Claim Missing Document
Check
Articles

KAJIAN KUALITATIF PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 KELAS X SMA NEGERI 1 UBUD I Nengah Karang Giarta .; Drs. I Made Wirta, M.Pd .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.5758

Abstract

Abstrak Pengelolaan pembelajaran berbasis kurikulum 2013 dilaksanakan untuk mengetahui gambaran pengelolaan pembelajaran berbasis kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengelolaan pembelajaran guru berbasisi kurikulum 2013 di SMA Negeri 1 Ubud. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian kualitatif. Tahapan yang ditempuh adalah pralapangan, lapangan, dan pascalapangan. Sampel sumber data penelitian diperoleh secara purposive. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi partisipasi pasif, wawancara mendalam, penelaahan dokumen tertulis, dan triangulasi/gabungan. Sumber data primer didapat dari satu orang guru dari kelas X SMA Negeri 1 ubud. Sumber data sekunder diperoleh melalui kepala sekolah dan siswa. Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi, catatan lapangan, dan penelaahan dokumen tertulis. Aktivitas analisis data di lapangan terdiri atas data reduksi, penyajian data, penarikan kesimpulan, danverifikasi. Pengujian keabsahan data dilaksanakan melalui validitas internal, validitas eksternal, uji depenability, dan uji confirmability. Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan didapatkan hasil berikut.1) Guru memahami pendekatan saintifik sebagai poros penting dalam dunia pendidikan. 2) Perencanaan pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru sudah memadai dan memuat fase mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan mengomunikasikan. 3) Pengembangan dilaksanakan pada RPP, pelaksanaan pembelajaran, dan penggunaan media pembelajaran. 4) Pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan meliputi pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup. 5) Penilaian yang dilaksanakan oleh guru meliputi penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Pengelolaan pembelajaran guru berbasis kurikulum 2013 sudah nampak pada semua aspek, tetapi masih perlu penyempurnaan terutama dalam pelaksanaan,dan penilaian.Kata Kunci : Kata kunci: pengelolaan pembelajaran, kurikulum 2013 Abstract Curriculum 2013 based learning management was implemented to know the description of Curriculum 2013 based learning management. This study aimed at revealing the Curriculum 2013 based teacher learning management in SMA Negeri 1 Ubud. The study was a qualitative study. The steps of the study were pre-field, field, and post field. Samples were obtained purposively. Data acquisition techniques were implemented through a passive participation observation, deep interviews, review of written documents, and triangulation / combination. The source of primary data was obtained from a teacher who taught at class X of SMA Negeri 1 ubud, while the secondary data was obtained from the principals and students. Data were obtained through interviews, observation, field notes, and review of written documents. The activity of data analysis in the field consisted of data reduction, data presentation, drawing conclusions, and verification. The validity test of the data was carried out through internal validity, external validity, depenability test, and confirmability test. Based on the analysis, it is obtained that. 1) Teachers understand the scientific approach as an important pivot in education. 2) Planning study conducted by teachers has already been sufficient and has loaded the phases to observe, ask, argue, try, and communicate. 3) Developments are held on RPP, at the implementation of learning, and at the use of instructional media. 4) The implementation of learning includes the introduction, core activities, and closing, 5) assessment conducted by teachers includes assessing the attitudes, skills, and knowledge. Curriculum 2013 based teacher learning management are apparent in all aspects, but still need improvement, especially in the implementation and assessment.keyword : Keywords: Learning management, curriculum, 2013.
