Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN POC BIOBOST TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT DI DESA RATOGESA KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA Nay, Katharina Paloma; Taus, Igniosa; Neto Wuli, Rofinus
Jurnal Pertanian Unggul Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pertanian Unggul, Oktober 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Amerika Selatan, Meksiko dan Peru, merupakan tanaman semusim (berumur pendek) sekali berproduksi kemudian akan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair biobost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit percobaan dan setiap ulangan terdapat 6 tanaman dan 4 tanaman sampel sehingga total keseluruhan tanaman adalah 120 tanaman. Adapun konsentrasi POC Biobost yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari: B0 (kontrol), B1 6 ml / liter air, B2 20 ml / liter air, B3 25 ml / liter air, B4 65 ml / liter air. Parameter yang di amati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan berat basah buah. Data yang diperoleh dianalis menggunakan sidik ragam Anova. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh pemberian pupuk organik cair Biobost memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Pada pertumbuhan tanaman tomat perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B2 dengan dosis pupuk 20 ml / liter air.
PENINGKATAN KAPASITAS PEMASARAN PRODUK PERTANIAN MELALUI PENYULUHAN DI DESA BOBA, KECAMATAN GOLEWA SELATAN, KABUPATEN NGADA Kaleka, Marten Umbu; Ngaku, Maria Alfonsa; Puspita, Victoria Ayu; Mawo, Theodorus; Taus, Igniosa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v8i2.8655

Abstract

Produk ini banyak diproduksi dan digunakan oleh masyarakat Kabupaten Ngada dan sekitarnya. Namun, produk ini mengalami penurunan penjualan akibat lemahnya aspek pemasaran. Petani cenderung menggunakan metode pemasaran tradisional yang kurang efisien dan belum mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan strategi pemasaran dan komunikasi bisnis kepada petani. Program ini meliputi penyuluhan dan pendampingan untuk mengkaji pasar potensial sebagai basis utama pemasaran produk dan membangun komunikasi bisnis untuk menjamin rantai pasok produk kelapa secara berkelanjutan. Dengan demikian, petani dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam memasarkan produk, sehingga meningkatkan pendapatan dan keuntungan ekonomi. Metode yang digunakan dalam program ini adalah ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan pemasaran produk pertanian yang telah diselenggarakan di Desa Boba berhasil dilaksanakan dengan antusiasme peserta yang tinggi. Peserta memperoleh pengetahuan tentang pemilihan strategi pemasaran produk pertanian yang baik dan efektif, serta penentuan segmen dan target pasar produk pertanian. Dengan demikian, petani dapat menerapkan strategi pemasaran yang lebih baik dan meningkatkan penjualan produk.
Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Petani Kakao Terhadap Pengelolaan OPT di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur Lea, Victoria Coo; Prihatin, Prihatin; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Agrisintech (Journal of Agribusiness and Agrotechnology) Vol 4 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31938/agrisintech.v4i2.586

Abstract

Salah satu komoditas perkebunan utama yang mendukung perekonomian di Nagekeo adalah kakao (Theobroma cacao L.). Komoditas ini berperan penting dalam menyediakan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat. Namun, pengelolaan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) yang belum optimal menjadi salah satu faktor penyebab rendahnya produksi kakao di Kabupaten Nagekeo. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terkait pengelolaan OPT kakao. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2019 di tiga kecamatan yang terletak di Kabupaten Nagekeo, yang terkenal dengan produksi kakao. Data pengetahuan, sikap, dan tindakan petani terhadap pengelolaan hama kakao dikumpulkan melalui wawancara terstruktur di mana responden di ambil dari setiap kecamatan. Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan dalam pengetahuan, sikap, maupun tindakan petani terhadap pengelolaan OPT kakao.   One of the main plantation commodities that supports the economy in Nagekeo is cocoa (Theobroma cacao L.). This commodity plays an important role in providing employment and a source of income for the community. However, the suboptimal pest management is one of the factors causing low cocoa production in Nagekeo Regency. Therefore, this research aims to determine the level of knowledge, attitudes and actions of farmers regarding cocoa OPT management. This research was conducted from January to March 2019 in three sub-districts located in Nagekeo Regency, which is famous for cocoa production. Data on farmers' knowledge, attitudes and actions regarding cocoa pest management were collected through structured interviews where respondents were taken from each sub-district. The results of the chi-square analysis show that there is no significant correlation in farmers' knowledge, attitudes or actions regarding cocoa pest management.
PELATIHAN PENGAWETAN BAMBU UNTUK MENINGKATKAN  KUALITAS DAN DAYA SIMPAN BAMBU DI YAYASAN BAMBU LINGKUNGAN LESTARI Hamakonda, Umbu Awang; Wae, Hendrika; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; Lea, Victoria Coo
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/36cvxx07

