Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ari Wariani; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar di kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang banyaknya 202 orang siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Banyuning dan SD N 2 Banyuning yang berjumlah 77 orang siswa. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar (thitung lebih besar dari ttabel) dengan db = 75 dan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA yang signifikan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : snowball throwing, gambar dan hasil belajar This research aims to know the difference that significant of the result in science learning between the students who are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the Snowball Throwing learning model using media picture. In Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict. The population of this research is students in Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict are 202 students. The sample of the research is the students of grade V SD N 5 Banyuning and SD N 2 Banyuning which amounted to 77 students. Data on science learning outcomes were collected by instruments in the form of regular multiple choice test. The data of the results of science learning are collected with the instrument of multiple choice test. The data are analyzed using the t-test. The result of the research shows that there are the significant difference of sciene learning between the students that are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the snowball throwing learning model using media picture (tcount is greater than ttable) with db = 75 and the standard significant = 5%. This means that there is an influence of cooperative learning model of Snowball Throwing learning model using media picture on significant learning outcomes of IPA in grade V of elementary school in Gugus I Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency.keyword : snowball throwing, picture, and the result of the study
PENGARUH MODEL EXAMPLES NON EXAMPLES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KLS V SD DI GUGUS III KECAMATAN TAMPAKSIRING ., I Komang Wardika; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; 2) mendeskripsikan hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran examples non examples; 3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Tampaksiring yang berjumlah 5 kelas. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Sanding berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Pejeng Kaja berjumlah 27 orang. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes hasil belajar IPA. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uj-t independent). Hasil analisis menunjukan bahwa perbedaan rata-rata skor hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu X ̅ = 21,11 >X ̅ =17,35. Dengan menggunakan uji-t diperoleh hasil thitung = 4,302 >ttabel(α=0,05) = 2,021. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran examples non examples dan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Kata Kunci : hasil belajar IPA, model pembelajaran examples non examples, model konvensional This research aimed to: (1) to described the science learning outcomes of students who take conventional model; (2) to described the science learning outcomes of students who take examples non examples model; (3) to determine the science learning outcomes differences between students who were thaught by used examples non examples model and conventional learning model in fifth grade elementary school students in cluster III Tampaksiring district Gianyar regency 2013/2014 school year. The research was a quasi-experiment. The population was fifth grade in cluster III Tampaksiring district consisted of 5 classes. The samples of this research were fifth grade in SDN 1 Sanding were 23 students and SDN 2 Pejeng Kaja were 27 students. The instrument of this researh is test instrument. Data were analyzed using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). The results showed that a description of the result of science learning in the experimental group scores tend to be high then of the students in control group (X ̅ = 21,11 >X ̅ = 17,35). There are differences science learning outcomes of students who learning with examples non examples model project based assessment and students who learnt with conventional learning model, with the value of tcount = 4,302 > ttab = 2.021. Based on the result, can be concluded that examples non examples model significant effect on student learning outcomes in science learning compared with conventional learning models. keyword : science learning outcomes, examples non examples models, conventional models
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif dengan Setting Kelompok Belajar Kompetitif terhadap Keterampilan Proses IPA Kelas V ., Ni Made Rini Anggraeni; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses IPA yang signifikan antara kelompok siswa di Gugus 3 Kecamatan Buleleng yang mengikuti pembelajaran model generatif dengan setting kelompok belajar kompetitif terhadap kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dan menggunakan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah kelas V SD di Gugus 3 Kecamatan Buleleng pada tahun pelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No. 5 Jinengdalem dan SD No. 1 Poh Bergong. Data keterampilan proses sains diperoleh melalui tes keterampilan proses sains. Data dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 6,583 dan ttabel = 2,000 (taraf signifikasi 5%). Hal ini berati thitung > ttabel. Dan dari rata-rata hasil post-test keterampilan proses sains, diketahui bahwa kelompok eksperimen berada pada kategori sangat tinggi dengan M = 42,19 dan kelompok kontrol berada pada kategori sedang dengan M = 31,92. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran generatif dengan setting kelompok belajar kompetitif berpengaruh terhadap keterampilan proses sains siswa kelas V SD di gugus 3 Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci : generatif, kelompok belajar kompetitif, keterampilan proses sains. The purpose of this research is to recognize the difference significant science process skills among groups of students in Gugus 3 Buleleng which follows generative learning model with a competitive group settings and the students who followed the conventional model learning 2013/2014 period. This research is a Quasi Experimental Research and using the post - test only control group design. The study population is a fifth grade elementary school in Gugus 3 Buleleng in 2013/2014 period. The sample is a fifth grade students of SD No. 5 Jinengdalem and SD No. 1 Poh Bergong . The data of science process skills acquired through science process skills test. The data were analyzed using descriptive statistical analysis techniques and t-test . The results showed that tarithmetic is 6.583 and the ttable is 2.000 (5% significance level). This means tarithmetic more than ttable. And the average post-test results of science process skills, note that the experimental group is at extremely high category with M = 42.19 and control groups in middle category with M = 31.92. So, it can be concluded that the generative learning model with a competitive group settings affect learning science process skills of fifth grade students of elementary schools in the Gugus 3 Buleleng 2013/2014 period.keyword : generative, competitive learning groups, science process skills.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD DI GUGUS I KECAMATAN TEGALLALANG ., I Wayan Muliana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakanmodel pembelajaran jigsaw dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa SD kelas V di gugus I Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 127 orang siswa sedangkan sampelnya adalah SDN 1 Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 5 Tegallalang sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 72 orang siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes objektif. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajaran menggunakan model pembelajaran jigsaw berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thit> ttab dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran jigsaw berbantuan media gambar berada dalam kriteria tinggi sedangkan skor rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada dalam kriteria sedang. Jadi, model pembelajaran jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa SD kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Jigsaw, hasil belajar, IPA This research aims to know the difference in the results of studying natural sciences among groups of students taught using instructional model jigsaw with a group of students who are taught using conventional learning model. This type of research is quasi experiment with non-equivalent control group posttest only design. This research population is students of class V in cluster I district of Tegallalang totalling 127 students whereas sampelnya is SDN 1 Tegallalang as experimentation and SDN 5 Tegallalang as a control group of 72 students. Results data study natural science collected by the method of objective tests. Data analysis using t-test did not correlate. The results showed that there is a difference in the results of studying natural sciences among groups of students taught using model assisted jigsaw learning media pictures with groups of students taught with the use of conventional models. It is known from the results of the analysis of hypothesis test with-t, thit > ttab and an average score of students who learn learning media-aided jigsaw model images are in high criteria while an average score of groups of students taught with the conventional learning models are in the criteria are. Thus, the jigsaw learning model has an effect on the learning outcomes of science in grade V elementary students in Gugus I District of Tegallalang Gianyar year 2016/2017.keyword : Jigsaw, the results of the study, natural sciences.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS III ., I Putu Dodik Anggariana; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study pada siswa kelas III SDN Paket Agung. Populasi penelitian adalah kelas III di SDN Paket Agung Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 80 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas III SDN 1 Paket Agung yang berjumlah 39 siswa dan kelas III SDN 2 Paket Agung yang berjumlah 41 siswa. Data skor hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok eksperimen adalah 15,46 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok kontrol adalah sebesar 8,78. Ketiga hipotesis penelitian diuji dengan taraf signifikansi 5%. Setelah dilakukan perlakuan pada kelas eksperimen didapatkan Fhitung dari uji-t yaitu sebesar 14,494. Hal ini membuktikan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study pada siswa kelas III SDN Paket Agung. Kata Kunci : Based Learning, Lesson Study, uji-t This research aimed to know the differences in the mathematics outcomes between groups of students that learned with Problem Based Learning by Lesson Study model and groups of students that learned without Problem Based Learning by Lesson Study in the third grade students in elementary school cluster eighth district of Buleleng. The research population is a third class in eighth cluster district of Buleleng in the academic year 2016/2017, amounting to 80 students. The research sample is fourth class in elementary school 1 Paket Agung amounting to 39 students and fourth class in elementary school 2 Paket Agung, amounting to 41 students. The mathematics outcomes score data collected by multiple choice-test instrument. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that average scores of mathematics outcomes the experimental group was 15,46 higher than the average score of mathematics outcomes the control group amounted to 8,78. These three research hypotheses were tested with a significance level of 5%. After gived treatment in experiment class be obtained of Fcount = 14,494.. This proves that, existed differences mathematics outcomes between groups of students that learned with Problem Based Learning by Lesson Study model and groups of students that learned without Problem Based Learning by Lesson Study in the third grade students in elementary school cluster eighth district of Buleleng. keyword : Based Learning, Lesson Study, t-test