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU IPA DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 DI SMP NEGERI 1 BANJAR Kadek Hary Mahardika .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Dewi Oktofa Rachmawati,S.Si,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 2 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v2i1.6360

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kompetensi pedagogik yang dimiliki guru IPA dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan Kurikulum 2013. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif studi kasus. Subjek penelitian ini adalah dua orang guru IPA yang mengajar di kelas IX SMPN 1 Banjar, yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi partisipatif, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara periodik selama dan setelah pengumpulan data melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, paparan data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Keabsahan data ditentukan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian yang diperoleh sebagai berikut. (1) Pada perencanaan pembelajaran, guru menyiapkan RPP, LKS, dan media pembelajaran. Kompenen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat mengikuti sistematika Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Kurikulum 2013. (2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu memuat kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Karakteristik pendekatan saintifik yang terlihat pada kegiatan inti pembelajaran belum proporsional. Pendekatan saintifik yang dominan terlaksana adalah aspek mengamati, mengumpulkan informasi, dan mengasosiasi. (3) Evaluasi pembelajaran guru sesuai dengan Kurikulum 2013, yaitu penilaian hasil belajar aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan, program remedial, dan pengayaan. Namun demikian, sebagian besar penilaian tidak dapat dilakukan secara periodik. Permasalahan dan kendala yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum 2013 disebabkan oleh ketidaksesuaian antara banyaknya tugas guru dengan alokasi waktu pembelajaran yang tersedia.Kata Kunci : kompetensi guru, kompetensi pedagogik, kurikulum 2013. This study aimed at describing the pedagogic competence which science teachers had in planning, conducting, and evaluating learning result using Curriculum 2013. The study was conducted for three months in first semester of academic year 2015/2016. The study was designed as qualitative case study. Subjects of the study were two science teachers who taught at grade nine in SMPN 1 Banjar chosen by using purposive sampling. Techniques used in collecting data were partisipative observation, semi-structured interview, and document study. Data were analyzed periodically during and after collecting the data through 3 steps; data reduction, data description, and drawing the conclusion and verification. Results of this study are as follows. (1) in planning the lesson, teachers prepare lesson plans, student’s worksheet, and learning media. The components of lesson plan are as what in Curriculum 2013. (2) the learning activities done by the teachers are based on Curriculum 2013 in which there are introduction activity, main activity, and closing activity. The characteristic of scientific approach seen in the core activities of learning is not proportional yet. The implemented dominant scientific approach is the aspect of observing, collecting information, and associating. (3) learning evaluation done by the teachers is almost as what stated in Curriculum 2013, there are evaluation in cognitive, affective, and psychomotor domains, remedy program, and enrichment. The evaluation, however, could not be done periodically. Problems and obstacles faced by the teachers are caused by the disharmony between teachers’ duties and the available time allocation. keyword : teacher competence, pedagogic competence, curriculum 2013
Strategi Pembelajaran Guru IPA: Relevansinya Ditinjau dari Perspektif Efikasi Diri dan Prestasi Belajar Siswa Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7619

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru IPA ditinjau dari perspektif efikasi diri dan prestasi belajar siswa. Strategi pembelajaran yang diamati meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian yang dilakukan oleh guru IPA di SMP Negeri 6 Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Data yang dipaparkan berupa deskripsi nyata temuan peneliti terhadap strategi pembelajaran guru, efikasi diri, dan prestasi belajar siswa. Jumlah guru IPA yang diteliti sebanyak 2 orang yang mengajar pada kelas VIII. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 12 orang yang terdiri dari 6 orang siswa kelas VIII A2 dan 6 orang siswa kelas VIII B8. Data diambil melalui proses observasi, wawancara, kuesioner, serta kajian dokumen-dokumen yang terkait dengan permasalahan penelitian. Analisis dilakukan selama dan setelah pengumpulan data dengan alur kerja reduksi, paparan, dan verifikasi data. Hasil penelitian ini adalah adanya relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan efikasi dan prestasi belajar siswa. Proses pembelajaran yang teramati sudah mampu memunculkan dimensi efikasi diri dan meningkatkan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi pembelajaran guru IPA, efikasi diri, prestasi belajar. This study aimed at describing the relevance of science teacher teaching strategy viewed from the perspective of self-efficacy and student achievement. Teaching strategy observed included planning, implementation, and assessment by science teachers at SMPN 6 Singaraja. This study was a descriptive qualitative. The main instrument of this study was the researcher itsself. Data were presented in the form of a real description of the research findings on teacher's teaching strategy, self-efficacy, and student achievement. The subjects of this study were two science teachers who taught in class VII, and 12 students which consisted of 6 students of class VIII A2 and 6 students of class VIII B8. Data were obtained through the process of observation, interviews, questionnaires, and assessment documents related to research problems. The analysis was conducted during and after data collection with reduction workflow, data display, and verification data. The result of this study is that there is a relevancy between teachers' teaching strategies with efficacy and student achievement. The learning process observed has been able to bring the dimensions of self-efficacy and improve student achievement.keyword : science teacher teaching strategies, self-efficacy, student’s achievement.