Abstract

Bambu (Bambusoideae) adalah jenis tanaman rumput rumputan dengan berongga dan ruas pada batangnya. Bambu sangat beragam. Bambu, salah satu komoditas hasil hutan bukan kayu, mungkin merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan ekonomi yang mendorong industri kreatif di pedesaan. Bambu, hasil hutan non-kayu yang dapat digunakan sebagai bahan baku industri, dikenal sebagai bambu. Bambu adalah tanaman yang cepat tumbuh yang digunakan untuk berbagai macam produk, tetapi mereka rentan terhadap organisme perusak. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan pengawetan bambu untuk meningkatkan kualitas dan daya simpan bambu di yayasan bambu lingkungan lestari. Metode yang digunakan dalam kegiatan PkM ini praktik langsung dengan melakukan perendaman dan perebusan menggunakan boraks di Yayasan Bambu Lingkungan Lestari Kabupaten Ngada. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa praktik perendaman bambu dan perebusan menggunakan dengan lama waktu 2-8 jam pengawetan dengan mitra Yayasan Bambu Lingkungan Lestari sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan umur simpan bambu dan menghasilkan bambu yang berkualitas.
INVENTARISASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI DAN CENDAWAN PATOGEN PADA TANAMAN PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbisiana) DI DESA BAWARANI KABUPATEN NGADA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Lea, Victoria Coo; Noywuli, Nicolaus; Hamakonda, Umbu Awang; Bay, Jenny Ronawati; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
Jurnal Agriovet Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL AGRIOVET
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KAHURIPAN KEDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/d9v7qn07

Abstract

Indications of pest and disease attacks during plant growth cause a decrease in fruit quality. Fungi cause local or systemic symptoms in their host, and these symptoms may occur separately in different hosts, simultaneously in the same host, or one following the other in the same host. Diagnosis and identification of pathogens on a laboratory scale in kepok banana plants in Ngada Regency have not been conducted. Therefore, it is necessary to identify the pathogens causing various disease symptoms in banana plants so that it can serve as preliminary data for further research related to pathogen disease management and information for farmers. This research aims to inventory and identify pathogens causing diseases in banana plants. This research method uses a survey method (purposive sampling) and observation in the plant disease laboratory. The results found several pathogens associated with kepok banana plants, namely Fusarium wilt disease (Fusarium oxysporum and Fusarium graminearum) and bacterial wilt disease (Pseudomonas solanacearum and Ralstonia solanacearum).
Pemberdayaan dan Pengembangan Potensi Desa melalui KKNT dalam Mendukung Ketahanan Pangan Desa Radabata Kecamatan Golewa Taus, Igniosa; Dua, Kresensia Mariana; Wae, Hendrika; Meo, Wilsonius Tena
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v1i2.27

