Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN KUANTUM BERBANTUAN CD INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN BUSUNGBIU ., Kadek Anggun Ilhami; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum berbantuan CD Interaktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Busungbiu Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Busungbiu tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 8 kelas. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD N 3 Bengkel dengan jumlah siswa 32 orang dan kelas V SD N 3 Umejero dengan jumlah siswa 27 orang, yang ditentukan dengan teknik random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran kuantum berbantuan CD Interaktif dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 6,25 dan ttab = 2,000. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pembelajaran kuantum berbantuan CD Interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Busungbiu, tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : CD Interaktif, hasil belajar, pembelajaran kuantum The aim of the research is determine the differences of the science learning result among students who learnt by using quantum teaching based on Interactive CD and students who learnt by using conventional teaching in fifth grade elementary school students in cluster III Busungbiu district in 2013/2014 school year. The research was quasi experiment with post test only control group design. The population was fifth grade in cluster III Busungbiu district in 2013/2014 school year which consists of 8 classes. The sample of this research were fifth grade students in SD N 3 Bengkel which consisted of 32 students and fifth grade students in SD N 3 Umejero which consisted of 27 students, involved by random sampling technique. The instrument of this research is test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistic (t-test). The result of the analyses showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using quantum teaching based on Interactive CD and students who learnt by using conventional teaching, with the value of tcount = 6,25 and ttabel = 2,000. That’s mean tcount greater than ttable (tcount > ttable). Based on the result, can be concluded that quantum teaching based on Interactive CD influence the science learning result in fifth grade cluster III Busungbiu distric in 2013/2014 school year.keyword : Interactive CD, learning result, quantum teaching
PENGARUH MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KLS V SD DI GUGUS III KECAMATAN TAMPAKSIRING ., I Komang Wardika; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran examples non examples; 3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring yang berjumlah 5 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanding berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Pejeng Kaja berjumlah 27 orang. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uj-t independent). Hasil analisis menunjukan bahwa perbedaan rata-rata skor hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu X ̅ = 21,11 >X ̅ =17,35. Dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 4,302 >ttabel(α=0,05) = 2,021. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar IPA, model pembelajaran examples non examples, model konvensional This research aimed to: (1) to described the science learning outcomes of students who take conventional model; (2) to described the science learning outcomes of students who take examples non examples model; (3) to determine the science learning outcomes differences between students who were thaught by used examples non examples model and conventional learning model in fifth grade elementary school students in cluster III Tampaksiring district Gianyar regency 2013/2014 school year. The research was a quasi-experiment. The population was fifth grade in cluster III Tampaksiring district consisted of 5 classes. The samples of this research were fifth grade in SDN 1 Sanding were 23 students and SDN 2 Pejeng Kaja were 27 students. The instrument of this researh is test instrument. Data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). The results showed that a description of the result of science learning in the experimental group scores tend to be high then of the students in control group (X ̅ = 21,11 >X ̅ = 17,35). There are differences science learning outcomes of students who learning with examples non examples model project based assessment and students who learnt with conventional learning model, with the value of tcount = 4,302 > ttab = 2.021. Based on the result, can be concluded that examples non examples model significant effect on student learning outcomes in science learning compared with conventional learning models. keyword : science learning outcomes, examples non examples models, conventional models
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAME TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA FLIP CHART TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Made Agustini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Kadek Suartama, S.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media flip chart dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus IX Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian adalah seluruh SD yang ada di gugus IX Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian diambil dengan teknik random sampling yang berjumlah 54 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media flip chart dan yang belajar dengan model pembelajaran konvensional dengan thitung > ttabel (thitung = 4,181 > ttabel = 2,021). Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media flip chart berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar,media flip chart, model TGT. This study aims to determine the difference between students’ science learning outcomes taught by TGT learning model assisted with flip chart media compared to students taught by conventional learning method of the fifth grade students of elementary school in district IX of Buleleng Regency, in the academic year of 2013/2014. This research is a quasi experimental study. The study population of the study was the entire fifth grade elementary schools in the district IX of Buleleng Regency. The samples of this research involved by random sampling, consisted of 54 person. The results of analyses research showed that there were differences of the science learning result among students who learnt by using TGT learning model assisted with flip chart media and the students who learnt by using conventional model with the value of tacount 4,181>ttable 2,021. This proves that the TGT learning model assisted flip chart media flip chart significant effect on student learning outcomes in science learning compared with conventional learning models.keyword : flip chart media, learning outcomes, TGT model.
