Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Pembelajaran Guru Fisika Berbantuan ICT: Relevansinya Terhadap Prestasi Belajar dan ICT Literacy Siswa SMA Ni Luh Heny Agustyari .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT, 2) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, 3) mendeskripsikan ICT literacy siswa dalam pembelajaran fisika, dan 4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika berbantuan ICT terhadap prestasi belajar dan ICT literacy siswa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Instumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang dipaparkan berupa deskripsi faktual temuan penelitian terhadap strategi pembelajaran guru berbantuan ICT, prestasi belajar, dan ICT literacy siswa. Subjek dari penelitian adalah satu orang guru fisika kelas X dan 9 orang siswa kelas X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, kajian dokumen, dan kuesioner.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: 1) guru menerapkan strategi pembelajaran inkuiri berbantuan ICT dalam pembelajaran fisika, 2) siswa memiliki prestasi belajar yang berkategori tinggi, 3) ICT literacy siswa berada pada kategori tinggi yang bervariasi pada setiap aspek, dan 4) adanya relevansi strategi pembelajaran guru berbantuan ICT ini dengan prestasi belajar siswa dan mampu memunculkan aspek-aspek ICT literacy pada siswa.Kata Kunci : Strategi pembelajaran, ICT, prestasi belajar, ICT literacy. This study aimed at 1) describing the use of ICT in teacher’s learning strategy, 2) describing the students’ achievement on physics learning, 3) describing the students’ ICT literacy on physics learning, and 4) describing the relevance of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ ICT literacy. Qualitative descriptive study method was used. The main instrument of this study was the researcher itself. Data were presented in the form of a factual description of the research findings on the use of ICT in teacher’s learning strategy, the students’ achievement, and the students’ ICT literacy. The subject of this study were the physics teacher and 9 students of X MIA 1 SMA Negeri Bali Mandara. Data were collected by observation, interview, document studies and questionnaires. The results show that: 1) the teacher uses inquiry learning strategy assisted with ICT in physics learning, 2) the students tend to have high category of achievement, 3) The students’ tend to have high category of ICT literacy which vary at every aspect, and 4) there is a relevancy of the use of ICT in teacher’s learning strategy towards the students’ achievement and the students’ and has been able to bring out the aspects of the students’ ICT literacy.keyword : Learning strategies, ICT, students’ achievement, ICT literacy.
STRATEGI PENGELOLAAN KELAS BAGI GURU DALAM PEMBELAJARAN FISIKA: RELEVANSINYA TERHADAP UPAYA PENGEMBANGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMA Ni Kadek Aridani Basunari .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas guru fisika, (2) mendeskripsikan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan prestasi siswa dalam pembelajaran fisika, dan (4) mendeskripsikan dampak kualitatif strategi pengelolaan kelas guru fisika dalam pengembangan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan sumber data, 1 orang guru dengan 9 siswa XI IPA 5 di SMA Negeri 8 Denpasar yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian adalah fakta dan hubungan antara fenomena terkait keterampilan pengelolaan kelas, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa. Data strategi pengelolaan kelas diperoleh dengan metode telaah dokumen, observasi, dan wawancara, data motivasi belajar siswa dengan metode wawancara dan ditriangulasi dengan kuesioner, sedangkan data prestasi belajar dengan telaah dokumen nilai hasil ulangan harian. Instrumen utama adalah peneliti sendiri, pedoman observasi, pedoman wawancara, dan angket motivasi belajar. Data penelitian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pengelolaan kelas guru fisika yang diterapkan berdasarkan tugas pokok seorang guru (2) siswa memiliki motivasi belajar yang berkategori sedang yang bervariasi dalam setiap aspek, (3) prestasi siswa mampu memenuhi nilai KKM karena didasari oleh motivasi belajar yang baik, serta (4) terdapat hubungan yang bersinergi antara strategi pengelolaan kelas dengan motivasi belajar dalam meningkatkan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : Kata kunci: strategi pengelolaan kelas, motivasi belajar, prestasi belajar This research aimed at (1) describing the classroom management strategy of physics teacher, (2) describing the students’ motivation on physics learning, (3) describing the students’ achievement on physics learning, and (4) describing the qualitative impact of a physics teacher’s classroom management strategy in fostering the learning motivation and students’ achievement. This research was a qualitative research. The sources of data was one physics teacher and nine students at grade XI IPA 5 in SMA Negeri 8 Denpasar who were respectively selected by purposive sampling technique. Data of this study were the facts and relationship between the phenomena which related to the classroom management strategy, learning motivation, and students’ achievement. The classroom management strategy was compiled by using research of learning documents, observations, and interviews, the data of students’ learning motivation were compiled by using interviews, and questionnaires as triangulation methods, while the data of students’ achievement were compiled by analysis of midtest results. Data ware analyzed through data reduction, data display, and data verification. The result of the study shows that (1) the classroom management strategy of physics teacher is applied by a teacher’s main tasks, (2) the students tend to have medium category of motivation which vary at every aspect, (3) students’ achievements are able to gain the value of KKM because of good learning motivation, and (4) there is a synergyc relationship between teacher’s classroom management strategy and learning motivation in improving student achievement.keyword : Keywords: classroom management strategy, leaning motivation, learning achievement
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIPA 2 SMA NEGERI 2 SINGARAJA SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ni Kadek Rahayu .; Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si. .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.19819