PENERAPAN TEAM ACCELERATED INSTRUCTION BERBANTUAN PETA KONSEP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS V ., Made Puspa Astarini; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SDN 2 kelas V semester II tahun pelajaran 2015/2016 di Desa Batuaji Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan dalam pembelajaran IPA setelah penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction berbantuan media peta konsep. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Batuaji, Tahun Pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 10 orang. Objek dalam penelitian ini adalah hasil belajar. Data hasil belajar dikumpulkan dengan mengadakan tes akhir di setiap siklus. Data hasil belajar dianalisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Accelerated Instruction berbantuan media peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SDN 2 Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan tahun Pelajaran 2015/2016. Hal ini berdasarkan analisis data yang telah dilakukan menunjukkan persentase rata-rata hasil belajar dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata hasil belajar IPA siswa adalah 14,40 dengan persentase rata-rata 72% (kriteria cukup). Pada siklus II, rata-rata hasil belajar IPA meningkat menjadi 17% dengan persentase rata-rata 85% (kriteria tinggi), dengan demikian tingkat hasil belajar siswa dari siklus I sampai pada hasil siklus II menunjukkan peningkatan sebesar 13%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran team accelerated instruction berbantuan media peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V di SDN 2 Batuaji tahun pelajaran 2015/2016.Kata Kunci : hasil belajar, media concept mapping, model TAI This study aims to find an increase in learning outcomes IPA by applying the learning model of media-assisted team accelerated instruction concept mapping on fifth grade students in the academic year 2015/2016 in SDN 2 Batuaji, Kerambitan, Tabanan. This type of research is classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of stages planning, action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fifth grade students at SDN 2 Batuaji academic year 2015/2016 of 10 people. The object of this study was the increase in learning outcomes IPA. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis methods. The results showed that there was an increase percentage activity of learning and learning outcomes IPA on fifth grade students at SDN 2 Batuaji. In the first cycle, the average percentage of learning outcomes obtained by 72% IPA (medium). In the second cycle the average percentage of IPA learning outcomes obtained by 85% (high). Quality IPA learning outcome in the first cycle and the second cycle of 13%. Based on the results it can be concluded that the application learning model of media-assisted team accelerated instruction cincept mapping can increase the learning outcomes IPA on fourth grade SDN 2 Batuaji academic year 2015/2016. keyword : team accelerated instructin, media concept mapping, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN LKS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV ., I Wayan Karma; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus IX Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 238 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SDN. 6 Songan yang berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SDN 9 Songan yang berjumlah 38 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,29 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 1,993. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Dari rata-rata ( ) hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 23,82 dan kelompok kontrol adalah 17,42. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD berbantuan LKS menyebabkan perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus IX Kecamatan Kintamani.Kata Kunci : model kooperatif tipe STAD, hasil belajar IPA This study aims to determine differences in science learning outcomes between groups of students who follow the learning with cooperative model type STAD-assisted LKS and group of students who follow the learning with conventional model in fourth graders of elementary school in Cluster IX Kecamatan Kintamani 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi-experimental research. The population of this study is all students of class IV in Cluster IX Kintamani District 2016/2017 academic year which amounted to 238 people. The sample of this research is the fourth grade students of SDN. 6 Songan which amounted to 35 people and fourth grader of SDN 9 Songan which amounted to 38 people. Student learning outcomes data were collected with multiple choice test instruments. The data collected were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on data analysis result, obtained thit = 8,29 and ttab (at 5% significance level) = 1,993. This means that thit> ttab, so it can be interpreted that there are significant differences of science learning outcomes between groups of students who follow the learning with cooperative model type STAD-assisted LKS and groups of students who follow the learning with conventional model. From the average () arithmetic, it is known that the experimental group is 23.82 and the control group is 17.42. This means that the experiment> control, so it can be concluded that the implementation of cooperative model type STAD-assisted LKS led to differences in learning outcomes of science students of grade IV elementary school in Gugus IX Kecamatan Kintamani.keyword : cooperative model type STAD, science learning