PENGARUH MODEL ICI (INTERACTIVE CONCEPTUAL INSTRUCTION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NEGERI DI GUGUS 2 KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Komang Desy Ari Kusumayani; ., Drs. Dewa Nyoman Sudana,M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas IV SD Negeri di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain posttest-only control group design. Populasi penelitian adalah semua SD yang ada di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan khususnya siswa kelas IV yang berjumlah 219 orang, sedangkan sampel penelitian adalah SDN 5 Kubutambahan dan SDN 6 Kubutambahan sebanyak 60 orang yang diambil secara random sampling, yaitu dengan mencampur subjek-subjek dalam populasi sehingga semua subjek dianggap sama untuk memperoleh kesempatan dipilih menjadi anggota sampel. Data tentang prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) yaitu 19,70 yang berada pada kategori tinggi, (2) siswa yang belajar menggunakan model konvensional yaitu 14,70 yang berada pada kategori sedang, dan (3) terdapat perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran ICI (Interactive Conceptual Instruction ) dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas IV pada SD Negeri di Gugus 2 Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2013/2014, hal ini ditunjukkan oleh thitung 5,74 > ttabel 2,000 yang berarti model pembelajaran model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) menunjukan prestasi belajar yang lebih baik daripada model konvensionalKata Kunci : Model ICI, prestasi belajar This study aims to determine the differences between the social studies achievement of students who learned with using the model of ICI (Interactive Conceptual Instruction ) with students who learned with the conventional model of learning in fourth grade elementary students in Cluster 2 Elementary School District of Kubutambahan . Is classified as a quasi-experimental study ( quasi experiment ) with posttest design - only control group design . The study population was all elementary schools in the District Cluster 2 Kubutambahan especially fourth graders totaling 219 people , while the sample is SDN and SDN Kubutambahan 5 6 Kubutambahan many as 60 people were taken by random sampling , ie by mixing the subjects in the population so that all subjects considered together to obtain a sample selected opportunity . Data collected on student achievement tests . The collected data was analyzed by descriptive and inferential statistical analysis ( t-test ) . The results showed that : ( 1 ) the average score obtained by the students who are learning using learning model model of ICI (Interactive Conceptual Instruction ) is 19.70 that are in the high category , ( 2 ) students who learn using conventional models , namely 14 , 70 who are in the medium category , and ( 3 ) there is a significant difference in learning achievement between groups of students who are learning using learning model ICI (Interactive Conceptual Instruction ) and a group of students who are taught using the conventional model in social studies fourth grade students in elementary country in Cluster 2 Kubutambahan District of Academic Year 2013/2014 , this is indicated by 5.74 t count > t table 2.000 which means learning model ICI models (Interactive Conceptual Instruction ) shows the learning performance is better than conventional models.keyword : Model of ICI, learning achievement
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3772

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan 1)untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng, 2)untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng, 3)untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajar Problem Based Learning (PBL) dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 102 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sarimekar yang berjumlah 25 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Nagasepaha yang berjumlah 25 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t polled varians). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,22 lebih besar dari ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 36,82 lebih besar dari rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol, yaitu 28,2. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Model Pembelajaran Problem Based Learning, hasil belajar IPA ABSTRACT This research aimed to know the 1)difference of result in studying IPA between students who were taught by using Strategy conventional grade students in first semester of SD Group XIV in academic year 2013/2014 in Buleleng Sub district, 2) difference of result in studying IPA between students who were taught by using Strategy Problem Based Learning grade students in first semester of SD Group XIV in academic year 2013/2014 in Buleleng Sub district, 3)difference of result in studying IPA between students who were taught by using Strategy Problem Based Learning and students who were taught by using conventional strategy. This research was a quasi-experimental research. The population of this research were 102 fifth grade students in first semester of SD Group XIV in academic year 2013/2014 in Buleleng Sub district. The sample were 25 fifth grade students of SDN 1 Sarimekar as experimental class and 25 fifth grade students of SDN 1 Nagasepaha as control class. The data were obtained by using a test in form of essay test. The data obtained were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis (t-test polled variants). Based on result, it was obtained the mean score for the experimental class was 36.82 and the mean score for control class was 28.02. From the result of analyzing data, it was obtained that Tobserved = 5.22 is is bigger than Ttabel (on 5% significant level) = 2.000, so the result showed that there is significant difference between students who were taught by using Strategy Problem Based Learning and those who were taught by using conventional strategy students in first semester of SD Group XIV in academic year 2013/2014 in Buleleng Sub district. keyword : Taught by using Problem Based Learning , result in studying IPA