Pengembangan Media Pembelajaran ICT Berbasis Perangkat Lunak Ms.Powerpoint untuk Meningkatkan Prestasi Belajar siswa SMA Ni Pt Sricandra Dewi .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7636

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint (2) mengkaji hasil validasi pengembangan media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint, (3) mengetahui efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model Four-D. Media pembelajaran yang dikembangkan mengambil materi fisika SMA kelas XI semester genap. Media pembelejaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint sebelum di uji coba dilakukan validasi oleh beberapa ahli. Hasil validasi untuk ahli isi 97,72% , ahli desain 93,3% , ahli media isi 100% dan ahli media komputer 98,5%. Hasil tanggapan uji coba lapangan 89,9 % dan tanggapan guru mata pelajaran sebesar 97,3%. Efektivitas media pembelajaran ICT berbasis perangkat lunak Ms.Powerpoint dilakukan oleh 24 siswa menggunakan desain penelitian pre-test dan post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,000 kurang dari 0,05. Kata Kunci : Media Pembelajaran ICT, Ms.Powerpoint, Prestasi Belajar This study aimed at (1) describing the development design of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (2) determining the validation of Ms.Powerpoint software based ICT learning media, (3) determining the effectiveness of Ms.Powerpoint software based ICT learning media. A development model used in this study was Four -D model. The learning media developed in this study took the eleventh grade of Senior High School's Physic subject. Before being tested, the ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was validated by some experts. The result of the validation was 97.72% for the content, 93.3% for the design dimension, 100% for media dimension, and 98.5% of computer media dimension. The result for the field response was 89.9% and the teachers' response was 97.3%. The effectiveness of ICT learning media based on Ms. Powerpoint software was conducted by 24 students using pre-test and post-test research design. The results of data analysis showed that the significant value obtained was 0.000, less than 0.05.keyword : ICT Learning Media, Ms. Powerpoint, Learning Achievement
Pengembangan Multimedia Pembelajaran Fisika Berbasis Gaya Belajar untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas X SMA Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rancang bangun draf produk pengembangan, (2) tanggapan ahli isi, ahli media, dan ahli desain pembelajaran, (3) tanggapan guru mata pelajaran, (4) tanggapan siswa dalam uji lapangan terhadap draf produk multimedia pembelajaran fisika berbasis gaya belajar, dan (5) perbedaan skor-skor postest dibandingkan dengan pretest setelah produk diterapkan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan dengan mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Hasil tanggapan ahli isi mata pelajaran terhadap produk pengembangan mencapai tingkat persentase 88,9%, ahli media isi pembelajaran 100%, ahli media komputer 90,8%, ahli desain pembelajaran 95,00%. tanggapan guru mata pelajaran 98,00%, tanggapan siswa dalam uji coba lapangan 90,2%. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretes dan postes sehingga H0 ditolak. Nilai rata-rata pretes dan rata-rata postes adalah sebesar 44,4 dan 88,7.Kata Kunci : Kata kunci: gaya belajar, multimedia pembelajaran, pengembangan, prestasi belajar. This study aimed at describing (1) the design of development product draft, (2) the responses of content experts, media experts, and learning design experts, (3) the subject teachers’ responses, (4) students’ responses toward the learning styles based multimedia learning physics product draft in the field test, and (5) the differences of scores of post-test compared with the pre-test after the product is applied in teaching. The method used in this research is development research which referred to the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The result of the content expert response towards the development product reaches the percentage level 88.9%, 100% for media learning content learning media expert, 90.8% for computer media expert, 95% for learning design expert, 98.00% for subject teacher response, and 90.2% for students’ responses in the field trial test. The results of t-test shows that there are significant differences between the pre-test and post-test, so H0 is rejected. The average value of pre-test and post-test are 44.4 and 88.7.keyword : academic achievement, development, learning style, multimedia learning.