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Bassed Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV Semester 1 SD Gugus Belantih Kecamatan Kintamani ., I Komang Brata; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem-Bassed Learning dan model pembelajaran Konvensional di kelas IV Semester I Sekolah Dasar Gugus Belantih Kecamatan Kintamani Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas iv di sd gugus belantih tahun pelajaran 2013/2014 yang terdiri atas 4 sekolah dengan jumlah siswa 134 orang. Sampel penelitian terdiri atas 2 kelas dengan jumlah siswa 56 orang yang ditentukan dengan cara simple random sampling. Data hasil belajar siswa dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian hasil belajar menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan Model Pembelajaran problem bassed learning dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 46 dan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata skor hasil belajar sebesar 25. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika siswa kelas IV SD No. 1 Belantih yang diberi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru matematika di SD No. 2 Belantih agar melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran problem bassed learning.Kata Kunci : model pembelajaran problem bassed learning, hasil belajar This study aimed to examine differences in learning outcomes between students who are learning mathematics by using a model of learning problem-bassed Conventional Learning and teaching model in class IV Semester Primary School Cluster Belantih Kintamani District Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with Post -test Only Control Group Design. The study population was all students in the class iv sd Belantih cluster school year 2013/2014 which is comprised of 4 schools with 134 students . The study sample consisted of 2 classes with 56 students the number of which is determined by simple random sampling. Student learning outcomes data in this study were collected with the achievement test. Data analysis techniques used are descriptive statistics and inferential analysis. The results indicate that the learning outcomes are significant differences in learning outcomes between students who are taught using learning bassed Learning Model problem with the average score was 46 and the learning outcomes of conventional learning model with an average score of 25 learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the results of learning mathematics No. fourth grade student 1 Belantih given learning problem by using a model of learning is better than learning bassed mathematics learning outcomes of students who received conventional learning. Therefore, the authors suggest to teachers of mathematics in elementary school No. 2 Belantih order to implement learning by using learning models bassed learning problem.keyword : learning models bassed problem learning , learning outcomes
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIFE SNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KELAS IV ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi; ., Ni Wayan Rati, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7474

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, tes dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2015/2016 di SD Negeri 2 Abuan yang berjumlah 17 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA. Pengumpulan data aktivitas belajar dilakukan dengan metode observasi. Pengumpulan data hasil belajar dilakukan dengan metode tes. Data dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menujukkan bahwa terjadi peningkatan persentase aktivitas dan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di SD 2 Abuan. Pada siklus I rata-rata aktivitas belajar siswa diperoleh sebesar 70,58% (kategori cukup) dan persentase hasil belajar IPA siswa yang diperoleh sebesar 72,65% (kategori cukup). Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajar diperoleh sebesar 85,29% (kategori baik), dan persentase rata-rata hasil belajar IPA diperoleh sebesar 88,24% (kategori baik). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar IPA siswa kelas IV di SDN 2 Abuan tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, snowball throwing. This study aims to find the increase in activity learning and learning outcomes IPA by implementing cooperative learning model Snowball Throwing fourth grade students in the academic year 2015/2016 in SD Negeri 2 Abuan. This type of research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, implementation of the action, observation and evaluation, and reflection. The subjects were fourth grade studentsat SD Negeri 2 Abuan the academic year 2015/2016 of 17 people. The object of this study was the increase in activity and learning outcomes IPA. Data collection the activity of learning carried out by the observation methods. Data collection the learning outcomes carried out by the test methods. Data were analyzed with descriptive statistical analysis tmethods. The results showed that there was an increase percentage aktivity of learning and learning outcomes IPA at the fourth grade students at SD Negeri 2 Abuan. In the first cycle the average percentage of activity of learning gained by 70.58% (enough category) and the percentage of learning outcomes IPA obtained by 72.65% (enough category). In the second cycle the average percentage of learning activity was obtained by 85.29% (active category), and the average percentage of learning outcomes IPA obtained by 88.24% (both categories). Based on the results of this study concluded that the implementation of cooperative learning model snowball throwing to increase the activity of learning and learning outcomes IPA fourth grade at SDN 2 Abuan academic year 2015/2016.keyword : activity of learning, learning outcomes, snowball throwing.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THE DIRECTED LISTENING THINKING ACTIVITY BERMUATAN TRI KAYA PARISUDHA TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA SD KELAS V ., I Ketut Rudiangga; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1978

