Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Automotive Science and Education Journal

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF MELALUI PEMANFAATAN AUDIO VISUAL Romandona, Okky Aditya; -, Suwahyo; -, Wahyudi
Automotive Science and Education Journal Vol 1 No 1 (2012): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI DASAR MEMELIHARA UNIT FINAL DRIVE PENGGERAK EMPAT RODA Aditya, Rangga; Suharmanto, Agus; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 2 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dan keefektifan penerapan model pembelajaran kooperatif jigsaw terhadap Kompetensi Dasar Memelihara Unit Final Drive Penggerak Empat Roda pada siswa kelas XI TKR di SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI TKR SMK NU Ma’arif 2 Kudus. Adapun sampelnya adalah siswa kelas XI TKR 1 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI TKR 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 87,97 sedangkan rata-rata posttest kelas kontrol sebesar 80,67 dan nilai gain kelas eksperimen sebesar 0,63 sedangkan  nilai gain kelas kontrol sebesar 0,44, sehingga dapat disimpulkan kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan kelas kontrol. Persentase ketuntasan siswa kelas eksperimen setelah diberi perlakuan adalah 96,6% dan untuk kelas kontrol adalah 83,3%. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar kompetensi dasar memelihara unit final drive dengan model pembelajaran kooperatif Jigsaw lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional dan penerapan model pembelajaran kooperatif Jigsaw terbukti efektif karena terjadi peningkatan hasil belajar pada kompetensi dasar memelihara unit final drive.This research aim to know the make up of result learn student and effectiveness of applying of model study of cooperative jigsaw to result learning basic competence of four wheel drive unit maintenance at class student of XI TKR in SMK NU Ma’Arif 2 Kudus. This population research is entire class student of XI TKR SMK NU Ma’Arif 2 Kudus. Sampel in this researcg is class student of XI TKR 1 as experiment class and class student of XI TKR 2 as control class. Result of research indicate that mean of posttest experiment class equal to 87,97 while mean of posttest class control equal to 80,67 and value of gain experiment class equal to 0,63 while value of gain class control equal to 0,44, so that can be told experiment class more is pre-eminent compared to control class. Complete percentage of experiment class student and class control arter given by traetment is 96,6% and 83,3%. This research node is result learn elementary interest look after final drive with model study of cooperative jigsaw compared to better of conventional study and applying of model study of cooperative jigsaw effective proven because happened the make up of result at basic competence of four wheel drive unit maintenance.
PENERAPAN MODEL EXPLICIT INSTRUCTION BERBANTUAN JOBSHEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI PERBAIKAN SISTEM KOPLING Maulana, Firman; Suwahyo, Suwahyo; Yudiono, Heri
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 1 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu guru kurang memperhatikan pemilihan model pembelajaran yang cocok diterapkan untuk memenuhi kompetensi yang harus dicapai, hasil belajar siswa yang dilihat dari nilai ulangan harian kelas XI TKR 1 masih tergolong kurang baik sehingga diperlukan perlakuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, guru kurang maksimal menerapkan model pembelajaran langsung akibatnya dalam pelaksanaan pembelajaran tidak sesuai dengan sintaks pembelajaran langsung yang ada sehingga siswa kurang memahami tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet di SMK Negeri 1 Petarukan, untuk mengetahui nilai siswa sebelum dan setelah diterapkan model explicit instruction berbantuan jobsheet, untuk mengetahui tanggapan guru dan siswa terhadap penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet di SMK Negeri 1 Petarukan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini siswa kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan tahun ajaran 2013/2014 dengan jumlah 38 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model explicit