Strategi Pembelajaran Guru IPA: Relevansinya Ditinjau dari Perspektif Motivasi Belajar, Kemampuan Regulasi Diri, dan Prestasi Putu Kirania Andhika Putri .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi pembelajaran guru, motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar, dan (2) relevansi strategi pembelajaran guru yang ditinjau dari perspektif motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah dua orang guru dan enam orang siswa dari kelas VII-12 dan VII-1 SMP Negeri 2 Singaraja. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara dan kuesioner yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran kedua guru IPA untuk komponen perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan Permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 dan sudah mengadopsi pendekatan saintifik, serta untuk komponen penilaian pembelajaran kedua guru sudah cukup sesuai dengan Permendikbud Nomor 104 Tahun 2014, (2) motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar siswa untuk setiap kelas cenderung tinggi, dan (3) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan motivasi belajar, kemampuan regulasi diri, dan prestasi belajar siswa. Kata Kunci : kemampuan regulasi diri, motivasi belajar, prestasi belajar, strategi pembelajaran guru This study aimed at describing (1) the teacher learning strategy, learning motivation, self-regulation abilities, and academic achievement, and (2) the relevance of teachers’ learning strategies viewed from the perspective of motivation to learn, the ability of self-regulation, and learning achievement. This type of research was qualitative descriptive. The subjects were two teachers and six students of class VII-12 and VII-1 of SMP Negeri 2 Singaraja. The research data were collected by using observation, interviews and questionnaires and analyzed qualitative descriptively. The results show that (1) the learning strategy of both science teachers for the planning component and the implementation of learning are in conformity with the Permendikbud No. 103 of 2014 and have adopted the scientific approach, and for the learning assessment components, both teachers have been in accordance with the Permendikbud No. 104 of 2014, ( 2) the learning motivation, the ability of self-regulation, and student achievement for each class tend to be at high category, and (3) there is a relevance between teachers’ learning strategies with the learning motivation, the ability of self-regulation, and the student achievement.keyword : self-regulation abilities, learning motivation, academic achievement, teacher learning strategy,
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KREATIVITAS, KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH, DAN PRESTASI BELAJAR Luh Putu Santiaji .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7922

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru, kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar siswa, dan (2) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru ditinjau dari perspektif kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah 2 orang guru IPA dan 12 orang siswa kelas VII SMP Negeri 4 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, tes, wawancara semiterstruktur, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) strategi pembelajaran guru sudah mengacu pada Permendikbud 103 dan 104 Tahun 2014, (2) kreativitas siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (3) kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VII B1 dan VII B6 berada pada kategori sedang, (4) prestasi belajar siswa kelas VII B1 berada pada kategori baik dan kelas VII B6 berada pada kategori cukup, (5) terdapat relevansi antara strategi pembelajaran guru dengan kreativitas, kemampuan pemecahan masalah, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, kreativitas, pemecahan masalah, prestasi The research aimed at: (1) describing the teachers’ teaching and learning strategy, creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement, and (2) describing the relevance of teachers’ learning strategy viewed from perspective of creativity, the ability to solve the problem, students’ learning achievement. This research was a qualitative descriptive research. The subject of this research was two sience teachers and twelve students of seventh grade of SMPN 4 Singaraja. The data were submitted from observation, questionnaire, test, semi structure interview, and document study. Data analysis was done qualitative descriptively. The result shows (1) the teachers’ teaching and learning strategies have referred to the Permendikbud 103 and 104 of 2014, (2) the creativity of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (3) the problem solving ability of class VII B1 students and class VII B6 students are in the middle category, (4) the class VII B1 students’ achievement are in good category and the class VII B6 students are in fair category, and (5) there is a relevance between the learning strategies applied by the teachers with creativity, ability to solve the problem, and achievements of the student.keyword : Strategy, creativity, probem solving, achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU IPA: RELEVANSINYA DITINJAU DARI PERSPEKTIF KONSEP DIRI, MOTIVASI BELAJAR, DAN PRESTASI BELAJAR Luh Ari Dwi Jayanti .