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Petandakan. Sampel penelitian adalah kelas V SD No. 2 Petandakan sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD No. 1 Petandakan sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah keterampilan berbicara yang dikumpulkan dengan instrumen lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan kelompok siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional (thitung = 6,091117; ttabel = 2,021). Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik simpulan yaitu terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran DLTA bermuatan Tri Kaya Parisudha dan siswa yang belajar dengan strategi pembelajaran konvensional pada siswa SD kelas V semester ganjil tahun pelajaran 2013/2014 di Desa Petandakan.Kata Kunci : Keterampilan Berbicara, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha, dan konvensional. This research aimed to investigate the difference towards students’ speaking skill between a group of students who were taught by using The Directed Listening Thinking Activity (DLTA) Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and a group of students who were taught by using Conventional Strategy of the fifth grade of elementary school students in odd semester in academic year 2013/2014 in Petandakan Village. This study was designed as a quasi-experimental research and the data was analyzed by using post test only non-equivalent control group design. The population of this study were fifth grade students in SD No. 2 Petandakan as the experimental group and fifth grade students in SD No. 1 Petandakan as the control group. The result of the data was students’ speaking skill which collected through observation sheet intrument. The data should be analisys with use analisys descriptif statistics dan inferensial statistics (T-test). The result of the analysis showed that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy(tcalculate = 6,091117; ttabel = 2,021). Be based to the result of this study and discusion can pull a conclusion that there was significant difference towards students’ speaking skill between students who were taught by using DLTA Strategy with the base of Tri Kaya Parisudha and students who were taught by using Conventional Strategy.keyword : Speaking Skill, The Directed Listening Thinking Activity, Tri Kaya Parisudha and Conventional
Co-Authors ., Alifia Nur Safira ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dean Putra Adoe ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Gede Sidi Mandi Artana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Kadek Yudiasa ., I Made Deni Gunarsa ., I Putu Bayu Adi Permana ., I Putu Dodik Anggariana ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Karma ., Kadek Agus Astraman ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Kadek Ayuning Raresik ., Ketut Agus Artawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Agus Darmawan ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Sandiyani ., Made Puspa Astarini ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Puspa Wahyuni ., Ni Ketut Januarti ., Ni Ketut Ratna Kusuma Dewi ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Suandewi ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Mika Leni k ., Rima Isti Navisha ., Tia Sasriya Adiasih, Made Marta Adiasih, Made Marta Ardika, Ngurah Putu Arsita, Diana Rai Astuti, Ni Komang Gina Atun, Ria Syafa Buana Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Nyoman Sudana Dewi, Luh Saka Nirmala Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dumaini, Ni Kd. Depi Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Arya Surya Wangsa I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Wahyu Suwela Antara I Gede Yoga Ariana I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Made Pandita Utama I K Sudarma I Kadek Ari Indrawan I Kadek Suartama I Ketut Gading I Ketut Rudiangga . I Komang Aditya Sadewa I Komang Brata . I Komang Mayun Yuliana . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Wardika . I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Suarjana I Made Tegeh I Putu Mas Dewantara I Wayan Deni Perdana Putra I Wayan Gunawan . I WAYAN MULIANA . I Wayan Radiarta Wiguna . I Wayan Widiana Ignatius I Wayan Suwatra Ikrima Maulida Indrawan, I Kadek Ari Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Jummita Jummita Jummita Jummita Jummita, Jummita Kadek Anggun Ilhami . Kadek Dwi Suarnaya . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Komang Sujendra Diputra Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Kristya, Komang Ming Kusmayani, Made Era Liniasari, Anak Agung Ayu Made Luh Saka Nirmala Dewi M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Made Indah Prabanitha Made Sumantri Made Wirama . Mugi Rahayu Ndara Tanggu Rendra Ngurah Putu Ardika Ni Ketut Suarni Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Winda Ni Made Agustini . Ni Made Ary Siswanti Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rini Anggraeni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Rapianingsih Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Pandita Utama, I Gusti Made Paramita, Ni Putu Priska Perdana Putra, I Wayan Deni Prabanitha, Made Indah Pramesti, Putu Desta Priyandana, I Wayan Putra Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Desta Pramesti Putu Ersa Septiani Putu Rahayu Ujianti Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Rapianingsih, Ni Nyoman Tri Renda, Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Rianti, Ni Made Elpina Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Buana Sadewa, I Komang Aditya Sariani, Ni Luh Ayu Sariani, Ni Luh Ayu Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani, Putu Ersa Siswanti, Ni Made Ary Suartawan, I Dewa Gede Sudarma, I K Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sukmana, I Wayan Ilia Yuda sukmana, wayan ilia yuda Sutiani, Kadek Sutiani, Kadek Tanggu Renda Utami, Gusti Ayu Istya Wangsa, Gusti Ngurah Arya Surya Wayan Arini Wiarsini, Wiarsini Widiana, I Komang Widyaningsih, Ida Ayu Tri Winawatiningsih, Gusti Ayu Winda, Ni Komang