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus penelitian terdiri dari empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) evaluasi, dan (4) refleksi. Tujuan Penelitian ini adalah : (1) meningkatkan motivasi belajar, (2) meningkatkan hasil belajar, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dalam pembelajaran fisika. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 2 Singaraja. Subjek penelitian berjumlah 34 orang siswa yang terdiri dari 13 orang laki-laki dan 21 orang perempuan. Instrumen penelitian ini adalah: (1) angket motivasi belajar, (2) tes hasil belajar, dan (3) angket tanggapan siswa. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) skor rata-rata motivasi belajar sebesar X ̅ = 3,76 (SD=7,30) dengan kategori tinggi pada siklus I meningkat menjadi X ̅ =3,87 (SD=6,71) dengan kategori tinggi pada siklus II, (2) skor rata-rata nilai hasil belajar sebesar X ̅ = 71 (SD=7,57) dengan ketuntasan klasikal 82,35% pada siklus I meningkat menjadi X ̅ = 76 (SD=6,34) dengan ketuntasan klasikal 94,11% pada siklus II, (3) skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dalam pembelajaran fisika sebesar X ̅ = 3,89 (SD=4,76) dengan kategori positif. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar fisika siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 2 Sigaraja semester genap tahun pelajaran 2018/2019.Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe GI, motivasi belajar, hasil belajar This research is classroom action research carried out in two cycles. Each research cycle consists of four stages, namely: (1) planning, (2) action, (3) evaluation, and (4) reflection. The objectives of this study were: (1) to increase learning motivation, (2) to improve learning outcomes, and (3) to describe student responses to the application of the Group Investigation type cooperative learning model in physics learning. The subjects of this study were students of class XI MIPA 2 in SMA Negeri 2 Singaraja. The research subjects were 34 students consisting of 13 men and 21 women. The instruments of this study were: (1) learning motivation questionnaire, (2) learning outcome test, and (3) student response questionnaire. The research data were analyzed descriptively and quantitatively. The results show that: (1) the average score of learning motivation is X ̅ = 3,76 (SD = 7.30) with a high category in cycle I to become X ̅ = 3,87 (SD = 6.71) with high category in the second cycle, (2) the average score of learning outcomes is X ̅ = 71 (SD = 7.57) with classical completeness 82.35% in cycle I to become X ̅ = 76 (SD = 6.34 ) with classical completeness of 94.11% in the second cycle, (3) the average score of student responses to the application of the GI type of cooperative learning model in physics learning is X ̅ = 3,89 (SD = 4.76) with a positive category. The conclusion of this study is the application of the GI type cooperative learning model can increase learning motivation and physics learning outcomes of students of class XI MIPA 2 in SMA Negeri 2 Singaraja in even semester academic year 2018/2019keyword : cooperative learning model type GI, learning motivation, learning outcomes
PENGEMBANGAN QUIZ GAME FISIKA PADA TOPIK MOMENTUM DAN IMPULS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA I Wayan Ari Winata; I Nyoman Putu Suwindra; Ida Bagus Putu Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D). Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling yang terdiri dari satu orang ahli isi, satu orang ahli media, satu orang ahli desain, tiga orang guru fisika, siswa kelas X TAV 1 yang berjumlah 34 orang, 9 orang siswa pada uji coba kelompok kecil, dan 3 orang siswa pada uji coba perorangan. Uji lapangan menggunakan one group pre-post test design. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Quiz game fisika pada topik momentum dan impuls telah memenuhi syarat validitas dengan skor yang diberikan ahli isi, ahli media, dan ahli desain berturut-turut adalah 108 dengan kualifikasi sangat valid, 77 dengan kualifikasi valid, dan 89 dengan kualifikasi sangat valid, sedangkan penilaian siswa pada uji coba perorangan dan kelompok kecil memberikan rata-rata skor 4,19 dan 4,20 dengan kategori valid, 2) Quiz game fisika telah memenuhi syarat kepraktisan dengan skor rata-rata yang diberikan oleh para guru fisika sebesar 4,10 dan respon siswa terhadap produk memberikan skor sebesar 40,76 dengan kategori praktis, dan 3) kriteria keberhasilan produk dapat dilihat dari hasil uji-t dengan perolehan nilai (t = 36,092 ; p < 0,05) yang artinya prestasi belajar siswa lebih baik setelah quiz game fisika diterapkan dalam proses pembelajaran fisika; peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil gain score yang diperoleh sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls dapat diterapkan untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DAN SELF-ESTEEM DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA DI KELAS X MIPA SMA NEGERI I W. M Astika; I Nyoman Putu Suwindra; Ida Bagus Putu Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20642