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.7923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran guru IPA, konsep diri, motivasi belajar, prestasi belajar IPA siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja, dan relevansi strategi pembelajaran guru IPA ditinjau dari ketiga variabel siswa tersebut.Jenis penelitian adalah penelitian deskripsi kualitatif.Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, pedoman observasi, wawancara, dan kuesioner. Sumber data penelitian terdiri dari 2 orang guru IPA dan 6 siswa di setiap kelas yang diajar masing-masing guru. Teknik pengambilan data meliputi kajian dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru A menerapakan strategi pembelajaran berbasis masalah dan guru B menerapkan strategi ekspositori. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B1 berkualifikasi tinggi serta prestasi belajar tergolong baik. Konsep diri dan motivasi belajar siswa kelas VIII B2 berkategori sedang prestasi belajar tergolong cukup. Strategi pembelajaran guru IPA berelevansi dengan konsep diri, motivasi belajar, dan prestasi belajar siswa.Kata Kunci : strategi, konsep diri, motivasi belajar, prestasi This study aimed at describing science teachers’ learning strategy, self-concept, learning motivation, class VIII students’ science learning achievement of SMPN 4 Singaraja, and the relevance of teachers’ science learning strategy viewed from three student variabels. The type of this research was a qualitative description research. The research instruments were the researcher itself, guidelines for observation, interview, and questionnaires. Sources of data in this study consisted of two science teachers and six students in one class which was taught by each teacher.Techniques in data collection included the study of documentation, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed descriptive qualitatively.The result shows that the teacher A applied the problem-based learning strategy and teachers B implemented the expository strategy. Class VIII B1 students’ self concept and learning are at high qualification and the students’ learning achievement are in in good category. Class VIII B2 students’ self concept and learning motivation are in the middle category, while their learning achievements are in fair category. The strategy of science teacher has relevances with the students’ self-concept, learning motivation, and learning achievement.keyword : strategy, self concept, learning motivation, learning achievement
PENGARUH PENERAPAN MODUL FISIKA BERMUATAN PETA KONSEP PADA PEMBELAJARAN IPA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMP Kadek Ayu Meilani Wulandari .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v4i2.8150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menerapkan bahan ajar modul fisika bermuatan peta konsep dengan siswa yang belajar dengan bahan ajar konvensional setelah mengontrol pengetahuan awal siswa. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Singaraja yang terdiri dari 12 kelas. Instrumen yang digunakan adalah tes pengetahuan awal (r = 0,858) dan tes hasil belajar (r = 0,638). Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan ANAKOVA. Semua pengujian dan hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa pada kelompok belajar dengan menerapkan bahan ajar modul fisika bermuatan peta konsep dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menerapkan bahan ajar konvensional (F = 5,012; p
Model Pembelajaran Kooperatif-Jigsaw dalam Meningkatkan Pembelajaran Fisika terhadap Sikap Sosial, Sikap Spiritual, dan Prestasi Belajar Siswa Kelas X5 di SMA Negeri 2 Singaraja. Putu Dian Pratiwi .; Drs. Ida Bagus Putu Mardana,M.Si .; Drs. I Nyoman Putu Suwindra, M.Kom. .
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v7i2.11276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa terhadap pembelajaran fisika dan (2) menganalisis perubahan sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa terhadap pembelajaran fisika setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif-jigsaw. Desain penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan tipe one group pre-post test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap sosial dan sikap spiritual serta tes prestasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan analisis statistika deskriptif. Pengujian hipotesis dengan signifikansi (α) 5% menggunakan Uji t (paired t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) profil sikap sosial siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah berada pada kualifikasi sedang (aspek jujur, disiplin, tanggung jawab, toleransi, gotong royong, dan