Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Pembelian Bahan Baku Timah Menggunakan Metode Economic Order Quality (Eoq) & Safety Stock Di PT. Trimitra Baterai Prakasa Andianingsari, Diah; Hidayat, Miwan Kurniawan; Raihan, Gilang Muhammad; Kuncoro, Bayu Nur; Rahman, Abdul
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 6 No. 2 (2025): Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v6i2.9209

Abstract

PT Trimitra Baterai Prakasa adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Industri Manufaktur, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pengendalian persediaan bahan baku timah dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) lebih optimal dibandigkan dengan metode yang telah diterapkan oleh perusahaan. Disini penulis menghitung dan membandingkan jumlah pemesanan bahan baku timah, jumlah frekuensi pemesanan bahan baku timah, Safety Stock, dan total biaya persediaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi lapangan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui frekuensi pemesanan yang dilakukan perusahaan sebanyak 12 kali dengan kuantitas pemesanan 17.477 ton. Sedangkan menurut metode EOQ, frekuensi pemesanan yang seharusnya dilakukan adalah 1 kali dengan kuantitas 14.610 ton. PT Trimitra Baterai Prakasa belum menentukan berapa persediaan pengaman bahan baku timah yang ada di gudang, sedangkan persediaan pengaman bahan baku menurut metode EOQ adalah sebanyak 480 ton. Total biaya persediaan pada tahun 2023 menurut EOQ lebih kecil dibanding kebijakan PT Trimitra Baterai Prakasa. Total biaya persediaan menurut metode EOQ sebesar Rp. 512.157.368, sedangkan menurut kebijakan perusahaan adalah sebesar Rp. 2.577.553.184. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengendalian persediaan bahan baku timah lebih optimal menggunakan metode EOQ dibandingkan metode yang telah diterapkan perusahaan.  
Review: Identifikasi Batubara dan Gangue Menggunakan Machine Learning dan Deep Learning Bohari, Abdul Rahman; Hidayat, Miwan Kurniawan; Andianingsari, Diah Andianingsari
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v5i1.3013

Abstract

Abstrak - Pemisahan gangue dari batubara adalah hal yang cukup penting dalam dunia industri pertambangan batubara. Berbagai upaya telah dilakukan oleh para peneliti dalam mencari cara yang lebih efektif dan efisien untuk identifikasi gangue dan batubara. Diantara metode yang cukup banyak diminati oleh para peneliti dalam satu dekade terkahir ini adalah penggunaan teknologi machine learning dan deep learning. Studi review ini bertujuan untuk melihat tren penelitian terkait klasifikasi batubara dan gangue yang menggunakan metode machine learning dan deep learning. Studi ini juga memotret perkembangan metode classifier yang digunakan beserta perkembangan penggunaan berbagai jenis sumber data citra yang menjadi masukan pada classifier. Berdasarkan hasil tabulasi dan analisa dari data-data yang dikumpulkan melalui studi ini diketahui bahwa jumlah penelitian terkait klasifikasi batubara dan gangue mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terkahir yang disertai dengan penggunaan berbagai jenis metode classifier dan sumber data citra yang juga cukup bervariasi. Metode classifier yang cukup banyak digunakan adalah Convolutionary Neural Networks, dimana penggunaannya cukup dominan dengan angka lebih dari 60% diantara metode classifier lainnya. Sedangkan data citra optik menduduki peringkat atas sebagai sumber data citra yang paling banyak digunakan yaitu di level sekitar 60%. Di sisi lain, tren penggunaan data citra multispectral dan data citra thermal juga meningkat sebagai alternatif terhadap data citra optik yang cukup sensitif terhadap faktor lingkungan.
Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dengan Metode Six Sigma Pada Industri Retail Meat N Fresh Hidayat, Miwan Kurniawan; Parningotan, Sepriandi; Fajri, Erland Alyansa; Pangastuti , Nova; Irawati , Dwi; Nuraeni , Yuni Siti
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 5 No. 1 (2024): Vol. 5 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v5i1.3088

