Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBASIS BUDAYA PENYELIDIKAN TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA
Astiti, Ni Putu Mia;
Ardana, I Ketut;
Wiarta, I Wayan
Journal of Education Technology Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (463.682 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda biasa yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 3,95 dengan dk = 67 dan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2,00. Dengan demikian, nilai thitung > ttabel. Selain itu, nilai rata â rata kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan lebih dari rata â rata siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan yakni (80,51 > 71,03). Dengan demikian, model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IV SDN GUGUS DEWI SARTIKA KECAMATAN DENPASAR SELATAN
Diantari, Kadek Ari;
Suniasih, Ni Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 1, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.422 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Cardterhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi (Quasi-Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling pada anggota populasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 4,00 dan dengan taraf signifikan 5% (dk = 86) diperoleh harga ttabel = 2,00 maka H0 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas IV yang mengikuti model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Card dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan ditolak, dan rerata kompetensi pengetahuan IPA yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Card, yaitu 82,27 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 71,77. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Cardterhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V
Adnyani, Ayu Mita;
Ardana, I Ketut;
Putra, I Ketut Adnyana
Journal of Education Technology Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.554 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan model sains teknologi masyarakat dan dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud berjumlah 113 siswa dari 3 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel kelas V B sebanyak 37 siswa dan kelas V A sebanyak 39 siswa. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 84,12 sedangkan rata-rata kelompok kontrol 69,95. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (84,12 lebih dari 69,95). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 39 â 2 = 74) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung lebih dari ttabel (6,270 lebih dari 2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan model sains teknologi masyarakat dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN PERMAINAN SNAKES AND LADDERS TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA
Maretayani, Ni Wayan;
Wiarta, I Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.631 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu (non-equivalent control group design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IIIA SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IIIA SD Negeri 10 Kesiman sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Data yang dikumpulkan adalah kompetensi pengetahuan matematika yang dianalisis dengan uji t. Berdasarkan analisis data dengan uji t diperoleh thitung = 3,61 > ttabel = 2,00 dengan dk = 89 dan taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders lebih dari rata-rata siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders (72,77 > Â 62,67). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Pertiwi, Ni Luh Citra;
Wiarta, I Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (306.562 KB)
|
DOI: 10.23887/jet.v3i2.21707
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto, korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018 yang banyaknya 165 orang. Sampel diambil dari populasi dengan menggunakan teknik sampling proporsional dan random sampling dan banyak sampel dari populasi ini adalah 114 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil dari pengisian angket tentang adversity quotient (AQ), sedangkan data tentang hasil belajar matematika didapat melalui pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analaisis korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika sebesar rxy = 0,537 dan rtabel = 0,184 (0,537 > 0,184) dan koefisien determinasi sebesar 28,84%, serta thitung = 6, 738 dan ttabel = 1,981 (6, 738 > 1,981) dengan df = 112, uji dua pihak pada taraf signifikansi 5%. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya teori dan sumber untuk penelitian yang sejenis.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE BERBASIS BUDAYA PENYELIDIKAN TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA
Astiti, Ni Putu Mia;
Ardana, I Ketut;
Wiarta, I Wayan
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 2 (2017): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v1i2.11744
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 344 siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda biasa yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 3,95 dengan dk = 67 dan taraf signifikansi 5% diperoleh ttabel = 2,00. Dengan demikian, nilai thitung > ttabel. Selain itu, nilai rata – rata kompetensi pengetahuan IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan lebih dari rata – rata siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan yakni (80,51 > 71,03). Dengan demikian, model pembelajaran children learning in science berbasis budaya penyelidikan berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017.