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara (1) self-efficacy dan prestasi belajar fisika, (2) self-esteem dan prestasi belajar fisika, dan (3) self-efficacy dan self-esteem dengan prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan metode kuantitatif korelasional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIPA SMA Negeri di kota Amlapura yang berjumlah 279 siswa. Sampel diambil dengan teknik proportional random sampling yang berjumlah 162 siswa. Nilai reliabilitas kuesioner self-efficacy dan self-esteem masing-masing sebesar 0,908 dan 0,870, sedangkan tes prestasi belajar sebesar 0,859. Uji asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas, linieritas keberartian arah regresi, multikolinieritas, autokorelasi, dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menemukan bahwa prestasi belajar fisika berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 55,12. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat (1) hubungan yang positif antara self-efficacy dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,356 dan sumbangan efektif sebesar 11,48%, (2) hubungan yang positif antara self-esteem dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,341 dan sumbangan efektif sebesar 1,52%, dan (3) terdapat hubungan yang positif antara self-efficacy dan self-esteem dengan prestasi belajar fisika siswa dengan R = 0,360 dan sumbangan efektif sebesar 13,00%.Kata kunci: self-efficacy, self-esteem, prestasi belajar fisika
PENGARUH MODEL BELAJAR EKSPERENTIAL BERBANTUAN EKSPERIMEN VIRTUIL DALAM PEMBELAJARAN FISIKA TERHADAP MISKONSEPSI SISWA Ida Bagus Putu Mardana; Putu Yasa
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v11i1.47251

Abstract

Selama ini pembelajaran fisika di tingkat Sekolah Menengah Atas masih dipandang sebagai pembelajaran yang sulit dan kurang disukai oleh siswa, karena kemasan pembelajaran fisika di kelas kurang menarik, sehingga menyebabkan rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa. Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab rendahnya hasil belajar yang dicapai siswa adalah masalah miskonsepsi. Berbagai pendekatan pembelajaran fisika telah dikembangkan sebagai strategi untuk mereduksi miskonsepsi siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih bermakna adalah model belajar eksperential fisika berbatuan eksperimen virtuil. Dengan model ini, proses internalsiasi konsep fisika dapat dilakukan siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keunggulan komparatif model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil dengan model pembelajaran konvensional dalam mereduksi miskonsepsi siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Singaraja. Populasi penelitian adalah siswa kelas II MIPA. Sampel penelitian adalah siswa kelas II MIPA 1 dan II MIPA 2. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent pre-test post-test control group. Data penelitian adalah hasil belajar awal dan miskonsepsi siswa, yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians (anacova). Hasil penelitian menunjukkan miskonsepsi siswa yang dibelajarkan dengan model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtuil lebih rendah dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (F* = 8,013, p<0,05; ∆μ = 12,441, p<0,05).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK BERBANTUAN LAB VIRTUAL TERHADAP KREATIVITAS MAHASISWA Putu Widiarini; I Putu Wina Yasa Pramadi; Ida Bagus Putu Mardana
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 7, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.251 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v7i1.4649

