sampling method because all members of the pest population are used as samples. The results of observations in the field indicate that observations in the morning are the first detection of pests in the field. Types of pests include: False white pests, golden snails, grasshoppers, white stem borer (Scirpophaga innotata), green leafhoppers, brown planthoppers, stinging bugs (Leptocorixa acuta) and sparrows. Keywords: Identification, Pests, Diseases of Inpari 30 Rice Plants INTISARIPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi hama yang menyerang tanaman padi Inpari 30 di Desa Pape Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Provinsi Nusa tenggara Timur dengan melakukan pengamatan secara langsung di lapangan. Penelitian ini telah laksanakan terhitung mulai  Februari sampai dengan bulan Mei 2023. Obyek penelitian di lahan sawah  milik petani. Penelitian ini deskriptif kualitatif yakni mengamati dan mengidentifikasi jenis hama padi inpari 30 yang terlihat pada saat pengamatan langsung di lahan milik petani seluas 25 are di Desa Pape. Pengambilan sampel dengan metode cluster sampling teknik pengambilan sampel hama ditentukan dengan metode sampling jenuh karena semua anggota populasi hama digunakan sebagai sampel. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa pengamatan di pagi hari merupakan pendeteksi awal keberadaan hama di lapangan. Jenis hama yang diantaranya: Hama putih palsu, keong mas, belalang, penggerek batang putih (Scirpophaga innotata), wereng hijau, wereng coklat, walang sangit (Leptocorixa acuta) dan burung pipit. Kata kunci: Identifikasi, Hama, Penyakit Tanaman Padi Inpari 30