Abstract

Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang dilakukan oleh mahasiswa Sekolah Tinggi pertanian Flores Bajawa lebih diarahkan pada pemberdayaan masyarakat dengan pola pengelolaan sumber daya potensi desa guna mendukung ketahanan pangan, melalui  pemanfaatan potensi lokal desa yaitu potensi pertanian dan  subsektor peternakan. Tujuan kegiatan pengabdian ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat petani dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Desa Radabata Kecamatan golewa sehingga terjadi peningkatan kualitas serta kuantitas hasil produksi pertanian dan peternakan. Melalui kegiatan ini mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang didapatkan di bangku kuliah dan mengembangkannya kepada masyarakat di Desa Radabata. Metode yang digunakan adalah Partisipasi Rural Appraisal (PRA). Tahapan metode yang dilakukan selama kegiatan yaitu survei langsung ke lapangan/ observasi, wawancara, pelaksanaan program serta monitoring dan evaluasi pelaksanaan program. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia petani  serta mampu meningkatkan  produksi pertanian dan peternakan di desa. Mahasiswa program studi Agroteknologi dan peternakan dapat mengimplementasikan ilmu yang diproleh saat kuliah melalui pelaksanaan kegiatan selama program KKNT terlaksana di desa Rababata bersama kelompok masyarakat di Desa.
ANALISIS UJI KELAYAKAN USAHA MINUMAN TRADISIONAL MOKE ( STUDI KASUS DI DESA FOA, KECAMATAN AIMERE, KABUPATEN NGADA) Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa; A. Hamakonda, Umbu; Hendra Tambus, Richardus
Jurnal AGRIBIS Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Agribis
Publisher : Program Studi Agribisnis Faperta Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/agribis.v18i2.8715

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan dari usaha proses pengolahan minuman tradisional moke dan menganalisis tingkat kelayakan usaha pada industri pengolahan minuman tradisional moke di Desa Foa, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yaitu jenis penelitian yang sifatnya menggambarkan pendapatan yang diperoleh produsen moke dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus termasuk dalam penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive Sampling. Alasan menggunakan teknik Purposive Sampling adalah karena tidak semua sampel memiliki kriteria yang sesuai dengan fenomena yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengamatan, wawancara langsung, pengisian koesioner dan dokumentasi. Jumlah responden yang mengisi koesioner sebanyak 18 orang. Hasil penelitian, Biaya produksi yang dikeluarkan oleh produsen mokedengan jumlah responden sebanyak 18 orang adalaha sebanyak Rp Rp23.458.750,- dengan rata-rata Rp1.303.264 .- jumlah produksi moke total yaitu 8.845 Liter dalam satu bulan dengan rata-rata harga jual/Kg Rp 46.600 dengan total penerimaan sebesar Rp88.145.000 hasil ini merupakan perolehan dari seluruh responden produsen moke. Pendapatan total yang diterima oleh produsen moke selama satu bulan adalah Rp65.960.000 .Kesimpulannya bahwa usaha produsen moketersebut layak untuk dikembangkan. Hal ini dibuktikan dengan adanya analisa usaha dari segi R/C ratio dengan nilai 3,5 yang artinya layak.
Pemberdayaan Petani melalui Uji Adaptasi Beberapa Varietas Padi Unggul dalam Mendukung Kemandirian Benih Padi di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Lea, Victoria Coo; Soba, Kristianus; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada ini bertujuan untuk: mendorong masyarakat agar menghasilkankan varietas padi unggul yang beradaptasi baik dan cocok untuk dilepaskan kepada para petani sebagai sumber benih bermutu dan spesifik lokasi serta berbasis potensi SDA yang dimiliki secara baik dan arif untuk meningkatkan kesejahteraannya melalui uji adaptasi beberapa varietas padi unggul. Peningkatan produksi padi sebagai makanan pokok tetap merupakan tantangan utama di masa depan. Ketersediaan varietas unggul dengan mutu baik, produktivitas tinggi, tahan terhadap hama penyakit dan cekaman lingkungan, serta sesuai dengan kebutuhan konsumen merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pada era industrialisasi pertanian dalam persaingan perdagangan bebas. Sebelum suatu calon varietas dilepas menjadi varietas unggul perlu dilakukan uji adaptasi atau uji observasi bagi varietas lokal padi dan palawija dengan memenuhi kaidah-kaidah statistik. Berdasarkan hasil analisis dapat dilihat penanaman varietas TCIPB202105 dan varietas TCIPB202106 menunjukan hasil adaptasi yang lebih baik jika dibandingkan dengan varietas lain karena kedua varietas tersebut memiliki lebih banyak keunggulan dari varietas lainnya, hal dapat dilihat dari umur penen kedua varietas yang relatih lebih cepat, rata-rata jumlah anakan produktif yang lebih banyak, jumlah rata-rata gabah isi yang lebih banyak, jumlah gabah kosong yang relatif lebih rendah dari varietas lain dan jumlah rumpun panen dari kedua varietas yang lebih banyak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada sebagai desa binaan. Pembuatan demplot dilaksanakan pada areal kosong seluas 12 Are atau dibawah tegakan pohon kelapa. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari aparat desa dan pemerintah kabupaten Ngada
Pendampingan dan Pelatihan Pembukuan Sederhana Kelompok UMKM Kopi Desa Colol dan Kelompok UMKM Kakao Desa Tanah Rata Kabupaten Manggarai Timur Taus, Igniosa; De Rozari, Agustinus; Puspita, Victoria A.; Hamakonda, Umbu A.; Lea, Victoria C.
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v1i1.91