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dalam bentuk one case study. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan kreativitas mahasiswa sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa model pembelajaran berbasis proyek berbantuan lab virtual. Laboratorium virtual yang dimaksud menggunakan aplikasi Tinkercad yang menyediakan berbagai piranti elektronik untuk praktikum elektronika. Populasi dan sampel penelitian ini adalah 15 orang mahasiswa semester V program studi pendidikan Fisika, FMIPA, Universitas Pendidikan Ganesha tahun akademik 2020/2021 pada mata kuliah praktikum elektronika. Data dianalisis secara deskriptif dan uji-t dengan bantuan SPSS. Penelitian dilakukan selama 8 minggu yaitu tahap pertama adalah sebelum perlakuan selama 2 minggu, kemudian tahap kedua setelah perlakuan selama 6 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kreativitas mahasiswa yang signifikan antara sebelum dan setelah diberikan perlakuan. Terdapat empat dimensi kreativitas yang dianalisis yaitu kelancaran, fleksibilitas, keaslian, dan elaborasi. Rerata kreativitas mahasiswa sebelum perlakuan sebesar 59,87 dengan kategori sedang, sedangkan setelah perlakuan sebesar 79,07 dengan kategori tinggi. Kata kunci: elektronika, kreativitas; pembelajaran berbasis proyek; lab virtual ABSTRACTThis research is a pre-experimental study in the form of a one case study. The purpose of this study was to analyze the differences in student creativity before and after being given treatment. The treatment was project-based learning model assisted by virtual lab. The virtual laboratory used the Tinkercad application which provides various electronic devices for electronics practicum. The population and sample of this study were 15 fifth semester students of the Physics education study program, FMIPA, Universitas Pendidikan Ganesha in the academic year 2020/2021 in the electronics practicum course. Data were analyzed descriptively and t-test by using SPSS. The research was conducted for 8 weeks, namely the first stage was before treatment for 2 weeks, then the second stage after treatment for 6 weeks. The results showed that there were significant differences in student creativity between before and after being given treatment. There are four dimensions of creativity that are analyzed, namely fluency, flexibility, originality, and elaboration. The mean creativity of students before treatment was 59.87 in the medium category, while after treatment was 79.07 in the high category. Keywords: creativity; electronic; project based learning; virtual lab
FILSAFAT PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA (TOKOH TIMUR) I Made Sugiarta; Ida Bagus Putu Mardana; Agus Adiarta; wayan artanayasa
Jurnal Filsafat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jfi.v2i3.22187

Abstract

Gagasan-gagasan filosofis Ki Hajar Dewantara telah menjadi pondasi yang cukup kokoh dalam praksis pendidikan di Indonesia, meskipun dalan pengejewantahannya dewasa ini sering terinfiltrasi oleh determinasi filosofi Barat. Munculnya degradasi nilai dalam masyarakat sebagai akumulasi proses pendidikan yang lebih mengedepankan transformasi knowledge dari pada transformasi value dalam sistem pendidikan, telah menyentakan pemangku pendidikan di Indonesia untuk meletakkan kembali pilar filosofi kendidikan yang dicetuskan oleh tokoh-tokoh pendidikan di Indonesia. Pendidikan merupakan upaya mengembangkan potensi-potensi manusiawi peserta didik baik potensi fisik maupun potensi cipta, rasa, maupun karsanya agar potensi itu menjadi nyata dan dapat berfungsi dalam perjalanan hidupnya. Dasar pendidikan adalah cita-cita kemanusiaan universal maka dalam pemecahan masalah-masalah pendidikan yang komplek juga dibutuhkan filsafah-filsafah agar solusi pemecahan masalah tersebut juga dapat dirasakan manfaatnya bagi semua pihak. Salah satu tokoh yang memiliki filsafah pendidikan yaitu Ki Hadjar Dewantara, beliau adalah seorang bangsawan dari lingkungan Kraton Yogyakarta yang peduli dengan lingkungan pendidikan.Kata Kunci: Filsafat Pendidikan; Ki Hajar Dewantara; Tokoh Timur
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN DARING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI IPA SMAN 3 SINGARAJA JURNAL PENDIDIKAN FISIKA UNDIKSHA yoni nur lutfiyah; Ida Bagus Putu Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.50990