instruction berbantuan jobsheet dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya hasil belajar siswa dengan pencapaian rata-rata pra siklus 63,45, siklus I yaitu 77,13, siklus II yaitu 82,87. Sedangkan presentase Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) mencapai 21,05% pada pra siklus, 84,21% pada siklus I, 92,11% pada siklus II. Rata-rata tanggapan guru sebesar 83,93% yang termasuk dalam kategori baik dan siswa sebesar 85,81% yang termasuk dalam kategori sangat baik.Issues raised in this study are the teachers less suitable learning model selection applied to meet the competencies to be achieved, the results of students learning the value of result of Deuteronomy daily class XI TKR 1 still belongs to the less well so it is necessary to improve the treatment results of student learning, teachers applying learning model is insufficient direct consequences in the implementation of learning does not comply with the syntax of an existing direct learning so that students understand the purpose of learning. This study aims to determine the application of the explicit instruction aided jobsheet in SMK Negeri 1 Petarukan , to determine the value of students before and after application of the explicit instruction model aided jobsheet, to determine the response of teachers and students to the application of the explicit instruction model aided jobsheet in SMK Negeri 1 Petarukan . This research is Classroom Action Research ( CAR). The subjects XI TKR 1 class student of SMK Negeri 1 Petarukan school year 2013/2014 the number of 38 students . The results showed that the application of the explicit instruction model aided jobsheet to improve study’s result of students of class XI TKR 1 SMK Negeri 1 Petarukan . This is evidenced by the increasing achievement of student study’s result with pre-cycle average of 63.45 , which is 77.13 first cycle , the second cycle is 82.87. While the percentage of completeness Minimum Criteria ( KKM ) reached 21.05 % in the pre cycle , 84.21 % in the first cycle , 92.11 % in the second cycle. Averages responses of teachers amount 83,93% as fine category and students responses amount 85,81% as very fine category.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PEMAHAMAN DIFERENSIAL DENGAN PERAGA DIFERENSIAL LIGHT EMITING DIODE (LED) Febrianto, Ryan; Suwahyo, Suwahyo; Supraptono, Supraptono
Automotive Science and Education Journal Vol 3 No 2 (2014): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui apakah pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan peraga diferensial LED dapat meningkatkan kompetensi pemahaman diferensial dengan menggunakan analisis butir soal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Pre-test Post-test Control Group Design. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar pada kedua kelompok. Hasil belajar siswa pada kelompok kontrol semula 59,20 menjadi 80,27 dengan peningkatan sebesar 35,6%. Pada kelompok eksperimen semula yaitu 59,07 menjadi 88,53 dengan peningkatan yang sebesar 49,8%. Ada pengaruh penggunaan peraga LED (Light Emiting Diode) diferensial terhadap nilai hasil belajar siswa dalam pelajaran chasis dan pemindahan, yaitu nilai hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan peraga lebih tinggi daripada nilai hasil belajar siswa yang diajar dengan metode ceramah biasa.The purpose of this study was to determine whether the learning is done using differential display LEDs can improve differential understanding of competence using analysis items. This study used an experimental method with pre-test research design Post-test Control Group Design. Results of data analysis showed that an increase in the average value of learning outcomes in both groups. Student learning outcomes in the control group was originally 59.20 to 80.27 with an increase of 35.6%. In the original experimental group is 59.07 to 88.53 with increase of 49.8%. There is a visual effect of using LED (Light Emiting Diode) to the differential value of student learning outcomes in subjects chassis and displacement, ie the value of the learning outcomes of students who are taught using visual higher than the value of the learning outcomes of students who are taught by regular lecture method.