percaya diri) dan kualifikasi rendah (aspek santun dan sopan), sedangkan profil sikap spiritual siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah berada pada kualifikasi sedang (aspek menghargai ajaran agama yang dianut dan menghayati ajaran agama yang dianut), dan profil prestasi belajar siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja adalah adalah berada pada kualifikasi rendah (dimensi C3 dan C4) dan kualifikasi sedang (dimensi C2) dan (2) penerapan model kooperatif-jigsaw dalam proses belajar mengajar dapat secara efektif meningkatkan sikap sosial (thitung = 23,61; p < 0,05), sikap spiritual (thitung = 18,82; p < 0,05), dan prestasi belajar siswa (thitung = 28,21; p < 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif-jigsaw berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sikap sosial, sikap spiritual, dan prestasi belajar siswa kelas X5 SMA Negeri 2 Singaraja dalam pembelajaran fisika.Kata Kunci : sikap sosial, sikap spiritual, prestasi belajar, model pembelajaran kooperatif-jigsaw This study aimed at (1) describing the profile of social attitudes, spiritual attitudes, and students’ learning achievement toward physics learning and (2) analyzing the changes of social attitudes, spiritual attitudes, and students' learning achievement on physics learning after applying jigsaw cooperative learning model. Design of this study was pre-experimental with one group pre-post test. Subject in this research were the class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja in Academic Year 2016/2017. Instrument used in this research were questionnaire of social attitudes and spiritual attitudes as well as student achievement test. Data were analyzed by using quantitative descriptive analysis. Hypothesis testing with significance value (α) 5% used t-test (paired t-test). The result of the research shows that (1) the social attitude profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is medium qualification (in the aspects of honest, discipline, responsibility, tolerance, mutual cooperation, and confidence) and low qualification (in the aspects of polite and courteous), while the spiritual attitude profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is medium qualification (in the aspects of appreciate the religion believe and inspire the religion believe), and the student' learning achievement profile at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja is low qualification (in the dimensions of C3 and C4) and medium qualification (in the dimension of C2). (2) the application of jigsaw cooperative model in the teaching and learning process can effectively improve the social attitudes (tvalue = 23,61; p < 0,05), spiritual attitudes (tvalue = 18,82; p < 0,05), and students' learning achievement (tvalue = 28,21; p < 0,05). This shows that the cooperative-jigsaw learning model has a significant effect on the improvement of social attitude, spiritual attitude, and student' learning achievement at class X5 students of SMA Negeri 2 Singaraja toward physics learning.keyword : social attitudes, spiritual attitudes, learning achievements, cooperative-jigsaw learning model
Co-Authors ., Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni ., Kadek Ayu Meilani Wulandari ., Luh Ari Dwi Jayanti ., Luh Putu Santiaji ., Ni Kadek Aridani Basunari ., Ni Kadek Rahayu ., Ni Luh Heny Agustyari ., Ni Pt Sricandra Dewi ., Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi ., Putu Kirania Andhika Putri A. A. Istri Agung Rai Sudiatmika Ade Sintia Wulandari Agung Widiantara, Gusti Kade Agung, Gusti Kade Agung Widiantara Agus Adiarta,ST,MT . Amerta, Gede Arya Ari Winata, I Wayan Artanayasa, Wayan Artha, I Komang Restu Widi Astika, I W. M Chrisinta, Debora Dewi Oktofa Rachmawati Dr. I Made Sugiarta, M.Si. . Drs. I Made Wirta, M.Pd . Erlina, Nia Gusti Ayu Putu Bakti Mahayuni . I Gede Arjana I Gede Dana Santika . I Gede Dana Santika ., I Gede Dana Santika I Gede Satya Widura . I Komang Januariyasa . I Komang Januariyasa ., I Komang Januariyasa I Komang Nudina I Made Dwi Juliarta Putra . I Nengah Karang Giarta . I Nengah Karang Giarta ., I Nengah Karang Giarta I Nyoman Putu Suwindra I Nyoman Suardana I Putu Wina Yasa Pramadi I W. M Astika I Wayan Ari Winata I Wayan Sadia I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Kadek Ayu Meilani Wulandari . Kadek Hary Mahardika . Kadek Hary Mahardika ., Kadek Hary Mahardika Ketut Suma Komang Gede Yudi Arsana . Lestari, Ni Luh Ayu Ardi Liani, Kadek Delita Luh Ari Dwi Jayanti . Luh Putu Santiaji . M.Pd Drs. I Made Wirta . Melkisedik Bukifan Ni Kadek Aridani Basunari . Ni Kadek Rahayu . Ni Luh Heny Agustyari . Ni Pt Sricandra Dewi . Ni Putu Yuvik Sulistya Dewi . Ni Wayan Sukerti Nur Lutfiyah, Yoni Peter Gelu, Leonard Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Putu Artawan Putu Dian Pratiwi . Putu Kirania Andhika Putri . Putu Widiarini Putu Yasa Putu Yasa Putu Yasa Simarmata, Justin Eduardo Suyoga Wiguna, Anak Agung Gde yoni nur lutfiyah