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Bassed Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Semester 1 SD Gugus Belantih Kecamatan Kintamani ., I Komang Brata; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Bassed Learning dan model pembelajaran Konvensional di kelas IV Semester I Sekolah Dasar Gugus Belantih Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas iv di sd gugus belantih tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 4 sekolah dengan jumlah siswa 134 orang. Sampel penelitian terdiri atas 2 kelas dengan jumlah siswa 56 orang yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data hasil belajar siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian hasil belajar menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran problem bassed learning dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 46 dan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 25. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD No. 1 Belantih yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru matematika di SD No. 2 Belantih agar melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning.Kata Kunci : model pembelajaran problem bassed learning, hasil belajar This study aimed to examine differences in learning outcomes between students who are learning mathematics by using a model of learning problem-bassed Conventional Learning and teaching model in class IV Semester Primary School Cluster Belantih Kintamani District Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with Post -test Only Control Group Design. The study population was all students in the class iv sd Belantih cluster school year 2013/2014 which is comprised of 4 schools with 134 students . The study sample consisted of 2 classes with 56 students the number of which is determined by simple random sampling. Student learning outcomes data in this study were collected with the achievement test. Data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential analysis. The results indicate that the learning outcomes are significant differences in learning outcomes between students who are taught using learning bassed Learning Model problem with the average score was 46 and the learning outcomes of conventional learning model with an average score of 25 learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the results of learning mathematics No. fourth grade student 1 Belantih given learning problem by using a model of learning is better than learning bassed mathematics learning outcomes of students who received conventional learning. Therefore, the authors suggest to teachers of mathematics in elementary school No. 2 Belantih order to implement learning by using learning models bassed learning problem.keyword : learning models bassed problem learning , learning outcomes
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif dengan Setting Kelompok Belajar Kompetitif terhadap Keterampilan Proses IPA Kelas V ., Ni Made Rini Anggraeni; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses IPA yang signifikan antara kelompok siswa di Gugus 3 Kecamatan Buleleng yang mengikuti pembelajaran model generatif dengan setting kelompok belajar kompetitif terhadap kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah kelas V SD di Gugus 3 Kecamatan Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 5 Jinengdalem dan SD No. 1 Poh Bergong. Data keterampilan proses sains diperoleh melalui tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 6,583 dan ttabel = 2,000 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel. Dan dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 42,19 dan kelompok kontrol berada pada kategori sedang dengan M = 31,92. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran generatif dengan setting kelompok belajar kompetitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus 3 Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : generatif, kelompok belajar kompetitif, keterampilan proses sains. The purpose of this research is to recognize the difference significant science process skills among groups of students in Gugus 3 Buleleng which follows generative learning model with a competitive group settings and the students who followed the conventional model learning 2013/2014 period. This research is a Quasi Experimental Research and using the post - test only control group design. The study population is a fifth grade elementary school in Gugus 3 Buleleng in 2013/2014 period. The sample is a fifth grade students of SD No. 5 Jinengdalem and SD No. 1 Poh Bergong . The data of science process skills acquired through science process skills test. The data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and t-test . The results showed that tarithmetic is 6.583 and the ttable is 2.000 (5% significance level). This means tarithmetic more than ttable. And the average post-test results of science process skills, note that the experimental group is at extremely high category with M = 42.19 and control groups in middle category with M = 31.92. So, it can be concluded that the generative learning model with a competitive group settings affect learning science process skills of fifth grade students of elementary schools in the Gugus 3 Buleleng 2013/2014 period.keyword : generative, competitive learning groups, science process skills.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SD GUGUS XI KEC. BULELENG, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., Ni Made Putri Sulistiantini; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus XI Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No. 3 Kampung Anyar sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 20 orang siswa dan SD No. 1 Kampung Bugis sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 23 orang siswa. Data hasil keterampilan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil keterampilan membaca pemahaman antara siswa yang belajar dengan menggunakan model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,45 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 20 + 23 = 43 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) berpengaruh terhadap hasil keterampilan membaca pemahaman. Kata Kunci : model pembelajaran CIRC, keterampilan membaca pemahaman This study aims to determine the differenced of reading skills comprehension.between wich student by used CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student wich studied by used convensional learning. This research as an actual (quasi experimental) with the design of post-test only control group design. The population of research is elementary school of five grade the Buleleng District in the academic year 2013/2014. The sample used by cluster sampling technique and geted by elementary school of number three of Kampung Anyar as experiment groups has amounts to twenty students from elementary number one of Kampung Bugis as a control group has twenty three of students. The proceeds of reading control the student together by use the easy test. The data to be analyzed used by technique statistics of descriptive and inferential statistics (t-test). The pruits of research to be find the significant different about CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method and student use learning by convensional. That analyzed have pattern of tarithematic = 6,45 and ttable = 2,02 for db = n1 + n2 = 20 +23 = 43 by significant 5%. By according examine cratiria, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. In this case CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method has an influence toward the result of reading skills comprehension. keyword : CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) method, reading skills comprehension
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERBASIS KEARIFAN LOKAL TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA ., Kadek Dwi Suarnaya; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V semester ganjil di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 256 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Anturan yang berjumlah 36 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 3 Kalibubuk yang berjumlah 34 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 5,94 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha dan kelompok yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 22,11 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 15,38, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tandur berbasis kearifan lokal tri kaya parisudha berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : model pembelajaran tandur, hasil belajar IPA This research purpose were to know the differences of science’s learning result between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. The type of this research was a quasi experiment. Population of this research was grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014 which amounts to 256 students. The sample of this study was fifth grade students in SD Negeri 3 Anturan amounting to 36 students as experimental class and fifth grade students of SD Negeri 3 Kalibubuk amounting to 34 people as the control class. Science students learning outcome data were collected with a multiple choice test instrument. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). Based on the analysis of data, obtained t arithmetic = 5,94 dan ttable (at the 5% significance level) = 2,000. That mean tarithmetic > ttable so it can be interpreted that there is there are differences in learning outcomes IPA between students who learnt by tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha and students who learnt using conventional learning model. Viewed from the results of the calculation of average science learning outcomes experimental group was 22.11 higher than the average results of science learning control group was 15.38, so it can be concluded that the application of tandur learning model based on local wisdom tri kaya parisudha influence on students' learning outcomes in science’s in grade fifth students Cluster XV District of Buleleng, Buleleng regency in academic year 2013/2014. keyword : tandur learning model, science’s learning result
Penerapan Pembelajaran Terpadu Tipe Connected Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Kelas VI Semester I Di SD N 2 Panji Anom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015 ., I Komang Mayun Yuliana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4818

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah diterapkan model pembelajaran terpadu tipe connected pada siswa kelas VI semester I SD N 2 Panji Anom tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD N. 2 Panji Anom. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini penunjukkan bahwa Model pembelajaran terpadu tipe connected dalam mata pelajaran IPA telah dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat diketahui dari hasil penelitian yang dilakukan di siklus I dan II bahwa ada peningkatan nilai rata-rata siswa yaitu, siklus I nilai rata-rata siswa 66,30 setelah di siklus II mengalami peningkatan menjadi 80,18. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran terpadu tipe connected sudah berhasil memecahkan masalah hasil belajar siswa kelas VI SD N 2 Panji Anom Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2014/2015.Kata Kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, hasil belajar IPA. This study aimed to determine the improvement of science learning outcomes after the implementation of integrated learning model in connected type to the first semester of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom in the academic year 2014/2015. This study was designed as an action research. The subject of this study was sixth grade students of SD N 2 Panji Anom. This research was conducted by using the test method. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The results of this study showed that the appointment of an integrated learning of connected type in science has been able to improve students’ learning outcomes of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom. It can be seen from the results of this research conducted in cycles I and cycles II. It showed that there is an increase in the average value of students, in the first cycle of the average is 66.30 after that the second cycle increased to 80.18. It is proved that the type of connected integrated learning has successfully solved the problem of learning outcomes of sixth grade students in SD N 2 Panji Anom Sukasada Buleleng Regency in the academic year 2014/2015.keyword : integrated learning model type connected, science learning outcomes.