PERANAN MODUL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN ANALISIS KERUSAKAN SISTEM REM ABS (ANTI-LOCK BRAKE SISTEM) Hermawan, Indra; -, Suwahyo; Sulistyo, Suratno Margo
Automotive Science and Education Journal Vol 2 No 2 (2013): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH LEBAR V-BELT PADA SISTEM CVT TERHADAP PERFORMA MESIN ardiansah, khafid; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 9 No 1 (2020): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini perkembangan dunia otomotif khususnya sepeda motor terus dikembangkan untuk mendapatkan kenyamanan dalam pengendalian. Produsen otomotif khususnya roda dua (sepeda motor) telah memproduksi kendaraan yang memakai sistem transmisi otomatis yang disebut dengan CVT (Continuously Variable Transmission) sistem. Sistem transmisi ini tidak menggunakan roda gigi namun memanfaatkan sistedem pulley and belt. Adanya variasi lebar belt yang dijual dipasaran mengindikasikan bahwa pemilihan jenis belt yang sesuai dapat memperbaiki performa dari kendaraan standar, dan ini yang mendasari terlaksananya tugas akhir kali ini. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Hasil yang didapat berupa data yang dihasilkan dari torsi dan daya pada sepeda motor Honda Vario Techno 125 cc ISS dengan menggunakan alat dynamometer dan tiap variasi lebar v-belt dilakukan pegujian sebanyak tiga kali untuk mendapat hasil rata-rata dari setiap lebar v-belt kemudian data tersebut dianalisis menjadi grafik. Hasil penelitian menggunakan dynotest menghasilkan torsi tertinggi pada putaran 2500 rpm, 3500 rpm, 4500 rpm, 5500 rpm, 6500 rpm, dan 7500 rpm, berturut-turut adalah 20,85 Nm, 17,47 Nm, 14,16 Nm, 11,28 Nm, 8,81 Nm, dan 6,96 Nm. Semua hasil uji tersebut menggunakan v-belt lebar 21.0 mm. Sedangkan hasil daya tertinggi pada putaran 2500 rpm, 3500 rpm, 4500 rpm, 5500 rpm, 6500 rpm, dan 7500 rpm berturut-turut adalah 7,3 HP, 8,6 HP, 9 HP, 8,76 HP, 8,1 HP, 7,34 HP. Semua uji tersebut menggunakan v-belt lebar 22.0 mm. Kesimpulan dari penelitian tersebut yaitu semakin lebar v-belt maka luas penampang belt menjadi lebih besar dan gaya cengkram belt pada sisi pulley lebih tinggi, lebar belt akan sulit masuk ke diameter terkecil dari pulley sehingga daya yang dihasilkan tinggi. Sebaliknya jika belt sempit, dapat dengan mudah masuk ke diameter pulley yang terkecil. Torsi pun jadi lebih tinggi, tetapi daya semakin rendah, karena gerakan V-belt menjadi terbatas, tidak bisa bergeser ke diameter yang lebih kecil di puli belakang. Kata Kunci: CVT, lebar V-Belt, pengaruh, transmisi otomatis, performa mesin, V-Belt.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KONTRUKSI RODA DAN BAN BERBASIS APLIKASI ANDROID DI SMK NEGERI 1 TENGARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Rohmana, Deka; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 9 No 2 (2020): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to develop learning media based on android applications on wheel and tire construction materials to determine the improvement of learning outcomes at SMK Negeri 1 Tengaran. The feasibility of learning media and student responses to the media developed. The development model in this study uses the ADDIE model. Based on the research results, the increase in the pretest-posttest average score was 18.89. T-test value tcount (6.00)> ttable (2.045). The increase in student learning outcomes obtained an average N-Gain test of 0.44 with moderate improvement criteria. Based on the results of the product feasibility test, the percentage of 83% for media experts and 85% for material experts was obtained, so that the Android application-based learning media met the very feasible category. Analysis of student responses obtained by 76% is in the very good category.