Abstract

Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) Petani Kopi berlokasi di Desa Colol Kecamatan Poco Ranaka Kabupaten Manggarai Timur dan UMKM Petani Kakao berlokasi di Desa Tanah Rata Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur, mendapatkan pendampingan dan pelatihan pembukuan sederhana untuk usaha tani yang dijalankan selama ini oleh instruktur Sekolah Tinggi Pertanian Flores Bajawa (STIPER FB) yang berkolaborasi dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Petani Kopi dan Petani Kakao dalam melakukan pembukuan sederhana, mengetahui kendala yang terjadi pada kegiatan pendampingan dan pelatihan serta mengetahui progres dari kegiatan pelatihan pembukuan sederhana yang sudah dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan melalui pelatihan dan pendampingan serta praktek terhadap materi pelatihan yang sudah diberikan kepada kelompok usaha tani. Hasil penelitian terlihat bahwa petani belum pernah mendapatkan pelatihan dan pendampingan tentang pembukuan sederhana serta menyusun dan membuat laporan keuangan terhadap usaha yang dijalaninya, petani tidak melakukan pencatatan yang berkaitan dengan pengeluaran maupun penerimaan dari usahatani Kopi dan Kakao sehingga dengan adanya pelatihan serta pendampingan pembukuan sederhana ini petani pelaku usaha dapat mengetahui keadaan keuangan usahanya, membuat analisa sebelum mengambil keputusan dan memperoleh kemudahan memperoleh dana melalui pinjaman modal dari bank demi peningkatan dan keberlanjutan usaha tani.
Edukasi dan Pendampingan Pengendalian Hama Terpadu Tanaman Kakao secara Biointensif di Kelompok Tani Kakao Desa Kisol Kabupaten Manggarai Timur Lea, Victoria Coo; Hamakonda, Umbu Awang; Puspita, Victoria Ayu; Taus, Igniosa
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v2i1.226

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan edukasi dan pendampingan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan pengetahuan petani tentang metode pengendalian hama selain metode kimiawi termasuk pengetahuan pengendalian hayati sehingga petani dalam mengendalikan hama tidak hanya terpaku pada metode kimiawi saja, membuka pola pikir bahwa banyak metode pengendalian hama penyakit yang dapat diterapkan dalam usaha taninya, meningkatkan pengetahuan petani di bidang biopestisida berbahan aktif mikroba bermanfaat serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik isolasi, perbanyakan, dan produksi agensia pengendali hayati.dari golongan jamur. Metode Pelaksanaan PKM dilakukan melalui tiga tahapan yaitu: edukasi dan pemberian materi, kegiatan Pembuatan Biopestisida yang berbahan dasar Beauveria bassiana dan  Trichoderma sp dan pemantauan dan evaluasi ? Hasil edukasi dan pendampingan pada UMKM Kakao diperoleh hasil yakni: (1) Kelompok UMKM memiliki keinginan yang kuat untuk meningkatkan produksi tanaman kakao, namun kendala utama adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Olehnya respon yang positif diberikan kelompok UMKM Kakao selama kegiatan edukasi dan pendampingan, terbukti dengan begitu antusias mengikuti kegiatan ini, (2) Kelompok UMKM kakao  memahami filosofi dari ekosistem budidaya tanaman kakao dan siklus hidup Helopeltis sp, (3) Kelompok UMKM kakao telah memahami tentang pengendalian OPT dengan memanfaatkan agen hayati berupa Beauveria bassiana dan Trichoderma sp serta telah mampu melaksanakan dengan baik kegiatan pembuatan pupuk organik menambahkan dekomposer jamur Trichoderma sp untuk mempercepat proses dekomposisi.