Abstract

Meat N Fresh merupakan industri retail yang bergerak dibidang frozen food. Permasalahan yang terjadi adalah banyaknya tingkat kecacatan produk Meat N Fresh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebabkan kecacatan dan usulan pengendalian kualitas produk menggunakan metode Six Sigma. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control). Didukung oleh diagram Pareto, p chart, diagram fishbone, dan usulan perbaikan 5W+1H. Hasil dari penelitian ini diketahui faktor penyebab cacat produk yaitu faktor manusia, kurangnya pelatihan dan kelelahan akibat berdiri terlalu lama menyebabkan kurang fokus. Faktor metode, kesalahan saat assemblly, kesalahan proses pemotongan, dan proses packing yang kurang maksimal. Faktor mesin, kurangnya maintenance kestabilan mesin potong dan mesin.. Faktor bahan baku, kualitas bahan baku. Faktor lingkungan kerja, suhu yang terlalu panas. Berdasarkan analisis 5W+1H, usulan perbaikan untuk faktor manusia, perbaikan waktu istirahat serta penambahan ventilasi, dan pelatihan penggunaan mesin press. Faktor metode, pelatihan penggunaan mesin potong dan press, dan mengoptimalkan proses packing. Faktor mesin, perawatan mesin potong dan press secara berkala. Faktor bahan baku, pengawasan kualitas bahan baku. Faktor lingkungan, menambah pendingin bersuhu rendah untuk di kendaraan logistik maupun dalam pabrik.
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Menggunakan Metode SQC Dan Kaizen Pada PT. Laksana Tekhnik Makmur Pratama, Sigit Adi; Fahreza , Muhammad; Hidayat , Miwan Kurniawan
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v6i1.5388

Abstract

PT. Laksana Tekhnik Makmur adalah sebuah perusahaan di industri otomotif dan perkapalan, berkembang dari Bengkel Laksana Tekhnik yang didirikan pada tahun 1998. Perusahaan ini memproduksi lebih dari 500 jenis produk logam dan plastik untuk pasar OEM dan Aftermarket. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk melalui metode Statistical Quality Control (SQC) dan pendekatan Kaizen (5S), dengan fokus utama pada pengurangan cacat produk Muffler 31x. Penelitian mengidentifikasi berbagai cacat umum seperti buram, baret, bintik, miring, dan gelombang. Metodologi melibatkan identifikasi masalah, studi literatur, penentuan tujuan, pengumpulan data, serta pengolahan data menggunakan alat SQC seperti check sheet, histogram, diagram Pareto, peta kendali p, dan diagram fishbone. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka untuk menemukan akar penyebab cacat dan solusi perbaikan. Hasil menunjukkan cacat baret dan buram sebagai masalah dominan dengan persentase masing-masing 41% dan 34%. Diagram Pareto mengungkap bahwa 75% kecacatan produk berasal dari dua jenis cacat ini. Analisis fishbone menunjukkan faktor manusia, metode, dan material sebagai kontributor signifikan. Usulan perbaikan meliputi penggunaan kemasan tray selama proses WIP untuk mengurangi cacat baret dan penerapan prinsip 5S dari Kaizen untuk meningkatkan efisiensi dan kebersihan di area kerja.
Analisis Pemilihan Sneakers Lokal Terbaik Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Irfiani, Eni; Prihartanto, Dio; Wardana, Ferry Putra; Hadiansyah, Ilham Yofrie; Nurlaela, Dini; Hidayat, Miwan Kurniawan
Jurnal INSAN Journal of Information System Management Innovation Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/j-insan.v5i2.10397

Abstract

     Rendahnya minat beli masyarakat terhadap sepatu brand lokal. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti, persepsi konsumen terhadap kualitas produk lokal yang buruk, faktor gengsi konsumen, serta dominasi produk impor di pasar Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan sistematis, seperti metode Analytical Hierarchy Process (AHP), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis brand sepatu sneakers lokal terbaik. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) pada penelitian ini digunakan untuk menilai tiga brand sepatu sneaker lokal yang sudah ditentukan, seperti NAH Project, Compass, dan Geoff Max Footwear berdasarkan kriteria harga, desain, dan bahan. Penelitian ini menggunakan 100 data dari responden di wilayah JABODETABEK. Data tersebut dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada konsumen yang berada di wilayah  JABODETABEK yang disebarkan secara online melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria harga merupakan faktor utama konsumen dalam dalam pengambilan keputusan dalam membeli sepasang sepatu sneakers brand lokal. Hal ini bisa dilihat dari bobot kriteria harga sebesar (0,42), diikuti oleh kriteria bahan (0,32) dan desain (0,26). Dari ketiga alternatif yang diuji, alternatif NAH Project mendapatkan nilai prioritas sebesar (0,37). Nilai ini menempatkan NAH Project di peringkat pertama sebagai brand sepatu sneakers lokal terbaik. Diharapkan bahwa penelitian ini akan memberikan referensi bagi konsumen dalam memilih sepatu sneaker brand lokal yang terbaik sesuai preferensinya, serta untuk produsen dalam meningkatkan daya saing produknya melalui inovasi, efesiensi, dan kualitas produk.
Penentuan Karyawan Produksi Voucher Pada PT . XYZ Dengan Metode WLA dan Stopwatch Andrianingsari, Diah; Saputra, Dimas; Suriyanto, Adhi Dharna; Hidayat, Miwan Kurniawan; Kuncoro, Bayu Nur
IMTechno: Journal of Industrial Management and Technology Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/imtechno.v7i1.11007