Abstract

Proses belajar mengajar merupakan faktor penting dalam pelaksanaan pendidikan di Sekolah, karena dalam proses tersebut melibatkan dua komponen penting yaitu guru dan siswa. Guru dan siswa menjalin komunikasi untuk membentuk pengalaman baru melalui proses pembelajaran. Proses pembelajaran dapat menimbulkan miskonsepi dan memberikan pengaruh terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belajar lebih bermakna adalah model belajar eksperential fisika berbatuan eksperimen virtual. Dengan model ini, proses internalsiasi konsep fisika dapat dilakukan siswa dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keunggulan komparatif model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtual dengan model pembelajaran langsungl dalam mereduksi hasil belajar siswa. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 3 Singaraja. Populasi penelitian adalah siswa kelas 11 MIPA. Sampel penelitian adalah siswa kelas 11 MIPA 1 dan 11 MIPA 2. Penelitian menggunakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent pre-test post-test control group. Data penelitian adalah hasil belajar awal yang dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis kovarians (anacova). Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar Fisika yang dibelajarkan dengan model belajar eksperential berbantuan eksperimen virtual lebih tinggi dibandingkan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (F* = 4,417, p<0,05 dan LSD = 6,30, p<0,05). Model experiential learning lebih unggul dibandingkan model pembelajaran langsung dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: model experiential learning, model pembelajaran langsung, pembelajaran fisika, pengetahuan awal, hasil belajar
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Bebas terhadap Peningkatan Literasi Sains Sekolah Menengah Pertama Ade Sintia Wulandari; Ketut Suma; Ida Bagus Putu Mardana
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i1.822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan perbedaan literasi sains siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri bebas dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk dalam penelitian quasi eksperimental (eksperimen semu) dengan rancangan non-equivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja Tahun pelajaran 2022/2023 sebanyak 11 kelas (357 siswa), dengan sampel sebanyak 2 kelas (64 siswa) yang terbagi kedalam dua kelas. Prosedur pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik cluster random sampling. Variabel penelitian ini adalah literasi sains siswa yang dikumpulkan menggunakan metode tes. Data literasi sains dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Statistik deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil rata-rata literasi sains siswa sedangkan statistik inferensial untuk menguji hipotesis penelitian menggunakan uji MANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi 0,05. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil terdapat perbedaan literasi sains siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri bebas dengan model pembelajaran konvensional (F=645,630; p<0,05). Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif sebesar 99% pada model pembelajaran inkuiri bebas terhadap peningkatan literasi sains siswa sekolah menengah pertama.
Co-Authors ., Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni ., Kadek Ayu Meilani Wulandari ., Luh Ari Dwi Jayanti ., Luh Putu Santiaji ., Ni Kadek Aridani Basunari ., Ni Kadek Rahayu ., Ni Luh Heny Agustyari ., Ni Pt Sricandra Dewi ., Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi ., Putu Kirania Andhika Putri A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ade Sintia Wulandari Agung Widiantara, Gusti Kade Agung, Gusti Kade Agung Widiantara Agus Adiarta,ST,MT . Amerta, Gede Arya Ari Winata, I Wayan Artanayasa, Wayan Artha, I Komang Restu Widi Astika, I W. M Chrisinta, Debora Dewi Oktofa Rachmawati Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Drs. I Made Wirta, M.Pd . Erlina, Nia Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni . I Gede Arjana I Gede Dana Santika . I Gede Dana Santika ., I Gede Dana Santika I Gede Satya Widura . I Komang Januariyasa . I Komang Januariyasa ., I Komang Januariyasa I Komang Nudina I Made Dwi Juliarta Putra . I Nengah Karang Giarta . I Nengah Karang Giarta ., I Nengah Karang Giarta I Nyoman Putu Suwindra I Nyoman Suardana I Putu Wina Yasa Pramadi I W. M Astika I Wayan Ari Winata I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Kadek Ayu Meilani Wulandari . Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Komang Gede Yudi Arsana . Lestari, Ni Luh Ayu Ardi Liani, Kadek Delita Luh Ari Dwi Jayanti . Luh Putu Santiaji . M.Pd Drs. I Made Wirta . Melkisedik Bukifan Ni Kadek Aridani Basunari . Ni Kadek Rahayu . Ni Luh Heny Agustyari . Ni Pt Sricandra Dewi . Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi . Ni Wayan Sukerti Nur Lutfiyah, Yoni Peter Gelu, Leonard Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Putu Artawan Putu Dian Pratiwi . Putu Kirania Andhika Putri . Putu Widiarini Putu Yasa Putu Yasa Putu Yasa Simarmata, Justin Eduardo Suyoga Wiguna, Anak Agung Gde yoni nur lutfiyah