Co-Authors ., Alifia Nur Safira ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dean Putra Adoe ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Gede Sidi Mandi Artana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Kadek Yudiasa ., I Made Deni Gunarsa ., I Putu Bayu Adi Permana ., I Putu Dodik Anggariana ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Karma ., Kadek Agus Astraman ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Kadek Ayuning Raresik ., Ketut Agus Artawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Agus Darmawan ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Sandiyani ., Made Puspa Astarini ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Puspa Wahyuni ., Ni Ketut Januarti ., Ni Ketut Ratna Kusuma Dewi ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Suandewi ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Mika Leni k ., Rima Isti Navisha ., Tia Sasriya Adiasih, Made Marta Adiasih, Made Marta Ardika, Ngurah Putu Arsita, Diana Rai Astuti, Ni Komang Gina Atun, Ria Syafa Buana Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Nyoman Sudana Dewi, Luh Saka Nirmala Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dumaini, Ni Kd. Depi Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Arya Surya Wangsa I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Wahyu Suwela Antara I Gede Yoga Ariana I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Made Pandita Utama I K Sudarma I Kadek Ari Indrawan I Kadek Suartama I Ketut Gading I Ketut Rudiangga . I Komang Aditya Sadewa I Komang Brata . I Komang Mayun Yuliana . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Wardika . I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Suarjana I Made Tegeh I Putu Mas Dewantara I Wayan Deni Perdana Putra I Wayan Gunawan . I WAYAN MULIANA . I Wayan Radiarta Wiguna . I Wayan Widiana Ignatius I Wayan Suwatra Ikrima Maulida Indrawan, I Kadek Ari Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Jummita Jummita Jummita Jummita Jummita, Jummita Kadek Anggun Ilhami . Kadek Dwi Suarnaya . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Komang Sujendra Diputra Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Kristya, Komang Ming Kusmayani, Made Era Liniasari, Anak Agung Ayu Made Luh Saka Nirmala Dewi M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Made Indah Prabanitha Made Sumantri Made Wirama . Mugi Rahayu Ndara Tanggu Rendra Ngurah Putu Ardika Ni Ketut Suarni Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Winda Ni Made Agustini . Ni Made Ary Siswanti Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rini Anggraeni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Rapianingsih Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Pandita Utama, I Gusti Made Paramita, Ni Putu Priska Perdana Putra, I Wayan Deni Prabanitha, Made Indah Pramesti, Putu Desta Priyandana, I Wayan Putra Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Desta Pramesti Putu Ersa Septiani Putu Rahayu Ujianti Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Rapianingsih, Ni Nyoman Tri Renda, Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Rianti, Ni Made Elpina Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Buana Sadewa, I Komang Aditya Sariani, Ni Luh Ayu Sariani, Ni Luh Ayu Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani, Putu Ersa Siswanti, Ni Made Ary Suartawan, I Dewa Gede Sudarma, I K Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sukmana, I Wayan Ilia Yuda sukmana, wayan ilia yuda Sutiani, Kadek Sutiani, Kadek Tanggu Renda Utami, Gusti Ayu Istya Wangsa, Gusti Ngurah Arya Surya Wayan Arini Wiarsini, Wiarsini Widiana, I Komang Widyaningsih, Ida Ayu Tri Winawatiningsih, Gusti Ayu Winda, Ni Komang