PENGARUH JARAK PENYEMPROTAN SPRAY GUN MERK MEIJI DAN KENTARO TERHADAP KUALITAS HASIL PENGECATAN DENGAN TIPE CAT SOLID Muhammad, Meda Idra; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 9 No 2 (2020): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jarak penyemprotan berpengaruh terhadap hasil pengecatan. Spray Gun merk Meiji dan Kentaro berpengaruh terhadap hasil pengecatan. Cat yang digunakan pada penelitian ini jenis polyurethane merk Blinken dengan thinner yang sejenis digunakan untuk mengetahui kekilapan dan kualitas hasil pengecatan. Variasi jarak penyemprotan 10 cm, 14 cm, 18 cm, 22 cm dan di uji kekilapan menggunakan glossmeter. Hasil penelitian bahwa jarak penyemprotan berpengaruh terhadap hasil pengecatan. Spray Gun berpengaruh tehadap kualitas pengecatan. Spray Gun merk Meiji pengkabutan cat lebih halus dibandingkan Spray Gun merk Kentaro maka Spray Gun Meiji mampu menghasilkan daya kilap terbaik. Berdasarkan pengujian kekilapan cat solid merk Blinken memiliki daya kilap dan kualitas hasil pengecatan cukup baik. Kekilapan terbaik menggunakan Spray Gun Meiji pada jarak penyemprotan 22 cm dengan hasil kekilapan 71.4 Gloss Unit. Spray Gun merk Kentaro mampu menghasilkan kekilapan terbaik pada jarak penyemprotan 18 cm dengan hasil kekilapan 64.3 Gloss Unit. Jarak penyemprotan yang terlalu dekat dapat menimbulkan lelehan (runs) dan apabila jarak penyemprotan telalu jauh mengakibatkan lapisan cat yang menempel pada panel menjadi berbintik dan kasar. Kata kunci : Spray Gun, Cat, Jarak Penyemprotan, Glossmeter
PENGARUH RASIO EPOXY PRIMER DENGAN THINNER TERHADAP KUALITAS DAYA LEKAT PENGECATAN DENGAN MENGGUNAKAN RUANG PENGERING (OVEN) Nurhakiki, Nurhakiki; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 9 No 2 (2020): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposisi campuran thinner dengan epoxy berpengaruh terhadap daya lekat hasil pengecatan. Thinner merupakan zat adiktif yang berfungsi sebagai pengencer pada cat. Proses pengeringan menggunakan oven didalam spray booth (ruang pengecatan). Suhu yang digunakan pada oven didalam spray booth 60ºC. Komposisi campuran epoxy dan thinner yang digunakan 1:0,5, 1:1, 1:1,5. Komposisi campuran epoxy dan thinner yang menghasilkan nilai daya lekat yang paling baik adalah perbandingan epoxy dan thinner 1:0,5 dan 1:1 dengan nilai rata rata GT 1 dibandingkan dengan perbandingan 1:1,5 yang memiliki nilai dibawahnya yaitu GT 2. Proses pengeringan menggunakan oven didalam spray booth dengan suhu 60ºC berpengaruh terhadap kualitas hasil pengecatan.
PENGARUH RASIO BINDER DENGAN CAT WATERBASE TERHADAP DAYA REKAT DAN KEKILAPAN CAT Sudaryono, Sudaryono; Suwahyo, Suwahyo
Automotive Science and Education Journal Vol 10 No 1 (2021): Automotive Science and Education Journal
Publisher : Automotive Science and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh rasio binder dengan cat waterbase terhadap daya rekat dan kekilapan cat. Binder. Binder bertugas merekatkan partikel-partikel pigmen kedalam lapisan film cat dan membuat cat merekat pada permukaan. Tipe binder dalam suatu formula cat menentukan banyak hal dari performa cat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan teknik analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukan jika rasio binder dengan cat waterbase mempengaruhi nilai daya rekat dan daya kilap hasil pengecatan. Nilai daya rekat tertinggi diperoleh pada campuran dengan perbandingan 5:1 yaitu menghasilkan nilai daya lekat GT 1. Nilai daya kilap tertinggi diperoleh pada campuran dengan perbandingan 4:1 yaitu menghasilkan nilai daya kilap 65,22 GU. Perbandingan rasio binder dengan cat waterbase yang paling baik digunakan dalam proses pengecatan yaitu campuran dengan perbandingan 4:1 yang memiliki nilai daya rekat yang cukup tinggi dan nilai daya kilap yang paling tinggi karena pengecatan berfungsi untuk memperbaiki nilai estetika kendaraan.