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBANTUAN MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA SISWA KELAS V
Adnyani, Ayu Mita;
Ardana, I Ketut;
Putra, I Ketut Adnyana
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 2 (2017): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v1i2.11746
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan model sains teknologi masyarakat dan dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud berjumlah 113 siswa dari 3 kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh sampel kelas V B sebanyak 37 siswa dan kelas V A sebanyak 39 siswa. Data kompetensi pengetahuan IPA dikumpulkan menggunakan tes objektif pilihan ganda biasa, kemudian dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen yaitu 84,12 sedangkan rata-rata kelompok kontrol 69,95. Hal ini berarti rata-rata kelompok eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelompok kontrol (84,12 lebih dari 69,95). Berdasarkan hasil analisis uji-t dengan derajat kebebasan (dk = 37 + 39 – 2 = 74) pada taraf signifikansi 5% diperoleh thitung lebih dari ttabel (6,270 lebih dari 2,000) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA yang dibelajarkan menggunakan pendekatan saintifik berbantuan model sains teknologi masyarakat dan yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 Ubud Tahun Pelajaran 2016/2017.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN PERMAINAN SNAKES AND LADDERS TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN MATEMATIKA SISWA
Maretayani, Ni Wayan;
Wiarta, I Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 2 (2017): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v1i2.11747
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu (non-equivalent control group design). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IIIA SD Negeri 3 Kesiman sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IIIA SD Negeri 10 Kesiman sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Data yang dikumpulkan adalah kompetensi pengetahuan matematika yang dianalisis dengan uji t. Berdasarkan analisis data dengan uji t diperoleh thitung = 3,61 > ttabel = 2,00 dengan dk = 89 dan taraf signifikansi 5% maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata kompetensi pengetahuan matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders lebih dari rata-rata siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders (72,77 > 62,67). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran problem solving berbantuan permainan snakes and ladders berpengaruh terhadap kompetensi pengetahuan matematika siswa kelas III SD Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Timur tahun pelajaran 2016/2017
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP KOMPETENSI PENGETAHUAN IPA KELAS IV SDN GUGUS DEWI SARTIKA KECAMATAN DENPASAR SELATAN
Diantari, Kadek Ari;
Suniasih, Ni Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol. 1 No. 3 (2017): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v1i3.12505
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Cardterhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas V SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah desain eksperimen kuasi (Quasi-Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling pada anggota populasi. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode tes. Data yang dikumpulkan berupa nilai kompetensi pengetahuan IPA yang dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian berdasarkan analisis data, diperoleh thitung = 4,00 dan dengan taraf signifikan 5% (dk = 86) diperoleh harga ttabel = 2,00 maka H0 yang menyatakan tidak terdapat perbedaan yang signifikan kompetensi pengetahuan IPA antara siswa kelas IV yang mengikuti model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Card dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di SDN Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan ditolak, dan rerata kompetensi pengetahuan IPA yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Card, yaitu 82,27 dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, yaitu 71,77. Dengan demikian, dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran Time Token berbantuan media Question Cardterhadap kompetensi pengetahuan IPA siswa kelas IV Gugus Dewi Sartika Kecamatan Denpasar Selatan.
HUBUNGAN ANTARA ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Pertiwi, Ni Luh Citra;
Wiarta, I Wayan;
Ardana, I Ketut
Journal of Education Technology Vol. 3 No. 2 (2019): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jet.v3i2.21707
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto, korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018 yang banyaknya 165 orang. Sampel diambil dari populasi dengan menggunakan teknik sampling proporsional dan random sampling dan banyak sampel dari populasi ini adalah 114 orang. Data yang dikumpulkan adalah hasil dari pengisian angket tentang adversity quotient (AQ), sedangkan data tentang hasil belajar matematika didapat melalui pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analaisis korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika sebesar rxy = 0,537 dan rtabel = 0,184 (0,537 > 0,184) dan koefisien determinasi sebesar 28,84%, serta thitung = 6, 738 dan ttabel = 1,981 (6, 738 > 1,981) dengan df = 112, uji dua pihak pada taraf signifikansi 5%. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara adversity quotient (AQ) dengan hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya teori dan sumber untuk penelitian yang sejenis.