Abstract

PT.XYZ is a company engaged in the fields of technology, media, and information, specifically in the form of digital vouchers. The products created are in the form of digital voucher products. PT. PT.XYZ has several departments, one of which is the voucher production department. In that department, there are issues such as the suboptimal determination of labor, workload levels, and work time calculations in producing vouchers. To find a solution to the problem, calculations were performed using the workload analysis (WLA) method and Stopwatch. Based on the calculations from both methods, it was found that the WLA method indicated an excess of 5 workers, while the Stopwatch method indicated an excess of 2 workers. For the calculation of the workload level (FTE), a result of 0.761 was obtained, which is classified as underload (insufficient workload) because the FTE value is <1. For the working time in the production of digital vouchers in the production unit, a result of 23,639 seconds (6.5 hours) was obtained. After determining that the workload level in the production unit is classified as underload and based on the labor calculations using the WLA and Stopwatch methods indicating an excess of labor, the solution to the problem is that PT.XYZ is advised to reduce the workforce to optimize the workload level, increase production levels, and reduce company costs
Penerapan Metode AHP Dalam Pemilihan Supplier di PT. Qian Hu Joe Aquatic Indonesia Ruth Veronika Zendrato; Nova Pangastuti; Miwan Kurniawan Hidayat
INSANtek Vol. 4 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/insantek.v4i2.2399

Abstract

PT. Qian Hu Joe Aquatic Indonesia merupakan perusahaan ekspor impor dimana ikan hias air tawar menjadi komoditi utamanya. Hingga saat ini perusaaan memiliki pasar ekspor di beberapa negara dari 4 benua. Untuk memenuhi permintaan konsumen perusahaan bekerja sama dengan banyak supplier ikan hias dari berbagai daerah di Indonesia. Meskipun memiliki banyak supplier, perusahaan masih mengalami permasalahan dalam memenuhi permintaan konsumen. Ketidaksesuaian ikan hias dari supplier terhadap standar perusahaan sangat berpengaruh terhadap pemenuhan permintaan pasar. Oleh sebab itu, penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi kinerja supplier dan menyeleksi dari banyaknya supplier manakah yang paling sesuai dengan standar perusahaan dan layak menjadi supplier prioritas perusahaan. Setelah melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan penyebaran kuesioner, data kemudian diolah dengan metode Analytical Hierarchy process (AHP). Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan kriteria yang paling diperhatikan perusahaan dalam pemilihan supplier secara berurutan yaitu: kualitas, harga, pengiriman, layanan dan terakhir hubungan supplier. Adapun supplier  yang dapat dijadikan sebagai prioritas oleh perusahaan secara berurutan yaitu: supplier Catur dengan bobot 0,363, supplier Laksana Aquarium dengan bobot 0,316, supplier  Jumali dengan bobot 0,315, supplier Rodi dengan bobot 0,301, dan prioritas kelima adalah supplier Argo dengan bobot 0,240
Transformasi Data Mutu Dengan Visual Analytics FMEA Sebagai Strategi Reduksi Cacat Pada UMKM Aksesoris Fathul Mubaricky; Sigit Adi Pratama; Miwan Kurniawan Hidayat; Eni Irfiani; Siti Nur Hamidah Nur Hamidah
Jurnal INSAN Journal of Information System Management Innovation Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/j-insan.v6i1.12775

Abstract

Urgensi penelitian data cacat pada UMKM Kerajinan Aksesoris didasarkan pada tingginya tingkat kegagalan produk, seperti lonjakan angka cacat yang mencapai 4,25% pada awal 2025, yang memicu pembengkakan biaya operasional dan melemahnya daya saing di tengah persaingan global di  era Society 5.0. Penelitian ini sangat penting untuk memutus siklus manajemen "pemadam kebakaran" yang reaktif dan intuitif, dan menggantinya dengan manajemen mutu berbasis data (Kualitas 4.0) yang mampu mendeteksi pola kegagalan secara akurat melalui  kerangka kerja Visual Analytics. Dengan mengubah data mentah menjadi wawasan visual melalui  model 4-Dimensional Bubble Risk Matrix, penelitian ini bertujuan untuk menjembatani keterbatasan literasi digital UMKM melalui penyediaan sistem pendukung keputusan yang interaktif dan mudah ditafsirkan dibandingkan dengan format tabel statis konvensional. Hasil yang diinginkan menurut hipotesis adalah kemampuan untuk mengidentifikasi secara akurat risiko prioritas tertinggi seperti "Instabilitas Tegangan Ikatan" (RPN 448), sehingga strategi mitigasi berupa SOP Visual, pelatihan rutin, dan uji tarik manual dapat diimplementasikan secara efektif untuk mengurangi jumlah cacat sekaligus membangun budaya kualitas digital yang berkelanjutan.