Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Nursing Arts

HUBUNGAN PERAN KADER DENGAN GANGGUAN KOGNITIF PADA LANSIA: Peran Kader Gangguan Kognitif Lansia Meliana; Suaib; Maharani Farah Dhifa Dg. Masikki
Nursing Arts Vol. 18 No. 2 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v18i2.66

Abstract

Fenomena yang sering terjadi pada lanjut usia (Lansia) salah satunya gangguan kognitif, hal ini terjadi seiring dengan bertambahnya usia. Deteksi dini gangguan kognitif merupakan langkah awal dan dibutuhkan peran kader untuk mengenali tanda-tanda awal gangguan kognitif. Studi pendahuluan mengatakan bahwa lansia sering bingung memahami instruksi yang telah diberikan oleh kader, kesulitan dalam aktifitas sehari hari sehingga menyebabkan ketergantungan terhadap orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran kader dengan gangguan kognitif pada lansia. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang terdaftar di 28 Posyandu lanjut usia di Wilayah Kerja Puskesmas Palolo sebanyak 130 orang pada tahun 2024 dan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 57 responden, dengan teknik pengambilan sampel puposive random sampling. Analisis menggunakan uji statistisk Chi-Square Test. Hasil uji statik chi-square menunjukan nilai p=0,013 (p<0,05). Kesimpulan ada hubungan peran kader dengan gangguan kognitif pada lansia.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PROFESI NERS MENJELANG UJIAN OSCE: HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA PROFESI NERS MENJELANG UJIAN OSCE I Made Dwi Purna Wijaya; Suaib; I Made Rio Dwijayanto
Nursing Arts Vol. 18 No. 2 (2024): NURSING ARTS
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36741/na.v18i2.69

Abstract

Salah satu proses evaluasi kesiapan praktik klinik mahasiswa adalah melalui ujian OSCE. Ujian OSCE sering memicu kecemasan yang berdampak pada kualitas tidur, yang kemudian kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu konsentrasi belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa profesi ners angkatan 12 menjelang ujian OSCE di Universitas Widya Nusantara. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa profesi ners angkatan 12 di Universitas Widya Nusantara sebanyak 59 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Analisis menggunakan uji person Chi-Square. Hasil penelitian dari 59 responden didapatkan bahwa responden yang mengalami kecemasan tinggi dengan kualitas tidur yang buruk sebanyak 25 responden (42,4%). Dapat disimpulkan bahwa Ada hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur mahasiswa profesi ners angkatan 12 menjelang ujian OSCE di Universitas Widya Nusantara dengan nilai  p=0,021.  Saran untuk mahasiswa profesi ners dapat melakukan teknik relaksasi dan distraksi berupa tarik napas dalam atau mendengarkan musik yang bisa membuat tenang dan nyaman.